• (GFD-2020-5874) [SALAH] Pemimpin KPK Baru Diminta Memulai Penyidikan Kasus Anies Baswedan

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 20/12/2020

    Berita

    “Jika berita ini Benar maka mari kita ucapkan bersama :

    ALHAMDULILLAH
    PUJI TUHAN


    semoga disegerakan….!”

    Narasi dalam foto:

    “VIRALKAN!!
    PEMIMPIN KPK BARU DIMINTA MEMULAI PENYIDIKAN KASUS ANIES BASWEDAN”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter GemaNawacita (@Ar01Pangeran) mengunggah narasi dengan foto surat yang di dalamnya terdapat kalimat bahwa pemimpin KPK baru diminta memulai penyidikan kasus Anies Baswedan. Unggahan yang diunggah pada 19 Desember 2020 telah mendapat reaksi sebanyak 188 retweet, 544 suka, dan 96 balasan.

    Berdasarkan hasil penelusuran, surat tersebut adalah surat laporan yang dilayangkan oleh Andar Situmorang terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Frankfurt Book Fair tahun 2015 dilakukan Anies Baswedan. Andar mengklaim Anies telah menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai Mendikbud dan menganggap Anies telah memasukkan orang-orang ke dalam tim pameran.

    “Melaporkan mantan Mendikbud Anies Rasyid Baswedan. Korupsi sistemik selama 3 hari acara pameran buku di Jerman dengan biaya Rp 146 miliar,” kata Andar, Jumat (10/3).

    Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa KPK akan menelaah laporan tersebut apakah ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak.

    “Memang ada pelaporan tersebut. Kami sudah terima laporan kepada orang tersebut. Tentu semua pelaporan yang masuk kita telaah. Kita juga akan melihat apa ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak,” jelas Febri di kantornya, Jalan Kuningan Madya, Jakarta Selatan, Jumat, (10/03/2017).

    Dengan demikian, unggahan akun Twitter GemaNawacita (@Ar01Pangeran) dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan karena foto surat pada unggahan tersebut adalah surat yang dilayangkan oleh Andar Situmorang pada tahun 2017 terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Frankfurt Book Fair tahun 2015 oleh Anies Baswedan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Narasi yang salah. Faktanya, foto surat pada unggahan tersebut adalah surat yang dilayangkan oleh Andar Situmorang pada tahun 2017 terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Frankfurt Book Fair tahun 2015 oleh Anies Baswedan.

    Rujukan

  • (GFD-2020-5862) [SALAH] Kecelakaan Kendaraan Pickup di Lampung

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/12/2020

    Berita

    Telah beredar sebuah unggahan video oleh akun Twitter @Dark_Anger1 yang memperlihatkan video kecelakaan mobil yang bertuliskan “Hati-hati dalam berkendaraan di musim hujan yang licin! Menurut kabar dari WAG, peristiwa tragis ini terjadi di daerah Metro, Lampung”, diunggah pada Selasa (24/11/20).

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa Argo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (23/11/20). Melansir pada situs berita Tempo dan akun Twitter @Pendakilawas, video tersebut terjadi di Dusun Gedok, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa, 24 November 2020. Mobil pick up tergelincir akibat jalanan licin dan ban mobil pick up yang selip.

    Berdasarkan seluruh referensi yang ada, postingan mengenai kecelakaan kendaraan pick up di Lampung termasuk hoaks dengan kategori false context.

    Rujukan

  • (GFD-2020-5863) [SALAH] Cristiano Ronaldo Masuk Islam pada 8 Desember 2020

    Sumber: artikel
    Tanggal publish: 19/12/2020

    Berita

    Beredar kabar tentang pesepakbola asal Portugal, Cristiano Ronaldo, memeluk agama Islam. Kabar tersebut dimuat melaui situs new.kisahinspiratiff.com dengan judul ” Subhanaallah.Cristiano Ronaldo Masuk Islam dan Ucapkan Assalamualaikum” pada 8 Desember 2020, dengan menampilkan foto Christiano Ronaldo mengenakan baju gamis berwarna putih dengan penutup kepala. Ia tampak berpose bersama dua pria sambil memegang bahu anak laki-lakinya. Foto tersebut kemudian dikaitkan dengan kepindahan keyakinan Ronaldo.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penulusuran, foto Ronaldo memakai baju gamis dimuat di alhakea.com. Foto itu diambil ketika Ronaldo tengah berkunjung ke Dubai, Uni Emirat Arab. Foto tersebut juga ditemukan di akun Twitter @ReyLaMadrid yang mengunggah foto tersebut pada 26 Desember 2014 silam dilansir pada lipatan.com.

    Mengenai Christiano Ronaldo masuk islam, hasilnya beberapa artikel membantah kabar tersebut. Satu di antaranya yaitu situs berita Hollowverse, yang menuliskan bahwa Ronaldo beragama katolik, di samping itu Ronaldo juga sering menjadi donator dalam kegiatan amal untuk anak-anak, penelitian AIDS, bencana, dan pendiidkan, dan memang mengagumi islam.

    Atas penjelasan tersebut Christiano Ronaldo masuk islam adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategoti Konten Palsu atau Fabricated Content.

    Rujukan

  • (GFD-2020-5864) [SALAH] Foto “Jumat Barokah… Sebelum Jihad Malakin Dulu”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 19/12/2020

    Berita

    Akun Grace Paulyna (fb.com/grace.paulyna) mengunggah sebuah gambar pada Jumat, 18 Desember 2020 dengan narasi sebagai berikut:

    “JIHAD ape MALAK sopir ?”

    Foto itu memperlihatkan dua orang menggunakan baju bertuliskan FPI sedang meminta sumbangan ke sejumlah truk yang melintas di jalan raya. Di foto itu juga terdapat narasi “JUMAT BAROKAH…SEBELUM JIHAD MALAKIN DOLO”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta, klaim adanya foto anggota FPI melakukan pemalakan terhadap sopir sebelum jihad adalah klaim yang salah.

    Faktnya, bukan pemalakan. Foto itu adalah ketika DPW FPI Kabupaten Morowali, Sulawasi Tengah menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir bandang yang terjadi di Sulawesi Selatan pada Januari 2019.

    Foto yang identik dimuat di situs kailipost.com pada 28 Januari 2019 Artikel itu berjudul “FPI Morowali Galang Dana Banjir Sulsel”.

    Dilansir dari Medcom.id, Penggalangan dana itu dipimpin langsung ketua DPD FPI Sulawesi Tengah, Ustaz Sugianto Kaimudin. Aksi tersebut berpusat di lampu merah perkantoran Bumi Fonuasingko. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pengurus dan Laskar Pembela Islam (LPI).

    “Di hari pertama yang hanya berlangsung sekira 3 jam itu, terkumpul dana kurang lebih Rp11 juta,” tulis Kailipost.com dalam laporannya.

    Rujukan