• (GFD-2025-25053) [HOAKS] Prabowo Akan Hukum Mati Harvey Moeis di Nusakambangan

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto akan menjatuhkan hukuman mati bagi Harvey Moeis di Nusakambangan.

    Sebagaimana diketahui, Harvey Moeis dijatuhi vonis hukuman penjara 6,5 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada 23 Desember 2024 karena terbukti bersalah dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi Prabowo akan menjatuhkan hukuman mati untuk Harvey Moeis adalah hoaks.

    Narasi Prabowo akan menjatuhkan hukuman mati untuk Harvey Moeis dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada 9 Januari 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    PRABOWO AMBIL LANGKAH KEJAM!KORUPTOR 300 T AKAN DIHUKUM MATI DI NUSAKAMBANGAN!

    Tamat Riwayat Harvey Moeis!! Prabowo Marah! Koruptor 300 T Akan Dihukum Mati di Nusakambangan!?

    Screenshot Hoaks, Prabowo akan hukum mati Harvey Moeis di Nusakambangan

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri berbagai pemberitaan tentang pernyataan Prabowo terkait vonis yang dijatuhkan untuk Harvey Moeis. 

    Prabowo tidak pernah menyatakan akan menghukum mati Harvey Moeis di Nusakambangan. Namun, dia sempat mengatakan bahwa vonis untuk Harvey Moeis terlalu ringan.

    Dilansir Kompas.com, pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025-2029 di Bappenas, Jakarta, pada 30 Desember 2024.

    "Saya mohon ya, kalau sudah jelas melanggar, jelas mengakibatkan kerugian triliunan, ya semua unsur, lah. Terutama juga hakim-hakim, ya vonisnya jangan terlalu ringan, lah. Nanti dibilang Prabowo enggak mengerti hukum, lagi," ujar Prabowo.

    Prabowo juga mempertanyakan apakah Jaksa Agung ST Burhanuddin akan mengajukan banding atas vonis tersebut.

    Burhanuddin pun menjawab bahwa Kejaksaan Agung akan naik banding.

    Prabowo menegaskan, vonis yang seharusnya diberikan kepada Harvey Moeis adalah 50 tahun penjara.

    "Jaksa Agung, naik banding, enggak? Naik banding ya. Naik banding," kata Prabowo.

    "Vonisnya ya 50 tahun begitu kira-kira," tuturnya.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi Prabowo akan menjatuhkan hukuman mati untuk Harvey Moeis adalah hoaks.

    Prabowo tidak pernah menyatakan akan menghukum mati Harvey Moeis di Nusakambangan.  Dia sempat mengatakan bahwa vonis untuk Harvey Moeis terlalu ringan.

    Menurut Prabowo, Harvey Moeis seharusnya mendapatkan vonis 50 tahun penjara.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25054) [HOAKS] Warga Palestina Menyerang Gereja Saat Natal

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan sekelompok orang menyerang gereja. Mereka diklaim sebagai warga Palestina yang menyerang gereja saat ada ibadah misa Natal di malam hari.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks. Kabar bohong ini berpotensi memecah belah masyarakat.

    Video warga Palestina menyerang gereja saat Natal disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 26 Desember 2024:

    Warga Arab "Palestina" Muslim di Betlehem menyerang sebuah Gereja tadi malam saat misa Natal.

    Beginilah toleransi "warga Palestina" terhadap kelompok lain.

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar merupakan video lama. Salah satunya diunggah oleh akun X @DanielGerritsen pada 31 Oktober 2022.

    Video serupa juga diunggah di kanal YouTube Orthodox pada 29 Oktober 2022.

    Keterangan video menyebutkan, Gereja Ortodoks Yunani di Beit Sahour, dekat Betlehem, diserang oleh apa yang dapat digambarkan sebagai pasukan bayaran.

    Dilansir Jerusalem Post, 29 Oktober 2022, para pemimpin gereja mengutuk serangan tersebut dan meminta Otoritas Palestina untuk menyeret para penyerang ke pengadilan.

    Serangan tersebut terjadi setelah terjadi pertengkaran antara beberapa pemuda.

    Sebelumnya, pemeriksa fakta Factly dan Fact Crescendo telah meluruskan narasi dari video serupa.

    Kabar bohong ini merupakan konten yang berbahaya karena berpotensi memecah belah masyarakat dengan isu agama. Informasi keliru ini harus segera diluruskan.

    Kesimpulan

    Video serangan di Gereja Ortodoks Yunani di Beit Sahour pada Oktober 2022 disebarkan dengan konteks keliru.

    Vido yang beredar bukanlah serangan warga Palestina saat malam Natal 2024. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-25065) [HOAKS] Shin Tae-yong Diangkat Jadi Direktur Teknik Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan yang mengeklaim pelatih sepak bola Shin Tae-yong diangkat menjadi direktur teknik tim nasional Indonesia.

    Unggahan itu muncul usai pria berkebangsaan Korea Selatan itu diberhentikan sebagai pelatih oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Shin Tae-yong diangkat menjadi dirtek timnas Indonesia dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan tangkapan layar laman Wikipedia yang menampilkan susunan staf kepelatihan timnas Indonesia.

    Dalam tangkapan layar tersebut, Shin Tae-yong diklaim tercatat sebagai dirtek timnas Indonesia sejak 12 Januari 2025.

    Penelusuran Kompas.com

    Di bagian staf pelatihan hanya tertera posisi pelatih kepala yang diisi Patrick Kluivert.

    Patrick didampingi dua asisten yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Terdapat pula nama Sumardji sebagai manajer tim.

    Sampai saat ini tidak ada informasi valid Shin Tae-yong diangkat menjadi dirtek timnas Indonesia. 

    Melalui unggahan di Instagram, putra Shin Tae-yong, Shin Jae-won mengatakan, ayahnya akan kembali ke Korea Selatan setelah kontraknya sebagai pelatih diputus oleh PSSI.

    Menurut dia, Shin Tae-yong akan beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum bersiap menghadapi tantangan baru.

    Dikutip dari BolaSport, saat ini PSSI masih kesulitan mencari dirtek.

    Terakhir kali jabatan itu diisi Frank Wormuth. Ia didatangkan untuk membantu timnas U-17 Indonesia menghadapi Piala Dunia U-17 2023.

    Namun, selepas Piala Dunia U-17 2023 berakhir, Frank Wormuth memutuskan meninggalkan jabatannya dan kembali ke Jerman.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Shin Tae-yong diangkat menjadi dirtek timnas Indonesia tidak benar atau hoaks.

    Unggahan yang beredar merekayasa informasi di laman Wikipedia. Sampai saat ini jabatan dirtek timnas Indonesia masih kosong. 

     

    Rujukan

  • (GFD-2025-25066) [HOAKS] Ribuan Suporter Geruduk Kantor PSSI Usai Shin Tae-yong Dipecat

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi yang menyatakan ribuan suporter tim nasional Indonesia menggeruduk kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada Januari 2025.

    Narasi yang beredar, ribuan suporter itu menuntut PSSI untuk mempertahankan pelatih berkebangsaan Korea Selatan, Shin Tae-yong menangani timnas Indonesia.

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar atau hoaks.

    Sebagai konteks, PSSI memberhentikan Shin Tae-yong sebagai pelatih Indonesia pada 6 Januari 2025. Keputusan itu membuat sejumlah suporter mengungkapkan kekecewaannya di media sosial.

    Video yang mengeklaim ribuan suporter menggeruduk kantor PSSI untuk mempertahankan Shin Tae-yong salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Di awal video terdapat klip yang menampilkan kerumunan orang meneriakkan nama Shin Tae-yong.

    Terdapat klip yang menunjukan Ketua Umum PSSI Erick Thohir sedang melakukan konferensi pers.

    Video diberi judul sebagai berikut: 

    RIBUAN SUPORTER MENGGELEDAH?? KANTOR PUSAT PSSI DIGERUDUK DEMI PERTAHANKAN SHIN TAE YONG DI TIMNAS!

    Tim Cek Fakta Kompas.com, menelusuri klip yang menampilkan kerumunan orang  meneriakkan nama Shin Tae-yong.

    Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube JMTV Reborn pada 2 Juli 2022.

    Keterangan di video menyebut, kejadian itu adalah momen ketika sejumlah suporter menghentikan bus timnas Indonesia dan meneriakkan nama Shin Tae-yong.

    Hal itu dilakukan untuk memberikan dukungan kepada timnas Indonesia menjelang laga melawan Vietnam di Piala AFF U-19 2022. 

    Dikutip dari Okezone, video itu diambil di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada 2 Juli 2022.

    Saat bus timnas sampai di stadion, para penggawa timnas U-19 disambut dengan chants oleh para suporter. Mereka juga meneriakkan nama Shin Tae-yong.

    Sehingga, dapat dipastikan video tersebut bukan demonstrasi di kantor PSSI. 

    Sementara klip lainnya yang menampilkan Erick Thohir sedang melakukan konferensi pers identik dengan unggahan di kanal YouTube Liputan 6 pada 22 Juni 2024.

    Dalam video Erick membahas terkait masa depan Shin Tae-yong yang kontraknya belum diperpanjang pada pada 22 Juni 2024. 

    Sampai saat ini tidak ada informasi valid ribuan suporter menggeruduk kantor PSSI setelah pemecatan Shin Tae-yong.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Video ribuan suporter menggeruduk kantor PSSI untuk mempertahankan Shin Tae-yong tidak benar atau hoaks.

    Klip yang menampilkan suporter meneriakkan nama Shin Tae-yong adalah momen ketika mereka memberikan dukungan kepada timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2022. 

    Sampai saat ini tidak ada informasi kredibel ribuan suporter menggeruduk kantor PSSI setelah Shin Tae-yong dipecat. 

    Rujukan