• (GFD-2025-26788) [HOAKS] Mantan PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob Meninggal pada April 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob meninggal dunia pada akhir April 2025.

    Namun setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Unggahan yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggal salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan seorang pria terbaring di rumah sakit. Kemudian terdapat foto beberapa orang sedang berdoa.

    Berikut teks yang disampaikan:

    INNALILLAHI MANTAN PERDANA MENTERI ISMAIL SABRI YAAKOB MENINGGAL DUNIA HARI INI

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggal

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Ismail Sabri Yaakob meninggal.

    Setelah ditelusuri, foto dalam unggahan tidak terkait dengan narasi mantan Perdana Menteri Malaysia itu meninggal.

    Foto yang menampilkan Ismail Sabri dirawat di Sunway Medical Centre, Kota Damansara pada Februari 2025. Foto tersebut identik dengan unggahan di laman Malaysia Gazette.

    Adapun foto itu diambil sebelum Ismail Sabri ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi pada Maret 2025.

    Sementara, foto yang menampilkan beberapa orang sedang berdoa di depan keranda jenazah identik dengan unggahan akun X politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid.

    Foto itu adalah momen ketika Hidayat Nur Wahid dan beberapa orang menyalati jenazah ayah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang meninggal pada 2018.

    Kesimpulan

    Unggahan yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggal pada akhir April 2025 tidak benar atau hoaks.

    Foto dalam unggahan adalah momen  Ismail Sabri Yaakob dirawat di rumah sakit pada bulan Februari 2025. 

    Sementara  foto yang menampilkan beberapa orang sedang berdoa di depan keranda jenazah adalah momen ketika politikus PKS Hidayat Nur Wahid dan beberapa orang menyalati jenazah mertua Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. 

    Adapun sampai saat ini tidak ada informasi valid Ismail Sabri Yaakob meninggal.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26789) [HOAKS] 41 Prajurit TNI Gugur di Gaza pada 25 April 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebanyak 41 prajurit TNI dikabarkan gugur di Gaza, Palestina pada 25 April 2025 dalam misi pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi yang mengeklaim 41 prajurit TNI gugur di Gaza pada 25 April 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini dan ini pada Selasa (29/4/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    BERITA DUKA DARI GAZA PALESTINA

    inalillahi wainaillaihi Rojiun41 TNI gugur di jalur Gaza Palestina dalam Misi Pasukan Perdamaian Dunia ( PBB)

    LETKOL inf. WISNU gugur beserta 40 Anggota Pasukan Khusus TNI yang bersandi GARUDA HITAM PBB daLam Misinya di Gaza akibat dibombardir pesawat gabungan Penjajah Israel dan Penjajah Amerika Serikat pada Jum'at Malam 25 ApriL 2025

    SeteLah sebeLumnya TNI berhasil Menghancurkan Gudang senjata milik Penjajah IsraeL di Otoritas GAZA.

    Screenshot Hoaks, 41 prajurit TNI gugur di Gaza

    Hasil Cek Fakta

    Narasi 41 prajurit TNI gugur di Gaza telah dibantah dan dinyatakan sebagai hoaks oleh Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

    "Ini hoaks," kata Sianturi kepada Antara, Selasa (29/4/2025).

    Adapun klaim TNI menjalankan misi perdamaian PBB di Gaza juga tidak benar.

    Saat bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, di Rio de Janeiro, Brazil, pada 17 November 2024, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen Indonesia mendukung upaya PBB mewujudkan perdamaian di Palestina.

    "Kebutuhan akan pasukan penjaga perdamaian yang diamanatkan secara internasional, kami siap menyediakan pasukan," kata Prabowo ke Guterres, dilansir Antara, 26 November 2024.

    Komitmen Indonesia mendukung misi perdamaian PBB itu disambut baik oleh Guterres.

    Namun, sejauh ini, Dewan Keamanan (DK) PBB belum membahas kemungkinan memberikan mandat kepada negara-negara anggota untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina, khususnya Gaza, yang telah digempur militer Israel sejak 2023.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim 41 prajurit TNI gugur di Gaza adalah hoaks.

    Narasi tersebut telah dibantah dan dinyatakan sebagai hoaks oleh Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26727) [SALAH] Pendemo dan Penuduh Ijazah Palsu Jokowi Ditangkap

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 29/04/2025

    Berita

    Beredar video yang memperlihatkan seorang ibu berbaju tahanan menangis, diklaim bernama Tarwiyah, wanita yang viral karena aksi demonstrasinya yang menyinggung Jokowi saat menyuarakan kekecewaan terhadap Pemilu 2024 di depan Kantor KPU RI pada Maret 2024.

    Video tersebut diunggah oleh sejumlah warganet, salah satunya di akun TikTok “erwanbatman” [arsip], akun Facebook “Umar Al Faruq” [arsip], dan akun TikTok “sablon_studio” [arsip].

    Berikut narasi lengkapnya:

    “makanya jngn lawan orang baik, masih ada hubungannya dengan tuduhan ijasah palsu, tangis haru dapat baju oranye.”

    “Ibu tarwiyah menangis guys, Jokowi sudah bersabar, tapi kesabaran ada batasnya”

    “Si Tarwiyah pengger4k demo adil1 Jokow1 nangis saat ditangkap. Nah lu kalau begini siapa yg akan menolong jangan pernah melawan orang yg sangat sabar 1 persatu akan ketangkep”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memanfaatkan Google Image Reverse untuk mencari tahu konteks asli dari video tersebut. Penelusuran teratas mengarah ke video serupa yang dibagikan kanal YouTube TV Radio Polri “POLRI UNGKAP PENIPUAN BERKEDOK CALO PENERIMAAN ANGGOTA POLRI”.

    Ditemukan juga pemberitaan kompas.com “Tersangka Kasus Penipuan Seleksi Polri Menangis di Hadapan Polisi”. Dilansir dari berita tayang Jumat (18/4/2025) itu, kedua sosok berbaju orange tersebut merupakan tersangka penipuan terhadap calon siswa Bintara Polri. Dua orang tersebut mengaku memiliki koneksi ke pejabat tinggi Polri dan menjanjikan kelulusan. Tidak ada kaitannya dengan pendemo “Adili Jokowi” atau penuduh ijazah palsu Jokowi.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “pendemo dan penuduh ijazah palsu Jokowi ditangkap” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-26728) [SALAH] AFC Diskualifikasi Korea Utara dari Piala Asia U-17 2025

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 29/04/2025

    Berita

    Akun TikTok “arjun.junaidy02” membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan Presiden FIFA sedang berbicara disertai teks terjemahan berisi klaim Korea Utara didiskualifikasi oleh FIFA karena bermain curang dalam kejuaraan AFC U-17 Asia Cup 2025.

    Berikut narasi lengkapnya:
    “Mereka sudah mencederai keindahan sepak bola, mereka sama sekali tidak fairplay. Umur 17 bukan untuk hal seperti ini seharusnya ini menjadi ajang buat meningkatkan skil. Kami sepakat mendiskualifikasi Korea Utara dari kejuaraan Asia U17 2025. Dan kami sepakat untuk meloloskan Tim Muda Indonesia ke Semifinal”

    Hingga Senin (29/4/2025) unggahan tersebut telah disukai oleh 51 pengguna dan menuai 12 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Dari pengamatan Tim Periksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), dalam video unggahan akun TikTok “arjun.junaidy02” terdapat teks “EXTRAORDINARY FIFA CONGRESS”. TurnBackHoax kemudian memasukkan teks tersebut ke kolom pencarian YouTube untuk menemukan konteks asli dari video.

    Hasil pencarian teratas mengarah ke video serupa yang diunggah kanal YouTube “Diario AS” pada Kamis (12/12/2024) berjudul “FIFA WORLD CUP: FIFA announces WORLD CUP 2030 and 2034 hosts at Extraordinary Congress 2024”.

    Dalam momen itu, Presiden FIFA mengumumkan tuan rumah untuk Piala Dunia 2030 dan 2034, sama sekali tidak menyinggung soal diskualifikasi Korea Utara. Teks terjemahan dalam video yang dibagikan akun TikTok “arjun.junaidy02” tidak sesuai dengan konteks aslinya.

    Berikut narasi asli yang diucapkan FIFA dalam video tersebut yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:

    “Sahabat-sahabatku yang terkasih, hakikat sepak bola adalah sifatnya yang tidak terduga dan kekuatannya adalah persatuan kita. Keduanya bersama-sama menjadikan sepak bola seperti sekarang ini, olahraga nomor satu di dunia, tentu saja. Namun, Anda tahu, kita semua tahu, bahwa sepak bola jauh lebih dari itu. Sepak bola adalah fenomena sosial. Fenomena sosial yang mampu mendatangkan orang-orang dari mana saja, dari seluruh penjuru dunia, dari semua kelas sosial, dari selatan, utara, timur, atau barat, untuk membawa orang-orang. Sepak bola adalah fenomena sosial yang mampu mendatangkan orang-orang dari mana saja, dari seluruh penjuru dunia, dari selatan, utara, timur, atau barat, untuk membawa orang-orang.”

    TurnBackHoax kemudian mengunjungi laman resmi AFC U-17 Asian Cup 2025 [arsip], ditemukan informasi bahwa Korea Utara tetap tercantum sebagai peserta semifinal melawan Uzbekistan pada Jumat (18/4/2025). Dengan demikian, klaim yang menyebut Timnas U-17 Indonesia lolos ke semifinal tidak memiliki dasar yang valid.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “AFC diskualifikasi Korea Utara dari Piala Asia U-17 2025” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan