(GFD-2023-11747) Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Ledakan Pembangkit Nuklir saat Gempa Turki
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 12/02/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki. Kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 Februari 2023.
Klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki menampilkan bangunan didekat perairan dengan kepulan asap, dalam foto tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.
"BREAKING: Nuclear plant explode due to #Earthquake in#Turkey#PrayForTurkey"
Benarkah klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki. Tampilan visual tersebut sebelumnya pernah ditelusuri Liputan6.com dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Video Ini Bukan Ledakan Pembangkit Nuklir saat Gempa Turki".
Untuk menelusuri visual tersebut Cek Fakta Liputan6.com menggunakan Google Image.
Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "BEIRUT BLAST Beirut explosion video: What caused the blast in Lebanon?" yang dimuat situs the-sun.com, pada 6 Agustus 2020.
Artikel tersebut memuat video yang identik dengan klaim.
Situs Thesun.com menyebutkan, sebuah ledakan besar di ibu kota Lebanon, Beirut, telah menewaskan sedikitnya 135 orang dan melukai hampir 5.000 lainnya.
Ledakan dahsyat terdengar sekitar 125 mil jauhnya dari Siprus setelah letusan itu.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto pembangkit nuklir meledak saat gempa Turki tidak benar.
Peristiwa ledakan bangunan pada foto tersebut terjadi di ibu kota Lebanon, Beirut.
Rujukan
(GFD-2023-11764) [SALAH] Video “Konspirasi Ricuhnya Papua Diduga Ulah Australia Yang Ingin Kuasai Papua Dari Indonesia”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 12/02/2023
Berita
NARASI: “Konspirasi Ricuhnya Papua Diduga Ulah Australia Yang Ingin Kuasai Papua Dari Indonesia”.
Hasil Cek Fakta
SUMBER membagikan konten yang isinya menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN. FAKTA: berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan. Sebagian isi video berasal dari potongan-potongan video yang berkaitan dengan acara pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, dan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018.
Video pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, salah satu rekaman liputan dengan konteks yang BENAR oleh ABC NEWS: “US President Joe Biden and Prime Minister Scott Morrison said that the new partnership between their two countries and the United Kingdom is in the best interest of global allies.”
Video latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, salah satu video dengan segmen yang identik oleh Gung Ho Vids di Youtube: “The land battle phase of Exercise Talisman Saber 2017 was launched on July 13, 2017, with the largest amphibious landing Australian troops have been involved in since WWII. Troops transported ashore from an amphibious readiness element including HMAS Canberra, HMAS Choules and HMNZS Canterbury. Airborne soldiers from the United States, Canada and Australia also parachuted into the Shoalwater Bay Training Area in Central Queensland from six Royal Australian Air Force and United States Air Force C-17 Globemaster aircraft that had started their journey in Alaska.”
Berkaitan dengan pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, the Guardian: “Joe Biden and the Australian prime minister, Scott Morrison, have welcomed their new security ties after last week’s announcement that Washington would provide Canberra with advanced technology for nuclear-powered submarines as part of trilateral deal with the UK.”
Berkaitan dengan latihan militer Talisman Saber 2017, USINDOPACOM: “SHOALWATER BAY TRAINING AREA, Queensland, Australia — More than 33,000 U.S. and Australian personnel are participating in the biennial military training exercise Talisman Saber 2017 in Australia, June 23 to July 25, 2017.”
Berkaitan dengan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018, ABC NEWS: “Just three days ago Scott Morrison tweeted a picture of his Australian flag lapel pin, saying he wears it every day as a reminder of whose side he is on. So, the sight of dozens children enthusiastically waving Australian flags as he walked the red carpet, up the marble steps into Joko Widodo’s Presidential Palace in Indonesia must have been quite the reminder.”
Video pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, salah satu rekaman liputan dengan konteks yang BENAR oleh ABC NEWS: “US President Joe Biden and Prime Minister Scott Morrison said that the new partnership between their two countries and the United Kingdom is in the best interest of global allies.”
Video latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, salah satu video dengan segmen yang identik oleh Gung Ho Vids di Youtube: “The land battle phase of Exercise Talisman Saber 2017 was launched on July 13, 2017, with the largest amphibious landing Australian troops have been involved in since WWII. Troops transported ashore from an amphibious readiness element including HMAS Canberra, HMAS Choules and HMNZS Canterbury. Airborne soldiers from the United States, Canada and Australia also parachuted into the Shoalwater Bay Training Area in Central Queensland from six Royal Australian Air Force and United States Air Force C-17 Globemaster aircraft that had started their journey in Alaska.”
Berkaitan dengan pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, the Guardian: “Joe Biden and the Australian prime minister, Scott Morrison, have welcomed their new security ties after last week’s announcement that Washington would provide Canberra with advanced technology for nuclear-powered submarines as part of trilateral deal with the UK.”
Berkaitan dengan latihan militer Talisman Saber 2017, USINDOPACOM: “SHOALWATER BAY TRAINING AREA, Queensland, Australia — More than 33,000 U.S. and Australian personnel are participating in the biennial military training exercise Talisman Saber 2017 in Australia, June 23 to July 25, 2017.”
Berkaitan dengan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018, ABC NEWS: “Just three days ago Scott Morrison tweeted a picture of his Australian flag lapel pin, saying he wears it every day as a reminder of whose side he is on. So, the sight of dozens children enthusiastically waving Australian flags as he walked the red carpet, up the marble steps into Joko Widodo’s Presidential Palace in Indonesia must have been quite the reminder.”
Kesimpulan
MENYESATKAN, berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan. FAKTA: sebagian isi video berasal dari potongan-potongan video yang berkaitan dengan acara pertemuan Scott Morrison dengan Joe Biden, latihan militer Talisman Saber pada tahun 2017, dan kunjungan Scott Morrison ke Indonesia pada tahun 2018.
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),
- https://bit.ly/3wHx0lO /
- https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan). [2] abc.net.au: “VIDEO: Joe Biden hails Australia alliance in meeting with Scott Morrison”,
- http://bit.ly/3JYwqIJ /
- https://archive.ph/D6QSe (arsip cadangan). [3] youtube.com: “Australian Troops Amphibious Landing • Largest Since WWII”,
- https://bit.ly/40PV2cX /
- https://archive.ph/6ndEK (arsip cadangan). [4] gettyimages.es: “Australian Prime Minister Scott Morrison Visits Indonesiaca”,
- http://bit.ly/3xhUoHz /
- https://archive.ph/efxpd (arsip cadangan). [5] theguardian.com: “US has ‘no closer ally than Australia’, Biden says after Aukus pact”,
- http://bit.ly/3HRPMwD /
- https://archive.ph/4L8Wj (arsip cadangan). [6] pacom.mil: “Exercise Talisman Saber Highlights Enduring U.S. and Australia Alliance”,
- http://bit.ly/3XhnsJO /
- https://archive.ph/sXvTs (arsip cadangan). [7] abc.net.au: “Scott Morrison has big shoes to fill in Indonesia — but he started off on the right foot”,
- http://bit.ly/3HZhGqK /
- https://archive.ph/q89tk (arsip cadangan).
(GFD-2023-11768) [SALAH] Krisdayanti Histeris Raul Lemos Menikah Lagi
Sumber: YOUTUBETanggal publish: 12/02/2023
Berita
“Bak Petir MENYAMBAR!! KD Triak Histeris Raul Menikah Lagi,Yuni shara buka kedok sang adik ipar?”
Hasil Cek Fakta
Telah muncul sebuah video unggahan di akun Youtube bernama Vemi Liar, membawa klaim bahwa Krisdayanti histeris Raul Lemos menikah lagi. Video tersebut berdurasi 2:29 menit dan sudah ditonton lebih dari 200 ribu penonton.
Judul video tersebut seakan menjanjikan penonton bahwa isi yang disajikan dalam video tersebut akan membahas mengenai pemberitaan bahwa Raul Lemos menikah lagi dan Krisdayanti berteriak histeris terkait hal itu. Namun nyatanya setelah ditonton hingga akhir, video tersebut tidak ada sama sekali penjelasan yang benar seperti apa yang dikatakan dalam judul videonya.
Dari hasil penelusuran, yang sebenarnya terjadi adalah pada tahun 2019 lalu, Krisdayanti mendapatkan pertanyaan dari Feni Rose di acara Rumpi tentang bagaimana jika Raul Lemos meminta izin menikah lagi, lalu reaksi dari KD pun hanya sebatas reaksi kaget biasa saja dengan konteks bercanda bersama Feni Rose bukan yang berteriak hingga histeris seperti yang tertera pada judul.
Berdasarkan penelusuran tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa judul video tersebut merupakan informasi yang salah, karena Raul Lemos hingga saat artikel ini dibuat ia tidak melangsungkan pernikahan lagi dengan orang lain.
Judul video tersebut seakan menjanjikan penonton bahwa isi yang disajikan dalam video tersebut akan membahas mengenai pemberitaan bahwa Raul Lemos menikah lagi dan Krisdayanti berteriak histeris terkait hal itu. Namun nyatanya setelah ditonton hingga akhir, video tersebut tidak ada sama sekali penjelasan yang benar seperti apa yang dikatakan dalam judul videonya.
Dari hasil penelusuran, yang sebenarnya terjadi adalah pada tahun 2019 lalu, Krisdayanti mendapatkan pertanyaan dari Feni Rose di acara Rumpi tentang bagaimana jika Raul Lemos meminta izin menikah lagi, lalu reaksi dari KD pun hanya sebatas reaksi kaget biasa saja dengan konteks bercanda bersama Feni Rose bukan yang berteriak hingga histeris seperti yang tertera pada judul.
Berdasarkan penelusuran tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa judul video tersebut merupakan informasi yang salah, karena Raul Lemos hingga saat artikel ini dibuat ia tidak melangsungkan pernikahan lagi dengan orang lain.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Vendra Panji
Narasi yang disampaikan video merupakan informasi yang salah, di dalam isi videonya tidak ada konfirmasi sesuai apa yang dikatakan pada judul bahwa Raul Lemos menikah lagi.
Narasi yang disampaikan video merupakan informasi yang salah, di dalam isi videonya tidak ada konfirmasi sesuai apa yang dikatakan pada judul bahwa Raul Lemos menikah lagi.
Rujukan
(GFD-2023-11790) [SALAH] Australia Korbankan Warganya dalam Perang Melawan Indonesia
Sumber: YoutubeTanggal publish: 11/02/2023
Berita
Channel YouTube Dunia Berita pada 1 Februari 2023 mengunggah video dengan klaim bahwa Australia menolak gencatan senjata Presiden Indonesia, Joko Widodo, yang bertujuan untuk menghormati perayaan Natal Kristen Ortodoks, baik di Indonesia maupun Australia. Dalam narasi diketahui bahwa Jokowi telah memerintahkan penerapan gencatan senjata selama 36 jam di Australia. Keputusan itu dibuat untuk mengabulkan permintaan Kepala Gereja Ortodoks Australia, Patriarch Kirill yang memandang perlu adanya penangguhan perang sementara antara Indonesia dengan Australia. Selain itu, disebutkan pula bahwa Perwakilan Tetap Pertama Rusia untuk PBB, Armanata Kristiawan, melalui akun Twitter-nya menyoroti keputusan Australia yang menolak gencatan senjata dari Presiden Jokowi. Menurutnya, Canberra mengorbankan rakyat mereka demi permainan geopolitik barat.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya narasi yang dibacakan dalam unggahan tersebut merupakan hasil suntingan karena narator hanya membaca ulang artikel milik republika.co.id dengan mengubah subjek yang diberitakan. Artikel asli dengan judul “Tolak Gencatan Senjata, Rusia: Ukraina Korbankan Rakyat Demi Permainan Barat” telah diunggah pada Jum’at, 6 Januari 2023. Dalam artikel tertulis jika Presiden Rusia, Vladimir Putin-lah yang memerintahkan gencatan senjata di tengah perang Rusia-Ukraina untuk mengabulkan permintaan Kepala Gereja Ortodoks Rusia.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh Dunia Berita merupakan konten yang dimanipulasi.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh Dunia Berita merupakan konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Unggahan video dengan klaim bahwa Australia telah menolak tawaran gencatan senjata dari Presiden Joko Widodo merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel milik republika.co.id dengan judul “Tolak Gencatan Senjata, Rusia: Ukraina Korbankan Rakyat Demi Permainan Barat”
Rujukan
Halaman: 5769/8137
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4318308/original/016830300_1675911194-gempa_turki_nuklirGI.jpg)



