• (GFD-2018-366) [DISINFORMASI] “Letda Inf Agus Prayogo Sudah Meraih Medali Emas Pada Ajang ASIAN Games Tanggal 21 Agustus 2018”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/08/2018

    Berita

    1) Letda Inf. AGUS PRAYOGO (Caba PK 15) sumbangkan satu mendali Emas di sea Games 2018 di Cabang Atletik 10k..

    2) Letda Inf. AGUS PRAYOGO

    sumbangkan satu mendali Emas di Asian Game 2018 di Cabang Atletik 10k.. Cukup membanggakan TNI AD..
    Bravo TNI AD✊

    Hasil Cek Fakta

    Informasi yang menyebutkan atlet atletik Letnan Dua Infanteri (Letda Inf) Agus Prayogo sudah meraih medali emas pada ajang ASIAN Games 2018 pada cabang Atletik 10 ribu meter merupakan informasi yang salah. Sebab, pada Selasa, 21 Agustus 2018 tidak ada jadwal cabang Atletik pada ASIAN Games 2018. Adapun, Letda Inf Agus Prayogo memang pernah meraih emas pada cabang Atletik 10 ribu meter di ajang SEA (South East Asia) Games 2017. Berdasarkan pemberitaan dari antaranews.com pada tanggal 26 Agustus 2017, Agus Prayogo meraih emas di SEA Games 2017 setelah berlari dengan catatan waktu 30 menit 22,26 detik dalam perlombaan lari sebanyak 25 putaran di lintasan lari Stadion Bukit Jalil.

    Rujukan

  • (GFD-2018-367) [DISINFORMASI] “Seorang ibu melahir kan bayi nya kayak kodo”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/08/2018

    Berita

    “Seorang ibu melahir kan bayi nya kayak kodo ,krana suami nya sering bunuh kodo dan binatang lain ,dapat karma nya”.

    Hasil Cek Fakta

    Bayi yang disertakan di video oleh post sumber adalah bayi yang lahir dengan kondisi “Harlequin Ichthyosis”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2018-361) [HOAKS] Penculikan Anak di Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 20/08/2018

    Berita

    INFO INI BUKAN HOAX & SDH
    TERJADI DI DS. BATUAH & DS.
    WIRITASI PAGATAN

    PERHATIAN !!!

    Waspada ada Penculik Anak-anak yang
    berumur 1-12 tahun
    Bapak-bapak Ibu-ibu Harus Menjaga
    Anak kita dengan hati-hati

    Penculik sedang dalam
    kampung-kampung
    dan dia menyamar sebagai :
    - Penjual
    - Om Telolet
    - Orang Gila
    - Ibu Hamil
    - Pengemis

    Hasil Cek Fakta

    Informasi mengenai telah terjadinya penculikan di daerah Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan merupakan informasi yang tidak benar. Dilansir dari tribunnews.com, Kapolsek Kusan Hilir, Iptu Moersani menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar lantaran tidak ada laporan anak kehilangan kepada pihaknya. “Tak ada laporan. Memang sempat mendengar tapi sampai saat ini tidak ada laporan. Kalau memang ada penculikan anak dan kehilangan anak, tidak mungkin tidak melapor,” kata Iptu Moersani.

    Rujukan

  • (GFD-2018-362) [DISINFORMASI] Ponpes Bata-Bata Pamekasan Dukung Khilafah Gantikan Pancasila

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 20/08/2018

    Berita

    Sebuah akun di jejaring sosial Facebook yang bernama Arya Menak Segoro, mengunggah status beserta gambar dan video yang membuat heboh warganet.

    Unggahan tersebut diberi judul “Ulama muda pengasuh Bata Bata setuju gerakan politik idiologi Ganti Presiden Ganti Pancasila Jadi Khilafah. Dukung”, dan di dalam unggahan gambarnya bertuliskan "HTI Madura Masih Eksis, #2019 Ganti Presiden, Ganti ReziM Pancasila dengan Khilafah".

    Hasil Cek Fakta

    Pengasuh Pondok Pesantren Bata-Bata, Pamekasan, Jawa Timur RKH Tohir Zain Abd Hamid membantah dirinya mendukung sistem negara khilafah, sebagaimana tanggapannya atas unggahan status Arya Menak Segoro.

    "Itu tidak benar. Bata-bata adalah pesantren yang mendukung NKRI," kata Ra Tohir, sapaan karib pengasuh Pondok Pesantren Bata-bata itu dalam keterangan persnya di Pamekasan, Minggu.

    Ra Tohir mengakui, dirinya memang menyatakan, politik ideologis perlu dilakukan, agar ulama tidak terjebak pada politik praktis.

    "Terkait politik ideologis ini, saya terinspirasi pemikiran Kiai Mutofa Bisri. Tapi kalau mengetahui pergantian khilafah itu, sama sekali tidak benar," kata Ra Tohir.

    Kesimpulan

    Informasi yang diunggah oleh akun Arya Menak Segoro yang mengatasnamakan ulama dari pondok pesantren Bata-Bata di Pamekasan, Jawa Timur, terbukti fitnah belaka alias disinformasi.

    Rujukan