• (GFD-2021-8775) Keliru, Klaim WWF Digunakan Sebagai Organisasi Untuk Tempat Pencucian Uang

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 04/10/2021

    Berita


    Unggahan yang mengklaim organisasi World Wide Fund for Nature (WWF) digunakan sebagai tempat pencucian uang dari hasil perdagangan anak dan politik lingkungan mafia beredar di  facebook.
    Unggahan ini  pertama kali beredar pada 1 September 2021 dengan menambahkan narasi:
    “WWF didirikan pada 11 September 1961 Julian Huxley, Peter Markham Scott, Yolanda Farr, Bernhard zur Lippe-Biesterfeld, Philip Mountbatten (Duke of Edinburgh), Edward Max Nicholson, Guy Mountfort, Godfrey A. Rockefeller Sosialis (mafia) menggunakan organisasi semacam itu untuk pencucian uang untuk menempatkan sesuatu yang "baik" di depan mereka (dalih), untuk perdagangan anak, agenda politik mereka seperti hari Jumat untuk masa depan: kebohongan perubahan iklim, pajak CO2, propaganda vaksinasi, UNICEF IMF - PROGRAM dan lebih banyak. Semua organisasi ini dikendalikan oleh satu organisasi: PBB. PBB berarti SATU dan menunjukkan karakter terpusat dari kediktatoran dunia yang terpusat, dengan tatanan keuangan yang dikendalikan secara terpusat, tentara dan polisi dunia yang dikendalikan secara terpusat, keadilan dunia yang dikendalikan secara terpusat, kesehatan dunia yang dikendalikan secara terpusat = Big Pharma, Pendidikan dunia yang dikendalikan secara terpusat, dll”.
    Lantas benarkan WWF digunakan sebagai tempat pencucian uang mafia dari hasil perdagangan anak?
    Tangkapan layar unggahan klaim WWF Digunakan Sebagai Organisasi Untuk Tempat Pencucian Uang

    Hasil Cek Fakta


    Untuk membuktikan klaim atas, cekfakta Tempo mula-mula menelusuri informasi awal terkait histori organisasi WWF. Hasilnya WWF diketahui merupakan organisasi konservasi non pemerintah yang didirikan 11 September 1961. 
    Dilansir dari laman resmi WWF, organisasi ini didirikan dengan semangat untuk melindungi spesies yang terancam oleh pembangunan manusia. Awalnya Victor Stolan seorang pengusaha terinspirasi oleh serangkaian artikel di surat kabar Inggris yang ditulis oleh Sir Julian Huxley tentang perusakan habitat dan satwa liar di Afrika Timur. Victor Stolan lalu mendesak organisasi internasional untuk mengumpulkan dana untuk konservasi. Ide tersebut kemudian dibagikan kepada Max Nicholson, Direktur Jenderal lembaga pemerintah Inggris, Nature Conservancy, yang dengan antusias menerima tantangan tersebut.
    Nicholson kemudian berinisiatif melakukan penggalangan dana baru untuk dapat membantu IUCN dan kelompok konservasi lainnya menjalankan misi konservasi. Dia menyusun rencana pada April 1961 yang menjadi dasar pendirian WWF, yang kemudian disahkan oleh dewan eksekutif IUCN dalam sebuah dokumen yang dikenal sebagai Morges Manifesto. Nicholson dan – termasuk Sir Peter Scott, anggota dewan eksekutif IUCN yang telah menandatangani Morges Manifesto dan kemudian menjadi wakil presiden pertama WWF.
    Dikutip dari Media Indonesia, WWF dulunya bernama World Wildlife Fund dan Worldwide Fund for Nature.  Saat ini organisasi ini menjadi salah satu organisasi lingkungan terbesar di dunia yang memiliki 28 organisasi nasional dengan kantor pusat di Gland, Swiss.  Dalam sejarah WWF, ditemukan beberapa penyumbang terbesar, termasuk Chevron dan Exxon (masing-masing lebih dari US$50 ribu pada 1988), Philip Morris, Mobil, dan Morgan Guaranty Trust. 
    Sebagai organisasi konservasi terkemuka di dunia, WWF saat ini bekerja di hampir 100 negara. Di setiap level, WWF telah berkolaborasi dengan orang-orang di seluruh dunia untuk mengembangkan dan memberikan solusi inovatif yang melindungi komunitas, satwa liar, dan tempat tinggal mereka. WWF bekerja untuk membantu masyarakat lokal melestarikan sumber daya alam yang mereka andalkan; mengubah pasar dan kebijakan menuju keberlanjutan; dan melindungi dan memulihkan spesies dan 
    WWF juga menghubungkan ilmu konservasi mutakhir dengan kekuatan kolektif mitra di lapangan. Lebih dari 1 juta pendukung di Amerika Serikat dan 5 juta secara global, dan kemitraan WWF dengan masyarakat, perusahaan, dan pemerintah. Pekerjaan WWF difokuskan pada enam tujuan yaitu ketahanan pangan, perubahan iklim, air tawar, margasatwa, kehutanan dan kelautan. 
    Di Indonesia, Organisasi ini mulai berkiprah pada 1962 sebagai bagian dari WWF Internasional. Pertama kali yang dilakukan adalah melakukan penelitian di Ujung Kulon untuk menyelamatkan populasi Badak Jawa yang nyaris punah. Saat itu hanya tersisa sekitar 20 individu saja. Bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan, lambat laun jumlah populasi satwa bercula satu itu meningkat hingga stabil sekitar 40-50 individu pada survey tahun 1980-an.
    Pada tahun 1996, WWF resmi berstatus yayasan, menjadi sebuah entitas legal, yang berbadan hukum sesuai ketentuan di Indonesia. Adalah Prof. Emil Salim, Pia Alisjahbana dan Harun Al Rasjid yang menjadi pendorong berdirinya Yayasan WWF Indonesia. Organisasi ini memiliki Dewan Penyantun sendiri, independen dan fleksibel dalam penggalangan dana dan pengembangan program. 
    Dalam menjalankan organisasi, sumber dana WWF lebih banyak mengandalkan dari aksi penggalangan donasi dari publik. Pada 2020 organisasi ini berhasil menggalang dana publik sebesar $276 juta.
    Sementara WWF-Indonesia tidak menerima dana dari APBN atau APBD, tetapi memperoleh dukungan dana lebih dari 40 lembaga donor, aid agencies, filantropi, serta dukungan lebih dari 100,000 supporter WWF di seluruh Indonesia. 

    Kesimpulan


    Berdasarkan hasil pemeriksaan tim cekfakta Tempo, klaim yang mengatakan organisasi World Wide Fund for Nature (WWF) digunakan sebagai tempat pencucian uang mafia dari hasil perdagangan anak dan politik lingkungan, keliru. WWF diketahui merupakan organisasi konservasi non pemerintah yang sumber dananya diperoleh dari donasi publik. Setiap tahun keuangan organisasi ini dipublikasikan secara terbuka pada publik.  
    TIM CEKFAKTA TEMPO

    Rujukan

  • (GFD-2021-8776) Keliru, Klaim Emoji Ukiran Wajah Manusia dari Batu Merupakan Gambar Berhala di Kota Mekkah

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 04/10/2021

    Berita


    Gambar tangkapan layar yang memuat hasil pencarian di mesin peramban Google dengan kata kunci “berhala terbesar di Mekkah” beredar di media sosial. Deretan patung batu yang ditampilkan dalam mesin pencari tersebut dibagikan dengan klaim bahwa emoji berupa ukiran wajah manusia dari batu merupakan gambar berhala di Kota Mekkah, Arab Saudi.
    Di Facebook, gambar tangkapan layar tersebut dibagikan akun ini pada 2 Oktober 2021. Akun inipun menuliskan narasi, “Ingatt Yah Ukhty Akhy Ngga Boleh Make Emot Macam Niii.”
    Hingga artikel ini dimuat, gambar tangkapan layar tersebut telah mendapat 52 komentar dan dibagikan lebih dari 1.300 kali.
    Apa benar emoji berupa ukiran wajah manusia dari batu merupakan gambar berhala di Mekkah?
    Tangkapan layar unggahan dengan klaim larangan menggunakan emoji ukiran wajah manusia dari batu karena merupakan gambar berhala di Kota Mekkah

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memveriikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri jejak digital gambar tersebut di mesin pencari Google dengan menggunakan tool reverse image. Hasilnya, gambar patung batu dalam tangkapan layar tersebut bukanlah berhala di Mekkah, melainkan patung batu Moai di Pulau Paskah, Republik Chili.
    Patung-patung batu yang identik dengan gambar di atas pernah dimuat situs berita IDN Time s pada 23 Februari 2019 dengan judul, “10 Potret Rapa Nui, Pulau Indah dengan Patung Kuno Raksasa.”
    Gambar yang identik juga pernah dimuat situs berita Detik.com pada 5 April 2021 dengan judul, “ Siapakah Penghuni Pulau Paskah yang Punya Banyak Patung Raksasa?
    Pulau Paskah juga dikenal sebagai Easter Island atau dalam bahasa setempat disebut Rapa Nui. Pulau ini terkenal memiliki patung Moai (batu wajah) yang ikonik.
    Pulau Paskah mulai dikenal di dunia, sejak pelaut Belanda Jacob Roggeveen mencapai Pulau ini pada 1722. Hingga saat ini para peneliti belum satu kata terkait asal-usul penduduk pertama Pulau Paskah.
    Pulau Paskah adalah rumah bagi Moai (batu wajah) yang penuh teka-teki. Moai adalah batu monolit yang telah berdiri mengawasi lanskap pulau selama ratusan tahun. 
    Keberadaan mereka adalah bukti keajaiban kecerdasan umat manusia, namun maknanya masih menjadi misteri. Pulau Paskah sendiri terletak di Negara Chili, tepatnya di bagian Selatan Samudera Pasifik.
    Patung-patung Moai menjadi ikon bagi pulau tersebut. Mengapa patung-patung itu berada di sana memang telah menjadi pertanyaan para peneliti sejak lama dan beberapa hasil penelitian sudah mengungkap jawabannya. Salah satunya, temuan yang dirilis oleh jurnal Plos One, di mana patung-patung batu itu rupanya didirikan di atas sumber daya alam terpenting manusia, yakni air tawar.
    Dilansir dari Suara.com, para peneliti dari Universitas California, Los Angeles, Cotsen Institute of Archaeology, dan Easter Island Statue Project (EISP), membeberkan teori baru mengenai alasan mengapa patung Moai dibuat.
    Penelitian baru menunjukkan patung-patung besar itu dibangun untuk mendorong tanah subur ketika terjadi kekeringan dan kondisi tanah yang buruk.
    Ukiran rumit yang ditemukan di bagian belakang patung pun semakin memperkuat teori ini. Analisis kimia tanah menunjukkan adanya bukti sisa pisang, talas, dan ubi jalar. Hal itu membuat ilmuwan yakin bahwa lokasi itu merupakan area yang kaya akan tanah ideal untuk pertanian.
    "Ketika kami mendapatkan hasil kimia. Ada sesuatu dengan kandungan yang sangat tinggi dan saya tidak pernah mengira akan ada disana, seperti kalsium dan fosfor. Keduanya merupakan kunci petumbuhan untuk tanaman," ucap Sarah Sherwood, ahli geoarkeologi dan tanah, seperti dikutip dari laman IFL Science.
    Patung Moai sendiri terletak di Rapa Nui atau dikenal sebagai Pulau Paskah yang masih diselimuti misteri. Terletak di pantai lepas Chili, pulau tersebut memiliki 1.000 patung Moai yang berasal antara 1250 dan 1500 Masehi yang asal dan tujuan pembuatannya masih belum diketahui.
    Penduduk aslinya adalah keturunan Polinesia, tetapi kemungkinan besar berbaur dengan warga Amerika Selatan. Para ilmuwan berspekulasi bahwa lokasi patung Moai membantu penduduk untuk mengidentifikasi sumber air tawar.
    Emoji Moai
    Dikutip dari kompas.com, emoticon pertamakali diperkanalkan seorang ilmuan komputer di Carnegie Mellon pada 19 September 1982. Ia memperkenalkan emoticon pertama berupa senyuman.
    Dilansir dari Time, 19 September 2014, Fahlman memperhatikan percakapan melalui pesan elektronik yang digunakan oleh staf untuk berkomunikasi pada awal 1980-an. Dia menemukan ada suatu hal yang membuat percakapan itu berjalan kurang lancar, seperti lelucon yang hilang, maksud yang disalahartikan, dan omelan tak perlu yang mengaburkan diskusi.
    Fahlman, yang saat itu berusia 30-an, membuat cara sederhana dan legendaris, yaitu: Jika menyatakan sesuatu yang lucu atau ironis, beri label komentar dengan wajah tersenyum yang terbuat dari titik dua, tanda kurang, dan tanda kurung.
    Emoticon itu pun menyebar dengan cepat ke universitas lain, dan kemudian merambah ke e-mail dan hingga ke seluruh dunia. Temuan itu mengisi "lubang raksasa" yang ditinggalkan oleh semua isyarat visual yang hanya ada pada komunikasi tatap muka.
    "Salah satu problem utama dalam komunikasi teks adalah cara komunikasi yang jauh berbeda daripada berbicara secara langsung dengan orang lain," kata Seorang ahli bahasa komputer Thler Schneobelen dalam tesisnya tentang emotikon di Stanford.
    "Kata-kata itu datar dan tak bisa memberi isyarat untuk mengungkapkan apa yang kita maksud," lanjut dia. Kondisi itulah yang membuat kehadiran emoticon sangat berguna.
    Dalam perjalanannya, emoticon kemudian berkembang menjadi gambar kecil penuh warna yang ditemukan oleh perencana telekomunikasi dari Jepang, Shigetaka Kurita pada 1990-an dengan nama emoji.
    Dikutip dari emojigraph.org, emoji yang menampilkan ukiran wajah manusia dari batu dikenal sebagai Emoji Moai. Sering digunakan untuk mewakili mitos dan misteri. Emoji Moai trending di Twitter pada September 2021.
    Meskipun memiliki pola yang sama, namun Emoji Moai tampil dalam bentuk yang berbeda pada setiap platorm medsos.
    Emoji Moai dalam bentuk ukiran kepala manusia, dengan alis dan hidung yang menonjol, paling sering menghadap ke kiri. Emoji ini terkadang digunakan untuk berbagai makna unik, seperti menyampaikan ekspresi tabah, datar, atau konyol.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa emoji berupa ukiran wajah manusia dari batu merupakan gambar berhala di Mekkah, keliru. Emoji tersebut merujuk pada patung-patung batu Moai yang tersebar di Pulau Paskah atau Rapa Nui, Republik Chili. Emoji Moai kerap digunakan untuk berbagai makna unik, seperti menyampaikan ekspresi tabah, datar, atau konyol.
    TIM CEK FAKTA TEMPO

    Rujukan

  • (GFD-2021-7644) [SALAH] Air Rebusan Kayu Manis Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah Bagi Penderita Diabetes

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 04/10/2021

    Berita

    “INFO BUAT YG SDH KENA PENYAKIT GULA
    Siapa yg paling manis
    Kayu MANIS vs KENCING MANIS
    (mungkin ada yg belum baca)
    Ini kesaksian seorang teman yang baik, Gratis. Jadi tidak perlu berterima kasih pada Klinik.
    Begini kesaksiannya :
    “Saya keturunan dari orang tua penderita diabetes.”
    “Sudah lama mengkonsumsi “Rebusan/Godokan Kayu Manis”
    Awalnya saya minum seperlunya, krn tujuannya utk kesembuhan batuk saya.
    Suatu saat saya baca brosur ” Sirup Kayu Manis” di sebuah apotek, salah satu faedahnya utk menurunkan kadar gula dlm darah dan meningkatkan stamina pria.
    Karena saya pernah minum rebusan kayu manis sebelumnya, maka saya minum lagi lebih sering.
    Dan hasilnya sangat memuaskan.
    Tes gula terakhir (tanpa puasa), hasilnya 93 !
    Saya pernah sarankan ke kawan saya yg sedang naik kadar gulanya (400) dibulan puasa ini, beliau minum saat sahur dan saat buka, dalam tempo 3 hari turun ke 155 !!
    Sekarang keluarga dan teman2 yg keturunan sakit gula sdh mengkonsumsi itu.
    Hasilnya mrk merasakan lebih segar dan merasa lebih bertenaga.
    Kalau mau coba, ini caranya :

    Sediakan 3-4 batang kayu manis kering (perbatang sebesar telunjuk).
    Air putih biasa 1 liter (dapat dijadikan 2,5 gelas)
    Kayu Manis direbus dengan air biasa sampai mendidih dan mengeluarkan warna merah, kecilkan apinya, rebus lagi agak lama agar lebih merah airnya.
    Angkat dan tuangkan dalam gelas minum hangat-hangat. Tidak perlu tambahan apa-apa.
    Rebusan dapat diulang dan ditambahkan air dengan menambahkan kayu manis 1 batang saja.
    Bau awal rebusannya agak kuat tapi wangi, rasanya seperti teh tawar.
    Konsumsi 2 X sehari (bangun tidur dan mau tidur) utk penderita yg agak tinggi.
    Bila sudah turun, untuk tetap mempertahankan / stabilisasi, cukup 1 gelas saat mau tidur (malam).
    Mudah-mudahan ber MANFAAT bagi yg menderita DIABETES({}
    Mohon dishare, barang kali ada yg membutuhkan info ini….!!! Semoga bermanfaat…!!!
    🙏🌹
    Bagi bagi ilmu agar bermanfaat”

    Hasil Cek Fakta

    Telah beredar pesan di WhatsApp yang menginformasikan bahwa meminum rebusan kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah. Dalam pesan tersebut juga, diberikan cara pembuatan rebusan kayu manis dan jumlah konsumsinya dalam sehari.

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi dalam pesan WhatsApp itu tidak benar. Penelitian berjudul “The Effect of Cinnamon on Glucose of Type II Diabetes Patients” mengemukakan hasil bahwa mengonsumsi kayu manis dengan dosis 1 gram setiap hari selama 30 maupun 60 hari tidak berpengaruh terhadap penurunan glukosa darah pasien diabetes tipe II. Selain itu, mengutip dari Okezone, spesialis endokrologi dan ahli molekular diabetes, dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, PhD mengatakan bahwa kadar gula darah baru bisa turun dalam waktu dua minggu sampai satu bulan dan harus dengan bantuan obat dari dokter.

    “Beberapa penelitian menunjukkan kadar gula darah membutuhkan waktu dua minggu sampai satu bulan untuk turun. Itu pun harus dibantu obat dari dokter, air rebusan kayu manis tidak bisa digunakan sebagai obat tunggal,” jelas dr. Dante.

    Informasi yang sama sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [SALAH] “Kayu Manis vs Kencing Manis” terbit pada 4 Maret 2018.

    Dari berbagai fakta di atas, pesan WhatsApp terkait air rebusan kayu manis dapat turunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Faktanya, informasi yang tersebar melalui WhatsApp itu adalah hoaks lama yang kembali beredar. Spesialis endokrologi dan ahli molekular diabetes Indonesia mengonfirmasi bahwa untuk menurunkan kadar gula darah diperlukan waktu yang relatif lama dan perlu bantuan obat dari dokter serta tidak bisa dari air rebusan kayu manis sebagai obat tunggal.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7645) [SALAH] Pesan WhatsApp “Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!”

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 04/10/2021

    Berita

    “🍍Air Nanas panas🍍

    tolong sebarkan !! tolong sebarkan !!

    Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat Jakarta menekankan bahwa jika setiap orang yang menerima buletin ini dapat meneruskan sepuluh salinan kepada orang lain’, pasti setidaknya satu kehidupan akan diselamatkan …
    Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda juga dapat membantu bagian Anda. terima kasih!
    Air NANAS panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup
    Lihatlah lagi, lalu beri tahu yang lain,Sebarkan cinta keluar!
    Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!
    Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi “air alkali”, tunggu hingga dingin kmudian minum. minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja. .”
    “Air NANAS panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
    Sari buah NANAS panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.
    Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
    Jenis pengobatan dengan ekstrak NANAS hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
    Selain itu, asam amino dan polifenol NANAS dalam jus NANAS dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
    Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan Anda sendiri.
    (DR. dr. Rahyussalim, SpOT) FK UI
    Semoga bermanfaat bagi yg memerlukan, Aamiin Yaa Robbal Alamiin 🤲🏻🙏🏻
    .
    https://kolegium-ioa.org/dosen/dr-dr-rahyussalim-sp-otk/“
    Air nanas panas khairul huseinn
    Air nanas panas kanker

    Hasil Cek Fakta

    Telah beredar pesan di WhatsApp berisi informasi bahwa nanas yang dicampur dengan air panas akan berubah menjadi air alkali dan dapat dikonsumsi untuk pengobatan kanker yang efektif. Dalam pesan itu disebutkan bahwa informasi terkait “air nanas panas” berasal dari DR. dr. Rahyussalim, SpOT dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan telah dibuktikan oleh Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat.

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi dalam pesan WhatsApp tersebut tidak benar. Jika dilhat dari profil DR. dr. Rahyussalim, SpOT, ia adalah seorang dokter spesialis Orthopaedi & Traumatologi dan pesan itu tidak berkaitan dengan spesialisasinya. Mengutip dari Liputan6, DR. dr. Rahyussalim, SpOT mengonfirmasi bahwa dirinya pun tidak pernah menyebarkan informasi itu dan bahkan ia mendapatkan pesan serupa dari rekannya.

    “Nama saya dicantumkan oleh orang lain. Entah itu ada orang iseng atau apa,” jelas dr. Rahyussalim.

    Selain itu, tidak ditemukan identitas Profesor Khairul Husein dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat yang tercantum dalam pesan Whatsapp itu sehingga tokoh tersebut adalah fiktif.

    Klaim air nanas panas dapat berubah menjadi air alkali yang dapat membunuh sel kanker pada pesan itu juga telah diluruskan oleh Ketua DPP Bidang Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Dr Marudut Sitompul. Menurutnya, perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait nanas yang dapat mengobati kanker dari penelitian tahun 2019 mengenai kandungan bromelain dalam nanas yang berkaitan dengan kanker serta terdapat kekeliruan dalam pesan itu terkait air alkali.

    “Penelitian yang dilakukan tahun 2019 itu, bromelain bisa menyebabkan penghambatan pada sel kanker. Tetapi untuk bisa berfungsi seperti itu pada mereka yang (terkena) kanker itu banyak faktor yang harus diperhatikan meliputi stadium kanker yang diderita dan status kesehatan pasien. Maka kesimpulan penelitiannya di 2019 itu dibutuhkan investigasi, penyelidikan, penelitian lainnya supaya kita bisa menyampaikan bahwa ini bisa mengobati kanker,” papar Marudut.

    “Air alkali kan (bersifat) basa. Sementara itu, nanas memiliki pH sekitar 4 dan bersifat asam. Apabila nanas direndam air dan difermentasi, maka bakteri lactic acid akan masuk ke dalamnya dan membuatnya menjadi semakin asam. Ini kekeliuran,” tutur Marudut

    Informasi yang sama sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [SALAH] Air Nanas Panas Sembuhkan Kanker terbit pada 17 Desember 2019 dan [SALAH] Air Nanas Panas Bisa Membunuh Sel Kanker terbit pada 2 Agustus 2021.

    Dari berbagai fakta di atas, pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp itu dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Faktanya, Ketua DPP Bidang Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Dr Marudut Sitompul mengungkapkan perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengungkapkan campuran nanas dan air panas dapat membunuh kanker.

    Rujukan