• (GFD-2025-25372) [HOAKS] Tautan untuk Pencairan Bansos Tunai atas Nama BPJS Kesehatan

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan disertai tautan yang diklaim sebagai akses untuk pencairan bantuan sosial tunai mengatasnamakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

    Dana yang ditawarkan unggahan pun cukup menarik, dari Rp 600.000 hingga Rp 3.550.000, dan diklaim tanpa biaya pendaftaran.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks.

    Tautan pencairan bansos tunai mengatasnamakan BPJS Kesehatan dibagikan oleh akun Facebook ini pada Kamis (23/1/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    INFO BANSOS...!!!! Pemerintah mengeluarkan dana bansos BPJS bagi seluruh masyarakat untuk mengurangi beban rakyat 

    "Daftar Segera Dan Terima Dana bansos Senilai Rp600.000-Rp 3.550.000" Tanpa biaya pendaftaran Daftar di 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi pihak BPJS Kesehatan untuk mengonfirmasi kebenaran tautan pencairan bansos tunai tersebut.

    Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi bansos tunai dan tautan yang diklaim untuk mencairkannya adalah hoaks.

    "Ini hoaks dan penipuan. Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut," kata Rizzky saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/1/2025).

    Rizzky mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan.

    Masyarakat dapat menghubungi saluran komunikasi resmi apabila terdapat pertanyaan atau keluhan terkait BPJS Kesehatan.

    Berikut saluran komunikasi resmi BPJS Kesehatan:

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan pencairan bansos tunai mengatasnamakan BPJS Kesehatan yang beredar di Facebook adalah hoaks.

    Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi bansos tunai dan tautan yang diklaim untuk mencairkannya adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25373) [KLARIFIKASI] Foto John Cena Memegang Al Quran di Atas Ring adalah Konten Manipulatif

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah foto menampilkan aktor Amerika Serikat dan pegulat profesional, John Cena memegang Al Quran. John Cena terlihat memegang Al Quran di atas ring.

    Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, gambar tersebut merupakan konten manipulatif.

    Gambar John Cena memegang Al Quran disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Salah satu gambar yang diunggah pada 18 Januari 2024 bahkan mendapat lebih dari 27.000 like, 2.700 komentar, dan disebarkan ulang sebanyak 160 kali.

    Berikut narasi yang ditulis:

    Masyaallah John Cena

     

    Hasil Cek Fakta

    Sejumlah pengembang telah menyediakan tools pendeteksi yang mampu mengidentifikasi konten buatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence AI.

    Namun, tools tersebut tidak selalu akurat.

    Misalnya, hasil pengecekan gambar AI dengan Illuminarty dan Sight Engine.

    Hasil pengecekan di dua tools tersebut menunjukkan, gambar John Cena memegang Al Quran hanya memiliki probabilitas sekitar 50 persen dibuat dengan AI.

    Secara sekilas, gambar tersebut tampak nyata. Namun, apabila diperhatikan dengan saksama, terdapat kejanggalan khas konten AI.

    Misalnya, jari kelingking kanan Cena yang tampak terpotong.

    Ada pula kejanggalan pada Al Quran yang dipegang. Bagian dalam kitab suci tersebut tampak kosong, seolah Cena hanya memegang sampulnya saja.

    Hasil penelusuran dengan metode reverse image search dengan Google Image juga tidak menunjukkan bahwa gambar tersebut otentik atau berdasarkan kejadian nyata.

    Situs web pemeriksa fakta asal Bangladesh, Rumor Scanner, telah mengecek keaslian foto serupa.

    Situs web tersebut juga mengidentifikasi foto John Cena memegang Al Quran dibuat dengan AI.

    Kesimpulan

    Foto John Cena memegang Al Quran merupakan konten manipulatif berbasis AI.

    Terdapat sejumlah kejanggalan khas AI pada gambar yang beredar. Misalnya, jari kelingking yang terpotong dan bagian dalam Al Quran yang hilang.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25378) [HOAKS] Seorang Anak Yatim Piatu di Makassar Mati Kelaparan

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial, beredar narasi tentang seorang anak yatim piatu di Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia karena kelaparan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi seorang anak yatim piatu di Makassar meninggal dunia karena kelaparan dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada 18 Januari 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Berdosa besar warga setempat dan pemerintah daerah yg biarkan seorang anak yatim piatu wafat dalam kelaparan

    Screenshot Hoaks, seorang anak yatim piatu di Makassar mati kelaparan

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri narasi tersebut di Google Search menggunakan kata kunci "anak yatim piatu meninggal kelaparan makassar".

    Hasilnya, ditemukan artikel beridata.com, 22 Desember 2024, yang memuat penjelasan Rosnanengsih, Ketua RT 5 RW 4 Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

    Rosnanengsih menyebutkan, anak yang dimaksud dalam narasi tersebut adalah NAP (10). Anak tersebut bukan yatim piatu. Ia memiliki seorang ibu bernama Yeti.

    Adapun Yeti tercatat sebagai pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jawa Timur.

    Menurut Rosnanengsih, keluarga tersebut baru beberapa minggu tinggal di Jl. Adhyaksa Baru Lorong 4, Kelurahan Masale, tanpa pernah melapor ke RT atau RW setempat.

    Pihak keluarga baru melapor setelah anaknya meninggal dunia.

    Dalam keterangannya, Yeti menyebutkan bahwa putrinya mendadak mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya meninggal dunia pada 20 Desember 2024, sekitar pukul 10.00 Wita.

    Rosnanengsih segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kelurahan untuk mendapatkan bantuan, termasuk pengurusan surat keterangan tidak mampu dan surat domisili.

    Pemerintah setempat berkoordinasi dengan dinas sosial untuk menyediakan kain kafan dan pelayanan pemakaman. Jenazah Nandira diantar ke pemakaman di Sudiang menggunakan ambulans dari shelter warga dan Dompet Dhuafa.

    Pemerintah Kecamatan Panakkukang juga menyampaikan belasungkawa atas kabar duka itu.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi seorang anak yatim piatu di Makassar meninggal dunia karena kelaparan adalah hoaks.

    Anak tersebut bukan yatim piatu, dan tidak meninggal dunia karena kelaparan. Pemerintah setempat membantu pemakaman anak tersebut dan tidak mengabaikannya.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25379) [HOAKS] Disnaker Pemalang Adakan Tebus Murah iPhone 15 Pro Max di Instagram

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah diklaim menawarkan tebus murah iPhone 15 Pro Max di akun Instagram-nya.

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar. Akun Instagram Disnaker sedang mengalami peretasan.

    Unggahan soal penawaran tebus murah iPhone 15 Pro Max diunggah oleh akun Instagram @disnakerpemalang pada 24 Januari 2025.

    Unggahan diberi keterangan demikian:

    SPESIAL AWAL TAHUN 2025 KAMI MENGADAKAN PROMO TEBUS MURAH

    !! KHUSUS UNTUK FOLLOWER SETIA @disnakerpemalang !!

    READY 2 UNIT IPHONE 15 PROMAX 256 GB GARANSI 100% IBOX SEGEL. UNTUK 2 ORANG TERCEPAT

    HARGA 7.999.999

    Mengapa murah? Karena tebus murah yang kami adakan ini adalah sebagai tanda terimakasih.

    Maka dari itu kami mengadakan ini spesial hari natal untuk followers setia kami atau pemenang tercepat.

    Syarat dan ketentuan klaim : 

    -Screenshoot postingan ini-Wajib followers dari @disnakerpemalang-Minimal like 3 postingan @disnakerpemalang-Peserta tercepat dan memenuhi syarat

    -sistem pembayaran non COD-Diantarkan ke alamat sekaligus dokumentasi pemenang-Klaim melalui Whatsapp 

    ADMIN : 0857-9650-7926

    Setelah unggahan itu beredar di media sosial, pihak Disnaker Kabupetan Pemalang menyatakan bahwa unggahan soal tebus murah gawai bukan berasal dari pihaknya.

    Melalui akun Instagram @BLK Disnaker Kab.Pemalang, mereka menjelaskan, akun Instagram utama @disnakerpemalang sedang mengalami peretasan.

    Disnaker Pemalang meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap unggahan di akun tersebut. 

    "Kami informasikan akun instagram @disnakerpemalang telah di-hack atau diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Harap berhati-hati terhadap segala post atau aktivitas pada akun tersebut, karena hal tersebut bukan dari kami," tulis pihak Disnaker Pemalang.

    Disnaker Kabupaten Pemalang sendiri saat ini masih berupaya untuk mengembalikan akun tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Unggahan soal penawaran tebus murah iPhone 15 Pro Max di akun Instagram @disnakerpemalang tidak benar dan mengarah pada penipuan.

    Saat ini akun tersebut sedang mengalami peretasan. Disnaker Pemalang tidak pernah mengadakan penawaran tebus murah gawai. 

    Rujukan