(GFD-2018-370) [DISINFORMASI] Klaim "mengabarkan gempa besar sebelum terjadi"
Sumber: twitter.comTanggal publish: 22/08/2018
Berita
"Kami menjalin koneksi dengan beberapa ilmuwan dan ahli Meteorologi dan geofisika di India, Jepang, China, Turki, dan Rusia, ada beberapa kawan kami yang bekerja di Badan Meteorologi Australia - kami akan selalu berusaha mengabarkan gempa besar beberapa hari sebelum terjadi"
Hasil Cek Fakta
Hingga saat ini, belum diketahui sampai kapan nanti, belum ditemukan cara untuk memprediksi gempa. Mengenai klaim proyek membor bumi sampai ke lapisan mantel yang disebutkan di cuitan, hingga per post ini disusun masih belum berhasil mencapai lapisan tersebut. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/732503160415555/
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/553598141639392/
- https://www.usgs.gov/faqs/can-you-predict-earthquakes?qt-news_science_products=0#qt-news_science_products
- https://www.engadget.com/2017/04/09/japan-chikyu-drilling-ship-earth-mantle/
- http://www.jamstec.go.jp/e/about/press_release/20180208/
- https://www.iflscience.com/environment/japanese-researchers-plan-to-drill-into-the-earths-mantle/
(GFD-2018-363) [KLARIFIKASI] Belum Ada Susunan Resmi Tim Kampanye/Pemenangan Pasangan Prabowo-Sandi Hingga Kini (21 Agustus 2018)
Sumber:Tanggal publish: 21/08/2018
Hasil Cek Fakta
Atas beredarnya nama-nama yang diklaim akan menjadi bagian dari tim kampanye/pemenangan Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, pihak Partai Pengusung pasangan tersebut memberikan klarifikasi. Dilansir dari merdeka.com, suara.com, viva.co.id, dan detik.com, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri menyatakan bahwa pihaknya belum merilis tentang tim pemenangan Prabowo-Sandi. “Kita dari DPP belum pernah merilis tentang tim pemenangan, saya mau koreksi. Tolong yang selama ini beredar itu tidak resmi dari kita,” kata Rachmawati.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/730870563912148
- https://www.merdeka.com/politik/rachmawati-bantah-daftar-tim-pemenangan-prabowo-sandi-yang-beredar-di-medsos.html
- https://www.suara.com/news/2018/08/20/161136/beredar-daftar-tim-pemenangan-prabowo-rachmawati-itu-hoax
- https://www.viva.co.id/berita/nasional/1066597-gerindra-gerah-banyak-hoax-susunan-tim-pemenangan-prabowo-sandi
- https://news.detik.com/berita/4174459/gerindra-rapat-pembentukan-tim-pemenangan-prabowo-sandiaga
- https://www.wartaekonomi.co.id/read191857/107-nama-tim-kampanye-prabowo-sandi-ternyata-hoax.html
- https://news.detik.com/berita/4173750/soal-107-nama-timses-prabowo-sandi-pd-sama-sekali-tak-benar
(GFD-2018-364) [KLARIFIKASI] Usus Buntu Bukan Disebabkan Oleh Menelan Biji Jambu
Sumber: facebook.comTanggal publish: 21/08/2018
Berita
"Apakah isi jambu biji menyebabkan usus buntu?"
Hasil Cek Fakta
Dokter Sehat: "Pakar kesehatan dan gizi bernama Inge Permadhi menyebutkan bahwa tanpa sengaja menelan biji jambu atau biji cabai ternyata tidak akan menyebabkan masalah usus buntu. Kebanyakan orang memang berpikir jika kerasnya kedua macam biji ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang bisa memicu rasa sakit yang luar biasa pada perut tersebut. Padahal, penyebab dari masalah usus buntu ini justru lebih sering karena kurangnya asupan air putih setiap hari.", selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/730865517245986/
- https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/2696492/fakta-mitos-usus-buntu
- https://lifestyle.kompas.com/read/2016/06/23/121500423/Bukan.Cabai.atau.Jambu.Biji.yang.Memicu.Radang.Usus.Buntu
- https://doktersehat.com/menelan-biji-jambu-menyebabkan-usus-buntu/
(GFD-2018-365) [KLARIFIKASI] Informasi Pihak Kepolisian Akan Bubarkan Warga yang Salat Idul Adha di Jembatan Ampera
Sumber: Media Sosial dan Media DaringTanggal publish: 21/08/2018
Berita
Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Kasatlantas Polresta Palembang, Andi Baso Rahman, akan membubarkan warga yang salat Idul Adha di Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan.
Andi mengungkapkan kebijakan itu bertujuan memperlancar arus lalu lintas selama Asian Games. Jalan utama menuju Jembatan Ampera harus tetap dibuka dan tidak boleh ada hambatan.
“Ya akan kami bubarkan bila salat di atas jembatan atau tutup jalur utama,” tegas Andi, Senin (20/8).
Andi mengungkapkan kebijakan itu bertujuan memperlancar arus lalu lintas selama Asian Games. Jalan utama menuju Jembatan Ampera harus tetap dibuka dan tidak boleh ada hambatan.
“Ya akan kami bubarkan bila salat di atas jembatan atau tutup jalur utama,” tegas Andi, Senin (20/8).
Hasil Cek Fakta
Menanggapi hal itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan warga tetap diperkenankan salat di jembatan Ampera.
"Tidak benar ada pembubaran itu, kami tetap bolehkan salat Ied di Jembatan Ampera. Apalagi, salatnya cuma dua jam, tidak bakal mengganggu Asian Games," ungkap Zulkarnain, Senin (20/8).
Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman akhirnya mencabut ucapan sebelumnya yang berencana membubarkan jika ada warga Salat Idul Adha di Jembatan Ampera. Polisi hanya akan mengatur agar lalu lintas tidak terhambat.
"Tidak ada yang bakal membubarkan, kami hanya mengatur agar lalu lintas lancar," ujarnya.
Direktur Direktorat Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Chairuddin, memastikan Sholat Idul Adha yang rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Palembang dan sekitarnya akan tetap bisa dilaksanakan masyarakat Palembang.
"Kami sudah berkoordinasi dengan panitia, agar lebih teratur panitia meminta bantuan kepada kami untuk melakukan pengaturan mulai dari parkir kendaraan, pengamanan dan juga saat pelaksanaan sholat Idul Adha," ujar Kombes Pol M Taslim Chairuddin, Senin (20/8/2018).
"Tidak benar ada pembubaran itu, kami tetap bolehkan salat Ied di Jembatan Ampera. Apalagi, salatnya cuma dua jam, tidak bakal mengganggu Asian Games," ungkap Zulkarnain, Senin (20/8).
Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman akhirnya mencabut ucapan sebelumnya yang berencana membubarkan jika ada warga Salat Idul Adha di Jembatan Ampera. Polisi hanya akan mengatur agar lalu lintas tidak terhambat.
"Tidak ada yang bakal membubarkan, kami hanya mengatur agar lalu lintas lancar," ujarnya.
Direktur Direktorat Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Chairuddin, memastikan Sholat Idul Adha yang rencananya akan dilaksanakan di Masjid Agung Palembang dan sekitarnya akan tetap bisa dilaksanakan masyarakat Palembang.
"Kami sudah berkoordinasi dengan panitia, agar lebih teratur panitia meminta bantuan kepada kami untuk melakukan pengaturan mulai dari parkir kendaraan, pengamanan dan juga saat pelaksanaan sholat Idul Adha," ujar Kombes Pol M Taslim Chairuddin, Senin (20/8/2018).
Rujukan
Halaman: 7670/7774







