“Sehubungan dengan recruitment tenega kerja baru pada perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk wilayah kerja Seluruh Indonesia, yang dilaksanakan di Departement of Human Resources Development PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menentukan individu- individu yang tepat dan berkualitas sesuai dengan tuntutan dan tantangan dari target Perusahaan disetiap posisi yang di delegasikan guna mendukung keberhasilan dan keberkelanjutan dari kegiatan operasional PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Berdasarkan hasil evaluasi awal Tim Recruitment Selection Department of Human Resources
Development terhadap lamaran pekerjaan yang diterima,dengan ini dinyantakan bahwa
Telah Memenuhi Persyaratan Administrasi dan Kualifikasi. Sehinggah saudara (i) di undang
untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya.
Yang akan diadakan sesuai dengan jadwal sebagai berikut :
Test Interview_
Hari/Tanggal : Jum’at / 04 September 2020
Waktu : 08.00 s/d selesai (perhatikan table)
Tempat : Jl. Triaja, No. 53, Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara, Bali Indonesia.”
(GFD-2020-4910) [SALAH] “Panggilan Interview PT Wijaya Karya (Persero) Tbk September 2020”
Sumber: Surat ElektronikTanggal publish: 02/09/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar surat elektronik berisi jadwal wawancara kerja yang mengatasnamakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk pada 2 September 2020. Setelah ditelusuri di Web Job resmi, ternyata PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tidak sedang membuka lowongan pekerjaan.
Dilansir dari Web resminya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga menyatakan bahwa penerimaan karyawan hanya dipublikasikan melalui web resmi https://webjob.wika.co.id//lowongan/pil_lwg/job, selain itu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga mengklaim tidak pernah bekerjasama dengan agen perjalanan (travel biro/biro jasa) manapun dalam proses seleksi Karyawan.
Melalui postingan Story Instagramnya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap penipuan seperti ini.
Dilansir dari Web resminya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga menyatakan bahwa penerimaan karyawan hanya dipublikasikan melalui web resmi https://webjob.wika.co.id//lowongan/pil_lwg/job, selain itu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga mengklaim tidak pernah bekerjasama dengan agen perjalanan (travel biro/biro jasa) manapun dalam proses seleksi Karyawan.
Melalui postingan Story Instagramnya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap penipuan seperti ini.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi M (Anggota Tim Kalimasada)
Informasi dalam surat elektronik tersebut salah, PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. tidak pernah bekerjasama dengan agen perjalanan (travel biro/biro jasa) manapun dalam proses seleksi Karyawan.
Informasi dalam surat elektronik tersebut salah, PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. tidak pernah bekerjasama dengan agen perjalanan (travel biro/biro jasa) manapun dalam proses seleksi Karyawan.
Rujukan
(GFD-2020-4911) [SALAH] Terapi Pijat Telinga Untuk Anak Keterlambatan Ngomong
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/09/2020
Berita
Akun Facebook Nca memposting informasi mengenai terapi untuk membantu anak yang mengalami keterlambatan bicara. Dalam postingannya tersebut dijelaskan tata caranya beserta sejumlah foto tekniknya.
Berikut kutipan narasinya:
“Yang punya anak keterlambatan ngomong ini terapinya.
- Di tekuk telinga sebelah kanan 8×
- Di pijat dari atas ke bawah 8×.... Lanjut di pijat dari bawah ke atas 8×
- Di tarik ke belakang 8×
- Tekan tengahnya 8×
- Tekuk bagian luarnya masukkan ke dalam 8×
Untuk telinga sebelah kirinya begitu juga... Lakukan secara rutin...
Gak ada proses yang instan 🙏😊
Semoga bermanfaat untuk kita semua
Silahkan dicoba 🙏”
Berikut kutipan narasinya:
“Yang punya anak keterlambatan ngomong ini terapinya.
- Di tekuk telinga sebelah kanan 8×
- Di pijat dari atas ke bawah 8×.... Lanjut di pijat dari bawah ke atas 8×
- Di tarik ke belakang 8×
- Tekan tengahnya 8×
- Tekuk bagian luarnya masukkan ke dalam 8×
Untuk telinga sebelah kirinya begitu juga... Lakukan secara rutin...
Gak ada proses yang instan 🙏😊
Semoga bermanfaat untuk kita semua
Silahkan dicoba 🙏”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari kompas.com, dokter spesialis anak dari RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Catharine Mayung Sambo mengungkapkan, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa pijat telinga sebagai terapi bagi keterlambatan bicara anak. "Kalau untuk pencet telinga untuk terapi terlambat bicara sih sepanjang pengetahuan saya tidak ada bukti penelitiannya," ujar dr Mayung.
Menurut dia, anak yang mengalami lambat bicara dan berbahasa, bisa dioptimalkan dengan cara sering diajak mengobrol, dibacakan cerita, dan diajak menyanyi.
"Kalau distimulasi dengan cara sering diajak ngobrol, diajak nyanyi atau main bersama timbal balik tanpa memencet telinga ya lama-lama akan bicara juga," ujar Mayung.
Dr Mayung mengungkapkan, perkembangan bicara biasanya dimulai dari anak belajar produksi suara terlebih dahulu sebelum mengucap kata-kata.
Adapun proses mulai mengoceh tanpa konsonan (mengucap "ooo, aaa") dikenal sebagai cooing yang biasanya dialami bayi dengan usia 3-4 bulan.
Selanjutnya, selama pertumbuhan bayi atau pada usia 7-9 bulan, bayi berada pada tahap mulai mengucap "mamam", "papa", atau "dadada".
"Saat bayi memanggil 'papa' hanya ke papa-nya saja berarti bayi tersebut mulai mengerti papanya yang mana. Kondisi ini kira-kira bayi umur 1 tahun," ujar dr Mayung.
Sementara, untuk penyebutan kata tunggal yang bukan panggilan, biasanya diucapkan bayi ketika berumur 15 bulan dan merangkai kalimat yang mencakup dua kata ketika berumur 2 tahun.
Menurut dia, anak yang mengalami lambat bicara dan berbahasa, bisa dioptimalkan dengan cara sering diajak mengobrol, dibacakan cerita, dan diajak menyanyi.
"Kalau distimulasi dengan cara sering diajak ngobrol, diajak nyanyi atau main bersama timbal balik tanpa memencet telinga ya lama-lama akan bicara juga," ujar Mayung.
Dr Mayung mengungkapkan, perkembangan bicara biasanya dimulai dari anak belajar produksi suara terlebih dahulu sebelum mengucap kata-kata.
Adapun proses mulai mengoceh tanpa konsonan (mengucap "ooo, aaa") dikenal sebagai cooing yang biasanya dialami bayi dengan usia 3-4 bulan.
Selanjutnya, selama pertumbuhan bayi atau pada usia 7-9 bulan, bayi berada pada tahap mulai mengucap "mamam", "papa", atau "dadada".
"Saat bayi memanggil 'papa' hanya ke papa-nya saja berarti bayi tersebut mulai mengerti papanya yang mana. Kondisi ini kira-kira bayi umur 1 tahun," ujar dr Mayung.
Sementara, untuk penyebutan kata tunggal yang bukan panggilan, biasanya diucapkan bayi ketika berumur 15 bulan dan merangkai kalimat yang mencakup dua kata ketika berumur 2 tahun.
Kesimpulan
Dokter spesialis anak dari RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Catharine Mayung Sambo mengungkapkan, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa pijat telinga sebagai terapi bagi keterlambatan bicara anak. "Kalau untuk pencet telinga untuk terapi terlambat bicara sih sepanjang pengetahuan saya tidak ada bukti penelitiannya," ujar dr Mayung.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1276951815970684
- https://turnbackhoax.id/2020/09/03/salah-terapi-pijat-telinga-untuk-anak-keterlambatan-ngomong/
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4346254/cek-fakta-benarkah-terapi-pijat-telinga-bisa-mengatasi-keterlambatan-bicara-pada-anak?medium=Headline&campaign=Headline_click_1
- https://lifestyle.kompas.com/read/2019/07/16/212755120/viral-video-terapi-pijat-telinga-atasi-delay-speech-pada-anak-ini?page=all
(GFD-2020-8254) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Sekolah di Indonesia dengan Murid Berpakaian Compang-camping?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 02/09/2020
Berita
Sebuah foto yang memperlihatkan sejumlah siswa tengah belajar di ruang sekolah yang beralaskan tanah dan tanpa dinding beredar di media sosial. Dalam foto itu, terlihat pula seorang murid yang mengenakan pakaian compang-camping. Foto ini diklaim sebagai foto kondisi sekolah di Indonesia.
Foto itu diunggah oleh akun Twitter @8R1774NS pada 26 Agustus 2020. Akun ini pun menuliskan narasi: "Hari kemerdekaan telah berlalu. Ada yg merayakan dng suka cita. Begitu jg pemerintah pusat meski hany seremonial tahunan biar di anggap Indonesia msh merdeka. Selogan Indonesia maju brsama dzancuk hrus terus dipoles. Kebobrokan hrus di tutupi. Yg vokal bungkam. Pada kenyataannya?"
Gambar tangkapan layar unggahan akun Twitter @8RI774NS.
Apa benar foto tersebut adalah foto sekolah di Indonesia?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri jejak digital foto itu dengan reverse image tool Source, Google, Yandex, dan TinEye. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu telah beredar di internet sejak 2015. Foto itu pun bukanlah foto yang memperlihatkan kondisi sekolah di Indonesia, melainkan di Kamboja.
Salah satu situs yang paling awal memuat foto itu, dan dengan kualitas yang lebih tinggi, adalah situs media Kamboja Postkhmer.com. Foto tersebut dimuat dalam dua artikel. Artikel pertama, terbit pada 26 Maret 2015, berjudul "Anak-anak kita, anak-anak mereka". Adapun artikel kedua, terbit pada 3 April 2015, berjudul "Pemerintah memberikan beasiswa kepada siswa miskin dari kelas 1 sampai 12".
Dalam keterangan foto di kedua artikel itu, foto tersebut diambil dari Facebook. Foto itu memperlihatkan kondisi sebuah sekolah di pedesaan Kamboja. Adapun artikel pertama merupakan artikel opini tentang sistem pendidikan Kamboja dan artikel kedua berisi berita tentang pemberian beasiswa kepada siswa miskin di sekolah umum dari kelas 1 hingga kelas 12 oleh pemerintah Kamboja.
Selain situs Postkhmer.com, situs yang paling awal memuat foto tersebut adalah situs Migrant.today, yakni pada 18 Agustus 2015. Selain foto tersebut, situs ini pun memuat foto yang memotret bocah-bocah yang sama namun dengan angle yang berbeda. Ada pula foto ketika bocah-bocah tersebut berkumpul di tengah ruangan kelas untuk berpose bersama.
Foto-foto itu terdapat dalam artikel yang berjudul "Sekolah Kamboja: kemiskinan bukanlah alasan untuk tidak belajar". Menurut artikel ini, di Kamboja, banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kamboja adalah negara yang sangat muda dengan banyak penduduk yang tidak bisa membaca dan menulis. Menurut data pada 2004, angka melek huruf penduduk adalah 73,6 persen (84,7 persen laki-laki dan 64,1 persen perempuan).
Saat ini, di Kamboja, terdapat berbagai organisasi internasional yang membantu anak-anak agar mereka bisa belajar. Banyak keluarga di Kamboja yang memiliki pemikiran bahwa, berkat sekolah, anak-anak mereka akan dapat menghasilkan lebih banyak uang di masa depan dan tidak lagi menunggangi kerbau, tapi Lexus atau Toyota.
Terkadang, selebriti lokal datang ke sekolah-sekolah untuk memanjakan para murid dengan makan siang. Selain itu, anak-anak sering diberi berbagai perlengkapan sekolah, karena di negara yang miskin, orang tua tidak selalu bisa memiliki uang untuk membeli pulpen, pensil, dan buku.
Di daerah termiskin di Kamboja, anak-anak belajar dalam kondisi seperti itu (merujuk pada foto tadi). "Tapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa situasinya semakin baik setiap tahun. Kenalan saya dari Kazakhstan, ketika datang ke Kamboja, selalu membawa berbagai perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Saya berharap situasi pendidikan di Kamboja membaik dan anak-anak yang luar biasa ini akan menerima pendidikan yang layak. Bagaimanapun, kemiskinan tidak bisa menjadi penghalang bagi pengetahuan dan masa depan yang cerah di Kamboja," demikian isi artikel tersebut.
Foto ini pun telah diverifikasi oleh sejumlah organisasi pemeriksa fakta, salah satunya Mafindo. Di situsnya, Turnbackhoax.id, Mafindo menyatakan bahwa narasi yang menyertai foto itu, bahwa foto tersebut memperlihatkan sebuah sekolah di Indonesia, keliru. Foto itu merupakan foto kegiatan belajar-mengajar di sebuah desa di Kamboja.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto di atas merupakan foto sekolah di Indonesia keliru. Foto tersebut bukanlah foto sekolah di Indonesia, melainkan foto kegiatan belajar-mengajar di sebuah desa di Kamboja. Foto ini beredar di internet sejak 2015 lalu.
IBRAHIM ARSYAD
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/sekolah
- https://archive.fo/OrnzH
- https://www.postkhmer.com/%E1%9E%9C%E1%9E%B7%E1%9E%97%E1%9E%B6%E1%9E%82%E1%9E%9F%E1%9E%84%E1%9F%92%E1%9E%82%E1%9E%98/%E1%9E%80%E1%9E%BC%E1%9E%93%E1%9E%99%E1%9E%BE%E1%9E%84%E1%9E%80%E1%9E%BC%E1%9E%93%E1%9E%82%E1%9F%81
- https://www.postkhmer.com/%E1%9E%96%E1%9F%90%E1%9E%8F%E1%9F%8C%E1%9E%98%E1%9E%B6%E1%9E%93%E1%9E%87%E1%9E%B6%E1%9E%8F%E1%9E%B7/%E1%9E%9A%E1%9E%8A%E1%9F%92%E1%9E%8B%E1%9E%B6%E1%9E%97%E1%9E%B7%E1%9E%94%E1%9E%B6%E1%9E%9B%E1%9E%93%E1%9E%B9%E1%9E%84%E1%9E%95%E1%9F%92%E1%9E%8F%E1%9E%9B%E1%9F%8B%E1%9E%A2%E1%9E%B6%E1%9E%A0%E1%9E%B6%E1%9E%9A%E1%9E%BC%E1%9E%94%E1%9E%80%E1%9E%9A%E1%9E%8E%E1%9F%8D%E1%9E%8A%E1%9E%9B%E1%9F%8B%E1%9E%9F%E1%9E%B7%E1%9E%9F%E1%9F%92%E1%9E%9F%E1%9E%80%E1%9F%92%E1%9E%9A%E1%9E%B8%E1%9E%80%E1%9F%92%E1%9E%9A%E1%9E%96%E1%9E%B8%E1%9E%90%E1%9F%92%E1%9E%93%E1%9E%B6%E1%9E%80%E1%9F%8B%E1%9E%91%E1%9E%B8%E1%9F%A1%E1%9E%8A%E1%9E%9B%E1%9F%8B%E1%9E%90%E1%9F%92%E1%9E%93%E1%9E%B6%E1%9E%80%E1%9F%8B%E1%9E%91%E1%9E%B8%E1%9F%A1%E1%9F%A2
- https://www.migrant.today/kambodzha-bednost-ne-prichina-chtoby-ne/
- https://www.tempo.co/tag/kamboja
- https://www.tempo.co/tag/pendidikan
- https://turnbackhoax.id/2020/08/27/salah-foto-kebobrokan-indonesia-yang-harus-ditutupi/
(GFD-2020-8255) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Wali Kota Surabaya Risma Dibaptis di Gereja Demi Melenggang ke DKI?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 02/09/2020
Berita
Video yang memperlihatkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tengah berada di dalam sebuah ruangan dan didoakan oleh sejumlah orang beredar di media sosial. Video itu diklaim sebagai video ketika Risma dibaptis di sebuah gereja agar bisa memimpin di DKI Jakarta.
Di YouTube, video tersebut diunggah salah satunya oleh kanal Aktual News pada 30 Agustus 2020. Video itu diberi judul "Berita Terkini ~ Ritual Walkot Risma Untuk Melenggang Ke DKI ? | Berita Terbaru Hari Ini". Hingga artikel ini dimuat, video itu telah ditonton lebih dari 1.000 kali.
Dalam video berdurasi 9 menit 50 detik itu, terdapat potongan video Risma saat dikelilingi oleh puluhan orang di sebuah ruangan. Risma duduk di sebuah kursi dengan sarung berwarna putih. Risma hanya menunduk saat orang-orang dalam ruangan itu mendoakannya.
Gambar tangkapan layar unggahan kanal YouTube Aktual News.
Apa benar Risma dibaptis demi melenggang ke DKI?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula mendengarkan secara utuh potongan video yang memperlihatkan Risma sedang didoakan tersebut. Doa itu berisi permintaan agar Risma dan Kota Surabaya selalu diberkati serta ucapan syukur karena telah diberi pemimpin seperti Risma. Berikut narasi lengkap doa tersebut:
“Dalam nama Tuhan, hari-hari ke depan kita berdoa buat Ibu Risma tetap ditempatkan oleh Tuhan nantinya bukan hanya untuk Surabaya, tetapi kita berdoa agar Indonesia. (Video terpotong) ...Tuhan kerjakan lewat pribadi beliau. Kita tundukan kepala, kita arahkan tangan kita ke arah Ibu Risma bersama. Di hadapan hadiratmu kami bawa Ibu Wali Kota kami Surabaya. Tuhanlah yang mengangkat dan menetapkan dia menjadi Wali Kota Surabaya. Dan kepada-Mu pula kami serahkan ya Tuhan, kalau pada suatu saat di mana tanggung jawab yang dia pegang untuk Surabaya berakhir, tetapi Surabaya akan tetap diberkati oleh Tuhan sehingga lewat Ibu Risma Tuhan akan berkhidmat untuk menunjuk siapa yang menjadi pelanjutnya, untuk membina kota ini, masyarakat Surabaya, sehingga kami terus dalam satu kesatuan, tidak membedakan satu dengan yang lain, karena kami percaya dalam satu kesatuan ada sebuah kekuatan yang dahsyat yang akan terjadi atas kota ini, sehingga kota ini sungguh menjadi teladan kepada kota-kota yang lain. Bapa, terimakasih karena Engkau telah berikan Ibu Risma untuk membuka dan meneladani kami semua sehingga kami tinggal melanjutkannya. Karena itu Tuhan, wali kota selanjutnya kami juga serahkan kepada Tuhan, sesuai petunjuk beliau kami akan taat sehingga kami percaya Surabaya akan tetap terpelihara dengan baik. Terpujilah Engkau, Bapa, kekal selama-lamanya. Maka, sekarang kami bersatu memberkati Ibu Risma, saat ini di dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yaitu di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. berkat Allah turun atas-Nya.”
Dalam acara tersebut, tidak ada prosesi pembaptisan dengan air seperti yang biasa dilakukan gereja. Dilansir dari situs TuhanYesus.org, pembaptisan tidak bisa dilakukan ke semua orang. Calon baptisan harus terlebih dahulu meneguhkan imannya dan mengenal Yesus. Beberapa gereja mewajibkan calon baptisan mengikuti kelas untuk pengenalan. Beberapa gereja juga mengadakan semacam wawancara untuk memastikan calon baptisan tidak main-main. Hal ini penting terutama bagi mereka yang pindah dari agama lain.
Setelah yakin dengan iman calon baptisan, gereja akan melaksanakan pembaptisan. Biasanya, gereja memiliki waktu-waktu tertentu untuk menggelar pembaptisan. Secara garis besar, terdapat dua cara pembaptisan. Pertama, baptis selam, di mana pendeta atau pastor bersama calon baptisan masuk ke air bersama-sama, bisa di kolam atau danau. Kedua, baptis percik, di mana pendeta atau pastor memercikkan atau menumpahkan air ke atas kepala calon baptisan sembari mengucapkan berkat.
Dikutip dari situs RubrikKristen.com, sesuai Alkitab, calon baptisan harus dibaptis dengan sarana air. Istilah baptis berasal dari katabaptizodalam bahasa Yunani yang artinya dicelupkan atau ditenggelamkan. Dengan demikian, baptisan harus menggunakan air.
Dilansir dari situs media Jawapos.com, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febri Adhitya Prajatara pun menjelaskan, video itu merupakan video saat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri undangan silaturahmi dengan para rohaniwan se-Kota Surabaya. Risma berkesempatan menyampaikan sikap dan komitmen. Kemudian, Risma didoakan agar selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan. "Enggak ada acara lain. Apalagi itu (dibaptis), enggak benar itu,” katanya.
Febri juga meluruskan bahwa lokasi pertemuan antara Risma dan para rohaniwan tersebut bukan di gereja, melainkan sebuah gedung di Surabaya Barat, tepatnya di kawasan Club House Graha Family. Soal waktu pelaksanaan pertemuan itu, Febri menyatakan tidak tahu secara detail, yang pasti Agustus tahun ini.
Selain itu, Febri menunjukkan keterangan tertulis yang memuat penjelasan Ketua Panitia Silaturahmi Wali Kota Surabaya dengan Para Rohaniwan Se-Kota Surabaya Yohanita Bega. Dalam keterangannya, Yohanita mengatakan bahwa acara itu hanyalah silaturahmi dan untuk mendoakan Risma, baik saat menjabat sebagai wali kota maupun setelah tidak menjabat nanti. "Itulah inti doa kami. Dan itulah inti acara itu. Kami ingin mendoakan Ibu Wali Kota yang telah memajukan Surabaya,” ujarnya.
Penjelasan juga diberikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Muhammad Fikser. Dikutip dari CNN Indonesia, Fikser menjelaskan bahwa, dalam video itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hanya sekedar didoakan oleh rohaniwan, tidak dibaptis. "Jadi, bukan suatu pembaptisan, itu hoaks. Ibu [Risma] sebagai wali kota diundang oleh warganya. Kebetulan yang mengundang adalah perkumpulan rohaniwan," kata Fikser.
Menurut Fikser, kegiatan dalam video itu digelar pada 25 Agustus 2020. Kegiatan juga tidak dihelat di gereja. "Tanggal 25 Agustus kalau enggak salah. Jadi, diundang bukan di gereja, tapi seperti di tempat pertemuan, gedung gitu. Kehadiran beliau juga karena panitia menjaminphysical distancing," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, kata Fikser, Risma berpesan agar para tokoh agama menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat di Surabaya. Pesan itu sama dengan yang pernah disampaikan kepada umat agama lainnya. Mengenai sikap Risma yang menduduk saat didoakan oleh rohaniwan, Fikser membantah bahwa itu adalah proses pembaptisan.
Menurut Fikser, para rohaniwan sekadar mendoakan Risma agar diberi kesehatan. "Secara spontanitas, mereka berdiri lalu mendoakan Ibu, dengan cara agama mereka, dengan ritual mereka, untuk kesehatan Ibu supaya Ibu juga memimpin Surabaya kuat sampai akhir masa jabatan beliau. Dan ini dilakukan secara spontan, kalau Ibu langsung menghindar kan enggak mungkin," ujarnya.
Fikser pun meminta publik tidak mengaitkan video itu dengan tuduhan yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Ia menyebut Risma mengayomi seluruh warganya. "Yang jelas, bahwa kehadiran beliau itu sebagai seorang wali kota ke warganya, dan kebetulan warganya itu bermacam-macam suku dan agama. Janganlah ambil kesimpulan sendiri," katanya.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dibaptis di gereja demi melenggang ke DKI, keliru. Dalam video yang digunakan untuk menyebarkan klaim itu, Risma hanya didoakan oleh para rohaniwan dalam sebuah acara silaturahmi dan doa bersama, bukan dibaptis. Acara itu pun digelar di sebuah gedung pertemuan, bukan di gereja.
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/risma
- https://archive.ph/TglJl
- https://tuhanyesus.org/cara-pembaptisan-kristen
- https://rubrikkristen.com/5-cara-baptisan-air-yang-benar-menurut-alkitab/2/
- https://www.jawapos.com/hoax-atau-bukan/02/09/2020/hoax-bu-risma-telah-dibaptis/
- https://bit.ly/31Qc0LO
- https://www.tempo.co/tag/tri-rismaharini
- https://www.tempo.co/tag/pembaptisan
- https://www.tempo.co/tag/wali-kota-surabaya
Halaman: 7154/7907



