“FACT: A sniper monkey in WWll had over 69 confirmed kills”
“FAKTA: Monyet Pene
(GFD-2021-7057) [SALAH] Foto Monyet Penembak Runduk di Perang Dunia II
Sumber: twitter.comTanggal publish: 07/06/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter Primates (@PrimatesDaily) mengunggah foto seekor monyet yang diklaimnya sebagai monyet penembak runduk di Perang Dunia II yang telah terlibat dalam lebih dari 69 pembunuhan. Unggahan tersebut mendapat atensi sebanyak 829 retweet, 6.671 suka, dan 104 balasan.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto unggahan itu telah melalui proses penyuntingan dan gabungan dari dua foto yang berbeda. Foto asli dari unggahan tersebut adalah foto tentara Amerika Serikat di Perang Korea dengan Karabin M1 atau M2 yang diambil pada 25 April 1951. Adapun monyet yang terdapat dalam foto unggahan Twitter tersebut sering digunakan dalam meme dan tidak diketahui sumber asalnya.
Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter Primates (@PrimatesDaily) dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto unggahan itu telah melalui proses penyuntingan dan gabungan dari dua foto yang berbeda. Foto asli dari unggahan tersebut adalah foto tentara Amerika Serikat di Perang Korea dengan Karabin M1 atau M2 yang diambil pada 25 April 1951. Adapun monyet yang terdapat dalam foto unggahan Twitter tersebut sering digunakan dalam meme dan tidak diketahui sumber asalnya.
Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter Primates (@PrimatesDaily) dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan dari dua foto yang berbeda.
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan dari dua foto yang berbeda.
Rujukan
(GFD-2021-7058) [SALAH] Foto Bob Dylan dan John Lennon
Sumber: twitter.comTanggal publish: 07/06/2021
Berita
“Bob Dylan and John Lennon.”
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter VintagePhotos (@NotableHistory) mengunggah cuitan berupa foto Bob Dylan dan John Lennon. Unggahan tersebut mendapat atensi sebanyak 11 retweet, 68 suka, dan 5 balasan.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut telah melalui proses suntingan dari gabungan dua foto yang berbeda. Foto pertama, yaitu foto Bob Dylan, diambil oleh fotografer Tony Gale di Hotel Mayfair, London pada 3 Mei 1966. Adapun foto John Lennon diambil oleh fotografer Robert Whitaker di Grugahelle, Essen, Jerman pada 25 Juni 1966.
Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter VintagePhotos (@NotableHistory) dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut telah melalui proses suntingan dari gabungan dua foto yang berbeda. Foto pertama, yaitu foto Bob Dylan, diambil oleh fotografer Tony Gale di Hotel Mayfair, London pada 3 Mei 1966. Adapun foto John Lennon diambil oleh fotografer Robert Whitaker di Grugahelle, Essen, Jerman pada 25 Juni 1966.
Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter VintagePhotos (@NotableHistory) dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan dari dua foto yang berbeda.
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan dari dua foto yang berbeda.
Rujukan
- https://www.alamy.com/stock-photo-bob-dylan-us-musician-at-the-mayfair-hotel-london-3-may-1966-25478024.html
- http://www.coldhaus.com/~tobywansdad/pix/1966/London_by_Tony_Gale.html
- https://www.gettyimages.fi/detail/news-photo/paul-mccartney-and-john-lennon-backstage-before-a-concert-news-photo/82202223
(GFD-2021-7059) [SALAH] Foto Tanda Jalan Bertuliskan “Nuclear Power Plant” dan “Spider Farm”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 07/06/2021
Berita
“narrator: and what happened next surprised
no one”
no one”
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter Uncle Duke (@UncleDuke1969) mengunggah cuitan berupa foto tanda jalan bertuliskan “Nuclear Power Plant” dan “Spider Farm”. Unggahan tersebut mendapat atensi sebanyak 2.387 retweet, 16.797 suka, dan 93 balasan.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut telah melalui proses penyuntingan. Foto asli tanda jalan tersebut ditemukan di Isle of Wight Bus and Coach Museum, Inggris. Adapun Tulisan sebenarnya yang terdapat di tanda jalan itu adalah “Bus Museum” dan “Classic Boat Museum”.
Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter Uncle Duke (@UncleDuke1969) dikategorikan sebagai Konten Parodi.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut telah melalui proses penyuntingan. Foto asli tanda jalan tersebut ditemukan di Isle of Wight Bus and Coach Museum, Inggris. Adapun Tulisan sebenarnya yang terdapat di tanda jalan itu adalah “Bus Museum” dan “Classic Boat Museum”.
Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter Uncle Duke (@UncleDuke1969) dikategorikan sebagai Konten Parodi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan. Foto asli tanda jalan yang bertuliskan “Bus Museum” dan “Classic Boat Museum” itu ditemukan di Isle of Wight, Inggris.
Faktanya, foto tersebut merupakan hasil suntingan. Foto asli tanda jalan yang bertuliskan “Bus Museum” dan “Classic Boat Museum” itu ditemukan di Isle of Wight, Inggris.
Rujukan
(GFD-2021-8652) Keliru, Klaim Ini Video Sistem Persenjataan Israel saat Cegat Serangan Hamas
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 07/06/2021
Berita
Video yang memperlihatkan sebuah sistem persenjataan yang mencegat sejumlah serangan udara dan menjatuhkan beberapa pesawat tempur beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan dengan narasi bahwa begitulah sistem persenjataan Israel bekerja saat mencegat serangan kelompok militan Palestina, Hamas.
Di Facebook, video berdurasi 55 menit 34 detik itu dibagikan oleh akun ini pada 18 Mei 2021. Akun itu pun menulis narasi, “This is how Israel defends itself with the interceptor about the attack of the Hamas group”. Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 3,9 juta kali dan mendapat lebih dari 6.700 komentar.
Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang memuat klaim keliru terkait video yang diunggahnya. Video ini tidak terkait dengan serangan udara yang melibatkan Israel dan Hamas baru-baru ini.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan verifikasi Tempo, video di atas sama sekali tidak terkait dengan serangan udara yang melibatkan Israel dan Hamas baru-baru ini. Video itu merupakan gabungan dari sejumlah simulasi video game perang. Salah satu cuplikan dalam video ini pernah menyebar di media sosial dengan klaim keliru lainnya, bahwa pesawat supersonik Mikoyan-Gurevich MiG-25 Azerbaijan ditembak jatuh oleh Armenia dengan sistem senjata Shilka.
Untuk mendapatkan fakta tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi sejumlah gambar dengan tool InVid. Selanjutnya, gambar-gambar tersebut ditelusuri dengan reverse image tool Google dan Yandex.
Hasilnya, ditemukan bahwa bagian awal video itu identik dengan video yang pernah diunggah di YouTube oleh kanal Compared Comparison pada 22 Juli 2020. Video ini berjudul “ArmA 3 - Counter-Rocket Artillery Mortar System in Action - Shooting Down Jets - Phalanx CIWS – Sim”.
Cuplikan selanjutnya identik dengan video yang pernah dimuat di YouTube oleh kanal Saionji Rei pada 22 Agustus 2020 dengan judul “A-10 Thunderbolt Warthog Thunderbolt CRAM Sius ARMA3”. Video yang sama pun pernah diunggah ke YouTube oleh kanal War Tactics pada 25 Januari 2021 dengan judul “Arma 3 Warthog Thunderbolt CRAM || Phalanx CIWS vs MA°-24”.
Saat terjadinya konflik antara Azerbaijan dan Armenia pada 2020 lalu, video tersebut menyebar di media sosial dengan klaim keliru, bahwa pesawat supersonik MiG-25 milik Azerbaijan ditembak jatuh oleh Armenia dengan sistem senjata 'Shilka'.
Arma 3 sendiri merupakan produk dari Bohemia Interactive yang telah menjadi pemain kunci dalam industri hiburan game PC selama 15 tahun terakhir. Didirikan pada 1999, Bohemia Interactive merilis game besar pertamanya Arma: Cold War Assault (awalnya dirilis sebagai Operation Flashpoint: Cold War Crisis) pada 2001.
Dikembangkan oleh tim kecil dan diterbitkan oleh Codemasters, game eksklusif PC ini sukses besar, terjual lebih dari 1,2 juta kopi, memenangkan beberapa penghargaan industri, serta dipuji oleh para kritikus dan pemain. Seiring dengan kesuksesan itu, Bohemia Interactive menciptakan ekspansi populer Arma: Resistance (awalnya dirilis sebagai Operation Flashpoint: Resistance) yang dirilis pada 2002.
Setelah merilis game debutnya, Bohemia Interactive mengambil berbagai proyek baru yang ambisius, dan terlibat dalam pembangunan bisnis spin-off yang sukses dalam game serius dan simulasi dengan game pertamanya untuk pelatihan: VBS1. Pada 2005, Bohemia Interactive merilis Operation Flashpoint: Elite* untuk Xbox, diikuti oleh Arma pada 2007, yang menandai rilis independen penuh studio pertama tanpa dukungan dari penerbit besar.
Sistem persenjataan Israel
Berdasarkan arsip berita Tempo, pasukan pertahanan Israel (IDF) mengklaim lebih dari 90 persen serangan udara yang dilakukan gerakan militan Palestina, Hamas, berhasil diblok dengan teknologi sistem pertahanan Iron Dome. Kabarnya, Hamas menghujani wilayah Israel dengan meluncurkan lebih dari 3 ribu roket sejak bentrokan meletus di Jalur Gaza di bulan Mei.
Israel memiliki 10 baterai sistem pertahanan Iron Dome yang dikerahkan di seluruh negeri, masing-masing dengan tiga hingga empat peluncur yang dapat menembakkan 20 peluru pencegat. Ini memberi kemampuan untuk meluncurkan hingga 800 rudal pada roket yang masuk, tanpa menghitung muatan ulang. Setiap baterai memiliki jangkauan antara 4-70 kilometer.
Tapi jumlah itu dianggap masih kurang. Para ahli berpendapat bahwa Israel membutuhkan total 13 baterai rudal untuk mempertahankan semua wilayahnya.
Israel juga memiliki berbagai sistem pertahanan rudal lainnya, termasuk Arrow untuk melawan rudal balistik dan David's Sling untuk kemampuan pertahanan menengah. Namun, Iron Dome, dianggap paling penting untuk menghadapi serangan dari Hamas.
Sistem pencegat dan penghancur rudal jarak pendek Iron Dome dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems Israel—perusahaan pertahanan milik negara bersama dengan Industri Dirgantara Israel. Pembangunannya sebagian didanai Amerika Serikat, yang total menyumbang $5 miliar untuk proyek tersebut.
Iron Dome pertama kali digunakan 10 tahun lalu untuk mencegat proyektil yang ditembakkan oleh Hamas dari Gaza. Perkembangannya dipercepat setelah perang selama sebulan dengan Hizbullah, gerakan Lebanon yang didukung oleh Iran, pada 2016 dan konflik dengan Hamas tiga tahun kemudian.
Justin Bronk, seorang peneliti di Royal United Services Institute for Defense and Security Studies menjelaskan sebagian besar dari kesuksesan Iron Dome adalah karena sistem radar canggihnya. Iron Dome mampu menentukan dengan cepat roket mana yang akan datang menyerang dan mendarat tanpa bahaya di tanah terbuka. Militer Israel mengatakan itu 90 persen efektif.
Karena dirancang untuk melawan roket jarak pendek dan bergerak lebih lambat, rudal yang digunakannya relatif kecil dan murah dibandingkan dengan yang digunakan di pertahanan udara lainnya. “Berbeda dari sistem rudal Patriot Amerika, dengan pencegat berharga antara $40-100 ribu,” kata Bronk, seperti dikutip dari Irish Times.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas adalah video sistem persenjataan Israel saat mencegat serangan Hamas, keliru. Video tersebut merupakan gabungan dari beberapa simulai video game perang Arma 3 yang dikembangkan oleh Bohemia Interactive. Pasukan pertahanan Israel (IDF) sendiri mengandalkan teknologi sistem pertahanan Iron Dome untuk memblok serangan udara Hamas.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/israel
- https://www.facebook.com/100066982496111/videos/294597112337274
- https://www.tempo.co/tag/azerbaijan
- https://www.tempo.co/tag/armenia
- https://www.youtube.com/watch?v=CabBkI5Lg7Y
- https://www.youtube.com/watch?v=97NVvWgRNCA&t=1s
- https://www.youtube.com/watch?v=krjOLqKS9dA
- https://www.youtube.com/watch?v=ba7PORXLMzQ
- https://www.bohemia.net/company/about
- https://www.tempo.co/tag/palestina
- https://www.tempo.co/tag/hamas
- https://tekno.tempo.co/read/1463219/hamas-versus-israel-ribuan-roket-lawan-iron-dome?page_num=2
Halaman: 6595/7958



