Debuah pesan berantai dari Teresa Fidalgo dengan pesan meminta orang yang menerima untuk mengirimnya kembali ke 20 orang lain atau akan mendapat kemalangan. Namun faktanya adalah cerita dasar pada pesan berantai tersebut adalah karangan dari seorang produser dari Portugal berdasar film buatannya berjudul “Curva”
=====
Sumber: Media Sosial Whatsapp
=====
Kategori: Fabricated Content
======
Narasi:
“Kepada kalian, kalian harus membaca sekarang dan jangan berhenti membaca. Hi namaku Teresa fidalgo aku meninggal saat 27 thn. Jika kalian tidak share kirimna ini kepada 20 org maka aku akian tidur disebelahmu selamanya jika kamu tidak percaya carilah diinternet tentang aku “Teresa fidalgo” jadi kalian harus share kiriman ini kepada 20 orang”
"Saya Teresa Fidalgo dan jika Anda tidak memposting ini di 20 foto lain, saya akan tidur dengan Anda selamanya, Seorang gadis diabaikan dan ibunya meninggal 29 hari kemudian. Anda bahkan dapat mencari saya di google."
=======
(GFD-2019-1885) [SALAH] Pesan berantai Teresia Fidalgo
Sumber: www.whatsapp.comTanggal publish: 23/04/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Debuah pesan berantai dari Teresa Fidalgo dengan pesan meminta orang yang menerima untuk mengirimnya kembali ke 20 orang lain atau akan mendapat kemalangan. Namun faktanya adalah cerita dasar pada pesan berantai tersebut adalah karangan dari seorang produser dari Portugal berdasar film buatannya berjudul “Curva”
Sebuah pesan berantai dengan sebuah video mulai membuat ronde di Facebook . Video tersebut mengaku menunjukkan seorang pejalan kaki muda dengan nama Teresa Fidalgo yang dijemput oleh sekelompok teman di sebuah mobil. Ceritanya menjadi Lady Portugal dalam legenda White karena gadis yang dikatakan Teresa Fidalgo mengenakan gaun putih di video tersebut. Hal ini menyebabkan banyak jiwa yang ketakutan untuk menghapus akun Facebook mereka setelah menonton dan membaca pesan tersebut.
Kisah tersebut berasal dari video salah satu produser asal portugis yang mau melakukan syuting film "Curva". sang produser memutuskan untuk melakukan footage perjalanan mereka. sang produser bernama David Rebordão. mereka melakukan perjalanan melewati di dekat Sintra,Portugal. mereka melakukan perjalanan bersama. ada 3 orang disana. Satu perempuan di sana dan dua laki laki di sana. Dan pada akhirnya Rebordão mengakui bahwa cerita itu hanyalah karangan.
Sebuah pesan berantai dengan sebuah video mulai membuat ronde di Facebook . Video tersebut mengaku menunjukkan seorang pejalan kaki muda dengan nama Teresa Fidalgo yang dijemput oleh sekelompok teman di sebuah mobil. Ceritanya menjadi Lady Portugal dalam legenda White karena gadis yang dikatakan Teresa Fidalgo mengenakan gaun putih di video tersebut. Hal ini menyebabkan banyak jiwa yang ketakutan untuk menghapus akun Facebook mereka setelah menonton dan membaca pesan tersebut.
Kisah tersebut berasal dari video salah satu produser asal portugis yang mau melakukan syuting film "Curva". sang produser memutuskan untuk melakukan footage perjalanan mereka. sang produser bernama David Rebordão. mereka melakukan perjalanan melewati di dekat Sintra,Portugal. mereka melakukan perjalanan bersama. ada 3 orang disana. Satu perempuan di sana dan dua laki laki di sana. Dan pada akhirnya Rebordão mengakui bahwa cerita itu hanyalah karangan.
Rujukan
- http://prizkaphotos.blogspot.com/2018/01/10-hantu-perempuanterkenal-dari-seluruh.html
- http://creepypastaofficiall.blogspot.com/2015/05/teresa-fidalgo.html
- https://www.youtube.com/watch?v=o_a70cughDE
- https://www.independent.co.uk/life-style/gadgets-and-tech/features/who-is-teresa-fidalgo-debunking-the-fake-ghost-story-thats-got-instagram-spooked-9573936.html
(GFD-2019-1887) [BENAR] “Video Petugas KPPS Coblosi Kertas Suara di Halmahera Tengah Beredar”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 23/04/2019
Hasil Cek Fakta
Video yang diedarkan oleh SUMBER adalah peristiwa Pilkada tahun 2017, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2019-1866) [BENAR] 15 Kotak Suara DPRD Jambi Dibakar OTK
Sumber: www.facebook.comTanggal publish: 22/04/2019
Berita
15 kotak suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi, dibakar sekelompok orang tak dikenal atau OTK. Kasus ini diselidiki polisi. Kejadian pembakaran itu terjadi pada Kamis (18/4) dini hari.
Narasi:
“Berita Pagi ini di TV One, Berhubung 02 unggul di Jambi, Kardus KPU dibakar Oleh oknum untuk menghilangkan bukti C1
Sekarang sudah pahamkan kenapa kotak suara dari kardus?”
Narasi:
“Berita Pagi ini di TV One, Berhubung 02 unggul di Jambi, Kardus KPU dibakar Oleh oknum untuk menghilangkan bukti C1
Sekarang sudah pahamkan kenapa kotak suara dari kardus?”
Hasil Cek Fakta
Kasus pembakaran kotak suara terjadi di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi, Kamis dini hari, 18 April 2019. Ada belasan kotak suara dibakar. Data yang dihimpun dari Bawaslu Jambi, ada sebanyak 15 kotak suara dibakar massa yang tersebar di tiga TPS. Pimpinan Bawaslu Jambi, Wien Arifin, mengatakan institusinya sudah turun ke lapangan. Tidak hanya pembakaran kotak suara, dia menyampaikan penganiayaan terhadap seorang anggota pengawas Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh Jambi bernama Suardi, juga terjadi
"Ada 15 kotak suara yang dibakar dan pihak aparat kepolisian, Bawaslu, sudah meluncur ke tempat kejadian guna menyelidiki penyebab kotak suara dibakar dan anggota Panwascam dianiaya," katanya.
Tim Gabungan Polda Jambi bersama Polres Kerinci berhasil mengungkap kasus pembakaran kotak surat suara pemilihan umum di TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi. Polisi menangkap tiga terduga pelaku pembakaran tersebut pada hari ini, Minggu 21 April 2019.
"Robin (31) sebagai panwascam Kecamatan Tanah Kampung, Desa Tanjungkarang, Kota Sungaipenuh, Kerinci. Dia ditangkap di TKP pembakaran kotak surat suara," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi saat dikonfirmasi, Minggu
Pembakaran belasan kotak suara tersebut berawal dari saat panwascam dan anggota linmas yang melaksanakan kegiatan penyelesaian administrasi di TPS pada pukul 03.30 WIB.
Kemudian pada pukul 04.00 WIB, tiba-tiba listrik padam. Terjadilah lemparan batu ke atap TPS yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.
Selanjutnya pukul 04.15 WIB, sekelompok orang mendatangi TPS 1, 2, dan 3 yang berlokasi di SDN 063/XI Koto Padang. Mereka langsung membakar 13 kotak suara yang berisi kertas suara pemilu.
Ketika terjadi pembakaran oleh sekelompok orang, anggota KPPS berlarian meninggalkan TPS untuk menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.
Polisi masih belum bisa menjelaskan bagaimana keterlibatan ketiga orang ini dalam kerusuhan yang berujung pembakaran. Saat ini polisi masih mendalami motif kejadian.
"Ada 15 kotak suara yang dibakar dan pihak aparat kepolisian, Bawaslu, sudah meluncur ke tempat kejadian guna menyelidiki penyebab kotak suara dibakar dan anggota Panwascam dianiaya," katanya.
Tim Gabungan Polda Jambi bersama Polres Kerinci berhasil mengungkap kasus pembakaran kotak surat suara pemilihan umum di TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi. Polisi menangkap tiga terduga pelaku pembakaran tersebut pada hari ini, Minggu 21 April 2019.
"Robin (31) sebagai panwascam Kecamatan Tanah Kampung, Desa Tanjungkarang, Kota Sungaipenuh, Kerinci. Dia ditangkap di TKP pembakaran kotak surat suara," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi saat dikonfirmasi, Minggu
Pembakaran belasan kotak suara tersebut berawal dari saat panwascam dan anggota linmas yang melaksanakan kegiatan penyelesaian administrasi di TPS pada pukul 03.30 WIB.
Kemudian pada pukul 04.00 WIB, tiba-tiba listrik padam. Terjadilah lemparan batu ke atap TPS yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.
Selanjutnya pukul 04.15 WIB, sekelompok orang mendatangi TPS 1, 2, dan 3 yang berlokasi di SDN 063/XI Koto Padang. Mereka langsung membakar 13 kotak suara yang berisi kertas suara pemilu.
Ketika terjadi pembakaran oleh sekelompok orang, anggota KPPS berlarian meninggalkan TPS untuk menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.
Polisi masih belum bisa menjelaskan bagaimana keterlibatan ketiga orang ini dalam kerusuhan yang berujung pembakaran. Saat ini polisi masih mendalami motif kejadian.
Rujukan
- https://www.suara.com/news/2019/04/22/054839/satu-panwascam-dan-caleg-pdip-tersangka-pembakaran-surat-suara-di-jambi
- http://aceh.tribunnews.com/2019/04/18/kotak-suara-pemilu-dibakar-otk-di-wilayah-kota-sungaipenuh-jambi
- https://news.detik.com/berita/d-4516986/15-kotak-suara-dprd-jambi-dibakar-otk
- https://www.viva.co.id/pemilu/berita-pemilu/1141133-15-kotak-suara-dibakar-massa-di-sungaipenuh-jambi
- https://kumparan.com/jambikita/13-kotak-suara-beserta-isinya-di-jambi-dibakar-sekelompok-orang-1quaOx4Q0fT
- https://news.okezone.com/read/2019/04/21/340/2046195/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kotak-suara-pemilu-di-jambi
- https://kumparan.com/jambikita/caleg-pdip-jadi-tersangka-pembakaran-13-kotak-suara-di-jambi-1qvz6Lq9WzX
(GFD-2019-1867) Klarifikasi BPN “Prabowo Tabok Sandiaga Uno”
Sumber:Tanggal publish: 22/04/2019
Berita
Beredar foto yang memperlihatkan lebam dan luka di wajah Sandiaga Uno, disertai screenshot percakapan WA yang menyebut bahwa Sandiaga Uno telah ditampar oleh Prabowo.
Hasil Cek Fakta
Kabar Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno berseteru semakin merebak. Belakangan isu yang menyebut Prabowo menampar Sandiaga dalam keributan pun viral di media sosial. Namun, Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade, pada Sabtu (20/4/2019), menegaskan isu tersebut tidak benar alias hoaks.
“Tak ada itu, hoaks. Tidak benar, kok Pak Prabowo menabok Bang Sandiaga. Pak Prabowo itu dalam kondisi senang di Kertanegara,” kata Andre.
Andre mengakui Sandiaga kini dalam kondisi sakit karena penyakit lambung dan radang tenggorokan, sehingga Sandi tampak kelelahan saat konferensi pers di Kertanegara kemarin.
"Tidak ada masalah. Itu hoax. Tidak ada ribut-ribut. Semuanya baik-baik saja. Bang Sandi datang sore ke Kertanegara, lalu langsung konferensi pers sekitar 10 menit kemudian," imbuh dia.
Meski demikian, Andre mengatakan BPN enggan membawa isu hoax ini ke ranah hukum. Menurunya, berbagai laporan BPN ke polisi tidak pernah ditanggapi serius.
"Tidak perlu lapor polisilah. Kalau lapor polisi, apakah kasusnya jalan? Kami sudah berulang kali melaporkan ya sejak dulu, tidak ada yang kelihatan titik terangnya. Masyarakat juga bisa menilai mana yang benar dan salah. Jawaban kami clear ya, Pak Sandi juga sudah jawab di media sosial. Mohon doanya saja Pak Sandi cepat sembuh," kata Andre.
“Tak ada itu, hoaks. Tidak benar, kok Pak Prabowo menabok Bang Sandiaga. Pak Prabowo itu dalam kondisi senang di Kertanegara,” kata Andre.
Andre mengakui Sandiaga kini dalam kondisi sakit karena penyakit lambung dan radang tenggorokan, sehingga Sandi tampak kelelahan saat konferensi pers di Kertanegara kemarin.
"Tidak ada masalah. Itu hoax. Tidak ada ribut-ribut. Semuanya baik-baik saja. Bang Sandi datang sore ke Kertanegara, lalu langsung konferensi pers sekitar 10 menit kemudian," imbuh dia.
Meski demikian, Andre mengatakan BPN enggan membawa isu hoax ini ke ranah hukum. Menurunya, berbagai laporan BPN ke polisi tidak pernah ditanggapi serius.
"Tidak perlu lapor polisilah. Kalau lapor polisi, apakah kasusnya jalan? Kami sudah berulang kali melaporkan ya sejak dulu, tidak ada yang kelihatan titik terangnya. Masyarakat juga bisa menilai mana yang benar dan salah. Jawaban kami clear ya, Pak Sandi juga sudah jawab di media sosial. Mohon doanya saja Pak Sandi cepat sembuh," kata Andre.
Rujukan
Halaman: 7542/7794




