• (GFD-2019-1287) [SALAH] "umat Islam New Zealand membakar Gereja"

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 18/03/2019

    Berita

    "Dikabarkan bahwa umat Islam New Zealand membakar Gereja St.John di New Zealand.
    Membalas kejadian penembakan umat muslim di mesjid New Zealand...."

    Hasil Cek Fakta

    Pesan SUMBER membagikan video kejadian tahun 2013. Lokasi kejadian adalah di Mesir, bukan Selandia Baru, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Kesimpulan

    * http://bit.ly/2Y36oKc BeritaSatu: “Puluhan Gereja Dibakar, Umat Kristiani Mesir Tertekan".

    * http://bit.ly/2TixCZO CNN Indonesia: “Puluhan Penyerang Gereja di Mesir Divonis Seumur Hidup".

    Rujukan

  • (GFD-2019-1288) [SALAH] “Suasana sholat jenazah para korban teroris di new zealand”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/03/2019

    Berita

    “Suasana sholat jenazah para korban teroris di new zealand.
    .
    Insya Allah surga menanti wahai para syahid ????”.

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang digunakan adalah foto unggahan tahun 2013, yang artinya dari konteks waktu (tahun) tidak cocok karena kejadian di Selandia Baru adalah di 2019. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1289) [BENAR] “Indochina” di Foto Kontainer “Southern Hauliers”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 18/03/2019

    Berita

    “Apa maksudnya ini…
    Ada yg bisa kasih penjelasan?”.

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang sama di 2016 lalu dipelintir menjadi “Negara Indonesia-China”. Mengacu ke informasi mengenai negara-negara yang dilayani, konteks yang benar adalah Laos, Thailand dan Vietnam. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1281) [SALAH] Foto di cuitan “Saudari kita ini…” oleh @pedjoeang_islam

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 17/03/2019

    Berita

    “Saudari kita ini adalah Hafizah Al-Quran yang syahid pertama di masjid New Zealand, ..
    #Selandia_Baru_insiden_teroris”

    Hasil Cek Fakta

    Salah satu foto yang digunakan diambil dari akun Instagram “Syma Beauty”, berdasarkan klarifikasi dari pemilik foto dia BUKAN termasuk korban. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan