• (GFD-2021-7564) [SALAH] Akun Facebook Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 17/09/2021

    Berita

    Ditemukan akun Facebook mengatasnamakan Plt Ketua Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana. Akun Facebook tersebut beralamat url facebook(dot)com(slash)profile.php?id=100060283538374, adapun foto profilnya menggunakan foto Bima Haria Wibisana memakai baju dinas berwarna putih. Selain itu, keterangan dalam akun tersebut disebutkan bekerja di pendidikan anak usia dini dan teknik sipil USU.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, akun Facebook bernama Bima Haria Wibisana dengan alamat url facebook(dot)com(slash)profile.php?id=100060283538374 adalah PALSU. Melalui akun Twitter resmi Badan Kepegawaian Negara (@BKNgoid), mengklarifikasi secara langsung bahwa akun Facebook tersebut adalah PALSU.

    “#SobatBKN, Mimin kembali infokan perihal adanya akun palsu yg mengatasnamakan plt Kepala BKN, Bima Haria Wibisana. Mimin mengimbau agar #SobatBKN turut membantu mereport penyalahgunaan yang telah dikukan akun ini kepada facebok indonesia. Terima kasih”

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa akun Facebook bernama Bima Haria Wibisana yang beralamat url facebook(dot)com(slash)profile.php?id=100060283538374 adalah AKUN PALSU dan termasuk kategori Konten Tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Akun Palsu. Melalui akun Twitter resmi Badan Kepegawaian Negara RI (@BKNgoid) mengklarifikasi bahwa akun Facebook Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana yang beralamat url: facebook(dot)com(slash)profile.php?id=100060283538374 adalah AKUN PALSU.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7565) [SALAH] Surat Permintaan Data Pensiunan PNS dan ASN untuk Program Wirausaha Pintar Tahun 2020/2021

    Sumber: Surat Digital
    Tanggal publish: 17/09/2021

    Berita

    Beredar surat elektronik mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam surat tersebut menginformasikan adanya permintaan data bagi pensiunan PNS dan ASN untuk program wirausaha pintar TA 2020/2021 yang diadakan BKN. Pengisian data diberikan pada lampiran kedua surat elektronik tersebut. Adapun nantinya lampiran yang telah diisikan data lengkap dikirimkan melalui alamat email badankepegawaian@bk.ru, paling lambat 17 September 2021.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, surat elektronik perihal meminta data ASN dan pensiunan PNS untuk program wirausaha pintar adalah HOAX. Melalui akun Twitter resmi BKN yakni @BKNgoid, mengklarifikasi bahwa surat elektronik tersebut adalah hoax.

    “#SobatBKN, Telah beredar surat permintaan data pensiunan PNS dan ASN program wirausaha pintar TA 2020/2021 mengatasnamakan BKN. hati-hati HOAX. Hati-hati Penipuan.”

    Adapun saat ini, BKN belum mengumumkan secara resmi adanya program wirausaha pintar bagi pensiunan PNS maupun ASN.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa surat permintaan pengisian data pensiunan PNS dan ASN untuk program wirausaha pintar adalah HOAX dan termasuk kategori Konten Tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Surat Palsu. Melalui akun Twitter resmi Badan Kepegawaian Negara (@BKNgoid) mengklarifikasi bahwa surat permintaan pengisian data pensiunan PNS dan ASN untuk program wirausaha pintar adalah HOAX.

    Rujukan

  • (GFD-2021-8763) Keliru, Bank BNI, BRI dan Mandiri Cairkan Bantuan Uang bagi Penggunanya pada September 2021

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 16/09/2021

    Berita


    Klaim bahwa sejumlah bank milik negara mencairkan uang melalui kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) beredar di media sosial. Klaim tersebut dibagikan dengan narasi bahwa yang memiliki kartu ATM dari Bank BNI, BRI, Mandiri dan lain-lain bisa cairkan uang Rp 600 ribu - Rp 1,2 juta di bulan September 2021.
    Di Facebook, klaim tersebut dibagikan akun ini pada 15 September 2021. Akun inipun menuliskan narasi:
    “INFORMASI PENTING HARI INI!!!
    Bagi ibu-ibu yang punya kartu ATM dari Bank BNI BRI mandiri dll bisa cairkan Uang 600 - 1,2 juta di bulan September 2021 ini, coba dicek banyak yg sudah cair. Semoga bisa membantu,,,?”
    Narasi tersebut juga disertai permintaan untuk membuka tautan https://bit.ly/3DkYlNf
    Narasi di atas disertai sejumlah foto. Salah satu foto memperlihatkan seorang warga yang menunjukkan beberapa dokumen dan Kartu Keluarga Sejahtera. Sementara foto lainnya memperlihatkan dua orang perempuan memegang amplop berisi beberapa lembar uang tunai pecahan Rp 100 ribu.
    Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah mendapat 6 komentar dan dibagikan sebanyak 53 kali.
    Apa benar Bank BNI, BRI dan Mandiri cairkan uang Rp 600 ribu - Rp 1,2 juta di bulan September 2021?
    Tangkapan layar unggahan klaim Bank BNI, BRI dan Mandiri bantuan untuk penggunanya di bulan September 2021

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula membuka tautan yang disertakan pada narasi. Hasilnya, tautan tersebut berisi artikel berjudul, “Cara Mencairkan Dana 600 Ribu atau 1,2 Juta Lewat HP, Modal KTP Cair Hitungan Menit Daftar Di SINI” yang dimuat situs beritaterkini.ikhtisar.net pada 26 Agustus 2021.
    Dalam artikel tersebut, penulis menawarkan pinjaman atau kredit online dengan embel-embel membantu keperluan keluarga selama pandemi Covid-19 yang disebut Kredit Pintar. Total dana yang ditawarkan antara Rp 600 hingga Rp 1,2 juta.
    Kredit Pintar diklaim sebagai perusahaan P2P Lending juga menawarkan aplikasi pinjaman online Rp 2,3 juta dengan waktu pelunasan (tenor) 3 bulan.
    Tim CekFakta Tempo juga menelusuri sumber foto yang digunakan dalam unggahan tersebut dengan menggunakan tools Source dan Google. Hasilnya, foto yang memperlihatkan seorang warga menunjukkan beberapa dokumen dan Kartu Keluarga Sejahtera pernah dimuat situs berita Kontan.id pada 16 September 2021.
    “Warga penerima menunjukan Kartu Keluarga Sejahtera usai diserahkan langsung oleh Menteri Sosial di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal,” bunyi keterangan foto tersebut.
    Foto yang sama juga pernah dimuat situs berita Republika.co.id pada 22 April 2020 dengan keterangan, “Warga penerima menunjukan Kartu Keluarga Sejahtera usai diserahkan langsung Menteri Sosial di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2020). ANTARA/Muhammad Iqbal.”
    Sementara foto lainnya yang memperlihatkan dua orang perempuan memegang amplop berisi beberapa lembar uang kertas pecahan Rp 100 ribu pernah dimuat situs radarsukabumi.com pada 14 Desember 2020. Foto tersebut disertai keterangan, “BSU BLT guru madrasah dari Kemenag. (Antara/Arif Firmansyah).”
    Bantuan subsidi upah (BSU) dicairkan melalui rekening baru yang dibuat bank penyalur atas nama para penerima. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) M Zain menjelaskan, proses pencairan ini diawali dengan notifikasi pemberitahuan melalui Simpatika.
    “Para guru penerima BSU akan menerima notifikasi pemberitahuan di Simpatika. Mereka bisa mengecek melalui akun masing-masing,” terang M Zain di Jakarta, Jumat (11/12).
    Setelah mengecek notifikasi, lanjut Zain, guru langsung mencetak surat keterangan penerima BSU GBPNS 2020 yang ada di Simpatika. Bersamaan itu, guru juga diminta mencetak surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) yang formatnya juga tersedia di Simpatika.
    Dilansir dari Suara.com, setidaknya ada 5 Bantuan Sosial (bansos) yang cair September 2021 seperti dilansir dari berbagai sumber. Cermati ketentuan yang berhak menerimanya.
    1. Diskon Listrik PLN
    Pemerintah masih akan memberikan diskon listrik untuk pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA. Diskon berlaku Desember 2021. Jangka waktu ini diperpanjang dari rencana semula yakni September 2021.
    2. Bantuan Sosial Tunai (BST)
    Bantuan Sosial Tunai senilai Rp 300.000 akan diberikan kepada 10 juta warga terdampak yang belum terkaver bantuan pemerintah. Sebelumnya, bantuan ini sempat dihentikan pada April 2021 lalu. Penyaluran BST dilakukan lewat kantor PT Pos Indonesia (Persero).
    3. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
    Pemerintah menargetkan BPNT disalurkan untuk 18,8 juta penerima. Dana yang diberikan kepada penerima sebesar Rp 200.000 per bulan. Sama seperti bantuan sosial lain, BPNT akan diberikan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan.
    4. Program Keluarga Harapan (PKH)
    Pemerintah memberikan bantuan PKH untuk masyarakat yang rentan sesuai dengan indeks bantuan atau kebutuhan. Keluarga penerima manfaat (KPM) yang memiliki anak usia dini dan ibu hamil diberikan bantuan Rp2,4 juta. KPM yang memiliki anak di bangku SD diberikan bantuan sebesar Rp900.000. Sementara itu KPM yang memiliki anak di bangku SMP sebesar Rp 1,5 juta. KPM yang memiliki anak di bangku SMA diberikan bantuan dana Rp2 juta, memiliki anak disabilitas berat sebesar Rp 2,4 juta, dan lanjut usia Rp 2,4 juta.
    5. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
    Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT gaji akan disalurkan kepada karyawan lewat Kementerian Ketenagakerjaan. Penerima akan mendapatkan suntikan dana dengan total Rp1 juta yang akan diberikan dua kali masing-masing Rp500.000.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Bank BNI, BRI dan Mandiri mencairkan uang Rp 600 ribu - Rp 1,2 juta di bulan September 2021 keliru. Tautan yg disematkan pada narasi tersebut merujuk pada artikel mengenai pinjaman atau kredit online. Foto-foto yang digunakan juga sama sekali tidak tidak berhubungan dengan artikel tersebut.
    TIM CEK FAKTA TEMPO

    Rujukan

  • (GFD-2021-7555) [SALAH] “Berita Duka, SeIamat JaIan Untuk SeIamanya 😭 Arya Saloka, InnaIiIahi WainnaiIIaihirojiun Kabar Dukа MеnуеIіmutі Dunia Entеrtаіnmеnt”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/09/2021

    Berita

    Beredar postingan Facebook dengan narasi “Berita Duka, SeIamat JaIan Untuk SeIamanya 😭 Arya Saloka, InnaIiIahi WainnaiIIaihirojiun Kabar Dukа MеnуеIіmutі Dunia Entеrtаіnmеnt.” Postingan itu disertai tautan ke artikel berjudul sama di laman portaltiga3[dot]blogspot[dot]com yang tayang pada 14 September 2021.
    Aria saloka meninggal
    Aria saloka meninggal bener gak
    arya saloka meninggal

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa Arya Saloka masih aktif melakukan kegiatannya. Hal tersebut terlihat dari postingan Instagramnya (@arya.saloka). Pada postingan terakhirnya, Arya mengunggah video promosi makanan dimsum.

    Adapun, diketahui bahwa isi artikel merupakan hasil saduran dari artikel berjudul “’Selamat Jalan, Aku Kehilangan’ Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Pengumuman Kabar Duka Dari Arya Saloka, Mendadak Sang Istri Putri Anne Unggah Hal Ini” yang tayang di fame.grid.id pada 12 September 2021. Dalam artikel fame.grid.id itu diberitakan bahwa keluarga Arya Saloka berduka lantaran kakeknya meninggal dunia di Semarang. Hal itu diketahui dari unggahan IG Story Putri Anne (@putriannesaloka), istri dari Arya Saloka.

    Berdasarkan penjelasan tersebut, maka judul postingan dan tautan artikelnya salah. Sebab, Arya Saloka masih berkegiatan dan orang yang meninggal adalah kakek dari Arya Saloka. Dengan demikian, konten postingan Facebook tersebut masuk ke dalam kategori Koneksi yang Salah.

    Kesimpulan

    Judul postingan dan tautan artikelnya salah. Arya Saloka tidak meninggal dunia. Orang yang meninggal dunia ialah kakek dari Arya Saloka.

    Rujukan