• (GFD-2026-31540) [SALAH] Menag RI: Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Tika” pada Rabu (7/1/2026) mengunggah foto [arsip] yang memperlihatkan sosok Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar.

    Unggahan disertai narasi:

    Menurut MENTRI AGAMA RI, sebanyak 2 juta Muslim Indonesia murtad dan memeluk agama Kristen setiap tahun. Jika ini berlanjut, diperkirakan pada tahun 2035, jumlah umat Kristen Indonesia sama dengan jumlah umat Muslim. Pada tahun itu, Indonesia tidak akan lagi disebut sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Akankah kita umat Islam akan diam, membiarkan populasi muslim tergerus oleh waktu karena ulah umat Islam sendiri.

    Hingga Kamis (8/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 1.260 tanda suka, 2.400-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 100 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “menteri agama sebut sebanyak 2 juta umat muslim murtad setiap tahunnya” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Menag RI yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memeriksa foto Menag RI Nasaruddin Umar yang disertakan dalam unggahan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan detik.comSetahun Pemerintahan Prabowo, Menag Ungkap Indeks Kerukunan Terbaik” 

    Dari berita yang tayang Senin (3/11/2025) itu, diketahui bahwa Menag RI menyampaikan indeks kerukunan di Indonesia mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah. 

    Dari penelusuran TurnBackhoax, dilansir dari voaislam.com, diketahui bahwa isu tentang dua juta umat muslim murtad setiap tahunnya disampaikan oleh Irjen Pol (Purn) Anton Tabah, pengurus Komisi Hukum dan HAM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat saat menghadiri soft launching Badan Koordinasi Penanggulangan Penodaan Agama (Bakorpa) di Tebet, Jakarta Selatan, pada April 2016.

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan informasi valid atau pernyataan resmi dari Kementerian Agama yang membenarkan klaim “2 juta umat muslim murtad setiap tahun”.

    Kesimpulan

    Tidak ada informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Menag RI: Dua juta umat muslim murtad setiap tahun” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31539) Hoaks Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/01/2026

    Berita

    tirto.id - Perbincangan mengenai subsidi energi dan arah kebijakan transportasi kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran serta transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, berbagai informasi beredar luas di media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu unggahan yang menyita perhatian publik memuat klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) membeli motor listrik mulai tahun 2026. Kebijakan ini disebut bertujuan mengurangi beban subsidi negara. Narasi ini menyebar cepat dan memicu reaksi keras dari warganet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Muhammadnurraihan Azis (arsip) pada Minggu (28/12/2025). Dalam keterangannya, pengunggah menulis: “Bahlil..!!! Tahun depan OJOL wajib beli Motor listrik untuk mengurangi beban subsidi Negara. Dua kata untuk Bahlil dong pemirsa.”

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga Jumat (09/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 11 tanda reaksi, 13 komentar dan dua kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kecaman publik yang percaya terhadap klaim yang disebarkan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bahlil mundur saja tidak pro rakyat.” tulis salah satu komentar pada Minggu (28/12/2025).

    Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di akun Facebook lainnya, yaitu ini, ini dan ini.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Ojol Wajib Beli Motor Listrik. foto/hotline periksa fakta tito

    Lantas, benarkah Bahlil mewajibkan pemngemudi ojol untuk membeli motor listrik di tahun 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memang sering memberikan pernyataan soal subsidi negara seperti BBM, gas, listrik, dll. Namun tidak ditemukan pernyataan Bahlil yang menyebut Ojol diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.

    ‎Berdasarkan laporan Tirtopada Kamis (7/01/2026), Bahlil justru menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan maupun perubahan skema subsidi energi untuk tahun 2026.

    ‎“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola (subsidi energi 2026), termasuk harga listrik tidak kita naikkan,” ujar Bahlil usai menghadiri retret di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

    ‎Bahlil juga memastikan bahwa paket subsidi energi yang akan dijalankan pemerintah tetap mengacu pada ketentuan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

    Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp381,3 triliun dalam RAPBN 2026, meningkat dibandingkan outlook APBN 2025 yang sebesar Rp288,13 triliun.

    Dari seluruh pernyataan resmi tersebut, tidak ada satu pun informasi yang mendukung klaim bahwa Bahlil mewajibkan pengemudi ojol membeli motor listrik pada 2026.

    ‎Sebagai kebijakan berskala nasional dan berdampak langsung pada jutaan pengemudi, aturan semacam itu tentu akan disertai pengumuman resmi, regulasi tertulis, serta pemberitaan luas dari Kementerian ESDM maupun instansi terkait. Hingga kini, tidak ada bukti atau rujukan kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan pengemudi ojek online membeli motor listrik pada tahun 2026 adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan pernyataan resmi, regulasi, maupun pemberitaan kredibel yang menyebut adanya kewajiban tersebut. Pernyataan terbaru Bahlil justru menegaskan bahwa belum ada perubahan pola subsidi energi untuk 2026, serta tidak ada informasi yang menyebut soal kebijakan yang mengatur kewajiban pengemudi ojol beralih ke motor listrik.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31538) Cek Fakta: Hoaks Artikel Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Minta Jokowi Tidak Hilangkan Barang Bukti

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali di media sosial postingan artikel eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta mantan Presiden Jokowi tidak menghilangkan barang bukti. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Januari 2026.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar dari Detik.com berjudul:
    "Yaqut Cholil Qiemas Ingatkan Jokowi Jangan Menghilangi Barang Bukti Atau Alasan Sakit Segala, Saya Kalau Tidak Diperintah Jokowi Tidak Saya Lakukan ini Menyangkut Nyawa Saya"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Jokowi presiden terkorup ke.2 di dunia. Lembaga kepolisian terkorup se-Indonesia."
    Lalu benarkah postingan artikel eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta mantan Presiden Jokowi tidak menghilangkan barang bukti?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Detik.com dengan foto, nama penulis, dan tanggal artikel yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "Eks Menag Yaqut Tegaskan 2 Rumah Rp 6,5 M yang Disita KPK Bukan Miliknya"
    Artikel itu juga tidak membahas permintaan Yaqut agar Jokowi tidak menghilangkan barang bukti. Artikel itu membahas bantahan Yaqut terkait dua rumah mewah yang disita KPK terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.

    Kesimpulan


    Postingan artikel eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta mantan Presiden Jokowi tidak menghilangkan barang bukti adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31537) Keliru: Virus Superflu Lebih Parah daripada Covid-19

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/01/2026

    Berita

    UNGGAHAN dengan klaim virus Superflu atau virus influenza A9H2subclade K lebih parah daripada virus Covid-19 beredar di Tiktok [arsip] dan Facebook pada 2 Januari 2025.

    Konten tersebut memperlihatkan gambar dua orang mengenakan baju hazmat berwarna putih. Pengunggah menempelkan tulisan berisi, “Baru sehari 2026, virus Super Flu sudah masuk Indonesia, lebih parah daripada Covid-19”.



    Hingga artikel ini ditulis, konten itu sudah ditonton 590.000 kali, disukai 2.509, dan dikomentari 1.422 pengguna. Namun benarkah virus Superflu lebih parah dan berbahaya daripada virus Covid-19?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi konten tersebut dengan mengonfirmasi dokter spesialis dan menelusuri sumber pemberitaan kredibel. Hasilnya, gejala yang dialami penderita kasus positif di Indonesia tergolong ringan. Berbeda dengan gejala saat pandemi Covid-19.

    Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Kementerian Kesehatan Surabaya, dr. Arif Luqman Hakim, Sp.PD, menjelaskan bahwa Superflu merujuk pada virus influenza musiman tipe A dengan subtipe H3N2 atau juga dikenal dengan virus influenza musiman.

    “Superflu bukan ancaman baru yang bisa disetarakan dengan virus Covid-19,” ujarnya kepada Tempo, Kamis, 8 Januari 2026.

    Nama superflu tidak terkait dengan tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan pada tubuh pasien. Penyematan label "super" pada virus ini merujuk pada laju penularan yang dianggap lebih agresif dari biasanya. Penyebaran yang cepat ini, kata dia, akibat faktor perubahan cuaca yang ekstrem.

    Ia mengimbau masyarakat untuk tidak termakan isu yang menyebutkan bahwa virus ini lebih parah daripada saat pandemi Covid.

    Di Indonesia, keberadaan virus ini mulai terdeteksi sejak pertengahan Agustus 2025. Berdasarkan analisis urutan genom (Whole Genome Sequencing/WGS) terhadap ratusan sampel hingga Desember 2025, ditemukan 62 kasus positif yang mayoritas menyerang kelompok rentan seperti wanita dan anak-anak. Seluruh penderita Superflu dalam kondisi klinis yang stabil dengan gejala ringan.

    Berbeda dengan Superflu, mereka yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dapat memiliki tingkat keparahan tertentu hingga kematian. Merujuk Our World In Data per 21 Desember 2025 menunjukkan sebanyak 7 juta lebih orang yang meninggal karena Covid-19.

    Tempo melaporkan penjelasan World Health Organization (WHO) bahwa varian ini merupakan hasil perubahan bertahap atau genetic drift yang lazim terjadi pada virus influenza musiman. Virus ini terus bereplikasi dan beradaptasi di tengah populasi manusia melalui mutasi pada gen hemaglutinin (HA), bagian yang menjadi target utama sistem kekebalan tubuh. 

    Sebelum terdeteksi di Indonesia, varian ini telah menyebar di sejumlah negara Asia sejak Juli 2025, termasuk Cina, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan. Posisi Indonesia sebagai salah satu pusat transit di Asia Tenggara mempercepat paparan subclade K yang masuk melalui arus perjalanan internasional.

    Data WHO Global Influenza Update per 28 Desember 2025 mencatat lonjakan kasus influenza di belahan bumi utara jauh lebih besar daripada wilayah selatan. Di kawasan utara, peningkatan kasus melampaui 30 persen di Amerika Tengah, Karibia, Afrika Utara, Eropa, serta sebagian besar wilayah Asia. 

    Sementara itu, Asia Tenggara dan Afrika melaporkan kenaikan kasus di atas 10 persen. Influenza A(H3N2) menjadi varian paling dominan di hampir seluruh zona, kecuali di wilayah Amerika Selatan Tropis yang lebih banyak melaporkan kasus influenza tipe A(H1N1)pdm09.

    Guna menekan risiko paparan superflu, dokter Arif Luqman Hakim mengimbau masyarakat mencermati proses penularannya yang menyebar melalui droplet saat penderita batuk atau bersin. Selain itu, superflu menular melalui kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi cairan tubuh penderita. 

    Arif menegaskan bahwa masyarakat perlu menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) untuk memutus rantai penularan, terutama dengan rutin mencuci tangan setelah beraktivitas di ruang publik. Penggunaan masker juga tetap krusial, baik bagi warga yang sehat maupun yang sedang sakit, untuk saling melindungi. Sebagai perlindungan tambahan, Arif menyarankan vaksinasi influenza tahunan agar sistem imun mengenali subtipe virus yang sedang beredar.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa virus Superflu lebih parah dan berbahaya daripada virus Covid-19 adalah keliru.

    Rujukan