“Ya Allah…
Mendalam kali tangis bayi dari Pakistan berusia 7 hari ini. Dia di bunuh dengan cara ditembak mati oleh ayah kandungnya sendiri hanya karena ayahnya menginginkan seorang anak laki-laki.”
(GFD-2022-9601) [SALAH] Video Bayi Pakistan Berusia 7 Hari yang Ditembak Ayah Kandungnya pada 5 Maret 2022
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 12/04/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube dengan nama pengguna “creator media” melalui fitur YouTube Shorts mengunggah sebuah video yang menunjukkan seorang bayi tengah menangis. Video tersebut juga disertai keterangan yang menyatakan bahwa bayi dalam video tersebut adalah seorang bayi asal Pakistan yang ditembak oleh ayahnya ketika berusia 7 hari pada 5 Maret 2022 lalu.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video bayi Pakistan berusia 7 hari yang ditembak ayah kandungnya. Faktanya, video tersebut merupakan video yang telah diunggah pada 16 Februari 2022 oleh akun TikTok dengan nama pengguna “muhammadmuize”.
Lebih lanjut, kasus penembakan bayi berusia 7 hari di Pakistan oleh ayah kandungnya memang benar terjadi pada 5 Maret 2022. Namun, wajah bayi yang menjadi korban tidak sesuai dengan wajah bayi dalam video yang disebarkan. Sebuah artikel dari media Inggris Mirror berjudul “Evil dad who really wanted a baby boy ‘shoots dead his seven-day-old girl’” juga menyertakan foto sebenarnya yang menunjukkan wajah bayi yang menjadi korban.
Dengan demikian, video yang diunggah oleh kanal YouTube dengan nama pengguna “creator media” melalui fitur YouTube Shorts tersebut dapat dikategorikan sebagai Kontenks yang Salah/False Context.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video bayi Pakistan berusia 7 hari yang ditembak ayah kandungnya. Faktanya, video tersebut merupakan video yang telah diunggah pada 16 Februari 2022 oleh akun TikTok dengan nama pengguna “muhammadmuize”.
Lebih lanjut, kasus penembakan bayi berusia 7 hari di Pakistan oleh ayah kandungnya memang benar terjadi pada 5 Maret 2022. Namun, wajah bayi yang menjadi korban tidak sesuai dengan wajah bayi dalam video yang disebarkan. Sebuah artikel dari media Inggris Mirror berjudul “Evil dad who really wanted a baby boy ‘shoots dead his seven-day-old girl’” juga menyertakan foto sebenarnya yang menunjukkan wajah bayi yang menjadi korban.
Dengan demikian, video yang diunggah oleh kanal YouTube dengan nama pengguna “creator media” melalui fitur YouTube Shorts tersebut dapat dikategorikan sebagai Kontenks yang Salah/False Context.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Bukan video bayi Pakistan berusia 7 hari yang ditembak ayah kandungnya pada 5 Maret 2022. Faktanya, video tersebut merupakan video yang telah diunggah pada 16 Februari 2022 oleh akun TikTok dengan nama pengguna “muhammadmuize”.
Bukan video bayi Pakistan berusia 7 hari yang ditembak ayah kandungnya pada 5 Maret 2022. Faktanya, video tersebut merupakan video yang telah diunggah pada 16 Februari 2022 oleh akun TikTok dengan nama pengguna “muhammadmuize”.
Rujukan
(GFD-2022-9602) [SALAH]: Mumi Dinosaurus Appalachiosaurus Ditemukan di Tennessee
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 12/04/2022
Berita
“KISAH TERBREAKING:
Ilmuwan menyebutnya spesimen dinosaurus terbaik yang pernah ditemukan. Ditemukan secara tidak sengaja oleh para survei di dekat area Citico Creek di Hutan Nasional Cherokee, teropodfosilisasi ini seharusnya berusia lebih dari 77 juta tahun, namun kulit, tulang, dan organ tampaknya utuh. Menurut Museum Sejarah Alam ETSU di Gray, Tennessee, yang baru-baru ini mengungkapkan temuannya, dinosaurus itu sangat terpelihara dengan baik dan bukannya ‘fosil’, kita bisa dengan aman menyebutnya ‘mumi dinosaurus. “”””””””””
Para peneliti memeriksa temuannya terkejut pada tingkat pelestariannya yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya. Kulit, gigi, dan bahkan beberapa nyali makhluk itu utuh – sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
“Kau tidak perlu menggunakan banyak imajinasi untuk merekonstruksinya; jika mata Anda hanya menjulingkan sedikit, Anda hampir percaya bahwa itu sedang tidur,” kata seorang peneliti.
Meskipun bagaimana mumi dinosaurus bisa tetap utuh begitu lama masih menjadi misteri, para peneliti menunjukkan bahwa teropod mungkin telah tersapu oleh sungai yang banjir dan dibawa ke laut kuno, di mana akhirnya tenggelam ke tidak dengan lantai laut yang terbuka.
Sekarang diyakini diidentifikasi sebagai Appalachiosaurus, ahli konservasi sedang mencari pengkodean DNA-nya. Dr. James Harvin menyatakan, “Mengetahui binatang ini pernah berkeliaran di area ini, kami akan berusaha untuk memulihkan spesies ini. Kami berharap untuk memperkenalkannya kembali ke tanah pijakan kuno”.
Ilmuwan menyebutnya spesimen dinosaurus terbaik yang pernah ditemukan. Ditemukan secara tidak sengaja oleh para survei di dekat area Citico Creek di Hutan Nasional Cherokee, teropodfosilisasi ini seharusnya berusia lebih dari 77 juta tahun, namun kulit, tulang, dan organ tampaknya utuh. Menurut Museum Sejarah Alam ETSU di Gray, Tennessee, yang baru-baru ini mengungkapkan temuannya, dinosaurus itu sangat terpelihara dengan baik dan bukannya ‘fosil’, kita bisa dengan aman menyebutnya ‘mumi dinosaurus. “”””””””””
Para peneliti memeriksa temuannya terkejut pada tingkat pelestariannya yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya. Kulit, gigi, dan bahkan beberapa nyali makhluk itu utuh – sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
“Kau tidak perlu menggunakan banyak imajinasi untuk merekonstruksinya; jika mata Anda hanya menjulingkan sedikit, Anda hampir percaya bahwa itu sedang tidur,” kata seorang peneliti.
Meskipun bagaimana mumi dinosaurus bisa tetap utuh begitu lama masih menjadi misteri, para peneliti menunjukkan bahwa teropod mungkin telah tersapu oleh sungai yang banjir dan dibawa ke laut kuno, di mana akhirnya tenggelam ke tidak dengan lantai laut yang terbuka.
Sekarang diyakini diidentifikasi sebagai Appalachiosaurus, ahli konservasi sedang mencari pengkodean DNA-nya. Dr. James Harvin menyatakan, “Mengetahui binatang ini pernah berkeliaran di area ini, kami akan berusaha untuk memulihkan spesies ini. Kami berharap untuk memperkenalkannya kembali ke tanah pijakan kuno”.
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Facebook mengunggah beberapa gambar yang diklaim bahwa telah ditemukan mumi dinosaurus spesimen Appalachiosaurus berusia 77 juta tahun di dekat area Citico Creek di Hutan Nasional Cherokee, Tennessee, Amerika Serikat.
Berdasarkan penelusuran menggunakan reverse image search, ditemukan foto identik yang pernah diunggah oleh akun twitterDennis Hansen, pada 22 Oktober 2021. Dia menyebut nama DinoMuseum Altmuhltal dalam cuitannya.
DinoMuseum Altmuhltal merupakan sebuah museum dinosaurus di Denkendorf, Jerman. Museum bertemakan ruangan terbuka itu terdapat beberapa koleksi fosil dinosaurus, termasuk salah satunya jenis yang di anggap Appalachiosaurus seperti pada klaim.
Terkait dengan Appalachiosaurus, nama ini telah lama ditetapkan oleh paleontolog sejak 2005. Australian Museum pada 25 November 2020 menulis bahwa nama ini berarti kadal dari Appalachia, yang mengacu pada wilayah pegunungan tempat fosil ini pertama kali ditemukan.
Appalachiosaurus montgomeriensis adalah tyrannosaurus pertama dan terlengkap yang ditemukan di Amerika Serikat bagian timur. Tepatnya di wilayah Appalachian di Montgomery County, Alabama.
Mahluk ini diperkirakan hidup sekitar 80-76 juta tahun yang lalu. Spesimen aslinya ditemukan pada 1982, tetapi baru pada 2005 para paleontolog menentukan bahwa spesimen ini mewakili genus dan spesies tyrannosaurus kecil yang benar-benar baru.
Berdasarkan penelusuran menggunakan reverse image search, ditemukan foto identik yang pernah diunggah oleh akun twitterDennis Hansen, pada 22 Oktober 2021. Dia menyebut nama DinoMuseum Altmuhltal dalam cuitannya.
DinoMuseum Altmuhltal merupakan sebuah museum dinosaurus di Denkendorf, Jerman. Museum bertemakan ruangan terbuka itu terdapat beberapa koleksi fosil dinosaurus, termasuk salah satunya jenis yang di anggap Appalachiosaurus seperti pada klaim.
Terkait dengan Appalachiosaurus, nama ini telah lama ditetapkan oleh paleontolog sejak 2005. Australian Museum pada 25 November 2020 menulis bahwa nama ini berarti kadal dari Appalachia, yang mengacu pada wilayah pegunungan tempat fosil ini pertama kali ditemukan.
Appalachiosaurus montgomeriensis adalah tyrannosaurus pertama dan terlengkap yang ditemukan di Amerika Serikat bagian timur. Tepatnya di wilayah Appalachian di Montgomery County, Alabama.
Mahluk ini diperkirakan hidup sekitar 80-76 juta tahun yang lalu. Spesimen aslinya ditemukan pada 1982, tetapi baru pada 2005 para paleontolog menentukan bahwa spesimen ini mewakili genus dan spesies tyrannosaurus kecil yang benar-benar baru.
Kesimpulan
Informasi mengenai penemuan mumi dinosaurus Appalachiosaurus di Tennessee adalah tidak benar. Gambar yang disebar berasal dari DinoMuseum Altmuhltal, sebuah museum dinosaurus di Denkendorf, Jerman.
Rujukan
(GFD-2022-9603) [SALAH] Majapahit Menginvasi Jepang
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 12/04/2022
Berita
“Setelah berhasil menaklukkan Dinasti Ming Tiongkok dan Korea pada tahun 1585, Majapahit menyerbu Jepang melalui provinsi Satsuma di bagian selatan Jepang. Jepang yang pada saat itu dipimpin oleh Toyotomi Hideyoshi segera mengumumkan bahwa negeri mereka telah diserang kepada para tuan tanah feodal Jepang (Daimyo). Toyotomi Hideyoshi yang tidak menyangka bahwa pasukan Jawa telah mendarat di Kyushu menyuruh agar para jenderalnya mempersiapkan strategi pertahanan yang efektif untuk menghalau Majapahit kembali ke Jawa… ”
Hasil Cek Fakta
Akun TikTok xxc261 (@xxc261) mengunggah video yang menampilkan tangkapan layar artikel yang menginformasikan bahwa kerajaan Majapahit pernah melakukan invasi kepada Jepang pada masa kepemimpinan Toyotomi Hideyoshi. Unggahan video tersebut telah mendapat atensi berupa 14.7 ribu suka.
Berdasarkan hasil penelusuran, unggahan tersebut merupakan klaim yang tidak benar. Melansir Wikipedia.org, berdasarkan Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina. Jepang tidak pernah menjadi daerah kekuasaan dari kerajaan Majapahit. Namun kerajaan Majapahit pernah melakukan kerjasama dengan kerajaan Jepang dalam rangka melawan Kerajaan China (Mongol) dalam perang di Samudera Pasifik.
Selain itu, tangkapan layar artikel yang dicantumkan dalam video TikTok tersebut sudah diklarifikasi oleh akun halaman Facebook Neo Historia selaku pembuat artikel tersebut sebagai parodi atau satire.
Dengan demikian, unggahan video akun TikTok xxc261 (@xxc261) dikategorikan sebagai Konteks Yang Salah..
Berdasarkan hasil penelusuran, unggahan tersebut merupakan klaim yang tidak benar. Melansir Wikipedia.org, berdasarkan Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina. Jepang tidak pernah menjadi daerah kekuasaan dari kerajaan Majapahit. Namun kerajaan Majapahit pernah melakukan kerjasama dengan kerajaan Jepang dalam rangka melawan Kerajaan China (Mongol) dalam perang di Samudera Pasifik.
Selain itu, tangkapan layar artikel yang dicantumkan dalam video TikTok tersebut sudah diklarifikasi oleh akun halaman Facebook Neo Historia selaku pembuat artikel tersebut sebagai parodi atau satire.
Dengan demikian, unggahan video akun TikTok xxc261 (@xxc261) dikategorikan sebagai Konteks Yang Salah..
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Klaim tersebut salah, faktanya menurut Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina. Selain itu, artikel yang dicantumkan dalam video TikTok tersebut sudah di klarifikasi oleh akun halaman yang membuatnya merupakan sebuah satire/parodi.
Klaim tersebut salah, faktanya menurut Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina. Selain itu, artikel yang dicantumkan dalam video TikTok tersebut sudah di klarifikasi oleh akun halaman yang membuatnya merupakan sebuah satire/parodi.
Rujukan
(GFD-2022-9586) Keliru, Pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin Mengancam FIFA Agar Tidak Mencampuri Sepakbola dengan Urusan Politik
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 11/04/2022
Berita
Unggahan dengan narasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam federasi sepakbola internasional, FIFA, beredar di Facebook. Unggahan tersebut
berupa video bergerak yang memuat foto Presiden Rusia dengan teks bertuliskan:
“Jangan berani-berani mencampuri urusan militer. Sepakbola tetap sepakbola jangan disangkutpautkan dengan politik. Jika berani menghalangi kami bermain di Piala Dunia 2022 di Qatar, maka tidak ada Piala Dunia 2022 untuk dibicarakan.”
Diketahui hingga saat ini Rusia masih berkonflik dengan Ukraina. Sejak beredar 5 Maret 2022, unggahan itu telah dibagikan 281 kali. Namun benarkah Putin mengeluarkan ancaman tersebut pada FIFA?
Tangkapan layar unggahan video yang diklaim Pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam FIFA agar tidak mencampuri sepakbola dengan urusan politik
Hasil Cek Fakta
Pada akhir Februari lalu, FIFA dan UEFA telah mengeluarkan Rusia dari Piala Dunia 2022 dan timnya diskors dari semua kompetisi sepak bola internasional hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Kebijakan itu terjadi setelah invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina.
Dikutip dari Al Jazeera, Rusia akan bermain melawan Polandia di babak semifinal playoff kualifikasi Piala Dunia pada 24 Maret, dan bisa saja menghadapi Swedia atau Republik Ceko pada 29 Maret untuk memperebutkan satu tempat di putaran final.
Tapi tiga calon lawan mereka bersikeras mereka akan memboikot pertandingan.
"FIFA dan UEFA hari ini telah memutuskan bersama bahwa semua tim Rusia, baik tim perwakilan nasional atau tim klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata badan sepak bola global dan Eropa.
Namun setelah keputusan FIFA dan UEFA tersebut, Tempo tidak menemukan pemberitaan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam FIFA. Tidak ditemukan pernyataan Putin yang meminta FIFA tidak mencampuradukkan masalah sepakbola dengan militer atau politik.
Media Inggris, Reuters dalam artikel cek faktanya juga tidak menemukan bukti bahwa Presiden Putin menyatakan hal tersebut, sesuai situs Kremlin yang mentranskripsi pidato-pidato Putin.
Termasuk juga dengan pencarian dalam bahasa Rusia dan Inggris, tidak memunculkan outlet berita terpercaya yang melaporkan Putin mengatakan hal itu.
Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) sendiri mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terhadap keputusan FIFA dan UEFA tersebut. Dikutip dari The Athletic,
CAS mengkonfirmasi pada 8 Maret lalu bahwa banding telah diajukan dengan RFU berharap untuk kembali ke kompetisi FIFA dan UEFA.
RFU telah mengajukan banding terhadap FIFA dan UEFA serta asosiasi sepak bola milik negara-negara yang mengatakan mereka akan menolak untuk bersaing dengan tim Rusia.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan unggahan dengan narasi Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam federasi sepakbola internasional, FIFA adalah keliru. Hingga artikel ini diturunkan, tidak ada pernyataan Presiden Putin yang meminta FIFA tidak mencampuradukkan sepakbola dengan militer atau politik.
Tim Cek Fakta Tempo
Riset Penulisan Cek Fakta
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan jaringan Cek Fakta yang terdiri atas Aliansi Jurnalis Independen (AJI) serta Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) sedang melaksanakan riset penulisan Cek Fakta bekerjasama dengan tim akademisi dari Universitas Media Nusantara. Riset ini dilakukan dengan, salah satunya, mengadakan survei.
Tujuan dari survei ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang akurat serta input dari publik terkait dengan produk Cek Fakta, dari aspek format dan model distribusi. Hasil survei ini akan digunakan sebagai masukan perbaikan produk Cek Fakta agar publik membaca produk-produk cek fakta yang dihasilkan media jaringan Cek
Rujukan
- https://www.aljazeera.com/news/2022/2/28/russia-expelled-from-world-cup-clubs-banned-from-competitions
- https://www.reuters.com/article/factcheck-putin-worldcup-idUSL2N2VE1YO
- http://en.kremlin.ru/events/president/transcripts
- https://theathletic.com/news/russian-football-federation-appeals-against-fifa-and-uefa-bans/sSJuMXBFvpqY/
Halaman: 6170/8008



