• (GFD-2023-11877) [SALAH] Gisella Anastasia dan Gading Marteen Resmi Rujuk

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 24/02/2023

    Berita

    Kabar Gembira! Gisel dan Gading Marten Kini Rujuk

    Hasil Cek Fakta

    Pada Senin, 20 Februari 2023 sebuah channel youtube dengan nama Seleb TV (https://www.youtube.com/@selebtv400) mengunggah sebuah video dengan klaim Gisella Anastasia atau yang lebih akrab disapa Gisel telah rujuk dengan mantan suaminya Gading Marteen pada bulan Februari 2023 yang mana dikutip dari sripku.com keduanya diketahui telah resmi bercerai pada 23 Januari 2019.
    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, apa yang disampaikan oleh narator dalam video tersebut tidaklah sesuai dengan klaim yang disampaikan pada judul. Hal tersebut dikarenakan pengunggah justru malah menceritakan mengenai kisah asmara Gisel dan seorang pengusaha bernama Rino Soedarjo yang telah kandas tanpa sedikitpun membahas mengenai Gisel dan Gading yang telah kembali bersama. Selain itu, dikutip dari tribunlampung.co.id dalam wawancaranya bersama dengan Gading Marteen, Gading pun juga tidak memberikan komentar mengenai isu rujuknya dengan sang mantan istri. Sehingga, pemberitaan mengenai resmi rujuknya Gading serta Gisel pada bulan Februari 2023 tidak terbukti benar.
    Tak hanya itu, potongan video yang digunakan di dalam konten tersebut juga tidak mendukung klaim yang disampaikan. Contohnya saja seperti video youtube shorts yang diunggah oleh channel youtube MAINMediaID yang justru berisikan Gisel dan mantan kekasihnya Wijaya Saputra atau yang lebih akrab disapa Wijin yang tengah menonton pertandingan basket yang diunggah pada 6 Februari 2023.

    Kesimpulan

    Video dengan klaim Gisel dan Gading resmi rujuk pada Februari 2023 merupakan konten dengan kategori koneksi yang salah sebab judul atau keterangan tidak sesuai dengan isi konten yang disajikan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11878) [SALAH] Gempa Magnitude 10.4 Hancurkan Maluku

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 24/02/2023

    Berita

    Baru Saja Gempa Magnitude 10.4 Runtuhkan Kota Maluku Hingga Runtuh Hitungan Detik

    Hasil Cek Fakta

    Pada 19 Februari 2023 sebuah chanel youtube dengan nama CCTV Bencana (https://www.youtube.com/@Cctvbencana12) mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa telah terjadi gempa bumi yang mengguncang Maluku kekuatan magnitude 10.4 hingga berakibat pada runtuhnya kota Maluku dalam hitungan detik.

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, video-video yang ditampilkan di dalam video berdurasi kurang lebih 8 menit tersebut bukanlah video asli dari kejadian gempa bumi di Maluku melainkan potongan video dari bencana gempa bumi yang terjadi di kawasan lain. Contohnya saja seperti potongan video singkat yang diunggah oleh akun @fatmasahin (https://twitter.com/FatmaSahin) pada 12 Februari 2023 yang sebetulnya berisikan footage bencana gempa bumi yang melanda Turki pada Februari 2023 lalu sehingga tidak memiliki korelasi dengan klaim yang disebutkan pada judul.

    Tak hanya itu, narasi yang disampaikan oleh pengunggah video pun juga tidak menunjukkan korelasi dengn klaim yang disampaikan pada judul video. Pengunggah justru menyampaikan peristiwa gempa Maluku dengan parameter kekuatan M 6.4. Dikutip dari liputan6.com gempa tersebut tidaklah berpotensi tsunami serta hingga kini tidak terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Sehingga, berita mengenai terjadinya gempa berkekuatan M 10.4 di Maluku tidak benar adanya.

    Kesimpulan

    Video dengan klaim terjadinya gempa di Maluku berkekuatan M 10.4 hingga meruntuhkan kota Maluku merupakan konten dengan kategori koneksi yang salah dikarenakan judul dan keterangan tidak sesuai dengan isi konten yang disampaikan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11911) [SALAH] Jokowi Perintahkan Tembak Sambo Yang Hendak Melarikan Diri

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 24/02/2023

    Berita

    Akun Youtube Kabar News (https://youtube.com/@kabarnews672) pada tanggal 20 Februari 2023 mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa Jokowi memerintahkan tembak Sambo karena hendak melarikan diri. Namun narasi dan video dalam unggahan tersebut malah membahas tanggapan Jokowi tentang vonis yang diberikan kepada Ferdy Sambo dan Bharada E.

    Dalam unggahan video tersebut Presiden Jokowi memberikan pernyataan bahwa semua sudah diputuskan sehingga semua pihak harus menghormati. Dalam hal ini Presiden tidak bisa ikut campur. Karena keputusan tersebut adalah wilayahnya yudikatif serta pengadilan. Jokowi melihat semua keputusan yang ada sudah mempertimbangkan fakta-fakta, bukti-bukti, dan kesaksian dari para saksi yang ada dalam sidang kemarin.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri tidak ada bukti Presiden Jokowi memerintahkan untuk tembak Sambo yang hendak melarikan diri. Namun dalam video yang diupload Kompas.com (https://youtube.com/@Kompascom), Presiden Jokowi menegaskan bahwa segala keputusan merupakan wilayah yudikatif dan wilayah pengadilan. Oleh karena itu Presiden sebagai pemegang eksekutif tidak bisa memberikan komentar banyak terkait hal itu.

    Dapat disimpulkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara isi dengan judul video. Dalam thumbnail dan judul video sendiri, akun Kabar News berisi Presiden Jokowi nampak perintahkan tembak Sambo. Sedangkan dalam isi dan narasi pada unggahan tersebut sama sekali tidak menampilkan hal tersebut. Justru yang dibahas adalah respon Jokowi mengenai vonis terhadap Ferdy Sambo dan Richard Eliezer.

    Kesimpulan

    Unggahan video dengan klaim bahwa Presiden Jokowi perintahkan tembak Sambo yang hendak melarikan diri adalah konten yang tidak benar. Faktanya tidak ada bukti konkret yang dapat membuktikan Jokowi memerintahkan hal tersebut. Selain itu vonis hukuman mati hakim terhadap Ferdy Sambo belum final.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11912) [SALAH] Video Bharada E Dipindah ke Nusakambangan

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 24/02/2023

    Berita

    Akun Youtube Kabar News (https://youtube.com/@kabarnews672) pada tanggal 19 Februari 2023 mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa Bharada E dipindah ke Nusakambangan agar aman dari ancaman Sambo. Karena faktanya untuk menjaga keselamatan Eliezer, pihaknya mengajukan perpanjangan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

    Video berdurasi 8 menit tersebut, berisi potongan hasil sidang Sambo, Putri Candrawati dan Richard Eliezer dengan narasi bahwa keselamatan Eliezer dalam kondisi terancam. Rupanya narator hanya membacakan artikel yang berjudul “Ferdy Sambo Divonis Mati, Eliezer Diancam Dibunuh!! Kelompok Ini Eksekutornya?” unggahan rajawalinews.id pada 13 Februari 2023.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran, diketahui isi potongan video unggahan di atas merupakan video yang diupload kanal Youtube KOMPASTV 19 Februari 2023 lalu. Dengan judul “Demi keselamatan , Eliezer Ajukan Perpanjangan Status Penguak Fakta”. Dalam video itu Ronny selaku pengacara Eliezer mengungkapkan bahwasannya keselamatan Eliezer perlu dijaga agar semua berjalan dengan baik. Lebih lanjut Edwin Partogi selaku wakil ketua LPSK memperjelas bahwa Eliezer akan mendapat perlindungan LPSK selama 6 bulan ke depan terhitung dari bulan Februari.

    Kesimpulan

    Unggahan video dengan klaim bahwa Bharada E dipindah ke Nusakambangan agar aman dari ancaman Sambo adalah konten yang menyesatkan. Faktanya saat ini Bharada E masih ditahan di rutan Bareskrim Polri serta pengajuan perlindungan keselamatan Bharada E diajukan ke pihak LPSK.

    Rujukan