• (GFD-2022-10440) Keliru, Foto Seorang Bocah Meninggal karena Ponsel Disembunyikan Orang Tuanya

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 10/08/2022

    Berita


    Sebuah situs menurunkan artikel berita lengkap dengan foto bahwa telah terjadi peristiwa seorang bocah meninggal gantung diri lantaran ponselnya disembunyikan orang tua, Senin, 8 Agustus 2022. 
    Peristiwa tersebut diklaim terjadi di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur sekitar pukul 09.00. Bocah meninggal lantaran frustasi setelah handphone miliknya disembunyikan oleh orang tuanya.
    Korban diketahui pertama kali oleh ayahnya sendiri saat pulang dari berjualan sayur. 
    Tangkapan layar foto yang beredar di Facebook soal penemuan mayat anak gantung diri akibat handphone disembunyikan oleh orang tuanya.

    Hasil Cek Fakta


    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo menunjukkan bahwa foto yang dimuat dalam artikel tersebut, merupakan akibat pembunuhan, bukan meninggal gantung diri karena ponselnya disembunyikan oleh orang tua.  
    Dengan reverse image tool dari Bing dan Google, Tempo menemukan bahwa foto tersebut pernah dimuat di situs Bimakini.com pada 14 Mei 2020. Bocah berusia 10 tahun tersebut asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditemukan dalam posisi tergantung dan sudah tidak bernyawa. 
    Berbekal informasi itu, Tempo menelusuri pemberitaan di kanal YouTube. Kanal Tribun memuat dari video yang beredar di media sosial yang menampakkan seorang pria menggotong bocah yang ditutup dengan kain. Suasana olah TKP itu juga dimuat di kanal Indosiar   pada 18 Mei 2020. Bentuk dan warna rumah sama dengan yang ada dalam foto. 
    Dikutip dari Inside Lombok, Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo SIK pada 16 Mei 2020 menyampaikan, korban diperkosa lalu kemudian dibunuh dan digantung oleh pelaku di depan kamar kos yang dihuni korban bersama keluarganya.  
    Dengan demikian foto itu tidak terkait dengan kematian seorang anak karena ponselnya disembunyikan oleh orang tua. 
    Dikutip dari Radar Bromo, anak media dari Harian Jawa Pos, korban meninggal berinisial AA dan merupakan siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah di Desa Banjarkejen. Korban ditemukan tewas pada Minggu, 17 November 2019 pagi. 
    Dia mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur rumahnya. Insiden itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00. Tewasnya korban diketahui pertama kalinya orang bapaknya sendiri, saat pulang dari keliling jualan sayur. 
    Kanit Reskrim Polsek Pandaan Ipda Budi Luhur mengatakan saat jenazah diperiksa terdapat ada bekas jeratan tali tambang di lehernya. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. 
    Motif korban nekat gantung diri diduga kuat karena frustasi handphone disembunyikan orang tuanya. Selama ini ditengarai ia kecanduan bermain game dengan ponsel. 

    Kesimpulan


    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan foto yang dikaitan dengan bocah meninggal gantung diri karena ponselnya disembunyikan adalah keliru. 
    Foto yang dimuat tanpa keterangan itu adalah peristiwa bocah yang meninggal karena diperkosa lalu dibunuh. Peristiwa tersebut menimpa seorang bocah berusia 10 tahun di Bima pada Mei 2020. 
    Sementara isi artikel yang menyebut kematian seorang bocah dengan gantung diri karena ponselnya disembunyikan orang tuanya, adalah peristiwa pada 17 November 2019.  

    Rujukan

  • (GFD-2022-10199) [SALAH] Minum Air Rebusan Genjer Bisa Obati Diabetes

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 10/08/2022

    Berita

    Klaim mengonsumsi air rebusan genjer dapat menyembuhkan diabetes beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 23 Juni 2019.

    Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi tata cara membuat ramuan penyembuh diabetes dengan genjer.

    "Buat sahabat FB,Bagi yang terkena sakit Diabetes (Gula) maupun keluarganya:

    ini ada ramuan untuk menurunkan gula secara drastis, gula kering maupun basah.

    Ambil 1 batang genjer sawah, cari yg besar dan gemuk, klu ada bunganya lebih bagus, cabut sampai akarnya, lalu dibersihkan.

    Kemudian direbus dgn air 1 liter, sampai airnya tinggal 1 gelas, kamudian diminum setiap pagi dan menjelang tidur,Lakukan sampai 3 hari, klu gulanya sudah turun, agar diberhentikan.

    Ramuan ini saya dapat dari paman saya yg terkrna diabetes..

    Semoga bermanfaat ya guys..," tulis salah satu akun Facebook.

    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 72 ribu kali dibagikan dan mendapat 13 komentar dari warganet.

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim mengonsumsi air rebusan genjer dapat menyembuhkan diabetes. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Guru Besar Fakultas Farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof apt Zullies Ikawati PhD.

    Zullies mengatakan, mengonsumsi air rebusan genjer belum terbukti ampuh menyembuhkan diabetes.

    "Informasi-informasi semacam itu baru dalam tahap testimoni atau penelitian menggunakan hewan uji, di mana hasilnya masih bervariasi, dan belum tentu sama efeknya pada manusia," kata Zullies kepada Liputan6.com, Jumat (5/8/2022).

    Menurut Zullies, genjer memang bisa dikonsumsi untuk dijadikan sayuran. Namun untuk menyembuhkan diabetes, hal itu tidak terbukti.

    "Belum bisa dipastikan efeknya pada manusia. Tapi kalau mau dicoba ya silahkan, kan memang itu bisa menjadi sayuran yang bisa dimakan," tambah Zullies.

    Kesimpulan

    Klaim mengonsumsi air rebusan genjer dapat menyembuhkan diabetes ternyata tidak terbukti. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10200) [SALAH] Pfizer yang terbaru mempunyai kandungan potasium klorida yang membahayakan jantung

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 10/08/2022

    Berita

    Beredar sebuah postingan oleh akun Twitter @Watsa_1981, pada 3 Agustus 2022. Postingan tersebut menyebutkan bahwa Pfizer yg terbaru mempunyai kandungan potasium klorida yang membahayakan jantung serta digunakan untuk eksekusi tahanan terpidana mati, dengan narasi sebagai berikut:

    NARASI:
    Pfizer yg terbaru mempunyai kandungan potasium klorida. Senyawa ini yg sangat membahayakan jantung,dan biasanya di gunakan untuk euthanasia bagi tahanan terpidana mati. Artinya vaksin untuk eksekusi terpidana mati.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, kandungan potasium atau kalium yang membahayakan jantung pada vaksin produksei Pfizer adalah tidak benar.

    Dilansir dari reuters.com, vaksin Pfizer COVID-19 mencantumkan kalium klorida dalam bahan-bahannya, bersama dengan kalium dihidrogen fosfat, tetapi zat ini hadir dalam dosis yang sangat kecil.

    “Vaksin ini mengandung potasium, kurang dari 1 mmol (39 mg) per dosis, yaitu pada dasarnya bebas potasium”.

    Dilansir dari hellosehat.com, kandungan potasium atau kalium memiliki manfaat bagi tubuh manusia. Kalium merupakan mineral yang membantu membawa sinyal elektrik ke sel di dalam tubuh. Mineral ini berperan penting terhadap fungsi sel saraf dan otot.

    Dengan demikian, kandungan potasium atau kalium yang membahayakan jantung pada vaksin produksi Pfizer adalah tidak benar, sehingga masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.

    Vaksin Pfizer memang memiliki kandungan potasium klorida, namun jumlahnya sangat sedikit dan terbukti aman secara klinis, sehingga tidak menyebabkan kematian dan membahayakan jantung.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10201) [SALAH] Foto Putri Candrawati istri Irjen Ferdy Sambo

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 10/08/2022

    Berita

    Beredar sebuah postingan video pada akun TikTok Ciber@Eight pada 8 Agustus 2022. Video tersebut memperlihatkan beberapa foto dari istri Ferdy Sambo yang terlibat kasus penembakan sesama polisi.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, foto pertama yang ditampilkan pada video tersebut bukan istri dari Ferdy Sambo, Putri Candrawati.

    Foto wanita tersebut adalah Vie Tan yang diketahui merupakan seorang pengusaha asal Cirebon, Jawa Barat. Nama Vie Tan sempat disebut-sebut sebagai Putri Candrawathi Istri Irjen Ferdy Sambo di akun tiktok dan viral.

    Melalui akun instagram resminya @princes_vie_tan pada 25 Juli 2022, ia memberikan bantahannya yang terlibat kasus tersebut.

    “Hanya orang-orang bodoh yang percaya berita yang tengah viral yang memakai foto-foto saya, sekali lagi saya tegaskan saya tidak ada hubungannya dengan kasus jendral apapun itu !! be smart guys”.

    Dengan demikian, foto yang ditampilkan pada video tersebut bukanlah Putri Candrawati melainkan Vie Tan, sehingga masuk ke dalam konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.

    Foto tersebut bukan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati melainkan Vie Tan yang merupakan sosok pengusaha.

    Rujukan