• (GFD-2023-11745) [SALAH] AHLI JANTUNG INDONESIA BERBAGI CARA SEDERHANA UNTUK MENORMALKAN TEKANAN DARAH

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 12/02/2023

    Berita

    Tekanan darah tinggi akan hilang jika menggunakan bahan alami ini...
    BAGI MEREKA YANG MEMILIKI TEKANAN DARAH TINGGI, SEGERA BACA INI. CARA SEDERHANA UNTUK MENORMALKAN TEKANAN DARAH ANDA DI RUMAH. (Dalam gambar)

    Hasil Cek Fakta

    Akun facebook bernama Ksenia Konstantinova membagikan gambar disertai dengan lampiran tautan hasil wawancara dengan dokter bernama dr. Mariadi Sirait dengan narasi yang menyatakan bahwa terdapat cara sederhana untuk menormalkan tekanan darah tinggi dengan membaca tulisan yang terdapat dalam tautan terlampir.

    Melansir tempo.co, foto pria yang terpampang dalam gambar tersebut bukanlah dr. Mariadi Sirait, melainkan foto seorang ahli bedah jantung asal Rusia bernama Leo Bokeria.

    Foto tersebut telah diunggah oleh akun instagram pribadi @bokerialeo pada 23 Desember 2020. Leo Bokeria sendiri adalah Direktur Pusat Penelitian Medis Nasional Bedah Kardiovaskular Bakulev dari Kementerian Kesehatan Federasi Rusia. Ia dikenal sebagai ahli bedah jantung ternama.

    Setelah dilakukan penelusuran, tautan artikel yang dilampirkan pada postingan tersebut hanya berisi tentang promosi sebuah obat dengan merk dagang Cardionormin yang disisipi dengan logo kompas.com.

    Berdasarkan penjelasan diatas, klaim bahwa seorang ahli jantung Indonesia berbagi cara sederhana untuk menormalkan tekanan darah tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
    Faktanya klaim bahwa ahli jantung Indonesia menemukan cara sederhana menormalkan tekanan darah adalah keliru. Foto pria dalam gambar tersebut adalah Leo Bokeria ahli jantung asal Rusia. Sedangkan tautan pada klaim tersebut berisi promosi sebuah obat.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11746) [SALAH] PEMBANGKIT NUKLIR MELEDAK AKIBAT GEMPA BUMI DI TURKI

    Sumber: Twitter
    Tanggal publish: 12/02/2023

    Berita

    BREAKING: Nuclear plant explode due to #Earthquake in #Turkey. #PrayForTurkey

    BREAKING: Pembangkit nuklir meledak akibat gempa bumi di Turki. #PrayForTurkey (Dalam bahasa Indonesia)

    Hasil Cek Fakta

    Beredar video di media sosial yang menampilkan ledakan besar dengan narasi yang mengklaim bahwa ledakan tersebut berasal dari pembangkit nuklir yang meledak akibat gempa bumi di Turki. Video tersebut diunggah oleh akun twitter @EduMPunjab pada 6 Februari 2023.

    Setelah dilakukan penelusuran, video dalam klaim tersebut identik dengan video unggahan channel youtube resmi KOMPASTV berjudul "Detik-detik Terjadinya Ledakan Besar di Beirut Lebanon" yang tayang pada 5 Agustus 2023.

    Ledakan dalam video tersebut terjadi pada 2020 yang disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang pada tahun 2013 dibongkar di pelabuhan Beirut setelah kapal yang membawanya ke Mozambik terpaksa berlabuh karena masalah teknis.

    Berdasarkan penjelasan di atas klaim bahwa pembangkit nuklir meledak akibat gempa bumi di Turki tidak terbukti dan termasuk ke dalam kategori koneksi yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
    Faktanya video tersebut merupakan peristiwa ledakan 2.750 ton amonium nitrat yang yang terbakar di Beirut, Lebanon pada 2020 silam.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11747) Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Ledakan Pembangkit Nuklir saat Gempa Turki

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 12/02/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki. Kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 Februari 2023.
    Klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki menampilkan bangunan didekat perairan dengan kepulan asap, dalam foto tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.
    "BREAKING: Nuclear plant explode due to #Earthquake in#Turkey#PrayForTurkey"
    Benarkah klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki. Tampilan visual tersebut sebelumnya pernah ditelusuri Liputan6.com dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Video Ini Bukan Ledakan Pembangkit Nuklir saat Gempa Turki". 
    Untuk menelusuri visual tersebut Cek Fakta Liputan6.com menggunakan Google Image.
     
    Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "BEIRUT BLAST Beirut explosion video: What caused the blast in Lebanon?" yang dimuat situs the-sun.com, pada 6 Agustus 2020.
    Artikel tersebut memuat video yang identik dengan klaim.
     
    Situs Thesun.com menyebutkan, sebuah ledakan besar di ibu kota Lebanon, Beirut, telah menewaskan sedikitnya 135 orang dan melukai hampir 5.000 lainnya.
    Ledakan dahsyat terdengar sekitar 125 mil jauhnya dari Siprus setelah letusan itu.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki tidak benar.
    Peristiwa ledakan bangunan pada foto tersebut terjadi  di ibu kota Lebanon, Beirut.
     

    Rujukan

  • (GFD-2023-11764) [SALAH] Video “Konspirasi Ricuhnya Papua Diduga Ulah Australia Yang Ingin Kuasai Papua Dari Indonesia”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/02/2023

    Berita

    NARASI: “Konspirasi Ricuhnya Papua Diduga Ulah Australia Yang Ingin Kuasai Papua Dari Indonesia”.

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten yang isinya menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN. FAKTA: berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan. Sebagian isi video berasal dari potongan-potongan video yang berkaitan dengan acara pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, dan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018.

    Video pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, salah satu rekaman liputan dengan konteks yang BENAR oleh ABC NEWS: “US President Joe Biden and Prime Minister Scott Morrison said that the new partnership between their two countries and the United Kingdom is in the best interest of global allies.”

    Video latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, salah satu video dengan segmen yang identik oleh Gung Ho Vids di Youtube: “The land battle phase of Exercise Talisman Saber 2017 was launched on July 13, 2017, with the largest amphibious landing Australian troops have been involved in since WWII. Troops transported ashore from an amphibious readiness element including HMAS Canberra, HMAS Choules and HMNZS Canterbury. Airborne soldiers from the United States, Canada and Australia also parachuted into the Shoalwater Bay Training Area in Central Queensland from six Royal Australian Air Force and United States Air Force C-17 Globemaster aircraft that had started their journey in Alaska.”

    Berkaitan dengan pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, the Guardian: “Joe Biden and the Australian prime minister, Scott Morrison, have welcomed their new security ties after last week’s announcement that Washington would provide Canberra with advanced technology for nuclear-powered submarines as part of trilateral deal with the UK.”

    Berkaitan dengan latihan militer Talisman Saber 2017, USINDOPACOM: “SHOALWATER BAY TRAINING AREA, Queensland, Australia — More than 33,000 U.S. and Australian personnel are participating in the biennial military training exercise Talisman Saber 2017 in Australia, June 23 to July 25, 2017.”

    Berkaitan dengan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018, ABC NEWS: “Just three days ago Scott Morrison tweeted a picture of his Australian flag lapel pin, saying he wears it every day as a reminder of whose side he is on. So, the sight of dozens children enthusiastically waving Australian flags as he walked the red carpet, up the marble steps into Joko Widodo’s Presidential Palace in Indonesia must have been quite the reminder.”

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan. FAKTA: sebagian isi video berasal dari potongan-potongan video yang berkaitan dengan acara pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, dan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018.

    Rujukan