• (GFD-2021-8449) Keliru, Klaim Ini Video Mensos Risma dan Mendagri Berjoget Tanpa Masker di Tengah Pandemi Covid-19

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 12/01/2021

    Berita


    Video yang diklaim sebagai video ketika sejumlah pejabat berjoget bersama tanpa menggunakan masker di tengah pandemi Covid-19 beredar di Facebook. Dalam video berlogo Antara Jatim itu, terlihat beberapa menteri, seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam video ini, Tito juga terlihat berjoget sembari bernyanyi.
    Salah satu akun yang mengunggah video beserta klaim tersebut adalah akun Ali Mansur, tepatnya pada 6 Januari 2021. Akun ini menulis, “Breaking news. Ada hiburan joget dan dansa para pejabat, kenapa tidak pakai masker???. Mereka begitu bahagia." Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah mendapatkan 190 reaksi dan 462 komentar.
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Ali Mansur yang berisi klaim keliru terkait video yang memperlihatkan Tri Rismaharini sedang berjoget Maumere.

    Hasil Cek Fakta


    Berdasarkan penelusuran Tempo, peristiwa dalam video di atas terjadi pada Januari 2020, sebelum kasus Covid-19 pertama muncul di Indonesia dan diumumkan pada 2 Maret 2020. Informasi ini didapatkan setelah Tempo menelusuri video di kanal YouTube Antara Jatim dengan kata kunci “Risma joget”. Tempo menemukan bahwa video itu diunggah oleh Antara Jatim di YouTube pada 4 Februari 2020.
    Antara memberikan keterangan bahwa acara joget bersama itu berlangsung dalam rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan kepala daerah se-Jawa Timur pada 31 Januari 2020 di Grand City, Surabaya. Dalam acara ini, Risma yang masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya berjoget Maumere dengan iringan nyanyian dari Tito. Saat berjoget, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melintas dan ikut berjoget sebentar.
    Berita ini juga pernah dimuat di situs Antara dengan judul "Mendagri nyanyi 'Gemu Famire', Risma berjoget Maumere" pada 31 Januari 2020. Tito menyanyikan lagu asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut usai rapat koordinasi sekaligus penyerahan Anjungan Dukcapil Mandiri kepada perwakilan kabupaten dan kota di Jawa Timur.
    Di atas panggung, mantan Kapolri tersebut bernyanyi diiringi sejumlah polwan berseragam maupun berpakaian bebas yang berjoget Maumere. Aksi Mendagri itu disusul dengan Risma yang ikut berjoget Maumere. Risma baru diangkat sebagai Mensos pada 23 Desember 2020 lalu, menggantikan Juliari Batubara yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atas kasus dugaan suap.
    Pada 31 Januari 2020, Indonesia belum mengumumkan kasus Covid-19, meskipun wabah sudah terjadi di Wuhan, Cina. Pemerintah baru mengumumkan dua kasus Covid-19 pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020. Kasus tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dua kasus itu dialami oleh seorang ibu dan putrinya, masing-masing berusia 64 tahun dan 31 tahun.
    Meskipun kasus Covid-19 pertama muncul pada awal Maret 2020, pemerintah baru mewajibkan seluruh warga menggunakan masker ketika berada di luar rumah pada 6 April 2020. Kewajiban pemakaian masker tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas lewat teleconference dari Istana Kepresidenan Bogor.
    "Saya minta masker ini betul-betul disiapkan dan diberikan kepada masyarakat, karena semua warga keluar rumah wajib pakai masker," ujar Jokowi. Sebelumnya, pada 31 Maret 2020, seperti dilansir dari Kompas.com, Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 terkait penetapan Pembatasan Sosial Skala Besar ( PSBB ) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas adalah video Mensos Risma dan Mendagri yang berjoget tanpa masker di tengah pandemi Covid-19, keliru. Peristiwa dalam video tersebut terjadi pada 31 Januari 2020, dalam rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan kepala daerah se-Jawa Timur di Grand City, Surabaya. Ketika itu, belum ditemukan kasus Covid-19 di Indonesia, sehingga belum diterapkan kewajiban untuk menggunakan masker.
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

  • (GFD-2021-6060) [SALAH] ARTIKEL “TENDANG JEFF BEZOS, ELON MUSK KINI ORANG TERKAYA DI DUNIA BERKAT VTUBE”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/01/2021

    Berita

    “All hail ngademin, ternyata mobil tesla nya bukan penopang kekayaan si elon 🤣🤣”

    Vtube

    Hasil Cek Fakta

    Akun Anton membagikan sebuah foto di grup Cocoklogi Science pada tanggal 10 Januari 2021 pukul 08.43 WIB. Dalam foto tersebut ditampilkan tangkapan layar berita dari Warta Ekonomi yang ditayangkan pada 8 Januari 2021 pukul 08.50 dengan judul “Tendang Jeff Bezos, Elon Musk Kini Orang Terkaya di Dunia Berkat V-Tube. Akun Anton menambahkan narasi “All hail ngademin, ternyata mobil tesla nya bukan penopang kekayaan si elon ??” di foto tersebut.

    Berdasarkan narasi yang diunggah sumber, diketahui bahwa terdapat emotikon tertawa di akhir narasi. Sehingga berdasarkan Hukum Poe, terdapat indikasi jelas bahwa foto tersebut dibuat untuk bercanda, dan dikategorikan sebagai satire/parodi. Satire ini dibuat dengan menggunakan konten yang dimanipulasi, yaitu informasi atau gambar asli yang disunting.[1]

    Tangkapan layar yang dibagikan sumber telah disunting dari artikel aslinya. Artikel asli Warta Ekonomi mengenai Elon Musk yang ditayangkan pada tanggal 8 Januari 2021 pukul 08.50 berjudul “Tendang Jeff Bezos, Elon Musk Kini Orang Terkaya di Dunia!” tanpa ada tambahan “Berkat VTube”. Dalam artikel ini, disebutkan bahwa berdasarkan Bloomberg Billionaire’s Index, Elon Musk menjadi orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai USD194,8 miliar (Rp2.704 triliun), mengalahkan Jeff Bezos yang memiliki kekayaan USD184 miliar (Rp2.562 triliun). Kekayaan Elon Musk ini bertambah akibat meningkatnya harga saham Tesla hingga 7,9%, per penutupan pasar dagang pada hari Kamis, 7 Januari 2021.

    Namun, menurut Forbes, Jeff Bezos masih lebih kaya daripada Elon Musk. Berdasarkan perkiraan Forbes, kekayaan Elon Musk mencapai USD175,2 miliar (Rp2.464 triliun), masih di bawah Jeff Bezos yang mencapai USD186,8 miliar (Rp2.628 triliun).[2]

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Aldinshah Vijayabwana
    Foto hasil suntingan. Faktanya, judul asli artikel yang ditayangkan Warta Ekonomi adalah “Tendang Jeff Bezos, Elon Musk Kini Orang Terkaya di Dunia!” Dalam artikel tersebut juga dituliskan bahwa kekayaan Elon Musk bertambah akibat meningkatnya harga saham Tesla.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6061) [SALAH] Transkrip Video Cockpit Voice Recorder (CVR) “Percakapan pilot SJ182”

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 12/01/2021

    Berita

    “Percakapan pilot SJ182”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Tiktok monocolusjunior mengunggah sebuah video dengan keterangan “Percakapan pilot SJ182”. Video juga turut disertai transkrip, yang menyebut percakapan dalam video merupakan percakapan antara pilot dan co pilot. Keterangan lain yang diberikan dalam video adalah “Pesawat Sriwijaya Air SJ182, S: Sabtu, J: Januari, 18:2, Sabtu 9 Januari”.

    Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, unggahan monocolusjunior diketahui tidak benar alias hoaks. Faktanya, transkrip video serupa sudah beredar sejak tahun 2008. Adalah akun Youtube ParahAir yang menjadi salah satu pengunggah transkrip video serupa dengan judul “ASLI-Rekaman Black Box Adam Air Flight 574” berdurasi 5.39 yang tayang pada 2 Agustus 2008. Berdasar pada keterangan yang diberikan, transkrip video tersebut merupakan rekaman dari black box milik pesawat Adam Air KI 574 yang jatuh pada 1 Januari 2007 di Perairan Majene, Sulawesi Barat.

    Meski begitu, transkrip video percakapan yang beredar dengan klaim merupakan milik Adam Air KI574 sempat menjadi perbincangan hangat pada masanya. Melansir dari detik.com, Menteri Perhubungan yang saat itu menjabat, adalah Jusman Syafii Djamal mengatakan bahwa percakapan antara pilot Kapten Revri dan kopilot Yoga adalah tidak asli.

    Melansir dari liputan6.com, keterangan lain disampaikan oleh Tatang Kurniadi yang merupakan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat itu. Tatang menyebut bahwa keotentikan rekaman pembicaraan pilot dan kopilot Adam Air dengan pengatur lalu lintas udara tidak bisa dibuktikan.

    “Memang mirip, tetapi tidak asli,” terang Tatang, menanggapi video berdurasi 5.38 menit yang beredar.

    Dalam transkrip video yang beredar, situasi seolah hingga detik akhir pesawat akan menghujam ke laut. Sementara berdasarkan data asli, Tatang menyatakan black box sudah tidak berfungsi saat pesawat berada pada ketinggian 9.000 kaki.

    “Data aslinya menunjukkan, Black Box sudah tidak berfungsi pada ketinggian 9.000 kaki,” jelasnya.

    Sementara melansir dari kompas.com lewat pemberitaan “Inilah Rekaman Di Kokpit Adam Air Versi KNKT” pada 3 Agustus 2008, dijelaskan bahwa transkrip rekaman cockpit voice recorder (CVR) pesawat Adam Air KI574 versi Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah dipublikasi.

    Transkrip rekaman CVR dipublikasi oleh KNKT dalam sebuah laporan lengkap setebal 98 halaman, dengan nomor laporan KNKT/07.01/08.01.36. Laporan ditulis dalam Bahasa Inggris dan dimuat pada situs www.dephub.go.id/knkt. CVR tersebut dijelaskan berisi percakapan antara pilot Adam Air Kapten Revri dan co pilot Yoga.

    Kesimpulan

    Bukan CVR Sriwijaya Air SJ182. Transkrip video percakapan serupa sudah beredar pada situs web berbagi video Youtube sejak tahun 2008 silam, atau dengan kata lain tidak berkaitan dengan jatuhnya Sriwijaya Air SJ182.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6062) [SALAH] Video Detik-Detik Pesawat Sriwijaya Air Meledak

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 12/01/2021

    Berita

    Sebuah video yang diklaim berisi rekaman detik-detik pesawat Sriwijaya Air meledak beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Mas Gun Guriru.

    Video berdurasi 20 detik itu memperlihatkan suasana kabin pesawat yang penuh penumpang. Tayangan video tampak tidak stabil, seakan terjadi guncangan di dalam pesawat.

    Akun Facebook Mas Gun Guriru kemudian mengaitkan video tersebut dengan detik-detik sebelum pesawat Sriwijaya Air meledak.

    "Detik" sebelum pesawat Sriwijaya air meledak," tulis akun Facebook Mas Gun Guriru.

    Video yang disebarkan akun Facebook Mas Gun Guriru telah 1.800 kali ditayangkan dan mendapat 4 komentar warganet.

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim detik-detik pesawat Sriwijaya Air meledak. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Yandex.

    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai video tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "More than 30 injured as turbulence hits Etihad Airways flight to Indonesia" yang dimuat situs theguardian.com pada 5 Mei 2016.

    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa rekaman video itu merupakan peristiwa turbulensi yang dialami maskapai penerbangan Etihad Airways saat perjalanan dari Abu Dhabi menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten.

    Peristiwa itu terjadi pada 4 Mei 2016 lalu. Dalam insiden tersebut, 31 penumpang dan awak pesawat mengalami luka.

    "Sebanyak 31 penumpang dan awak mengalami luka-luka. Dua puluh dua orang telah dibebaskan dari klinik bandara setelah dirawat oleh paramedis karena luka ringan. Sembilan penumpang lainnya dan seorang awak dibawa ke rumah sakit setempat," demikian pernyataan Etihad Airways.

    Meski sempat mengalami turbulensi, penerbangan Etihad Airways EY474 akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta.

    Liputan6.com juga menemukan video serupa di situs berbagi video YouTube. Video itu diunggah oleh Channel YouTube CNN pada 4 Mei 2016 dengan judul "Heavy turbulence scares passengers on Ethiad flight".

    "Dewi Rachmayani took this video from inside an Etihad Airways flight traveling from Abu Dhabi to Jakarta when turbulence shook the cabin," tulis Channel YouTube CNN.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim detik-detik pesawat Sriwijaya Air meledak ternyata tidak benar. Faktanya, video yang disebarkan akun Facebook Mas Gun Guriru merupakan peristiwa turbulensi pesawat Etihad Airways saat terbang dari Abu Dhabi ke Jakarta pada 4 Mei 2016 silam.

    Rujukan