(GFD-2025-30989) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Bibit Ikan Gratis
Sumber:Tanggal publish: 20/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 17 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"Saatnya masyarakat bangkit dan mandiri! �
Kami menghadirkan Program Bantuan Bibit Ikan GRATIS sebagai upaya mendukung budidaya ikan, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program ini terbuka untuk warga yang serius ingin berusaha dan berkembang.
Ayo daftar sekarang dan jadilah bagian dari perubahan!
https://segerahdaftar10.exrem.pro/
https://segerahdaftar10.exrem.pro/
https://segerahdaftar10.exrem.pro/"
Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
"GRATIS UNTUK MASYARAKAT
Dapatkan Bibit Ikan Gratis Untuk Budidaya & Ketahanan Pangan!
BIBIT IKAN LELE
BIBIT IKAN NILA
PELATIHAN BUDIDAYA
- Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga
- Mendorong Ketahanan Pangan
- Tingkatkan Gizi Masyarakat"
Sementara itu, pada link dalam postingan, ketika diklik mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama provinsi dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis?. Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis. Penelusuran mengarah pada informasi dari akun Instagram resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yakni @kkpgoid seperti dikutip pada Jumat 19 Desember 2025.
Berikut unggahannya:
"Waspada Penipuan dan Hoax Mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan
Hai #SahabatBahari, yuk lebih cermat dan cerdas dalam memilih dan memilah informasi!! Dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kamu harus lebih waspada lagi yaa. Segala bentuk informasi resmi bisa kamu akses melalui website dan media sosial KKP ?"
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis, tidak benar.
(GFD-2025-31006) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Token Listrik dari PLN
Sumber:Tanggal publish: 20/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik dari PLN. Postingan ini beredar di salah satu akun Facebook pada 18 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"⚡ Program Bantuan Listrik dari PLN
PLN bersama pemerintah kembali menyalurkan bantuan token listrik hingga Rp250.000
Cek status penerimaan Anda melalui situs resmi PLN dan nikmati kemudahan akses energi di rumah Anda.
UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAFTAR SEKARANG 👇👇"
Unggahan disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut:
"https://token-listrik-gratis-3181.vercel.app/home"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta ID pelanggan PLN.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik hingga Rp 250.000 dari PLN? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik hingga Rp 250.000 dari PLN. Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Viral Pembagian Token Listrik Gratis, Simak Penjelasan PLN" yang tayang pada 23 September 2025.
Dalam artikel ini, masyarakat diingatkan tidak mudah tergiur tawaran promo token listrik gratis. Pasalnya, ini merupakan hoaks yang menjadi modus kejahatan siber.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial.
"PLN memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa 23 September 2025.
Dia menegaskan, informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks dan indikasi scam.
PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
"Informasi tentang promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile," kata Gregorius.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik hingga Rp 250.000 dari PLN, tidak benar.
(GFD-2025-30970) Cek fakta, video Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 20/12/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video berdurasi 24 detik di media sosial menampilkan pesepak bola asal Portugal, Cristiano Ronaldo, mengenakan pakaian berwarna biru bertuliskan “RELIEF TEAM INDONESIA”.
Dalam tayangan tersebut, Ronaldo terlihat menggendong seorang anak kecil serta menggandeng lansia.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Ronaldo sedang membatu korban banjir”
Namun, benarkah video Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam tayangan tersebut, Ronaldo terlihat menggendong seorang anak kecil serta menggandeng lansia.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Ronaldo sedang membatu korban banjir”
Namun, benarkah video Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi maupun pemberitaan kredibel yang menyatakan Cristiano Ronaldo terlibat langsung dalam kegiatan bantuan korban banjir di Indonesia.
Selain itu, ANTARA melakukan pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation dan hasilnya menunjukkan bahwa video tersebut 99,9 persen merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dengan demikian, video yang menarasikan Cristiano Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia merupakan suntingan.
Klaim: Video Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selain itu, ANTARA melakukan pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation dan hasilnya menunjukkan bahwa video tersebut 99,9 persen merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dengan demikian, video yang menarasikan Cristiano Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia merupakan suntingan.
Klaim: Video Ronaldo membantu korban banjir di Indonesia
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(GFD-2025-30985) Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca
Sumber:Tanggal publish: 19/12/2025
Berita
tirto.id - Sejumlah wilayah Indonesia masih mengalami cuaca hujan disertai angin kencang di bulan Desember ini. Sejumlah wilayah bahkan mengalami banjir setelah hujan mengguyur deras. Namun, fenomena cuaca yang terjadi di Indonesia masih diwarnai dengan unggahan atau informasi di dunia maya yang tidak bisa diverifikasi kebenarannya.
ADVERTISEMENT
Teranyar, sebuah unggahan video di media sosial TikTok mengklaim terjadi fenomena hujan pasir di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang imbas cuaca ekstrem. Dalam narasi video, disebut bahwa hujan berwarna hitam disebut terjadi karena cuaca sedang tidak baik-baik saja.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video itu menampilkan sebuah gumpalan berwarna gelap yang lebih mirip seperti abu atau asap. Beberapa warga juga terlihat berlarian di dalam video tersebut.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Klaim tersebut dibagikan akun TikTok "qiofernanda21" (arsip) pada awal Desember 2025. Ia menyertakan beberapa tagar seperti: #videorandom, #artist, #videolucu, hingga #videofyp.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Merinding sekali melihat hujan ini, hujan pasir di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang di Banten. Duh beneran cuaca beneran, gak baik-baik saja. Semoga kita semua dilindungi Allah,” bunyi narasi dalam video tersebut.
Periksa Fakta Hoaks Video Hujan Pasir di Balaraja. foto/Hotline periksa fakta tirto
ADVERTISEMENT
Hingga artikel ditulis, unggahan tersebut sudah ditonton ribuan kali serta memperoleh 6149 tanda suka, 755 komentar, dan 1969 kali dibagikan oleh pengguna TikTok lainnya.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
ADVERTISEMENT
Teranyar, sebuah unggahan video di media sosial TikTok mengklaim terjadi fenomena hujan pasir di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang imbas cuaca ekstrem. Dalam narasi video, disebut bahwa hujan berwarna hitam disebut terjadi karena cuaca sedang tidak baik-baik saja.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video itu menampilkan sebuah gumpalan berwarna gelap yang lebih mirip seperti abu atau asap. Beberapa warga juga terlihat berlarian di dalam video tersebut.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Klaim tersebut dibagikan akun TikTok "qiofernanda21" (arsip) pada awal Desember 2025. Ia menyertakan beberapa tagar seperti: #videorandom, #artist, #videolucu, hingga #videofyp.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Merinding sekali melihat hujan ini, hujan pasir di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang di Banten. Duh beneran cuaca beneran, gak baik-baik saja. Semoga kita semua dilindungi Allah,” bunyi narasi dalam video tersebut.
Periksa Fakta Hoaks Video Hujan Pasir di Balaraja. foto/Hotline periksa fakta tirto
ADVERTISEMENT
Hingga artikel ditulis, unggahan tersebut sudah ditonton ribuan kali serta memperoleh 6149 tanda suka, 755 komentar, dan 1969 kali dibagikan oleh pengguna TikTok lainnya.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Hasil Cek Fakta
Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut.
Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025).
Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara.
Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan.
Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu.
Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar.
Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi.
"Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI.
Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025).
Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara.
Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan.
Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu.
Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar.
Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi.
"Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, video yang mengklaim adanya fenomena hujan pasir di Balaraja karena anomali cuaca, bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Faktanya, konteks asli video tersebut adalah peristiwa ledakan pabrik pembuatan hebel atau bata ringan di Balaraja pada 29 November 2025. ‘Hujan pasir’ yang disebut dalam berbagai pemberitaan adalah kiasan untuk ledakan yang menyebabkan material produksi bertebaran ke udara dan jatuh ke rumah-rumah warga.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Faktanya, konteks asli video tersebut adalah peristiwa ledakan pabrik pembuatan hebel atau bata ringan di Balaraja pada 29 November 2025. ‘Hujan pasir’ yang disebut dalam berbagai pemberitaan adalah kiasan untuk ledakan yang menyebabkan material produksi bertebaran ke udara dan jatuh ke rumah-rumah warga.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2238__znnid=318__cb=1ad66cf4f6__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_desember%26utm_id%3Ddaihatsu_desember
- https://www.tiktok.com/@qiofernanda21/video/7581082752368266516?_r=1&_t=ZS-927QlJBywzt
- https://archive.ph/ckJRs
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2238__znnid=319__cb=ce249e8886__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_desember%26utm_id%3Ddaihatsu_desember
- https://www.instagram.com/reel/DRmu_TfD8F5/?igsh=MTJiZHUzOWprOGx3Mw==
- https://youtu.be/0_BxAMtaXT0?si=rJ60j7k6K3XuWAVs
- https://rri.co.id/daerah/2008932/pabrik-hebel-tangerang-meledak-dua-korban-luka
- https://mailto:factcheck@tirto.id
Halaman: 980/8123



