• (GFD-2021-6293) [SALAH] Fenomena Banjir Darah di Pekalongan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/02/2021

    Berita

    “Fenomena alam
    banjir darah”

    Hasil Cek Fakta

    Saat ini netizen tengah digemparkan dengan sebuah postingan berupa foto yang menampilkan kondisi banjir di Pekalongan saat ini, namun yang menjadi sorotan warganet adalah warna banjir yang berwarna merah bukannya berwarna coklat seperti banjir biasanya. Banyak masyarakat yang kemudian menduga bahwa warna merah tersebut berasal dari darah.

    Setelah dilakukan penelusuran, foto banjir Pekalongan yang berwarna merah tersebut memang benar namun bukan dikarenakan darah melainkan karena ada obat batik berwarna merah berasal dari industri rumah batik yang hanyut terbawa banjir.

    Informasi yang menyatakan banjir darah tersebut secara langsung dibantah oleh Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Mochammad Irwan Susanto. Irwan Susanto mengatakan air banjir yang berwana merah pekat tersebut karena obat batik yang dibungkus dalam plastik sobek dan terbawa air banjir. Polisi juga sudah mengamankan barang bukti sisa obat batik yang hanyut itu, yaitu sekitar 1 kilo gram.

    Dengan demikian informasi yang beredar di media sosial terkait fenomena alam banjir darah tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk).

    Informasi yang tidak benar, faktanya warna merah tersebut disebabkan oleh pewarna batik dalam jumlah besar yang hanyut.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6294) [SALAH] Akun Facebook Bupati Sanggau “Paolus Hadi”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/02/2021

    Berita

    Akun Facebook Bupati Sanggau “Paolus Hadi”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah akun Facebook dengan nama “Paolus Hadi”. Akun tersebut menambahkan pertemanan dengan orang-orang yang dianggap dekat dengan sesosok Paolus Hadi.

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun tersebut adalah palsu. Bupati Sanggau Paolus Hadi tegaskan bahwa akun tersebut adalah akun palsu.

    “Wah itu bukan akun saya. Dak benar nih, saya tegaskan itu bukan akun asli saya, alias akun palsu. Saya berpesan juga kepada seluruh masyarakat khususnya Kabupaten Sanggau untuk tidak berhubungan dengan akun itu dan kita harus bijak dalam bermedsos”, tegas Bupati Sanggau.

    Tim IT Bupati Sanggau pun langsung gerak cepat untuk mengambil alih akun palsu tersebut kurang dari dua jam.

    “Bagi yang berteman dengan akun ini, chat/inbox, Chat WA dengan nomor WA yang diberikan oleh akun ini mohon tidak lagi digubris. Akun ini adalah akun palsu yang mengatasnamakan Pak Paolus Hadi Bupati Sanggau dan akun ini sudah diambil alih oleh Tim IT Bupati Sanggau, “tulis tim IT Bupati Sanggau setelah akun palsu diambil alih.

    Berdasarkan penjelasan tersebut, akun Facebook mengatasnamakan Bupati Sanggau “Paolus Hadi” merupakan hoaks dan masuk ke dalam kategori konten tiruan atau imposter content.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Rahmah An Nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).

    Akun tersebut adalah palsu. Faktanya, akun Facebook asli Bupati Sanggau bernama “Adi Peha”.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6269) [SALAH] “PSBB jawa & Bali di perpanjang sampai 28 Maret 2021”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/02/2021

    Berita

    Akun Made Geblot Seminar (fb.com/made.geblot) pada 4 Februari 2021 mengunggah sbeuah gambar infografis dengan narasi sebagai berikut:
    “Apa ini…?PEMBODOHAN APA PEMBATASAN…?”
    Pada gambar infografis yang ia unggah, terdapat narasi “PSBB JAWA & BALI di perpanjang sampai 28 Maret 2021”
    Psbb jateng diperpanjang 28 maret 2021

    Ppkm jawa bali
    PPKM Bali
    "ppkm diperpanjang"

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya gambar infografis yang berisi narasi “PSBB Jawa dan Bali diperpanjang sampai 28 Maret 2021” adalah klaim yang keliru.

    Faktanya, gambar itu merupakan gamabr editan. Tulisan pada gambar asli adalah “PSBB JAWA & BALI 11 Januari s/d 25 Januari 2021”. Gambar asli diunggah oleh akun Instagram resmi milik Provinsi Jateng pada 8 Januari 2021.

    “Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) 2021 di pulau Jawa dan Bali diterapkan oleh pemerintah. Aturan PSBB Jawa Bali tersebut berlaku mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2020. Simak yuk apa aja sih yang akan dibatasi? #BersamaLawanCorona #JatengPeduliSesama #JatengGayeng” tulis akun @provjateng dalam unggahan tersebut.

    Selain itu, dilansir dari Kompas, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, informasi bahwa PSBB diperpanjang hingga 28 Maret 2021 adalah tidak benar.

    “Itu hoaks,” jawab Wiku dalam pesan singkat saat dikonfirmasi Kompas, Jumat (5/2/2021).

    Adapun aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih berlaku saat ini berdasarkan Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 2 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.
    PPKM di sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Bali berlaku hingga 8 Februari 2021. Wiku mengatakan, keputusan setelah 8 Februari saat ini masih dalam pembahasan.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6270) [SALAH] Foto Aung San Suu Kyi Berhadapan dengan Pasukan Militer

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/02/2021

    Berita

    Beredar sebuah foto di Facebook yang menunjukkan foto Aung San Suu Kyi tengah berhadapan dengan pasukan militer. Dalam foto tersebut, terlihat pasukan militer yang menodongkan senjata ke arah Aung San Suu Kyi. Foto tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa foto tersebut merupakan kondisi saat terjadi kudeta di Myanmar pada tanggal 1 Februari 2021.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, wanita dalam foto tersebut bukan Aung San Suu Kyi, melainkan aktris Michelle Yeoh yang tengah memerankan Aung San Suu Kyi dalam film “The Lady”. Foto tersebut merupakan salah satu adegan dalam film yang dirilis pada tahun 2011 tersebut. Unggahan tersebut kini telah ditambahkan keterangan bahwa foto tersebut merupakan salah satu adegan dalam film “The Lady”.

    Narasi dengan topik serupa juga pernah dimuat dalam situs AFP dengan judul artikel ‘This Image Shows Actress Michelle Yeoh Playing Aung San Suu Kyi in 2011 Movie “The Lady”’ dan mengkategorikannya sebagai ‘misleading’.

    Dengan demikian, foto yang beredar di Facebook tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

    Rujukan