(GFD-2025-30115) Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan
Sumber:Tanggal publish: 06/11/2025
Berita
ADVERTISEMENT
Narasi tersebut di antaranya beredar melalui tangkapan layar judul artikel berita berjudul “Muhammad Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Nasional Jasanya Sudah Banyak Buat Bangsa Dan Negara Melebihi Soekarno dan Soeharto”. Sementara, keterangan takarir pada narasi yang beredar di antaranya bertuliskan:
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Muhammad Qodari usulkan Gibran jadi Pahlawan Nasional karena jasanya sudah banyak buat bangsa dan negara melebihi Soekarno dan Soeharto. Usulan ini memang agak aneh tapi lihatlah jasanya sudah banyak,” tulis keterangan takarir salah satu unggahan tersebut pada Kamis (30/10/2025).
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Narasi itu disebarkan oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “Nice Idea 01”,“NuralFariz Nural Fariz”(arsip), “Grha Budaya Nusantara” (arsip) dan “Answelleh Etekeleyer” (arsip) dalam periode Kamis (30/10/2025) hingga Jumat (31/10/2025).
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan. foto/Hotline periksa fakt tirto
Sepanjang Jumat (31/10/2025) hingga Kamis (6/11/2025) atau sekitar enam hari tersebar di Facebook, unggahan itu telah memperoleh 310 reaksi, 853 komentar dan sembilan kali dibagikan. Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
ADVERTISEMENT
Hasil Cek Fakta
Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat".
Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat.
Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon.
Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini.
Kesimpulan
Tidak ada satupun pernyataan Qodari yang mengusulkan Gibran menjadi pahlawan nasional. Nama Gibran pun tidak termasuk dalam list resmi 40 nama tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0351wxXLcGy9U6ysEH76GzpBqVXdCsKj64RrcPitvYZ2kSY9drN7XbaF3FTr8QPsU6l&id=100077567691354
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0219jxXigEJ45YYE2wrDpjUaiXxWyKxrJ2ruCinueTuD42wG3kDdiKwfbrWMiJ7Uxml&id=100069334488513
- https://archive.ph/rkFlb
- https://www.facebook.com/GrhaBudayaNusantara/posts/pfbid02LSpLhDojTj6gtPeetxnaFvKENjubZ4N6VvdVmSYH433JkWW31vWEassYN71oP4CHl
- https://archive.ph/wip/Aj0Pm
- https://www.facebook.com/groups/407027471414669/posts/1116189803831762/
- https://archive.ph/AaHeU
- https://nasional.sindonews.com/read/1637109/13/hari-ini-sidang-gugatan-ijazah-sma-gibran-digelar-di-pn-jakarta-pusat-1761523824
- https://tirto.id/daftar-tokoh-yang-diajukan-jadi-pahlawan-nasional-2025-hk5Z
- https://mailto:factcheck@tirto.id
(GFD-2025-29860) [SALAH] Shin Tae Young Jadi Pelatih Baru Timnas Thailand
Sumber: TikTokTanggal publish: 06/11/2025
Berita
Beredar foto [arsip] dari akun TikTok “aceng.putra61” pada Kamis (30/10/2025) berisi narasi:
“RESMI!! SHIN TAW YOUNG JADI PELATIH BARU TIMNAS THAILAND!"
Hingga Kamis (6/11/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 61.000 tanda suka, menuai 763 interaksi komentar, serta dibagikan ulang sekitar 1.000-an kali.
Hasil Cek Fakta
Pemeriksaan Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Shin Tae Young jadi pelatih baru Timnas Thailand” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax melanjutkan penelusuran dengan kata kunci “pelatih baru Timnas Thailand”. Hasil teratas mengarah ke pemberitaan cnnindonesia.com “Kata-kata Pertama Anthony Hudson Usai Resmi Jadi Pelatih Thailand”.
Berita yang tayang Kamis (20/10/2025) itu menjelaskan bahwa Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) telah menunjuk Anthony Hudson sebagai pelatih baru Timnas Thailand menggantikan Masatada Ishii.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “foto Shin Tae-yong dan Madame Pang (Manajer Timnas Thailand)” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan foto serupa yang digunakan dalam klaim. Penelusuran dilanjutkan dengan menganalisis foto tersebut ke SynthID Detector. Diketahui, konten tersebut merupakan hasil rekayasa buatan Google AI.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2025-29873) [SALAH] Susi Pudjiastuti Maju Jadi Ketua KPK, Siap Tenggelamkan Koruptor
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/11/2025
Berita
Akun Facebook “Zainuddin Zainuddin” pada Kamis (2/10/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:
“BUK SUSI PUDJIASTUTI MAJU JADI KETU4 KPK SI4P T3NG3LAMK4N P4R4 KORUPTOR
Jika Buk Susi Pudjiastuti Jadi Ketua Kpk Akan Kah Banyak warg4 indonesia Yang Setuju
NETIZEN: 90% Rakyat Pasti Setuju”
(GFD-2025-29874) Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Terima Uang Suap Pemerasan Rp 18 Miliar dari Gubernur Riau Abdul Wahid
Sumber:Tanggal publish: 06/11/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi terima uang suap pemerasan Rp 18 miliar dari Gubernur Riau Abdul Wahid. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 November 2025.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:
"KPK: Joko Widodo Terima Uang Suap Pemerasan 18 Miliyar Dari Tersangka Gubernur Riau Abdul Wahid"
Akun itu menambahkan narasi "Jokowi lagi....., lagi lagi jokowi, tapi tidak pernah dipanggil pd kasus2 korupsi.....kebal hukum dia...."
Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi terima uang suap pemerasan Rp 18 miliar dari Gubernur Riau Abdul Wahid?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Beritasatu.com.
Kesamaan terdapat pada nama penulis, foto artikel dan juga waktu artikel diunggah yakni Rabu 5 November 2025 pukul 11:24 WIB.
Namun dalam artikel asli berjudul "KPK: Gubernur Riau Abdul Wahid Terima Uang Pemerasan Rp 1,6 Miliar".
Artikel itu sama sekali tidak membahas mantan Presiden Jokowi terima uang suap dari Gubernur Riau.
Artikel asli membahas keterangan KPK usai melakukan Operasi Tangkap Tangan pada Gubernur Riau, Abdul Wahid pada Senin (3/11/2025).
Kesimpulan
Postingan artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi terima uang suap pemerasan Rp 18 miliar dari Gubernur Riau Abdul Wahid adalah hoaks.



