• (GFD-2025-26713) [HOAKS] Hercules Sebut Tidak Ada yang Bisa Tangkap Jokowi Selama Ia Hidup

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar judul artikel yang mengeklaim Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshal menyebut tidak ada yang bisa menangkap Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) selama ia masih hidup.

    Narasi ini muncul dalam unggahan berupa gambar yang memperlihatkan tangkap layar sebuah artikel di media.

    Namun, setelah ditelusuri artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Artikel soal Hercules menyebut tidak ada yang bisa menangkap Jokowi muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini  ini, dan ini. 

    Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel berjudul "HERCULES: Tidak Ada Yang Bisa Menangkap Pak Joko Widodo Selama Saya Masih Hidup".

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, di Google Search tidak ditemukan artikel berjudul "HERCULES: Tidak Ada Yang Bisa Menangkap Pak Joko Widodo Selama Saya Masih Hidup". 

    Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan, konten tersebut memanipulasi artikel di laman Okezone ini berjudul "Rumah Jokowi Mau Digeruduk soal Tudingan Ijazah Palsu, Hercules Mendadak Muncul di Solo".

    Artikel aslinya memuat informasi soal kunjungan Hercules ke rumah Jokowi di Solo pada 15 April 2025.

    Menurut Hercules, kunjungan itu merupakan bentuk silaturahmi.

    Selain itu, Hercules juga merespons isu dugaan ijazah palsu Jokowi. Hercules menilai, orang yang menuduh ijazah Jokowi palsu hanya sekadar mencari sensasi dan membuat gaduh.

    Menurut dia, tidak mungkin Jokowi maju sebagai wali kota Solo, gubernur DKI Jakarta dan presiden Indonesia dengan menggunakan ijazah palsu.

    Artikel soal Hercules menyebut tidak ada yang bisa menangkap Jokowi selama ia masih hidup merupakan hasil manipulasi.

    Faktanya, arti asli berjudul: "Rumah Jokowi Mau Digeruduk soal Tudingan Ijazah Palsu, Hercules Mendadak Muncul di Solo".

    Artikel tersebut memuat soal kunjugan Hercules ke rumah Jokowi serta tanggapannya terkait  tuduhan soal dugaan ijazah palsu Jokowi.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26812) [KLARIFIKASI] Perempuan Gendong Anak Sebelum Dihukum Mati adalah Adegan Teater

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com – Sebuah video diklaim menampilkan seorang perempuan menggendong anaknya sebelum dihukum mati. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video perlu diluruskan.

    Video yang diklaim menampilkan seorang perempuan menggendong anaknya sebelum digantung mati salah satunya dibagikan akun Facebook ini. Dalam video tampak seorang perempuan sedang menggendong dan menidurkan anak kecil. Ia juga dikawal oleh dua orang aparat.

    Keterangan di video sebagai berikut:

    Sedih dan sangat Mengharukan Tonton sampai habis

    permintaan terakhir seorang wanita yang akan dihukum g4ntng ingin melihat dan menggendong ananya untuk yang terakhir kalimya

    permintaan terakhir seorang wanita yang akan di hukum gantung

    Akun Facebook Tangkapan layar video yang diklaim menampilkan seorang perempuan menggendong anaknya sebelum digantung mati

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, video itu ternyata sudah beredar sejak tahun 2023. Video mirip dengan unggahan akun TikTok ini. 

    Keterangan di unggahan menyebutkan, video itu adalah adegan dalam pertunjukan teater di Malaysia berjudul “RENTAP”.

    Pertunjukan yang dilakukan di Museum Penjara Melaka itu berkisah tentang seorang perempuan yang dihukum mati karena kasus narkoba. 

    Selain itu, juga ditemukan unggahan serupa di akun TikTok ini yang menjelaskan bahwa video itu merupakan adegan teater berjudul “RENTAP”.

    Sehingga dapat dipastikan, video yang beredar di media sosial bukan peristiwa nyata. 

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan seorang perempuan menggendong anaknya sebelum dihukum mati merupakan informasi keliru.

    Faktanya, video itu bukan peristiwa nyata, melainkan adegan dalam pertunjukan teater di Malaysia berjudul “RENTAP”.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/reel/1972152663192887

    https://www.tiktok.com/@raihanrahim_/video/7240825989394222337?is_from_webapp=1&sender_device=pc

    https://www.tiktok.com/@kumbangtiraibesi/video/7240055986310909186

    https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D

    *) Artikel ini direpublikasi dari website cekfakta.com

  • (GFD-2025-26653) [SALAH] Menag Sebut Uang Zakat dan Infak Bakal Dipakai untuk Masjid di IKN

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 23/04/2025

    Berita

    Pada Sabtu (29/3/2025) akun Facebook “Mantul Kei” membagikan foto [arsip], isinya mengeklaim Menteri Agama Nasarudin Umar yang menyebut uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Unggahan disertai narasi :

    “Maksudnya apa? Setelah dana haji Habis, kini muncul Dana Zakat dan infak untuk ALASAN KLASIK IKN, Perlu di waspadai ini…duit haji saja di Gondol Yaqut…Yang Notabenya KEMANA hayoo. 🧐”

    Hingga Rabu (23/4/25), unggahan telah mendapatkan lebih dari 350 tanda suka, 123 komentar dan telah dibagikan ulang 53 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian dengan memasukkan kata kunci “Menag Nasaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan digunakan Buat Masjid di Ibukota baru IKN” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan narasi “Nasarudin Umar menyebut akan menggunakan uang zakat dan infak untuk masjid di IKN”.

    TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya, ditemukan pemberitaan beritasatu.com “Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!” dengan nama penulis dan waktu publikasi yang sama.

    Diketahui, kreator konten yang diunggah akun Facebook “Mantul Kei” telah menyunting judul dari berita yang tayang Sabtu (12/5/2025) itu.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Menag sebut uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di IKN” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-26654) [SALAH] Prabowo Batalkan Program MBG, Diubah Jadi Pendidikan Gratis Seumur Hidup

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 23/04/2025

    Berita

    Akun Facebook “Surya Filter” pada Senin (14/04/2025) mengunggah foto [arsip] yang menampilkan tangkapan layar artikel berjudul “Prabowo Akhirnya Batalkan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Jadi Pendidikan Gratis Sampai Seumur Hidup”.Foto tersebut juga diunggah oleh akun Instagram “studenvoxx” pada Jum’at (4/4/2025).

    Hingga Jumat (18/4/2025) unggahan telah mendapatkan 4 tanda suka dan mendapatkan 4 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukan kata kunci “Prabowo batalkan program MBG dan diubah jadi pendidikan gratis seumur hidup” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian mencari informasi lebih lanjut tentang program MBG di Google. Ditemukan informasi bahwa di sejumlah daerah masih aktif menjalankan program ini. Salah satunya di Kota Balikpapan.

    Dilansir dari idntimes.co, Jumat (17/4/2025) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufiq, menjelaskan sudah ada sekitar 5.000 siswa dari delapan sekolah yang merasakan manfaat program ini.

    “Alhamdulillah, sejak launching pada Kamis (20/2/2025) lalu, program ini masih berjalan dengan baik. Bahkan selama bulan Ramadan pun tetap dilaksanakan, hanya saja pengemasannya berbeda karena dibawa pulang oleh siswa,” ujar Irfan kepada IDN Times, Rabu (17/4/2025).

    Kesimpulan

    Unggahan dengan narasi “Prabowo batalkan program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan diubah jadi pendidikan gratis seumur hidup” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan