Beredar video melalui aplikasi Whatsapp yang diklaim sebagai banjir ikan di pinggir jalan. Melalui tulisan yang tertera dalam video tersebut diklaim bahwa kejadian di Kebumen. Jawa Tengah. Berikut narasi dalam video tersebut:
Waduk Wadas Lintang Kebumen
(GFD-2020-3489) [SALAH] Video Banjir Ikan di Waduk Wadas Lintang Kebumen
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 03/01/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa dalam video tersebut bukan terjadi di Kebumen, Jawa Tengah. Selain itu, video tersebut sudah pernah beredar pada Januari 2019 dan sudah mendapat bantahan dari pihak kepolisian setempat.
Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede pada 24 Januari 2019 mengatakan bahwa dari hasil pengecekan lapangan tidak terjadi kejadian seperti dalam video. “Dari hasil pengecekan dan konfirmasi di lapangan, kejadian seperti itu tidak ada di sekitar Waduk Wadaslintang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, video tersebut hoaks lantaran pada detik ke tujuh video tersebut, ada tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang bukan berasal dari Indonesia. “Itu bukan tipe TNKB Indonesia,” kata Pardede.
Mengacu kepada TNKB tersebut, TNKB untuk wilayah Kebumen, Jawa Tengah memiliki kode huruf awal AA. Selain itu, untuk TNKB di Indonesia memiliki latar belakang warna hitam, tidak putih seperti pada video.
Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede pada 24 Januari 2019 mengatakan bahwa dari hasil pengecekan lapangan tidak terjadi kejadian seperti dalam video. “Dari hasil pengecekan dan konfirmasi di lapangan, kejadian seperti itu tidak ada di sekitar Waduk Wadaslintang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, video tersebut hoaks lantaran pada detik ke tujuh video tersebut, ada tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang bukan berasal dari Indonesia. “Itu bukan tipe TNKB Indonesia,” kata Pardede.
Mengacu kepada TNKB tersebut, TNKB untuk wilayah Kebumen, Jawa Tengah memiliki kode huruf awal AA. Selain itu, untuk TNKB di Indonesia memiliki latar belakang warna hitam, tidak putih seperti pada video.
Kesimpulan
Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa peristiwa dalam video tersebut tidak terjadi di Kebumen atau wilayah Indonesia lainnya. Oleh sebab itu, video tersebut masuk ke dalam kategori False Context atau Konten yang Salah.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1077199362612598/
- https://turnbackhoax.id/2020/01/03/salah-video-banjir-ikan-di-waduk-wadas-lintang-kebumen/
- https://www.merdeka.com/cek-fakta/heboh-video-banjir-ikan-di-waduk-wadas-lintang-kebumen-dinyatakan-hoaks.html
- https://www.liputan6.com/regional/read/3879308/heboh-banjir-ikan-lele-di-jalan-raya-wadaslintang
- https://tirto.id/daftar-kode-pelat-nomor-daerah-daerah-di-indonesia-eg1G
(GFD-2020-3477) [SALAH] Video “Sebuah Restoran Menyajikan Daging Manusia kepada Pelanggannya”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 02/01/2020
Berita
Antara narasi dan video sama sekali tidak ada kaitannya. Video itu adalah bagian dari “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park pada Oktober 2018. Sementara terkait narasi “Restoran di Nigeria memasak dan menyajikan daging manusia”, ternyata adalah penemuan dua tengkorak busuk yang ditaruh di salah satu kamar hotel akibat dari persaingan bisnis.
Akun KUKAR.ID (fb.com/kukarweb) mengunggah sebuah video dengan narasi:
“Mengerikkan!!! Sebuah Restoran Menyajikan Daging Manusia kepada Pelanggannya”
Di video yang unggah, terlihat seolah ada 2 orang yang sedang dipanggang. Terdapat juga narasi yang mengklaim adanya restoran di Negeria yang ditutup oleh pihak berwenang karena setelah penemuan kepala manusia.
Restoran viral
Akun KUKAR.ID (fb.com/kukarweb) mengunggah sebuah video dengan narasi:
“Mengerikkan!!! Sebuah Restoran Menyajikan Daging Manusia kepada Pelanggannya”
Di video yang unggah, terlihat seolah ada 2 orang yang sedang dipanggang. Terdapat juga narasi yang mengklaim adanya restoran di Negeria yang ditutup oleh pihak berwenang karena setelah penemuan kepala manusia.
Restoran viral
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, antara video dan narasi yang ada di video itu sama sekali tidak terkait.
Sosok yang seolah manusia yang tampak sedang dipanggang di video itu bukanlah manusia melainkan properti yang digunakan untuk acara “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park, Zhuhai, Provinsi Guangdong, China yang dilaksanakan pada Oktober 2018.
Video yang serupa diunggah di akun instagram galaxychimelong pada tanggal 31 Oktober 2018 dengan narasi “Копчёный человечки”.
Video terkait acara “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park bisa ditonton di kanal youtube SviatMe yang mengunggah video dengan judul “Halloween Party at Chimelong Ocean Park | Zhuhai, China | SviatMe” pada tanggal 27 Oktober 2018.
Sementara itu, terkait narasi yang mengiringi video yaitu :
“Restoran penyaji daging manusia digerebek dan 10 orang ditahan.
Restoran di Nigeria dilaporkan ditutup pihak berwenang, setelah diketahui memasak dan menyajikan daging manusia kepada para pelanggannya. Hal itu terungkap dari informasi penduduk setempat, yang melapor pada polisi bahwa ada sesuatu mencurigakan dan mengerikan di dalam dapur restoran itu. Berdasarkan informasi tersebut, polisi menggerebek restoran di hotel itu. Mereka kemudian menemukan penemuan mengerikan, yakni kepala manusia yang masih berlumuran darah dalam kantong plastik.”
Narasi berita ini tidak sepenuhnya salah, penemuan kepala manusia itu memang benar adanya, namun pemilik hotel, Bonaventure Mokwe menyatakan bahwa ia ada perselisihan tentang parkir motor antara dia dan beberapa penduduk asli Onitsha.
Menurut Mokwe, saingan bisnisnya menanam dua tengkorak busuk (serta senapan dan majalah) di salah satu kamar hotelnya, dan desas-desus tentang manusia yang dilayani para tamu adalah alasan palsu agar polisi bisa menggerebek hotel, menangkap Mokwe, mengadilinya untuk pembunuhan, dan akhirnya menghancurkan hotelnya.
Berdasarkan hasil penelusuran, antara video dan narasi yang ada di video itu sama sekali tidak terkait.
Sosok yang seolah manusia yang tampak sedang dipanggang di video itu bukanlah manusia melainkan properti yang digunakan untuk acara “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park, Zhuhai, Provinsi Guangdong, China yang dilaksanakan pada Oktober 2018.
Video yang serupa diunggah di akun instagram galaxychimelong pada tanggal 31 Oktober 2018 dengan narasi “Копчёный человечки”.
Video terkait acara “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park bisa ditonton di kanal youtube SviatMe yang mengunggah video dengan judul “Halloween Party at Chimelong Ocean Park | Zhuhai, China | SviatMe” pada tanggal 27 Oktober 2018.
Sementara itu, terkait narasi yang mengiringi video yaitu :
“Restoran penyaji daging manusia digerebek dan 10 orang ditahan.
Restoran di Nigeria dilaporkan ditutup pihak berwenang, setelah diketahui memasak dan menyajikan daging manusia kepada para pelanggannya. Hal itu terungkap dari informasi penduduk setempat, yang melapor pada polisi bahwa ada sesuatu mencurigakan dan mengerikan di dalam dapur restoran itu. Berdasarkan informasi tersebut, polisi menggerebek restoran di hotel itu. Mereka kemudian menemukan penemuan mengerikan, yakni kepala manusia yang masih berlumuran darah dalam kantong plastik.”
Narasi berita ini tidak sepenuhnya salah, penemuan kepala manusia itu memang benar adanya, namun pemilik hotel, Bonaventure Mokwe menyatakan bahwa ia ada perselisihan tentang parkir motor antara dia dan beberapa penduduk asli Onitsha.
Menurut Mokwe, saingan bisnisnya menanam dua tengkorak busuk (serta senapan dan majalah) di salah satu kamar hotelnya, dan desas-desus tentang manusia yang dilayani para tamu adalah alasan palsu agar polisi bisa menggerebek hotel, menangkap Mokwe, mengadilinya untuk pembunuhan, dan akhirnya menghancurkan hotelnya.
Rujukan
(GFD-2020-3478) [SALAH] “Tentara Malaysia Siap Diterjunkan Ke Palestina”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 02/01/2020
Berita
Foto dengan narasi/klaim tidak nyambung. Foto yang muncul di thumbnail adalah tentara Filipina, dan foto tentara Malaysia yang ditampilkan menggunakan foto yang sudah beredar sebelumnya.
NARASI
“Demi Lindungi Al-Aqsa…Tentara Malaysia Siap Diterjunkan Ke Palestina”.
NARASI
“Demi Lindungi Al-Aqsa…Tentara Malaysia Siap Diterjunkan Ke Palestina”.
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Koneksi yang Salah
Ketika judul, gambar, atau keterangan tidak mendukung konten”.
* SUMBER membagikan video dengan narasi/klaim tentara Malaysia yang siap diterjunkan ke Palestina.
* Video yang dibagikan menggunakan foto-foto yang tidak ada hubungannya dengan narasi/klaim yang disebutkan di dalam video.
(2) Salah satu sumber foto yang muncul di thumbnail, THE STRAITS TIMES: “Komando terlatih AS di Filipina membunuh 10 militan yang terkait dengan Al-Qaeda: Tentara”
Deskripsi foto: “Prajurit komando Filipina berpawai di pangkalan udara Clark di Angeles City, Filipina pada 21 Desember. FOTO: EPA”
Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/2rAy3qt / http://archive.md/v9ODs (arsip cadangan).
(3) Salah satu sumber foto yang muncul di video sekitar 0:12, Getty Images: “Hari Kemerdekaan Malaysia ke-56 | Kuantan 6
[KONTEN YANG TIDAK DIVERIFIKASI] tentara, kemerdekaan, Agustus 2013, malaysia, tentara, tentera, perang, kuantan, pahang”
Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/363sCiE / http://archive.md/H9fuv (arsip cadangan).
* Konten tidak terverifikasi oleh Getty Images, tetapi berdasarkan kronologi muncul lebih dulu sebelum video (publikasi foto: 2013, publikasi video: 2017).
======
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Koneksi yang Salah
Ketika judul, gambar, atau keterangan tidak mendukung konten”.
* SUMBER membagikan video dengan narasi/klaim tentara Malaysia yang siap diterjunkan ke Palestina.
* Video yang dibagikan menggunakan foto-foto yang tidak ada hubungannya dengan narasi/klaim yang disebutkan di dalam video.
(2) Salah satu sumber foto yang muncul di thumbnail, THE STRAITS TIMES: “Komando terlatih AS di Filipina membunuh 10 militan yang terkait dengan Al-Qaeda: Tentara”
Deskripsi foto: “Prajurit komando Filipina berpawai di pangkalan udara Clark di Angeles City, Filipina pada 21 Desember. FOTO: EPA”
Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/2rAy3qt / http://archive.md/v9ODs (arsip cadangan).
(3) Salah satu sumber foto yang muncul di video sekitar 0:12, Getty Images: “Hari Kemerdekaan Malaysia ke-56 | Kuantan 6
[KONTEN YANG TIDAK DIVERIFIKASI] tentara, kemerdekaan, Agustus 2013, malaysia, tentara, tentera, perang, kuantan, pahang”
Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/363sCiE / http://archive.md/H9fuv (arsip cadangan).
* Konten tidak terverifikasi oleh Getty Images, tetapi berdasarkan kronologi muncul lebih dulu sebelum video (publikasi foto: 2013, publikasi video: 2017).
======
Rujukan
(GFD-2020-3479) [SALAH] Video “Penyiksaan oleh komunis terhadap muslim Uighur”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 02/01/2020
Berita
Tidak ada hubungannya dengan isu Uighur saat ini. Video tersebut adalah bagian dari proses pelatihan perekrutan unit komando pasukan elit Malaysia, Grup Gerak Khas (GGK). Sebelumnya pada tahun 2017, video seperti ini beredar dengan klaim penyiksaan terhadap muslim Burma.
Akun Rachmat Hidayat (fb.com/100040283832729) mengunggah sebuah video ke grup MUSLIM INDONESIA BERSATU (fb.com/groups/353058595164115) dengan narasi “Komunis bangzadddd”.
Dalam rekaman video terlihat puluhan pria dewasa ditempatkan dalam kerangkeng kayu dalam air. Terdapat juga tulisan #SAVEUYGHUR, #IndonesiaStandsWithUyghur, dan #WESTANDWITHUYGHUR.
Akun Rachmat Hidayat (fb.com/100040283832729) mengunggah sebuah video ke grup MUSLIM INDONESIA BERSATU (fb.com/groups/353058595164115) dengan narasi “Komunis bangzadddd”.
Dalam rekaman video terlihat puluhan pria dewasa ditempatkan dalam kerangkeng kayu dalam air. Terdapat juga tulisan #SAVEUYGHUR, #IndonesiaStandsWithUyghur, dan #WESTANDWITHUYGHUR.
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, video yang diunggah oleh sumber klaim nyatanya tidak ada kaitannya sama sekali dengan isu Uighur yang memang sedang viral belakangan ini.
Peristiwa yang terjadi dalam video itu adalah bagian dari proses pelatihan perekrutan unit komando pasukan elit Malaysia, Grup Gerak Khas (GGK). Salah sumber asli dari video ini adalah kanal youtube Khai Eyol yang mengunggah video tersebut dengan judul “Basic komando” , video ini diunggah pada 7 Dessember 2016.
Video lebih panjang terkait proses latihan komando pasukan elit GGK ini diunggah oleh kanal youtube Documentary HD pada 26 Juli 2015 dengan judul “Malaysia GGK Commando Documentary – World’s Special Forces Documentary – Documentary HD”. Di dalam video ini dijelaskan, hukum kurungan di dalam air itu diberikan kepada pasukan itu akibat kesalahan yang mereka perbuat dalam proses latihan.
Dalam rekaman video itu, di menit ke 33:56, Kopral (Corporal) Zahariman bin Mohamad mengatakan bahwa mereka dihukum karena melakukan kesalahan besar yaitu tidak menjalankan tugas dengan benar. Mereka diperintahkan untuk mengumpulkan 1 kg makanan, namun yang dibawa hanya lima atau enam potong makanan, itu kesalahan fatal dan mereka harus dipenjara.
Pasukan Grup Gerak Khusus atau biasa disebut GGK merupakan pasukan khusus dari Angkatan Darat Malaysia yang ditugaskan melakukan misi operasi khusus yang dimiliki pemerintah Malaysia. GGK melakukan misi tindakan langsung, perang non-konvensional, sabotase, anti-terorisme, dan pengumpulan intelijen.
Anggota resimen GGK dilatih oleh unit pasukan khusus asing dari Inggris, Selandia Baru, Indonesia, Australia dan Amerika Serikat, untuk menambah basis pengetahuan strategi militer. Untuk masuk dalam GGK tidak mudah dan harus melalui proses panjang dan mengikuti pelatihan yang sangat keras seperti layaknya pasukan khusus yang dimiliki semua negara.
Seleksi masuk pasukan khusus GGK Angkatan Darat Malaysia berjalan selama 12 minggu, tentunya dengan proses yang sangat keras.
Sebelumnya, pada tahun 2017 video yang sama pernah beredar dan diklaim sebagai bentuk penyiksaan yang dilakukan oleh umat Budha Arakan terhadap muslim.
Berdasarkan hasil penelusuran, video yang diunggah oleh sumber klaim nyatanya tidak ada kaitannya sama sekali dengan isu Uighur yang memang sedang viral belakangan ini.
Peristiwa yang terjadi dalam video itu adalah bagian dari proses pelatihan perekrutan unit komando pasukan elit Malaysia, Grup Gerak Khas (GGK). Salah sumber asli dari video ini adalah kanal youtube Khai Eyol yang mengunggah video tersebut dengan judul “Basic komando” , video ini diunggah pada 7 Dessember 2016.
Video lebih panjang terkait proses latihan komando pasukan elit GGK ini diunggah oleh kanal youtube Documentary HD pada 26 Juli 2015 dengan judul “Malaysia GGK Commando Documentary – World’s Special Forces Documentary – Documentary HD”. Di dalam video ini dijelaskan, hukum kurungan di dalam air itu diberikan kepada pasukan itu akibat kesalahan yang mereka perbuat dalam proses latihan.
Dalam rekaman video itu, di menit ke 33:56, Kopral (Corporal) Zahariman bin Mohamad mengatakan bahwa mereka dihukum karena melakukan kesalahan besar yaitu tidak menjalankan tugas dengan benar. Mereka diperintahkan untuk mengumpulkan 1 kg makanan, namun yang dibawa hanya lima atau enam potong makanan, itu kesalahan fatal dan mereka harus dipenjara.
Pasukan Grup Gerak Khusus atau biasa disebut GGK merupakan pasukan khusus dari Angkatan Darat Malaysia yang ditugaskan melakukan misi operasi khusus yang dimiliki pemerintah Malaysia. GGK melakukan misi tindakan langsung, perang non-konvensional, sabotase, anti-terorisme, dan pengumpulan intelijen.
Anggota resimen GGK dilatih oleh unit pasukan khusus asing dari Inggris, Selandia Baru, Indonesia, Australia dan Amerika Serikat, untuk menambah basis pengetahuan strategi militer. Untuk masuk dalam GGK tidak mudah dan harus melalui proses panjang dan mengikuti pelatihan yang sangat keras seperti layaknya pasukan khusus yang dimiliki semua negara.
Seleksi masuk pasukan khusus GGK Angkatan Darat Malaysia berjalan selama 12 minggu, tentunya dengan proses yang sangat keras.
Sebelumnya, pada tahun 2017 video yang sama pernah beredar dan diklaim sebagai bentuk penyiksaan yang dilakukan oleh umat Budha Arakan terhadap muslim.
Rujukan
Halaman: 7436/7813






