• (GFD-2020-5070) [SALAH] Foto “Anies Baswedan Masuk Peti Mati”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    Akun JA Setiawan Girsang (fb.com/setiawan.girsang.3) mengunggah sebuah gambar tangkapan layar unggahan akun Nani Meilani yang memperlihatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berbaring di dalam sebuah peti mati dan narasi “INI FOTO REAL APA FAKE SIH ?… KALO FAKE, ISENG BENER YG NGEDIT… KALO REAL…KNP GAK LANGSUNG DITUTUP TUH PETI?…DOUBLE PAKU,…PERMANEN…!!!”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Medcom, klaim adanya foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berbaring di dalam sebuah peti mati adalah klaim yang salah.

    Faktanya, foto itu adalah foto hasil editan atau suntingan. Foto aslinya seorang pelanggar PSSB dihukum masuk ke dalam peti mati di Kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis, 3 September 2020.

    Foto identik ditemukan dalam artikel berjudul “Satpol PP DKI Hentikan Sanksi Masuk Peti Mati untuk Pelanggar PSBB”. Artikel dimuat di situs Liputan6.com pada 4 September 2020.

    Dalam foto aslinya, adalah seorang priapelanggar PSSB dihukum masuk ke dalam peti mati di Kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis, 3 September 2020. Warga Kelurahan Pasar Rebo yang tidak menggunakan masker diberikan pilihan hukuman, salah satunya dimasukkan ke dalam peti mati selama 1 menit

    Pemprov DKI Jakarta menyatakan, pemberian sanksi masuk peti mati untuk pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak akan dilanjutkan.Kepala Satpol PP Jakarta, Arifin menyatakan sudah meminta pihak terkait di Pasar Rebo Jakarta Timur menghentikan kegiatan tersebut. Arifin memastikan, masuknya pelanggar protokol ke peti mati bukan salah satu sanksi dari Satpol PP. Ia menyebut sanksi sudah jelas hanya terdiri dua jenis yakni sanksi kerja sosial dan denda.

    Dilansir dari Medcom.id, hukuman masuk peti mati sempat viral dilakukan petugas di wilayah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Warga pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau yang tidak memakai masker akan dimasukkan ke dalam peti mati oleh petugas Satpol PP.

    Sementara, Petugas Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta punya cara tersendiri untuk membangun kesadaran tentang bahaya covid-19 terhadap masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan saat berkegiatan di luar ruangan. Bagi para pelanggar akan dikenai sanksi, seperti denda Rp250 ribu hingga kerja sosial dengan bersih-bersih lingkungan.

    Kesimpulan

    Foto editan / suntingan. Foto aslinya seorang pelanggar PSSB dihukum masuk ke dalam peti mati di Kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis, 3 September 2020.

    Rujukan

  • (GFD-2020-5071) [SALAH] Hadiah Uang Tunai Program Semarak Lazada 2020

    Sumber: SMS
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    Beredar pesan berantai melalui SMS mengenai Lazada membagikan hadiah uang tunai sebesar Rp175 juta. Dalam narasi disebutkan pembagian hadiah tersebut bagian dari “Program Semarak Lazada 2020” dan dalam pesan itu juga disertakan tautan.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Resmi Dr Lazada Slmt Anda T-Pilih Mdptkan Uang Tunai Rp.175,000,000.- Dr Program Semarak Lazada 2020 Kode ID_VSG88D9 U/info Klik www[dot]gebyarundian-ptlazada[dot]ml”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, isi pesan seperti itu merupakan modus penipuan mengatasnamakan Lazada Indonesia. Isi pesan semacam itu sudah sering beredar mengatasnamakan Lazada Indonesia.

    CMO Lazada Indonesia, Monika Rudijono, dalam keterangan resminya, Jumat (8/3/2019) menyatakan bahwa Lazada Indonesia mengumumkan konten atau kuis apa pun melalui akun resmi perusahaan dan media terpercaya.

    Oleh sebab itu, perusahaan mengimbau masyarakat untuk tidak terkecoh dengan segala penipuan yang mengatasnamakan Lazada. Akun-akun resmi milik layanan e-commerce itu adalah Lazada Indonesia di Facebook (https://web.facebook.com/LazadaIndonesia), Twitter @lazaadaid, Instagram @lazada_id, YouTube Lazada Indonesia, Line[Lazada]( 3236775 "") Indonesia. Di luar akun tersebut, pengumuman kontes dan pemenang juga diumumkan di media online, cetak, radio, dan TV yang terakreditasi dan terdaftar di Dewan Pers Indonesia.

    "Semua konten dan kuis yang kami adakan hanya dilakukan dan diumumkan pada akun resmi Lazada Indonesia, serta media online, cetak, radio dan TV yang terakreditasi dan terdaftar di Dewan Pers Indonesia," ungkap Monika yang dilansir dari liputan6.com.

    Kesimpulan

    Program bukan berasal dari Lazada Indonesia. Untuk informasi resmi terkait program yang dilakukan Lazada Indonesia diumumkan di kanal-kanal resmi milik Lazada yang sudah terverifikasi, bukan melalui SMS berantai.

    Rujukan

  • (GFD-2020-5072) [SALAH] CEO Netflix Ditangkap Atas Tuduhan Menyimpan dan Membagikan Video Pornografi Anak

    Sumber: Artikel
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    “Netflix CEO Gets BUSTED with 13,000 Files of CHILD PORNOGRAPHY”
    Terjemahan:
    “CEO Netflix DITANGKAP dengan 13,000 Dokumen PORNOGRAFI ANAK

    Viedio Porno

    Hasil Cek Fakta

    Situs berita torontotoday.net mempublikasikan artikel (12/9) yang menyatakan bahwa salah satu CEO Netflix, Reed Hastings, telah ditangkap oleh pihak FBI di kediamannya di California, Amerika Serikat, atas tuduhan pornografi anak. Lebih lanjut, situs berita tersebut menyebutkan bahwa telah ditemukan bukti berupa lebih dari 13.000 file pornografi anak pada komputer Hastings.


    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak FBI mengenai penangkapan Reed Hastings. Mengingat bahwa Netflix merupakan sebuah perusahaan besar, tentunya FBI akan merilis pernyataan resmi jika benar CEO Netflix ditangkap atas tuduhan pornografi anak. Akan tetapi, satu-satunya berita penangkapan Hastings hanya berasal dari situs torontotoday.net yang sebelumnya juga telah mempublikasikan informasi yang salah mengenai kematian aktor Chadwick Boseman serta kematian putri dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.


    Informasi dengan topik yang sama sebelumnya juga pernah dibahas oleh Snopes dengan judul “Was the Netflix CEO Arrested on Child Pornography Charges?” dan mengkategorikannya sebagai false.
    Dengan demikian, berita yang dipublikasikan oleh situs torontotoday.net tersebut dapat dikategorikan sebagai konten palsu atau fabricated content sebab tidak ada pernyataan resmi dari pihak FBI mengenai penangkapan CEO Netflix.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra (Universitas Diponegoro).

    Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, tidak ada sumber resmi dari pihak FBI terkait penangkapan CEO Netflix atas tuduhan pornografi anak.

    Rujukan

  • (GFD-2020-5073) [SALAH] Foto Ikan Hiu di Tiang Listrik Akibat Badai Laura

    Sumber: Reddit
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    “The insane power of Hurricane Laura… Sharks on a powerline.”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Reddit combatpaddler mengunggah foto (9/9) yang menunjukkan beberapa ekor ikan hiu tersangkut di sebuah tiang listrik. Akun tersebut juga menyertakan caption yang bertuliskan “The insane power of Hurricane Laura… Sharks on a powerline.”, atau dapat diartikan sebagai “Kekuatan hebat dari Badai Laura… Ikan-ikan hiu di tiang listrik.”

    Berdasarkan hasil penelusuran, ikan-ikan hiu tersebut memang tersangkut di sebuah tiang listrik, tetapi tidak disebabkan oleh Badai Laura. Dilansir dari wkrg.com, penyebab sebenarnya dari insiden tersebut adalah kecelakaan yang terjadi di jembatan Dog River, di mana sebuah perahu nelayan jatuh dan menyebabkan muatan perahu tumpah ke jalan di bawahnya, termasuk beberapa ekor ikan hiu yang tersangkut di tiang listrik tersebut. Kecelakaan terjadi pada tanggal 31 Agustus 2020, beberapa hari setelah Badai Laura, yang melanda beberapa wilayah di Amerika Serikat, reda pada tanggal 29 Agustus 2020.

    Informasi dengan topik yang sama sebelumnya juga pernah dibahas oleh Snopes dengan judul “Does a Photo Show Sharks on a Power Line After Hurricane Laura?” dan mengkategorikannya sebagai miscaptioned.

    Dengan demikian, foto yang disebarluaskan oleh pengguna Reddit combatpaddler tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah atau False Context, sebab foto yang disebarluaskan disertai dengan caption penyebab kejadian yang tidak sesuai dengan penyebab sebenarnya.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Informasi yang salah. Faktanya, foto ikan hiu yang tersangkut di tiang listrik tidak disebabkan oleh Badai Laura, tetapi karena kecelakaan yang terjadi di jembatan Dog River, di mana sebuah perahu nelayan jatuh dan muatan perahu tumpah ke jalan di bawahnya.

    Rujukan