(GFD-2024-21210) [PENIPUAN] “CNN News Mempromosikan Situs Judi Online”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 16/07/2024
Berita
28.126.445 Member Daftar VIRAL!!KALIAN HARUS COBAIN AGAR BISA SEPERTI ORANG INI!! 100% DIJAMIN
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya akun Facebook “CNN News” yang menggunakan logo CNN Indonesia yang mengunggah video berisi promosi situs judi online merupakan konten tiruan.
Faktanya, akun tersebut merupakan akun palsu. Akun resmi Facebook milik CNN adalah facebook.com/cnn dan akun resmi Facebook milik CNN Indonesia adalah facebook.com/CNNIndonesia. Di akun-akun resmi ini, tidak ditemukan konten berita tentang promosi situs judi online tersebut.
Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran menggunakan fitur Yandex Images dan mesin pencarian Google, foto pertama yang ditampilkan di video itu merupakan foto salah seorang warga Desa Sumurgeneng saat menerima mobil dari perwakilan diler. Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, mendadak terkenal setelah beredarnya video berdurasi 18 detik di media sosial. Unggahan tersebut menunjukkan rekaman sebuah truk mengangkut 17 mobil yang dikawal patwal.
Usut punya usut, mobil kinyis-kinyis itu milik warga setempat yang baru saja mereka beli secara ”berjamaah”. Karena harus inden dulu di diler, mobil tersebut dikirim secara bersamaan. Bagi warga Sumurgeneng, ternyata fenomena itu bukan sebuah hal baru. Sampai Selasa (16/2/2021), tercatat sudah ada 180 mobil yang telah dibeli warga di desa tersebut.
Kepala Desa Sumurgeneng Gianto menyebutkan, semua itu berawal dari uang hasil pembebasan lahan warga untuk pembangunan kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban cair setahun lalu. Sejak itu warga rutin berbelanja barang mewah, terutama kendaraan.
Selain itu, klaim tersebut merupakan modus operandi iklan terselubung yang dibalut berita kontroversial dan juga mentatut nama media nasional seperti CNN Indonesia.
Faktanya, akun tersebut merupakan akun palsu. Akun resmi Facebook milik CNN adalah facebook.com/cnn dan akun resmi Facebook milik CNN Indonesia adalah facebook.com/CNNIndonesia. Di akun-akun resmi ini, tidak ditemukan konten berita tentang promosi situs judi online tersebut.
Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran menggunakan fitur Yandex Images dan mesin pencarian Google, foto pertama yang ditampilkan di video itu merupakan foto salah seorang warga Desa Sumurgeneng saat menerima mobil dari perwakilan diler. Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, mendadak terkenal setelah beredarnya video berdurasi 18 detik di media sosial. Unggahan tersebut menunjukkan rekaman sebuah truk mengangkut 17 mobil yang dikawal patwal.
Usut punya usut, mobil kinyis-kinyis itu milik warga setempat yang baru saja mereka beli secara ”berjamaah”. Karena harus inden dulu di diler, mobil tersebut dikirim secara bersamaan. Bagi warga Sumurgeneng, ternyata fenomena itu bukan sebuah hal baru. Sampai Selasa (16/2/2021), tercatat sudah ada 180 mobil yang telah dibeli warga di desa tersebut.
Kepala Desa Sumurgeneng Gianto menyebutkan, semua itu berawal dari uang hasil pembebasan lahan warga untuk pembangunan kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban cair setahun lalu. Sejak itu warga rutin berbelanja barang mewah, terutama kendaraan.
Selain itu, klaim tersebut merupakan modus operandi iklan terselubung yang dibalut berita kontroversial dan juga mentatut nama media nasional seperti CNN Indonesia.
Kesimpulan
Akun palsu. Akun resmi Facebook milik CNN adalah facebook.com/cnn dan akun resmi Facebook milik CNN Indonesia adalah facebook.com/CNNIndonesia. Di akun-akun resmi ini, tidak ditemukan konten berita tentang promosi situs judi online tersebut.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2024/07/16/penipuan-cnn-news-mempromosikan-situs-judi-online/
- https://www.facebook.com/cnn
- https://www.facebook.com/CNNIndonesia
- https://www.jawapos.com/berita-sekitar-anda/01312546/desa-sumurgeneng-tuban-jadi-kampung-miliarder-dari-lahan-kilang-minyak
- https://turnbackhoax.id/2023/09/06/salah-akun-facebook-cnn-mempromosikan-situs-judi-online/
- https://turnbackhoax.id/2023/11/01/salah-cnn-indonesia-mempromosikan-situs-judi-online/
(GFD-2024-21098) Cek Fakta: Hoaks Presiden Jokowi Bagikan Uang Rp 50 Juta di Facebook Jelang Akhir Jabatan
Sumber:Tanggal publish: 15/07/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Presiden Jokowi membagikan uang Rp 50 juta jelang habis jabatan di Facebook. Postingan itu beredar sejak dua pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Juni 2024.
Dalam akun tersebut terdapat video Presiden Jokowi dengan narasi sebagai berikut:
"50.000.000 untuk kalian yang bisa stop gambar pas"
Hingga saat ini postingan tersebut telah dilihat 1,5 juta kali mendapat 35,9 ribu likes, 9,1 ribu komentar, dan 3,6 ribu kali dibagikan.
Lalu benarkah postingan Presiden Jokowi membagikan uang Rp 50 juta jelang habis jabatan di Facebook?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan dalam kolom komentar terdapat narasi sebagai berikut:
"#HADIAH_AKAN_DI_UNDI_DI_WAkirim bukti bahwa anda sudah FOLLOW dan lanjut konfirmasi NOMOR REKENING anda ke WA GRATIS ⬇️⬇️ #082184190xxx"
Ini merupakan indikasi penipuan yang bisa mengarahkan masyarakat untuk membagikan identitas pribadi atau terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Selain itu Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan.
Video itu diunggah Presiden Jokowi di akun Instagramnya, @jokowi yang sudah bercentang biru atau terverifikasi pada 3 Mei 2024.
Namun dalam video tersebut Presiden Jokowi tidak menjanjikan pembagian uang Rp 50 juta seperti dalam postingan. Ia saat itu akan meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat.
Berikut isi narasi dalam postingannya:
"Saya meresmikan Bendungan Tiu Suntuk, di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis, 2 Mei 2024. Bendungan terbesar dari tujuh bendungan yang ada di Provinsi NTB.
InshaAllah ini akan dapat memberikan sejumlah manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, seperti irigasi 1.900 hektare, untuk air baku 680 liter per detik, serta mereduksi adanya banjir di sekitar Sumbawa Barat."
Kesimpulan
Postingan Presiden Jokowi membagikan uang Rp 50 juta jelang habis jabatan di Facebook adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2024-21100) Hoaks! UKT naik karena Jokowi selewengkan dana pendidikan Rp665 triliun
Sumber:Tanggal publish: 15/07/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube menarasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan penyelewengan dana pendidikan sebesar Rp655 triliun.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan kenaikan tarif uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dibatalkan. Namun, tidak menutup kemungkinan bila UKT akan naik pada tahun akademik 2025/2026.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“JOKOWI SELEWENGKAN DANA PENDIDIKAN ?
BREAKING NEWS
JOKOWI LANGGAR UNDANG”?
SELEWENGKAN DANA PENDIDIKAN 665T”
Namun, benarkah Jokowi melakukan korupsi dana pendidikan Rp655 triliun?
Sebelumnya, Jokowi mengatakan kenaikan tarif uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dibatalkan. Namun, tidak menutup kemungkinan bila UKT akan naik pada tahun akademik 2025/2026.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“JOKOWI SELEWENGKAN DANA PENDIDIKAN ?
BREAKING NEWS
JOKOWI LANGGAR UNDANG”?
SELEWENGKAN DANA PENDIDIKAN 665T”
Namun, benarkah Jokowi melakukan korupsi dana pendidikan Rp655 triliun?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, dalam video tersebut tidak ada narasi Jokowi korupsi dana pendidikan sebesar Rp655 triliun ataupun UKT naik karena korupsi Presiden Indonesia.
Narasi dalam video tersebut membacakan artikel dari laman Kompas yang berjudul “JPPI Sebut Setengah Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk Dana Desa Adalah Kebijakan Ngawur”.
Dari laman tersebut dijelaskan Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menyebut, pemerintah benar-benar ngawur apabila setengah dari anggaran pendidikan dialokasikan untuk dana transfer daerah dan dana desa.
Informasi bahwa setengah dana pendidikan pada APBN 2024 dialokasikan untuk dana transfer daerah serta dana desa dibocorkan oleh Menteri Pendidikan Nasional periode 2009-2014 Muhammad Nuh dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Panitia Kerja (panja) Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR, Selasa (2/7/2024). Nuh mengungkapkan, sebanyak Rp346 triliun dari anggaran pendidikan sebesar Rp665 triliun pada APBN 2024, dialokasikan ke dalam dana desa dan dana transfer daerah.
Ia pun mempertanyakan mengapa kebijakan itu sampai diambil oleh pemerintah saat ini. Namun, tidak ada narasi dana pendidikan dikorupsi sebesar Rp665 triliun, melainkan dialokasikan.
Klaim: UKT naik karena Jokowi selewengkan dana pendidikan 665 triliun
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Narasi dalam video tersebut membacakan artikel dari laman Kompas yang berjudul “JPPI Sebut Setengah Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk Dana Desa Adalah Kebijakan Ngawur”.
Dari laman tersebut dijelaskan Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menyebut, pemerintah benar-benar ngawur apabila setengah dari anggaran pendidikan dialokasikan untuk dana transfer daerah dan dana desa.
Informasi bahwa setengah dana pendidikan pada APBN 2024 dialokasikan untuk dana transfer daerah serta dana desa dibocorkan oleh Menteri Pendidikan Nasional periode 2009-2014 Muhammad Nuh dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Panitia Kerja (panja) Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR, Selasa (2/7/2024). Nuh mengungkapkan, sebanyak Rp346 triliun dari anggaran pendidikan sebesar Rp665 triliun pada APBN 2024, dialokasikan ke dalam dana desa dan dana transfer daerah.
Ia pun mempertanyakan mengapa kebijakan itu sampai diambil oleh pemerintah saat ini. Namun, tidak ada narasi dana pendidikan dikorupsi sebesar Rp665 triliun, melainkan dialokasikan.
Klaim: UKT naik karena Jokowi selewengkan dana pendidikan 665 triliun
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-21101) [PENIPUAN] Undian Gong Bali Dwipa Bank BPD Bali Periode 2024
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 15/07/2024
Berita
Hay Semeton 🫰
Gong Bali Dwipa Periode 2024 Sudah dibuka kembali !
Segera Daftarkan diri kamu untuk mendapatkan hadiah menarik hingga 1 Miliar rupiah.
Periode pendaftaran diterima sampai 30 Juli 2024
Ayoo jangan sampai ketinggalan 🫰
Gong Bali Dwipa Periode 2024 Sudah dibuka kembali !
Segera Daftarkan diri kamu untuk mendapatkan hadiah menarik hingga 1 Miliar rupiah.
Periode pendaftaran diterima sampai 30 Juli 2024
Ayoo jangan sampai ketinggalan 🫰
Hasil Cek Fakta
Ditemukan sebuah unggahan di Facebook pada 11 Juli 2024 menginfokan mengenai undian Gong Bali Dwipa Periode 2024 khusus nasabah Bank BPD Bali dengan total hadiah 1 Milyar. Pengunggah juga menyertakan link (tautan) di akhir unggahan yang mesti dikunjungi oleh nasabah untuk mendaftar undian berhadiah khusus tersebut.
Untuk memastikan kebenarannya dilakukan pengecekan di Facebook resmi milik Bank BPD Bali (https://www.facebook.com/BankBPDBali/), di akun Facebook resminya ini, Bank BPD Bali tidak membuat unggahan mengenai undian apapun di bulan Juli 2024 ini.
Selain itu, link yang tertera pada unggahan Facebook tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi milik Bank BPD Bali yang mana seharusnya beralamatkan di https://www.bpdbali.co.id/. Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank BPD Bali tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Untuk memastikan kebenarannya dilakukan pengecekan di Facebook resmi milik Bank BPD Bali (https://www.facebook.com/BankBPDBali/), di akun Facebook resminya ini, Bank BPD Bali tidak membuat unggahan mengenai undian apapun di bulan Juli 2024 ini.
Selain itu, link yang tertera pada unggahan Facebook tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi milik Bank BPD Bali yang mana seharusnya beralamatkan di https://www.bpdbali.co.id/. Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank BPD Bali tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Kesimpulan
Melalui pengecekan di Facebook resmi Bank BPD Bali, mereka tidak sedang mengadakan undian apapun di bulan Juli 2024 ini. Link yang tertera pada unggahan undian tersebut juga tidak mengarahkan ke situs resmi milik Bank BPD Bali.
Rujukan
Halaman: 3263/7952

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891666/original/007669300_1721008346-cek_fakta_stop_gambar.jpg)


