• (GFD-2022-8990) [SALAH] Giveaway Soimah 2 juta untuk 350 orang

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 15/01/2022

    Berita

    Beredar sebuah video siaran langsung Soimah yang dibagikan pada akun Facebook @S0imah_Live pada 11 Januari 2022. Siaran langsung tersebut memperlihatkan 2 sisi layar ketika Soimah sedang makan dengan layar disebelahnya merupakan angka yang akan digunakan sebagai bahan tebakan penonton untuk mendapatkan hadiah.

    NARASI:
    “Saya akan membagikan uang tunai Rp 2.000.000 untuk 350 orang pertama yang benar-benar menebak angka di gambar”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya siaran langsung yang dilakukan oleh Soimah tidak pernah ada. Perempuan pemilik nama asli Soimah Pancawati ini menegaskan tak pernah membuat give away dengan iming-iming uang.

    Melalui akun instagram resmi @showimah, dirinya membantah mengadakan give away berupa uang tunai puluhan juta rupiah.

    “Untuk teman2 yg budiman sekali jgn pernah percaya, seumur hidup sy gak pernah bikin2 gituan di media manapun, jd kalo ada akun atas nama sy bikin give away, itu jelas palsuuu, karna sy sdh meng informasikan ini, jadi kalo ada apa2 tanggung sendiri resikonya ya” tulis Soimah dalam postingan Instagramnya.

    Sebelumnya isu give away Soimah juga sudah pernah beredar di media sosial pada tahun 2020 dan dibantah langsung kebenarannya oleh Soimah.

    Dengan demikian, video siaran langsung yang diunggah oleh akun Facebook @S0imah_Live tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan

    Faktanya, melalui akun instagram resmi Soimah menegaskan bahwa tidak ada give away yang dilakukan pada akun media sosial manapun

    Rujukan

  • (GFD-2022-8991) [SALAH] Permen Yupi Mengandung Babi

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 15/01/2022

    Berita

    Akun Tiktok @congean124 memposting sebuah video yang mengklaim bahwa permen Yupi terbuat dari kulit babi.
    NARASI:
    “Terbukti!!
    Permen YUPI
    Terbuat Dari Kulit Babi”

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, ditemukan informasi pada salah satu artikel Merdeka.com berjudul “PT Yupi Indo Jelly Gum tegaskan produknya aman dan halal untuk dikonsumsi” yang diunggah pada 19 April 2018. Dalam artikel tersebut PT Yupi Indo Jelly Gum menjelaskan produk Gummy sudah berstandar international dan memiliki standar kualitas ISO 22000.

    “PT Yupi Indo Jelly Gum telah memiliki Halal yang dari MUI dan telah memiliki nomor registrasi BPOM RI pada setiap produk yang diedarkan. Produk Gummy yang diproduksi oleh PT Yupi Indo Jelly Gum juga telah berstandar international dan memiliki standar kualitas ISO 22000,” ujar Marketing Manager PT Yupi Indo Jelly Gum, Amerlina H Lumintang dalam rilisnya, Kamis (19/4).

    Informasi mengenai Yupi yang diklaim mengandung babi merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Pada bulan Oktober 2019 pada salah satu artikel Liputan6.com yang berjudul “Cek Fakta: Viral Video yang Mengklaim Permen Yupi Dibuat dari Kulit Babi, Ini Faktanya” telah memeriksa informasi tersebut.

    Dengan demikian klaim bahwa permen Yupi mengandung babi tidak benar. PT Yupi Indo Jelly Gum menjelaskan produknya aman dan halal sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Klaim tersebut tidak benar. Faktanya, PT Yupi Indo Jelly Gum menjelaskan produknya aman dan halal .

    Rujukan

  • (GFD-2022-8982) [SALAH] Lowongan Kerja Vaksinator di Puskesmas Kota Batu

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 14/01/2022

    Berita

    Dalam pamflet tersebut menyebutkan bahwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sedang mencari tenaga vaksinator untuk ditempatkan di Puskesmas Kota Batu. Di dalam poster tersebut juga mencantumkan posisi yang dibutuhkan beserta alamat dan hotlinenya.

    Hasil Cek Fakta

    Melansir kumparan.com serta malang.suara.com, Susana Indahwati selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu memastikan informasi tersebut merupakan Hoax atau informasi palsu. Selain itu ditegaskan bahwa Dinas Kesehatan Kota Batu termasuk puskesmas se-Kota Batu tidak pernah membuka pendaftaran lowongan tim vaksinator.

    Jika mengacu kepada seluruh referensi, poster lowongan kerja vaksinator untuk puskesmas Kota Batu adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ari Dwi Prasetyo (Universitas Sebelas Maret).

    Lowongan tersebut palsu. Telah dikonfirmasi oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, Susana Indahwati, bahwa Dinas Kesehatan Kota Batu termasuk puskesmas se-Kota Batu tidak pernah membuka pendaftaran lowongan tim vaksinator.

    Rujukan

  • (GFD-2022-8983) [SALAH] Putri Bungsu Annisa Trihapsari Meninggal Dunia

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 14/01/2022

    Berita

    Dalam postingan yang dibagikan di Facebook tersebut menyebarkan link website dengan narasi putri bungsu Annisa Trihapsari yang menjadi penghapal Al-Qur’an namun meninggal dikarenakan sakit paru-paru.

    Hasil Cek Fakta

    Namun setelah di cek di website tersebut tidak menemukan berita mengenai kematian dari putri bungsu Annisa Trihapsari tersebut. Lalu ketika menelusuri akun Instagram dari Annisa Trihapsari (@hapsarianissa29) tidak ditemukan juga adanya postingan yang memberikan informasi mengenai kematian anak bungsunya tersebut.

    Berita yang ditampilkan Di website tersebut hanya membahas mengenai prestasi anak bungsu Annisa Trihapsari sebagai penghapal Al-Qur’an yang mana hal ini merupakan informasi yang benar apabila melihat postingan Annisa Trihapsari (@hapsarianissa29) pada tanggal 21 Juni 2020. Jika mengacu kepada seluruh referensi, maka informasi mengenai Kematian Putri Bungsu Annisa Trihapsari masuk kedalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ari Dwi Prasetyo (Universitas Sebelas Maret).

    Menurut penelusuran diketahui bahwa isi artikel tersebut terdapat misinformasi. Apabila melihat akun instagram pribadi Artis Annisa Trihapsari (@hapsarianissa29) tidak mengabarkan kabar duka apapun terkait dengan putri bungsunya.

    Rujukan