Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar akan menggunakan uang zakat untuk membangun masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berikut narasi judul dalam tangkapan layar artikel tersebut:
“Menag Nazaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan digunakan Buat Masjid Di Ibukota baru IKN”
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Maksudnya apa? Setelah dana haji Habis, kini muncul Dana Zakat dan infak untuk ALASAN KLASIK IKN, Perlu di waspadai ini...duit haji saja di Gondol Yaqut...Yang Notabenya KEMANA hayoo.”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah artikel Menag sebut uang infak digunakan untuk bangun masjid di IKN tersebut?
(GFD-2025-26890) Cek fakta, artikel Menag sebut uang infak digunakan untuk bangun masjid IKN
Sumber:Tanggal publish: 08/05/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran ANTARA, tidak ada berita dengan judul seperti pada tangkapan layar unggahan tersebut.
Namun, ANTARA menemukan artikel dengan foto, tanggal dan waktu serupa berjudul “Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!”.
Dalam unggahan tersebut, Menag Nasaruddin mengatakan KPK bisa mencegah orang masuk neraka melalui program pencegahan korupsi yang dijalankannya. Tidak ada narasi uang zakat dan infak digunakan untuk pembangunan masjid di IKN.
Dilansir dari ANTARA, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada April lalu menyatakan bahwa anggaran untuk pembangunan IKN yang mencapai lebih dari Rp10 triliun telah dibuka kembali.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan pembukaan anggaran ini, pembangunan tahap pertama IKN periode 2022–2034 yang sebelumnya belum selesai akan kembali diteruskan seperti jalan tol, istana wakil presiden, masjid, dan sebagainya.
Dilansir dari laman IKN, hingga Maret lalu, progres pembangunan Masjid Negara di IKN telah mencapai rata-rata 54,3 persen. Kementerian PU menyampaikan bahwa target penyelesaian pembangunan Masjid Negara IKN diharapkan dapat tercapai pada triwulan keempat tahun 2025.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Namun, ANTARA menemukan artikel dengan foto, tanggal dan waktu serupa berjudul “Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!”.
Dalam unggahan tersebut, Menag Nasaruddin mengatakan KPK bisa mencegah orang masuk neraka melalui program pencegahan korupsi yang dijalankannya. Tidak ada narasi uang zakat dan infak digunakan untuk pembangunan masjid di IKN.
Dilansir dari ANTARA, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada April lalu menyatakan bahwa anggaran untuk pembangunan IKN yang mencapai lebih dari Rp10 triliun telah dibuka kembali.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan pembukaan anggaran ini, pembangunan tahap pertama IKN periode 2022–2034 yang sebelumnya belum selesai akan kembali diteruskan seperti jalan tol, istana wakil presiden, masjid, dan sebagainya.
Dilansir dari laman IKN, hingga Maret lalu, progres pembangunan Masjid Negara di IKN telah mencapai rata-rata 54,3 persen. Kementerian PU menyampaikan bahwa target penyelesaian pembangunan Masjid Negara IKN diharapkan dapat tercapai pada triwulan keempat tahun 2025.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
- https://www.facebook.com/mantul.kei.2025/posts/pfbid0XiDR5MhFebQ7pNyjq48WZkge59k7j9drkrZX1UVNr9LzNPa4gmEkbiQzDJEBPgr6l?rdid=lQNaXavcSluglMWk
- https://www.beritasatu.com/nasional/2876917/menag-nasaruddin-umar-kpk-cegah-orang-masuk-neraka
- https://ikn.go.id/sambut-idulfitri-kunjungan-masyarakat-tetap-dibuka-jalan-tol-ikn-siap-digunakan-dan-masjid-negara-target-selesai-triwulan-ke-4-2025
(GFD-2025-26891) Cek fakta, sayembara berhadiah Rp16 miliar bagi yang berhasil buktikan tudingan ijazah palsu Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 08/05/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menarasikan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengadakan sayembara bagi siapa saja yang dapat membuktikan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo atau Jokowi.
Dalam unggahan tersebut, Megawati disebut akan memberikan hadiah Rp16 miliar bagi siapa saja yang berhasil.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Terjawab sudah mengapa mereka ngotot bilang ijasah Jokowi itu palsu, biar menang sayembara 16 Milyar. Ternyata cuma demi duit. Padahal Megawati buat sayembara itu, karena tau ijasah Jokowi Asli. Jadi tidak akan ada pemenang sayembara ini, wkwk”
Namun, benarkah Megawati adakan sayembara berhadiah Rp16 miliar bagi yang berhasil buktikan ijazah palsu Jokowi?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam unggahan tersebut, Megawati disebut akan memberikan hadiah Rp16 miliar bagi siapa saja yang berhasil.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Terjawab sudah mengapa mereka ngotot bilang ijasah Jokowi itu palsu, biar menang sayembara 16 Milyar. Ternyata cuma demi duit. Padahal Megawati buat sayembara itu, karena tau ijasah Jokowi Asli. Jadi tidak akan ada pemenang sayembara ini, wkwk”
Namun, benarkah Megawati adakan sayembara berhadiah Rp16 miliar bagi yang berhasil buktikan ijazah palsu Jokowi?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
ANTARA melakukan konfirmasi kepada Juru Bicara PDI Perjuangan Chico Hakim yang menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyelenggarakan sayembara tersebut.
Dalam pernyataannya, Chico Hakim menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks.
“Tidak benar,” kata Chico kepada ANTARA.
Hingga saat ini, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menyelidiki 26 saksi mengenai laporan terkait tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dengan demikian, sayembara berhadiah Rp16 miliar tersebut adalah hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dalam pernyataannya, Chico Hakim menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks.
“Tidak benar,” kata Chico kepada ANTARA.
Hingga saat ini, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menyelidiki 26 saksi mengenai laporan terkait tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dengan demikian, sayembara berhadiah Rp16 miliar tersebut adalah hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
(GFD-2025-26895) [KLARIFIKASI] Tank Tentara Suriah Dijadikan Lapak Sayur, Bukan Israel
Sumber:Tanggal publish: 08/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah gambar menampilkan sebuah tank mangkrak yang diubah menjadi lapak sayuran.
Pengguna media sosial menyebutnya sebagai tank milik Israel.
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut disebarkan dengan konteks keliru.
Foto tank milik Israel yang dijadikan lapak sayur disebarkan oleh akun Facebook ini pada 19 Januari 2025. Arsipnya dapat dilihat di sini.
Berikut narasi yang ditulis:
Tank Zionis IsraelMenjadi Lapak sayur dan buah
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, mengenai tank milik Israel yang dijadikan lapak sayur.
Pengguna media sosial menyebutnya sebagai tank milik Israel.
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut disebarkan dengan konteks keliru.
Foto tank milik Israel yang dijadikan lapak sayur disebarkan oleh akun Facebook ini pada 19 Januari 2025. Arsipnya dapat dilihat di sini.
Berikut narasi yang ditulis:
Tank Zionis IsraelMenjadi Lapak sayur dan buah
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, mengenai tank milik Israel yang dijadikan lapak sayur.
Hasil Cek Fakta
Foto tank yang beredar bukanlah kendaraan perang milik Israel.
Adapun foto serupa ditemukan di akun X @habibi6ixtv dan situs web Abu Ali Express pada Desember 2024.
Keterangan foto menyebutkan, itu adalah tank terbengkalai milik tentara Suriah di Ibu Kota Damaskus.
Video dari berbagai sudut pandang menampilkan tank tersebut dapat ditemukan di situs berita Viory.
Tampak tank disulap menjadi penyangga lapak sayur dan buah. Warga setempat juga membeli bahan pangan dari tempat itu.
Dilansir Latestly, tank tersebut sebelumnya digunakan oleh pasukan mantan Presiden Suriah Bashar Al-Assad.
Tank tempur utama T-55 era Soviet itu dulunya merupakan simbol kekuatan militer rezim Assad.
Adapun foto serupa ditemukan di akun X @habibi6ixtv dan situs web Abu Ali Express pada Desember 2024.
Keterangan foto menyebutkan, itu adalah tank terbengkalai milik tentara Suriah di Ibu Kota Damaskus.
Video dari berbagai sudut pandang menampilkan tank tersebut dapat ditemukan di situs berita Viory.
Tampak tank disulap menjadi penyangga lapak sayur dan buah. Warga setempat juga membeli bahan pangan dari tempat itu.
Dilansir Latestly, tank tersebut sebelumnya digunakan oleh pasukan mantan Presiden Suriah Bashar Al-Assad.
Tank tempur utama T-55 era Soviet itu dulunya merupakan simbol kekuatan militer rezim Assad.
Kesimpulan
Foto tank milik Israel yang dijadikan lapak sayur merupakan konten dengan konteks keliru.
Tank dalam foto berlokasi di Damaskus. Tank tempur T-55 era Soviet itu dulunya milik pasukan rezim mantan Presiden Suriah Bashar Al-Assad.
Tank dalam foto berlokasi di Damaskus. Tank tempur T-55 era Soviet itu dulunya milik pasukan rezim mantan Presiden Suriah Bashar Al-Assad.
Rujukan
- https://www.facebook.com/nur.cahaya.494799/posts/pfbid02k1hQqFSpAY3YvdfLNmyBHKBVmfYR2MTfWoXQKYd5UHqgzHn3s9ftxp7mUPENjmuAl
- https://ghostarchive.org/archive/jXpUe
- https://x.com/habibi6ixtv/status/1868356524831109519
- https://abualiexpress.com/en/en41461/
- https://www.viory.video/en/videos/a3602_21122024/symbol-of-freedom-syrian-market-vendor-sells-fruit-and-veg-from-abandoned-tank
- https://www.latestly.com/socially/world/syria-civil-war-aftermaths-t-55-tank-once-served-in-bashar-al-assad-regime-now-becomes-vegetable-stand-in-damascus-see-photo-6495666.html/amp?utm_campaign=fullarticle&utm_medium=referral&utm_source=inshorts
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26896) [HOAKS] Video Prabowo Dukung Pengusutan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 08/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar unggahan video di media sosial yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video itu tidak benar.
Video yang diklaim menampilkan Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Prabowo tengah berpidato dan diberi keterangan demikian:
Prabowo mendukung Rismon H.S Ungkap Kebohongan Besar Ijazah Palsu Jokowi..!!!
Alhamdulillah akhirnya Pak Prabowo setelah bertemu Bu Megawati akhirnya mendukung pengusutan ijazah palsu Jokowi, ternyata PDIP juga sudah tertipu dengan ijazahnya itu.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang mengeklaim Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video itu tidak benar.
Video yang diklaim menampilkan Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Prabowo tengah berpidato dan diberi keterangan demikian:
Prabowo mendukung Rismon H.S Ungkap Kebohongan Besar Ijazah Palsu Jokowi..!!!
Alhamdulillah akhirnya Pak Prabowo setelah bertemu Bu Megawati akhirnya mendukung pengusutan ijazah palsu Jokowi, ternyata PDIP juga sudah tertipu dengan ijazahnya itu.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang mengeklaim Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut menggunakan teknik reverse image search.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Metro TV ini, yang berjudul "Presiden Prabowo Bicara Propaganda Kebohongan".
Dalam video itu, Prabowo menyinggung soal ilmu propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain yang tidak disukai.
Menurut Prabowo, serangan kebohongan tersebut hanya bisa dihadapi dengan membuka diri dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta, kenyataan, ilmu dan matematika.
Prabowo tidak menyinggung soal isu dugaan ijazah palsu Jokowi dalam pidatonya itu.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Prabowo justru mengaku heran karena ada yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi. Ia pun bergurau bisa jadi suatu saat ada pula pihak-pihak yang mempertanyakan ijazahnya.
"Masalah ijazah dipersoalkan, nanti ijazah saya ditanya-tanya, iya, kan?" kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Prabowo juga membantah tuduhan dirinya adalah presiden boneka yang dikendalikan Jokowi.
Video yang diklaim menampilkan Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi tidak benar atau hoaks.
Video aslinya adalah momen ketika Prabowo menyinggung soal propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lainnya.
Sampai saat ini tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang menyebut Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi. Prabowo justru mengaku heran karena ada pihak yang mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 Indonesia itu.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Metro TV ini, yang berjudul "Presiden Prabowo Bicara Propaganda Kebohongan".
Dalam video itu, Prabowo menyinggung soal ilmu propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain yang tidak disukai.
Menurut Prabowo, serangan kebohongan tersebut hanya bisa dihadapi dengan membuka diri dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta, kenyataan, ilmu dan matematika.
Prabowo tidak menyinggung soal isu dugaan ijazah palsu Jokowi dalam pidatonya itu.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Prabowo justru mengaku heran karena ada yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi. Ia pun bergurau bisa jadi suatu saat ada pula pihak-pihak yang mempertanyakan ijazahnya.
"Masalah ijazah dipersoalkan, nanti ijazah saya ditanya-tanya, iya, kan?" kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Prabowo juga membantah tuduhan dirinya adalah presiden boneka yang dikendalikan Jokowi.
Video yang diklaim menampilkan Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi tidak benar atau hoaks.
Video aslinya adalah momen ketika Prabowo menyinggung soal propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lainnya.
Sampai saat ini tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang menyebut Prabowo mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi. Prabowo justru mengaku heran karena ada pihak yang mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 Indonesia itu.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/v/1ELN6jBSuE/
- https://www.facebook.com/share/p/16YFYm2bhi/?mibextid=NOb6eG
- https://www.facebook.com/share/p/1AUHDyaPzF/
- https://www.facebook.com/share/p/169gJ1zpvQ/
- https://www.youtube.com/watch?v=lOlbIsDkw7w&ab_channel=METROTV
- https://nasional.kompas.com/read/2025/05/05/16340051/prabowo-heran-ijazah-jokowi-dipersoalkan--nanti-ijazah-saya-ditanya-tanya
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2027/8125

