(GFD-2022-9071) [SALAH] Polisi Singkawang Gunakan Bahasa China saat Sosialisasi ke Warga
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 25/01/2022
Berita
Aparat POLRES SINGKAWANG sudah gunakan bahasa China, Apa harus begini nasib bangsa kita ini. bukannya bahasa Nasional Indonesia.. malah diganti dg bahasa Mandarin… Sdh kacau negara ini atau sudah melupakan PESAN atau PENGAKUAN Sumpah Pemuda.?. Piye Pa
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter @presidendungu memposting sebuah video yang memperlihatkan Polwan sedang melakukan sosialisasi di jalanan umum kepada masyarakat menggunakan bahasa Mandarin. Akun ini menyebutkan bahwa polisi sudah menggantikan bahasa Indonesia dengan bahasa China.
Dikutip dari detik.com, Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto mengatakan anggota polisi yang ada dalam video yang diunggah akun Twitter tersebut tengah memberikan edukasi mengenai Vaksinasi Covid-19 kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat, yang didominasi oleh keturunan Tionghoa terutama kepada warga lanjut usia yang biasa menggunakan Dialek Hakka dalam percakapan sehari-hari. Cara ini digunakan agar sosialisasi lebih efektif karena menggunakan kearifan lokal.
Hal senada juga diungkapkan oleh Farid Gaban, aktivis yang juga jurnalis senior. Melalui akun Twitternya @faridgaban, Farid Gaban mengatakan bahwa pengunggah video tersebut tidak mengetahui bahwa mayoritas warga Tionghoa merupakan keturunan Tionghoa.
“Ada yg protes kenapa polisi Singkawang melakukan sosialisasi publik dlm bahasa Tiongkok. Dijajah China katanya. Orang itu tdk tahu bahwa mayoritas warga Singkawang adalah Tionghoa, banyak darinya petani yg sama miskinnya dg petani di Jawa. Indonesia itu bukan cuma Jakarta & Jawa.” cuit Farid Gaban pada Kamis, 13 Januari 2022 lalu.
Dengan demikian jika mengacu kepada seluruh referensi, maka informasi mengenai polisi menggunakan bahasa mandarin untuk melakukan sosialisasi ke warga Singkawang tidak benar dan masuk kedalam kategori konten yang menyesatkan.
Dikutip dari detik.com, Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto mengatakan anggota polisi yang ada dalam video yang diunggah akun Twitter tersebut tengah memberikan edukasi mengenai Vaksinasi Covid-19 kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat, yang didominasi oleh keturunan Tionghoa terutama kepada warga lanjut usia yang biasa menggunakan Dialek Hakka dalam percakapan sehari-hari. Cara ini digunakan agar sosialisasi lebih efektif karena menggunakan kearifan lokal.
Hal senada juga diungkapkan oleh Farid Gaban, aktivis yang juga jurnalis senior. Melalui akun Twitternya @faridgaban, Farid Gaban mengatakan bahwa pengunggah video tersebut tidak mengetahui bahwa mayoritas warga Tionghoa merupakan keturunan Tionghoa.
“Ada yg protes kenapa polisi Singkawang melakukan sosialisasi publik dlm bahasa Tiongkok. Dijajah China katanya. Orang itu tdk tahu bahwa mayoritas warga Singkawang adalah Tionghoa, banyak darinya petani yg sama miskinnya dg petani di Jawa. Indonesia itu bukan cuma Jakarta & Jawa.” cuit Farid Gaban pada Kamis, 13 Januari 2022 lalu.
Dengan demikian jika mengacu kepada seluruh referensi, maka informasi mengenai polisi menggunakan bahasa mandarin untuk melakukan sosialisasi ke warga Singkawang tidak benar dan masuk kedalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ari Dwi Prasetyo.
Polisi Polres Singkawang menggunakan dialek Hakka agar lebih efektif dalam sosialisasi vaksin kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat yang mayoritas merupakan keturunan Tionghoa.
Polisi Polres Singkawang menggunakan dialek Hakka agar lebih efektif dalam sosialisasi vaksin kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat yang mayoritas merupakan keturunan Tionghoa.
Rujukan
(GFD-2022-9051) [SALAH] “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah ke rumah masing masing warga”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/01/2022
Berita
“Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah ke rumah masing masing warga”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Ibnu Setiawan memposting sebuah gambar tangkapan layar yang terdapat foto Ubedilah. Di atas foto tersebut terdapat narasi “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah ke rumah masing masing warga”. Postingan tersebut diunggah pada grup Planga Plongo tanggal 20 Januari 2022 pukul 23.41.
Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci narasi di Facebook ditemukan artikel milik Barisan.com dengan judul “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah”. Foto pada artikel tersebut sama dengan postingan di Facebook namun judul pada postingan Facebook berbeda dengan judul artikel.
Lebih lanjut, melansir dari Riau24.com pada artikel berjudul “Pengamat Sebut Penanganan Banjir di Era Anies Baswedan Lebih Baik Dibanding Ahok, Ini Alasannya” Ubedilah Badrun yang namanya dicatut pada postingan Facebook mengatakan “Dalam urusan penanggulangan banjir ini nampaknya cara Anies Baswedan jauh lebih sistemik dan terarah,”. Jika dilihat tidak ada narasi “ke rumah masing masing warga”.
Dengan demikian narasi postingan Facebook merupakan tangkapan layar dari salah satu artikel milik Barisan.com yang telah disunting pada bagian judul dan telah ditambahi narasi yang tidak benar. Judul yang asli adalah “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci narasi di Facebook ditemukan artikel milik Barisan.com dengan judul “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah”. Foto pada artikel tersebut sama dengan postingan di Facebook namun judul pada postingan Facebook berbeda dengan judul artikel.
Lebih lanjut, melansir dari Riau24.com pada artikel berjudul “Pengamat Sebut Penanganan Banjir di Era Anies Baswedan Lebih Baik Dibanding Ahok, Ini Alasannya” Ubedilah Badrun yang namanya dicatut pada postingan Facebook mengatakan “Dalam urusan penanggulangan banjir ini nampaknya cara Anies Baswedan jauh lebih sistemik dan terarah,”. Jika dilihat tidak ada narasi “ke rumah masing masing warga”.
Dengan demikian narasi postingan Facebook merupakan tangkapan layar dari salah satu artikel milik Barisan.com yang telah disunting pada bagian judul dan telah ditambahi narasi yang tidak benar. Judul yang asli adalah “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Hal tersebut tidak benar. Faktanya, gambar postingan Ibnu Setiawan merupakan tangkapan layar dari salah satu artikel milik Barisan.com yang telah disunting di bagian judul dan telah ditambahi narasi yang tidak benar. Judul yang asli adalah “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah”.
Hal tersebut tidak benar. Faktanya, gambar postingan Ibnu Setiawan merupakan tangkapan layar dari salah satu artikel milik Barisan.com yang telah disunting di bagian judul dan telah ditambahi narasi yang tidak benar. Judul yang asli adalah “Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah”.
Rujukan
(GFD-2022-9052) [SALAH] Gambar Kaca Indomaret Pecah karena Pembeli Minyak Murah
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/01/2022
Berita
Caption
“Minyak Kemasan murah katanya promo….
Coba kau jual selama 1bulan
Milyaran Rupiah kerugian kau
Bukan Indomaret lagi
Indomlarat nama mu”
Pada gambar postingan
“Gara-gara Jual minyak
Kemasan murah
diserbu masa
Pintu kaca pecah”
“Minyak Kemasan murah katanya promo….
Coba kau jual selama 1bulan
Milyaran Rupiah kerugian kau
Bukan Indomaret lagi
Indomlarat nama mu”
Pada gambar postingan
“Gara-gara Jual minyak
Kemasan murah
diserbu masa
Pintu kaca pecah”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Pak Ucok Nandan memposting sebuah gambar pintu kaca Indomaret yang pecah dan mengklaim bahwa penyebab kaca pecah karena pembeli yang membeli minyak murah.
Setelah ditelusuri, Public Relations Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) A Nenny Kristyawati menjelaskan kejadian pecahnya kaca Indomaret berlokasi di Aceh, dan tidak ada hubungannya dengan masyarakat yang ramai-ramai ingin membeli minyak goreng murah. Penyebab kaca Indomaret pecah karena peristiwa kecelakaan karyawan toko pada 19 Januari 2022 pukul 10.00. Karyawan toko tersebut hendak pergi mencetak sarana promosi dan saat menghidupkan motor, justru menekan gas kendaraan terlalu dalam.
Dengan demikian, klaim bahwa kaca Indomaret pecah karena pembeli minyak murah tidak benar. A Nenny Kristyawati menjelaskan kaca Indomaret yang pecah terjadi di daerah Aceh karena kecelakaan karyawan toko buka pembeli minyak murah sehingga masuk dalam kategori konteks yang salah.
Setelah ditelusuri, Public Relations Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) A Nenny Kristyawati menjelaskan kejadian pecahnya kaca Indomaret berlokasi di Aceh, dan tidak ada hubungannya dengan masyarakat yang ramai-ramai ingin membeli minyak goreng murah. Penyebab kaca Indomaret pecah karena peristiwa kecelakaan karyawan toko pada 19 Januari 2022 pukul 10.00. Karyawan toko tersebut hendak pergi mencetak sarana promosi dan saat menghidupkan motor, justru menekan gas kendaraan terlalu dalam.
Dengan demikian, klaim bahwa kaca Indomaret pecah karena pembeli minyak murah tidak benar. A Nenny Kristyawati menjelaskan kaca Indomaret yang pecah terjadi di daerah Aceh karena kecelakaan karyawan toko buka pembeli minyak murah sehingga masuk dalam kategori konteks yang salah.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, Public Relations Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) A Nenny Kristyawati menjelaskan kaca Indomaret yang pecah terjadi di daerah Aceh karena kecelakaan karyawan toko bukan karena pembeli minyak murah.
Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, Public Relations Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) A Nenny Kristyawati menjelaskan kaca Indomaret yang pecah terjadi di daerah Aceh karena kecelakaan karyawan toko bukan karena pembeli minyak murah.
Rujukan
(GFD-2022-9053) [SALAH] Cuci Ginjal dengan Rebusan Daun Seledri
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/01/2022
Berita
TIPS CUCI GINJAL ALAMIAH, MUDAH DAN SANGAT MURAH
(AYO SAYANGI GINJAL KITA)
1 Bln 1 X
“SEBELUM TERLAMBAT”
SALAM SEHAT
Jika kita CUCI GINJAL ke RS. Biaya-nya tdk kurang dri Rp. 10.000.000;
Tapi dgn Cara Herbal tdk sampai Rp.10.000;
Selama ber-Tahun² Ginjal kita menyaring darah dngn cara membuang : Garam , Racun & Zat² lain yg tdk diinginkan memasuki tubuh kita . Seiring berjalannya waktu , terjadi akumulasi garam & memerlukan perawatan & pembersihan secara rutin & berkala , minimal 1 bulan sekali …
Berikut TIPS CUCI GINJAL secara murah & alami:
CARANYA SANGAT MUDAH:
Beli seikat daun Seledri …
2 . Cucilah sampai bersih , lalu potong kecil² & masukkan ke dlm panci …
3 . Tuangkan air bersih , kira2 1 liter , didihkan selama 10 menit & biarkan hingga dingin …
4 . Saring & tuangkan kedalam botol yg bersih lalu simpan di dlm kulkas hingga dingin . Minum satu gelas setiap hari & Anda akan melihat semua endapan
Garam & Racun lain
yg keluar dari Ginjal Anda sewaktu buang air kecil …
Anda juga akan melihat perbedaan yg tdk pernah anda rasakan sebelumnya …
Seledri dikenal sebagai obat ALAMI terbaik utk mencuci Ginjal !!!
Jadi tdk ada efek sampingnya !!! ..
Silakan disebarkan ke seluruh saudara & teman anda , agar bisa memberi manfaat bagi banyak orang yg membutuhkan informasi ini .
Terutama bagi orang² yg rutin mengkonsumsi obat²an pabrik .
Semoga bisa bermanfaat !!!
Sumber : Group cahaya Tips kesehatan :
SAYANGI GINJAL ANDA kalau terjadi gangguan pd Ginjal , jngn cepat² cuci darah… Sebaiknya Coba dulu TIPS INI ~~> yg sangat murah dan mudah
Salam sehat … Selamat mencoba .. semoga kita semua hidup sehat …
Prof. Dr. Ir Budi Indarto … Semoga kita semua diberi KESEHATAN … *AAMIIN *SEMOGA BERMANFAAT**
Biji alpukat obat ginjal
Apakah betul daun sledri bisa untuk mencuci ginjal bila dimasak diminum airnya .
(AYO SAYANGI GINJAL KITA)
1 Bln 1 X
“SEBELUM TERLAMBAT”
SALAM SEHAT
Jika kita CUCI GINJAL ke RS. Biaya-nya tdk kurang dri Rp. 10.000.000;
Tapi dgn Cara Herbal tdk sampai Rp.10.000;
Selama ber-Tahun² Ginjal kita menyaring darah dngn cara membuang : Garam , Racun & Zat² lain yg tdk diinginkan memasuki tubuh kita . Seiring berjalannya waktu , terjadi akumulasi garam & memerlukan perawatan & pembersihan secara rutin & berkala , minimal 1 bulan sekali …
Berikut TIPS CUCI GINJAL secara murah & alami:
CARANYA SANGAT MUDAH:
Beli seikat daun Seledri …
2 . Cucilah sampai bersih , lalu potong kecil² & masukkan ke dlm panci …
3 . Tuangkan air bersih , kira2 1 liter , didihkan selama 10 menit & biarkan hingga dingin …
4 . Saring & tuangkan kedalam botol yg bersih lalu simpan di dlm kulkas hingga dingin . Minum satu gelas setiap hari & Anda akan melihat semua endapan
Garam & Racun lain
yg keluar dari Ginjal Anda sewaktu buang air kecil …
Anda juga akan melihat perbedaan yg tdk pernah anda rasakan sebelumnya …
Seledri dikenal sebagai obat ALAMI terbaik utk mencuci Ginjal !!!
Jadi tdk ada efek sampingnya !!! ..
Silakan disebarkan ke seluruh saudara & teman anda , agar bisa memberi manfaat bagi banyak orang yg membutuhkan informasi ini .
Terutama bagi orang² yg rutin mengkonsumsi obat²an pabrik .
Semoga bisa bermanfaat !!!
Sumber : Group cahaya Tips kesehatan :
SAYANGI GINJAL ANDA kalau terjadi gangguan pd Ginjal , jngn cepat² cuci darah… Sebaiknya Coba dulu TIPS INI ~~> yg sangat murah dan mudah
Salam sehat … Selamat mencoba .. semoga kita semua hidup sehat …
Prof. Dr. Ir Budi Indarto … Semoga kita semua diberi KESEHATAN … *AAMIIN *SEMOGA BERMANFAAT**
Biji alpukat obat ginjal
Apakah betul daun sledri bisa untuk mencuci ginjal bila dimasak diminum airnya .
Hasil Cek Fakta
Beredar informasi mengenai cara cuci darah murah dengan rebusan daun seledri menurut Prof Dr Ir Budi Indarto. Klaim ini sebelumnya pernah diperiksa fakta dengan judul [SALAH] Ternyata Biaya untuk Cuci Ginjal Kurang dari 10.000. Dalam artikel tersebut menyebutkan bahwa Prof Ir Budi Indarto setelah dicari adalah seorang ahli di bidang Teknik Sipil. Kemudian terkait klainm rebusan daun seledri bisa membersihkan ginjal belum ada uji klinis dan bukti ilmiahnya. Menurut Dr. Taofik Rusdiana, Msi, Apt Dosen Fakultas Farmasi Unpad yang menciptakan minuman dari ekstrak seledri, daun seledri memang mampu menjaga kesehatan tubuh terutama ginjal karena kaya akan antioksidan, diuretik, hematuria, serta melarutkan batu ginjal, namun tidak untuk membersihkan ginjal dari racun seperti klaim yang beredar.
Alodokter.com juga mengeluarkan artikel dengan judul Mengungkap Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal, yang menyebutkan 3 manfaat daun seledri bagi ginjal namun tidak ditemukan narasi terkait daun seledri dapat membersihkan ginjal.
Artikel lain dari hellosehat.com juga menyebutkan bahwa Daun seledri memang memiliki khasiat untuk ginjal, antara lain mengoptimalkan fungsi ginjal, membantu mengendalikan tekanan darah, kandungan flavonoid yang baik untuk ginjal.
Alodokter.com juga mengeluarkan artikel dengan judul Mengungkap Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal, yang menyebutkan 3 manfaat daun seledri bagi ginjal namun tidak ditemukan narasi terkait daun seledri dapat membersihkan ginjal.
Artikel lain dari hellosehat.com juga menyebutkan bahwa Daun seledri memang memiliki khasiat untuk ginjal, antara lain mengoptimalkan fungsi ginjal, membantu mengendalikan tekanan darah, kandungan flavonoid yang baik untuk ginjal.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Klaim Rebusan Daun Seledri untuk mencuci ginjal salah. Belum ada bukti ilmiah dan uji klinis terkait hal tersebut.
Klaim Rebusan Daun Seledri untuk mencuci ginjal salah. Belum ada bukti ilmiah dan uji klinis terkait hal tersebut.
Rujukan
Halaman: 6284/7990



