• (GFD-2021-6399) [SALAH] Foto “Mobil Esemka S 2000”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/02/2021

    Berita

    Akun Facebook Kompyang Iwantara (fb.com/kompyang.iiewandthara) pada 21 Februari 2021 mengunggah sebuah foto mobil jenis sedan berwarna putih yang tengah berada di lokasi pameran yang terdapat logo Esemka di bagian depan mobil tersebut ke grup Seword Reader’s Club dengan narasi sebagai berikut:

    “Kadroon lagi goreng isu banjir, pakde buktikan pake esemka
    Kadroon makin ketjang – ketjang xixixixixi”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya foto mobil sedan Esemka S 2000 berwarna putih merupakan konten yang dimanipulasi.

    Faktanya, bukan mobil Esemka. Mobil di foto tersebut merupakan prototype Honda S 2000. Salah satu mobil sport dari produsen mobil asal Jepang, Honda.

    Berdasarkan hasil penelusuran gambar, foto yang identik dengan foto yang diunggah oleh sumber klaim itu salah satunya diunggah di situs superstreetonline.com pada 16 Januari 2020 pada artikel berjudul “TAS 2020: Reimagining Honda’s EK9 Civic Type R & AP1 S2000”.

    Foto serupa juga ditemukan dalam artikel berjudul “2021 Honda S2000 First Look” yang dimuat situs hondacarmodels.com. Sumber klaim mengganti logo Honda dengan logo Esemka pada foto unggahannya.

    Dilansir gridoto.com, Honda resmi meluncurkan prototype S2000 20th Anniversary di Tokyo Auto Salon 2020.

    “Menepati Janjinya, Honda resmi meluncurkan prototype S2000 20th Anniversary di Tokyo Auto Salon 2020. Dua dekade yang lampau sejak sang roadster ikonik diproduksi dan satu dekade setelah dihentikan. Honda S2000 menjadi magnet pemberitaan saat akan dibikin aksesori asli terbarunya.

    Yups Honda benar-benar akan membuat beberapa suku cadang baru seperti yang tengah melekat pada S2000 20th Anniversary Prototype,” tulis gridoto dalam laporannya, Minggu 12 Januari 2020.

    Kesimpulan

    BUKAN mobil Esemka. Mobil di foto tersebut merupakan prototype Honda S 2000. Salah satu mobil sport dari produsen mobil asal Jepang, Honda.

    Rujukan

  • (GFD-2021-8506) Keliru, Klaim Ini Video Banjir Bekasi pada 2021 dengan Banyak Mobil Terbalik

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 22/02/2021

    Berita


    Sebuah video yang memperlihatkan kondisi sebuah kompleks perumahan pasca banjir beredar di YouTube. Dalam video ini, tampak sejumlah mobil dan motor yang terbalik dan menindih satu sama lain. Video itu diklaim sebagai video pasca banjir Bekasi pada Februari 2021.
    Dalam video tersebut, terdengar pula suara seorang wanita yang menyebut lokasi kompleks itu, yakni Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. "Nih, lihat mobil pada ringsek gara-gara banjir. Ini di Pondok Gede Permai. Ancur semua mobil. Udah kayak mobil-mobilan. Motor ringsek," katanya.
    Video itu diunggah oleh kanal ini pada 21 Februari 2021 dengan judul "Banjir di Bekasi 2021!!! Mobil Banyak Terbalik!!!". Dalam keterangannya, kanal itu menulis bahwa video tersebut diambil di Perumahan Bumi Nasio Indah, Bekasi. "Sejumlah wilayah di Jadetabek terendam banjir pada 20 Februari 2021."
    Gambar tangkapan layar unggahan di YouTube yang memuat klaim keliru terkait video unggahannya.

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video itu menjadi sejumlah gambar dengantoolInVID. Lalu, gambar-gambar tersebut ditelusuri denganreverse image toolYandex. Hasilnya, ditemukan bahwa video di atas adalah video lama, yang direkam usai banjir Bekasi pada awal Januari 2020.
    Video yang diambil dari lokasi dan peristiwa yang sama, yang memperlihatkan sejumlah mobil dan motor terbalik dan saling tindih, pernah diunggah oleh kanal YouTube Media Hukum Indonesia pada 3 Januari 2020. Video tersebut diberi judul "Fenomena Pasca Banjir Tahun Baru 2020".
    Foto-foto dari peristiwa tersebut juga pernah dimuat dalam sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Tribun Jambi pada 5 Januari 2020. Video itu diberi judul "10 potret pasca banjir, mobil bertumpukan di Pondok Gede". Dalam keterangannya, tertulis bahwa foto-foto itu diambil pada 2 Januari 2020.
    "Sejumlah warga menyaksikan puluhan kendaraan hancur pasca banjir yang merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). Sebelumnya diketahui bahwa kawasan tersebut diterjang banjir dengan ketinggian air mencapai lima meter yang membuat ratusan rumah warga nyaris tenggelam dan yang terlihat hanya bagian atap," demikian keterangan dari kanal Tribun Jambi.
    Situs media BeritaSatu pun pernah memuat foto-foto dari peristiwa yang sama pada 2 Januari 2020 dalam artikelnya yang berjudul "Penampakan Mobil Terseret Arus Pasca Banjir di Jatiasih Bekasi". Dalam keterangannya, tertulis bahwa foto-foto itu diambil di Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.
    "Warga melintasi sejumlah mobil yang terserat arus dan akses jalan hancur pasca banjir yang merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). Jalan-jalan di Kompleks Pondok Gede Permai (PGP), yang merupakan lokasi banjir terparah sejak Rabu (1/1), mulai surut. Akses masuk Kompleks PGP juga terhambat karena banyak kendaraan warga yang tertumpuk di dekat pintu masuk. Arus banjir yang deras telah menyeret mobil-mobil milik warga, lalu tertumpuk di depan pintu masuk perumahan," demikian keterangannya.
    Banjir di Bekasi pada 2021
    Pada 20 Februari 2021, seperti dilansir dari Liputan6.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menyatakan masih terdapat 31 titik banjir di wilayahnya, dari total sebelumnya 94 titik. Seluruh titik banjir itu tersebar di delapan kecamatan.
    "Sebanyak 63 lokasi titik genangan sudah surut, 31 lokasi tergenang kembali akibat hujan deras dan naiknya TMA (tinggi muka air) Kali Bekasi, Kali Cakung, Kali Bong," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Agus Harpa, dalam keterangannya pada 20 Februari 2021.
    Titik banjir tersebut antara lain Perumahan Pondok Hijau Permai (Rawalumbu); Perumahan Mutiara Gading Timur (Mustikajaya); Perumahan Jatibening Permai, Perumahan Sarigaperi, Perumahan Antilope, Perumahan Taman Pondok Gede, dan Perumahan Duta Indah ( Pondok Gede ); serta Perumahan Nasio Indah, Perumahan Dosen IKIP, Kompleks Cahaya Kemang Permai, Perumahan Pondok Gede Permai, dan Perumahan Graha Indah (Jatiasih).
    Titik banjir juga dilaporkan berada di Perumahan Villa Jaka Setia, Perumahan Cikas, Pondok Timur Mas, Perumahan Pondok Surya Mandala, dan Kompleks Taman Cikunir Indah (Bekasi Selatan); Perumahan Margahayu Jaya, Gang Mawar Margahayu, Taman Villa Kartini, Gang Kalimaya, Jalan Tirtonadi Bekasi Jaya, dan Gang Semar Bekasi Jaya (Bekasi Timur); Perumahan Duta Kranji (Bekasi Barat); serta Kampung Lebak, Margamulya, dan Teluk Pucung (Bekasi Utara).
    Dikutip dari Kompas.com, Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi, merupakan salah satu lokasi yang terdampak banjir cukup parah akibat hujan deras yang mengguyur Jabodetabek pada Jumat-Sabtu, 19-20 Februari 2021. Ketinggian air di kompleks tersebut sempat mencapai 2,5 meter. Hingga Minggu malam, 21 Februari 2021, Perumahan Bumi Nasio Indah masih terendam banjir setinggi 40-60 cm. Namun, ini lebih rendah ketimbang pada Minggu pagi yang ketinggiannya berkisar 70-200 cm.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa sejumlah mobil dan motor yang terbalik dalam video tersebut terkait dengan banjir Bekasi pada 2021, keliru. Video itu adalah video lama, yang direkam usai banjir Bekasi pada awal Januari 2020. Video tersebut memperlihatkan kondisi di kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih. Arus banjir yang deras ketika itu mampu menyeret kendaraan milik warga.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

  • (GFD-2021-6397) [SALAH] Saldo OVO Gratis dari Bot Telegram

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 22/02/2021

    Berita

    “Join .ben oleh saldo via ovo lur”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Moh Khoirul Anam memposting sebuah tautan yang mengarah ke sebuah akun bot Telegam yang dapat memberikan saldo OVO secara gratis. Postingan tersebut diposting pada 18 Februari 2021.

    Berdasarkan dari artikel periksa fakta liputan6.com, Harumi Supit selaku Head of Corporate Communication OVO menjelaskan bahwa klaim tersebut adalah tidak benar. Pihak OVO tidak pernah menyelenggarakan program pesan berhadiah ataupun menjanjikan hadiah apapun kepada pengguna, ia juga menyebutkan keamanan dan data pengguna merupakan hal yang sangat penting dan menjadi prioritas, Harumi juga mengimbau bagi masyarakat untuk tidak pernah membagikan kode OTP (One-Time Password) dan Security Code kepada pihak manapun termasuk petugas layanan pelanggan sekalipun.

    “Segala informasi resmi mengenai OVO selalu disampaikan melalui akun resmi sosial media kami yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Kami akan terus menjamin bahwa setiap data pelanggan dilindungi demi memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh pengguna OVO.” Kata Harumi Supit.

    Melihat dari penjelasan tersebut, klaim bot Telegram dapat memberikan saldo OVO gratis adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten Palsu/Fabricated Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

    Informasi yang salah. Pihak OVO tidak pernah mengadakan program pesan berhadiah atau menjanjikan hadiah apapun kepada pengguna.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6391) [SALAH] Pernyataan Mahathir Mohammad tentang Pelajar Indonesia

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/02/2021

    Berita

    Ini kata paman tetangga sebelah lho…

    “PELAN-PELAN anak-anak sekolah negeri di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains. Umurnya habis untuk ayat-ayat dan daoa, belajar soal haram, dosa, bidadari, menghitung pahala, mencari dalil, memikirkan akerat. Setelah kalah bersaing lalu memusuji pemerintah dan mendirikan negara syariah sebagai solusinya..” ( Mahatir Muhammad )”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun facebook Satrio Wudho mengunggah gambar yang berisikan klaim pernyataann mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad tentang pelajar Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains akibat terlalu banyak mempelajari agama.

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim serupa juga pernah dibahas sebelumnya dalam artikel Turnbackhoax.id pada November 2020 lalu. Tidak ditemukan pernyataan Mahathir Mohammad terkait anak Indonesia akan tertinggal dalam sains karena sibuk mempelajari agama, namun ditemukan jejak digital terkait kritik Mahathir Mohammad terhadap sistem pendidikan di negaranya, Malaysia.

    Kritikan tersebut disampaikan Mahathir Mohammad dalam acara makan malam tahunan almamater Sultan Abdul Hamid Collage (SAHC). Saat itu, Mahathir mengatakan bahwa pendidikan Malaysia akan diperbaiki dengan mengurangi fokus pada pelajaran agama. Sistem pendidikan yang terlalu terfokus pada pelajaran agama akan membuat siswa tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk mendapatkan pekerjaan.

    Menurut Mahathir, sistem pendidikan Malaysia banyak menghasilkan cendikiawan agama atau ulama. Tapi, ketika terlalu banyak ulama, mereka selalu berbeda pendapat satu sama lain, dan menyesatkan pengikutnya. Karena itu, Mahathir ingin kurikulum sekolah diubah. Mahathir juga menekankan pentingnya kemahiran dalam bahasa Inggris.

    Dengan demikian, klaim pernyataan Mahathir Mohammad seperti pada gambar yang diunggah oleh akun Facebook Satrio Wudho adalah tidak benar dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).

    Tidak ditemukan bukti valid terkait dengan pernyataan Mahathir Mohammad tentang pelajar Indonesia akan tertinggal dalam Penguasaan sains akibat terlalu banyak mempelajari agama, melainkan kritikan Mahathir tentang sistem pendidikan di negaranya, Malaysia.

    Rujukan