• (GFD-2024-24560) Keliru, Klaim Video Dennis Lim Mempromosikan Judi Online di Podcast Arie Untung

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/12/2024

    Berita



    Video dengan durasi 2 menit 10 detik yang memperlihatkan Dennis Lim mempromosikan situs judi online di Podcast “Untung Mautau”, beredar di akun Facebook [ arsip ]. Koh Dennis, panggilannya, disebut menjadi sorotan lantaran mempromosikan sebuah situs judi online.

    Dalam video yang diunggah 30 November 2024, Arie Untung menanyakan apakah Dennis Lim tidak takut masuk neraka karena terus menerus mempromosikan situs judi. “Punten ya, saya tidak ada niatan sama sekali untuk mempromosikan situs. Saya hanya ingin mengingatkan untuk bermain di situs yang jujur dan adil tanpa settingan bandar, sudah pasti menangnya lebih mudah. Jadi hukumnya itu halal ya, karena tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Dennis Lim di video tersebut.



    Hingga artikel ini ditulis, video tersebut sudah ditonton 1,4 juta kali dan telah mendapatkan suka 3,3 ribu. Lantas, benarkah ini video Dennis Lim mempromosikan judi online di podcast Arie Untung? 

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Tempo menelusuri sumber video yang dibagikan dengan mengunjungi akun Youtube milik Arie Untung, Cerita Untungs.  Hasilnya, video tersebut adalah hasil rekayasa. Video aslinya, tidak terkait dengan promosi situs judi online.



    Potongan video itu merupakan video Dennis Lim saat berbicara pada podcast atau siniar Arie Untung yang diunggah pada akun YouTube-nya pada 13 November 2024. Dalam video berjudul “Terbongkar Bandar Jud*^Ol Indonesia! Oleh Mantan Bandar! Ternyata Mereka” tersebut, Dennis bercerita tentang apa yang dia ketahui tentang bisnis judi online berdasarkan pengalamannya saat menjadi bandar judi online di luar negeri.

    Kepada Arie, Ustadz Dennis Lim membongkar jaringan perjudian dan bagaimana mengoperasikan jaringan judi online di kawasan Asia Tenggara. Dalam siniar tersebut, Dennis sama sekali tidak mempromosikan situs judi online agar masyarakat bermain judi.

    Analisa pemeriksa deepfake berbasis AI dari Truemedia.org menyatakan video tersebut memiliki bukti kuat telah dimanipulasi menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau deepfake. Suaranya 100 persen direkayasa menggunakan AI. 

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa klaim video Dennis Lim mempromosikan judi online di podcast Arie Untung adalah keliru.

    Suara audio dalam video yang dibagikan diketahui merupakan hasil rekayasa digital dengan menggunakan kecerdasan buatan AI dengan tingkat probabilitas 100 persen.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24561) [KLARIFIKASI] Ronaldo Cium Shin Guard Bergambar Keluarganya, Bukan Anak Palestina

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim menampilkan pesepak bola Portugal Cristiano Ronaldo mencium shin guard ataupelindung tulang kering miliknya yang bergambar anak-anak Palestina.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut keliru dan perlu diluruskan.

    Video yang mengeklaim Ronaldo mencium shin guard bergambar anak-anak Palestina muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini dan Instagram ini.

    Akun tersebut menampilkan momen Ronaldo mencium shin guard dengan gambar anak kecil.

    Berikut keterangan teks yang disampaikan: Ronaldo Kiss Palestine Kids Picture

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Ronaldo mencium shin guard dengan gambar anak Palestina

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan Google Lens untuk menelusuri beberapa klip dalam video yang menampilkan Ronaldo sedang mencium shin guard.

    Hasilnya, klip pertama yang menampilkan Ronaldo menggunakan jaket Manchester United sedang mencium dan memasang shin guard, identik yang ada di laman Marca ini.

    Dalam keterangannya, video itu momen ketika Ronaldo masuk sebagai pemain pengganti ketika melawan Burnley pada 2022.

    Sebelum mamasang shin guard, ia terlebih dahulu menciumnya. Pada shin guard itu terdapat logo Portugal dan gambar keluarga Ronaldo.

    Sementara, klip lainnya yang menampilkan Ronaldo sedang memegang shin guard dengan gambar beberapa anak kecil identik dengan unggahan akun X CBS Sport Golazo.

    Dalam video terdapat keterangan bahwa shin guard Cristiano Ronaldo dengan gambar keluarga adalah segalanya.

    Dikutip dari Goal, Cristiano Ronaldo memiliki lima orang anak yakni Cristiano Ronaldo Jr, Eva Maria, Mateo Ronaldo, Alana Martina, serta Bella. 

    Ronaldo memang kerap dikabarkan mendukung Palestina. Bahkan, pada 2019 ada kabar yang menyatakan bahwa CR7 memberikan donasi terhadap anak Palestina untuk berbuka saat Ramadhan.

    Informasi itu kemudian dikoreksi oleh sejumlah media yang menayangkan kabar keliru. Simak penelusuran fakta pada 2019 dalam tautan ini.

    Sejumlah kabar dukungan Ronaldo terhadap Palestina bahkan pernah dikomentari Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan.

    Menurut Erdogan, Ronaldo disia-siakan Portugal saat berlaga dalam Piala Dunia 2022 di Qatar, akibat dukungannya terhadap Palestina. Namun, hingga saat ini belum ada dukungan terbuka yang diperlihatkan Ronaldo.

    Apa yang terjadi di Gaza, terutama terhadap anak-anak Palestina memang tragedi kemanusiaan. Akan tetapi, informasi keliru tetap perlu diluruskan.

    Kesimpulan

    Video yang mengeklaim Ronaldo mencium shin guard bergambar anak-anak Palestina keliru.

    Faktanya, gambar yang ada di shin quard Ronaldo adalah keluarganya. Seperti diketahui Ronaldo mempunyai lima orang anak. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-24562) [HOAKS] Gulungan Taurat Berusia 500 Tahun di Ruang Bawah Tanah Bashar al-Assad

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi adanya gulungan Taurat berusia 500 tahun yang ditemukan di ruang bawah tanah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

    Video itu disebarkan usai kelompok oposisi mengambil alih Ibu Kota Suriah, Damaskus pada Minggu (8/12/2024) dini hari.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan konteks keliru dan informasinya perlu diluruskan.

    Video gulungan Taurat berusia 500 tahun di ruang bawah tanah al-Assad disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (9/12/2024):

    Media Suriah melaporkan gulungan Taurat berusia kurleb 500 tahun ditemukan di ruang bawah tanah pemerintahan Assad, bukti adanya komunitas Yahudi kuno dahulu kala di negara tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar telah ada di internet sebelum kejatuhan rezim al-Assad.

    Adapun video yang sama ditemukan di akun Facebook Attessia TV pada 14 Maret 2017.

    Keterangan video menjelaskan, gulungan dalam video merupakan manuskrip Taurat berharga berusia lebih dari 500 tahun.

    Ynet News, 3 November 2017, melaporkan bahwa pihak berwenang Tunisia menggagalkan penyelundupan gulungan Taurat dari abad ke-15.

    Mereka menangkap sekelompok tersangka yang tergabung dalam jaringan penyelundupan internasional.

    Gulungan Taurat tersebut rencananya akan diselundupkan dan dijual ke Eropa.

    Juru bicara Garda Nasional Tunisia Khalifa al-Shibani menunjukkan gulungan Taurat langka yang berukuran panjang 37 meter dan lebar 47 centimeter tersebut.

    Para ahli bahasa Ibrani berpendapat, gulungan ini ditulis sebelum berbagai kitab Taurat disusun ke dalam urutannya yang sekarang.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai gulungan Taurat berusia 500 tahun di ruang bawah tanah al-Assad merupakan hoaks.

    Video gulungan Taurat dari dari akun Facebook "Attessia TV" pada 14 Maret 2017.

    Garda Nasional Tunisia Khalifa al-Shibani menunjukkan gulungan Taurat langka dari abad ke-15, yang berhasil diambil dari jaringan penyelundupan internasional.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24566) [KLARIFIKASI] Video Diklaim Pesawat Bashar al-Assad Jatuh dan Terbakar

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad dikabarkan melarikan diri ke luar negeri setelah pemerintahannya digulingkan pada Minggu (8/12/2024).

    Di media sosial, beredar video yang diklaim menunjukkan pesawat yang ditumpangi Assad jatuh dan terbakar.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu perlu diluruskan.

    Video yang diklaim menunjukkan pesawat Assad jatuh dan terbakar dibagikan oleh akun X (Twitter) ini pada Minggu (8/12/2024).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    PESAWAT #Bashar_al_Assad JATUH DI DEKAT #RHOMS! PESAWAT ITU BERANGKAT DARI BANDARA #DAMASKUS, BERBELOK DAN MENCAPAI KETINGGIAN 500 METER! LALU JATUH! #Suriah

    Screenshot Video jatuhnya pesawat tempur Angkatan Udara India dibagikan dengan konteks keliru

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens. Video yang sama ditemukan di akun X ini.

    Keterangan video yang diunggah pada 3 September 2024 itu menyebutkan, sebuah pesawat tempur milik Angkatan Udara India jatuh di Rajasthan.

    Kemudian, Kompas.com melakukan penelusuran lebih lanjut dan menemukan artikel India Today, 2 September 2024, yang memberitakan insiden tersebut.

    Dilansir India Today, sebuah jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara India (IAF) jatuh di Barmer, Rajasthan setelah mengalami kendala teknis.

    Pilot jet MiG-29 selamat setelah melontarkan diri sebelum pesawat menghantam tanah.

    "Selama misi latihan malam rutin di sektor Barmer, sebuah MiG-29 IAF mengalami kendala teknis yang kritis, sehingga memaksa pilot untuk keluar. Pilot selamat, dan tidak ada korban jiwa atau harta benda yang dilaporkan," demikian pernyataan IAF yang diunggah di X.

    Sementara itu, media Pemerintah Rusia TASS mengeklaim bahwa Bashar al-Assad saat ini berada di Moskwa bersama keluarganya.

    Diberitakan Kompas.com, TASS mengutip sumber di Kremlin yang mengatakan bahwa Assad dan anggota keluarganya mendapat suaka di ibu kota Rusia.

    "Assad dan anggota keluarganya sudah tiba di Moskwa. Rusia, atas alasan kemanusiaan, (kami) memberi mereka suaka," kata sumber kantor berita itu, Minggu (8/12/2024).

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan pesawat Assad jatuh dan terbakar perlu diluruskan.

    Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Peristiwa tersebut adalah jatuhnya jet tempur milik Angkatan Udara India di Barmer, Rajasthan, pada 2 September 2024.

    Rujukan