• (GFD-2025-30170) Cek Fakta: Video Temuan Jamur Enoki Berbahaya Terjadi 5 Tahun Lalu Bukan November 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/11/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim jamur enoki tidak boleh dikonsumsi karena mengandung bakteri berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 November 2025.
    Dalam postingannya terdapat video dari Inews TV dengan judul:
    "Bahaya Jamur Enoki"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Buat penggemar seblak, barbeque dan lainnya sebaiknya stop dulu pakek jamur enoki ya karna berbahaya bisa menyebabkan kematian"
    Lalu benarkah postingan video yang mengklaim jamur enoki tidak boleh dikonsumsi karena mengandung bakteri berbahaya dan bisa menyebabkan kematian?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Official Inews di Youtube pada 27 Mei 2020.
    Dalam video asli berjudul "Waspada Bahaya Jamur Enoki, Ahli Gizi Sebutkan Jamur Enoki Mengandung Bakteri". Video asli menyebutkan memang ada temuan jamur enoki dari Korea Selatan yang mengandung bakteri listeria.
    Meski demikian belum ada laporan kasus terkait jamur enoki berbahaya tersebut. Pemerintah juga telah memusnahkan jamur enoki impor itu sebelum beredar ke masyarakat.
    Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan artikel dari Liputan6.com berjudul "Kementan: Jamur Enoki Aman Dikonsumsi, Asalkan Bukan dari Korsel" yang tayang 2 Juli 2020.
    Dalam artikel tersebut terdapat penjelasan dari Badan Ketahanan Pangan Kementan. Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi, mengatakan masyarakat diperbolehkan mengkonsumsi jamur enoki namun bukan berasal dari Korea Selatan dan bukan produksi dari Green Co Ltd. Masyarakat bisa mengkonsumsi merek lain misal dari China dan lainnya.
    "Boleh dikonsumsi tapi bukan produksi Green Co dari Korea selatan, banyak produk di daerah lain yang masih ada jamur enoki tapi produk China, boleh dikonsumsi," kata Agung dalam konferensi pers Jamur Enoki, di Kementerian Pertanian, Kamis (2/7/2020).
    "Mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan berhati-hati, dalam mengkonsumsi jamur enoki melakukan pengolahan minimal pada suhu 75 derajat celcius agar aman dikonsumsi," katanya menambahkan.
    Pihak Kementan sendiri sudah menganalisis lebih lanjut bagaimana amannya mengkonsumsi jamur enoki, ternyata jamur enoki itu mati pada 75 derajat celcius, dan dalam waktu masak selama 5 menit.
    Lebih lanjut Agung mengatakan, bahwa Badan Ketahanan Pangan sebagai otoritas kompetensi keamanan pusat, sudah melakukan langkah-langkah pencegahan, yakni lakukan meminta kepada importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki dari Green Co Ltd. korea Selatan yang tercemar.

    Kesimpulan


    Ada konteks yang hilang dalam postingan video yang mengklaim jamur enoki tidak boleh dikonsumsi karena mengandung bakteri berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Faktanya temuan itu terjadi pada lima tahun lalu bukan pada November 2025.

    Rujukan

  • (GFD-2025-30171) Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/11/2025

    Berita

    tirto.id - Pada November 2025, berlalu-lalang narasi soal reshuffle Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di media sosial. Klaim ini salah satunya dibagikan oleh akun Facebook dengan nama "Hendra Benteng Irwandi'Nova" (arsip).

    ADVERTISEMENT

    Dalam bentuk video singkat berdurasi 1 menit 50 detik, akun pengunggah memperlihatkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, tengah mengumumkan perombakan kabinet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Setelah menyebut jabatan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Prasetyo dalam video kemudian menyinggung posisi Kemenkeu. "TOLONG JELASKAN YANG PAHAM kalaw benar pak Purbaya dganti, presiden juga harus kita Lengserkan gimana besti," begitu bunyi teks yang terpampang dalam klip.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Akun pengunggah juga membubuhkan sejumlah tagar, di antaranya #MenteriKeuangan, #Meukeu, #Purbaya, #KabinetIndonesiaMaju, #Prabowo, #Indonesia, #Presiden, dan #Rakyat.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    PERIKSA FAKTA Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya.

    Selama sepekan berseliweran di Facebook, alias dari Selasa (11/11/2025) sampai Selasa (18/11/2025), unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 623 kali dan memperoleh 6.800 komentar.

    ADVERTISEMENT

    Di bagian komentar itu, seorang warganet mengatakan kalau Purbaya mau diganti, artinya pemerintah ingin negara kita ini bobrok. Ia juga menyebut bahwa Purbaya merupakan sosok yang mau membenahi negeri.

    Tak hanya di Facebook, narasi yang sama persis juga diketahui bertebaran di TikTok.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim ini?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025.

    Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel.

    Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025).

    Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

    Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran.

    Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik.

    Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video dengan klaim Purbaya dilengserkan bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    Di situs resmi Sekretariat Kabinet, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025.==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-30185) Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/11/2025

    Berita

    tirto.id - Pada November 2025, berlalu-lalang narasi soal reshuffle Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di media sosial. Klaim ini salah satunya dibagikan oleh akun Facebook dengan nama "Hendra Benteng Irwandi'Nova" (arsip).

    ADVERTISEMENT

    Dalam bentuk video singkat berdurasi 1 menit 50 detik, akun pengunggah memperlihatkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, tengah mengumumkan perombakan kabinet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Setelah menyebut jabatan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Prasetyo dalam video kemudian menyinggung posisi Kemenkeu. "TOLONG JELASKAN YANG PAHAM kalaw benar pak Purbaya dganti, presiden juga harus kita Lengserkan gimana besti," begitu bunyi teks yang terpampang dalam klip.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Akun pengunggah juga membubuhkan sejumlah tagar, di antaranya #MenteriKeuangan, #Meukeu, #Purbaya, #KabinetIndonesiaMaju, #Prabowo, #Indonesia, #Presiden, dan #Rakyat.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    PERIKSA FAKTA Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya.

    Selama sepekan berseliweran di Facebook, alias dari Selasa (11/11/2025) sampai Selasa (18/11/2025), unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 623 kali dan memperoleh 6.800 komentar.

    ADVERTISEMENT

    Di bagian komentar itu, seorang warganet mengatakan kalau Purbaya mau diganti, artinya pemerintah ingin negara kita ini bobrok. Ia juga menyebut bahwa Purbaya merupakan sosok yang mau membenahi negeri.

    Tak hanya di Facebook, narasi yang sama persis juga diketahui bertebaran di TikTok.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim ini?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025.

    Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel.

    Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025).

    Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

    Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran.

    Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik.

    Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video dengan klaim Purbaya dilengserkan bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    Di situs resmi Sekretariat Kabinet, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025.==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:19UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-30186) Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/11/2025

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah tangkapan layar pesan berbentuk surat di media sosial, yang menyebut bahwa Bank Bengkulu mengubah tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan.

    ADVERTISEMENT

    Menurut surat itu pula, perubahan tarif transfer ditujukan demi meningkatkan kualitas layanan transfer antar bank. Lebih lanjut, disebutkan juga bahwa nasabah diminta konfirmasi persetujuannya melalui link yang tertera dalam unggahan. Surat dalam tangkapan layar tersebut juga mengungkap, bahwa jika tidak ada konfirmasi lebih lanjut, maka nasabah dinyatakan setuju dengan perubahan tarif tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Narasi itu diunggah oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “INFO BPD Bengkulu Mobile”(arsip) dan “BPD BENGKULU INFO 2025”(arsip) pada Kamis (13/11/2025) dan Jumat (14/11/2025). Narasi dalam unggahan tersebut mengajak para nasabah yang tidak setuju dengan perubahan tarif tersebut untuk melakukan pengisian formulir lewat tautan yang disediakan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Khusus Nasabah Bank Bengkulu Yang Sudah Aktif Mobile & SMS Banking .Silahkan Lakukan Pengisian Formulir Konfirmasi Apabila Ingin Menggunakan Tarif Rp 6.500 Dengan Cara Klik ( Pelajari Selengkapnya ),” tulis keterangan takarir unggahan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    PERIKSA FAKTA Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu.

    Sepanjang Jumat (14/11/2025) hingga Selasa (18/11/2025) atau selama empat hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 115 tanda suka dan empat komentar.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut? Apakah benar ada kenaikan biaya layanan Bank Bengkulu?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mencoba menelusuri tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut. Namun, pada Selasa (18/11/2025) atau saat artikel ini ditulis, tautan itu sudah tidak dapat diakses. Jika dilihat dari alamat domainnya, tautan tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu, yakni bankbengkulu.co.id.

    Upaya penelusuran lebih lanjut dilakukan melalui situs dan akun media sosial resmi Bank Bengkulu. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan.

    Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Bengkulu justru mengingatkan masyarakat bahwa belakangan marak penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Modus yang digunakan antara lain permintaan biaya transaksi tambahan, verifikasi transfer, hingga ajakan melakukan peningkatan layanan rekening.

    Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Pihak bank juga menekankan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah terverifikasi centang biru.

    “Waspada Penipuan Berkedok Biaya Transaksi!#SobatBankBengkulu. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu dengan alasan: “Biaya transaksi tambahan” “Verifikasi transfer” “Upgrade layanan rekening”. Ingat! Bank Bengkulu TIDAK PERNAH meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi,” tulis keterangan Bank Bengkulu dalam unggahan resminya (21/10/2025).

    phising.

    Tirto

    Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriBeragam Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank LampungHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut bahwa Bank Bengkulu mengubah tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan. Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan