(GFD-2025-28226) [KLARIFIKASI] Gambar Tsunami di Jepang pada 2011 Dinarasikan Terjadi 2025
Sumber:Tanggal publish: 31/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah gambar yang beredar di media sosial diklaim menampilkan wilayah Jepang dilanda tsunami pada 2025, usai Rusia diguncang gempa.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar. Gambar yang beredar merupakan peristiwa tsunami di Jepang pada 2011.
Gambar yang diklaim menampilkan wilayah Jepang dilanda tsunami pada 2025 salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Foto itu menampilkan sejumlah mobil yang hanyut terseret air. Keterangan dalam video yakni sebagai berikut:
JEPANG BERDUKA TSUNAMI SETELAH RUSIA GEMPA ??semoga menjadi teguran buat kita semua yang masih hidup di atas bumi...
@sorotan#semuaorang
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri sumber gambar itu menggunakan teknik reverse image search.
Hasilnya, gambar tersebut diketahui merupakan tangkapan layar video yang ada di kanal YouTube TBS NEWS DIG Powered by JNN.
Keterangan dalam unggahan menyebut bahwa video itu menampilkan tsunami pada 11 Maret 2011. Tsunami itu menghanyutkan mobil dan kontainer di pesisir Kota Miyako, Prefektur Iwate, Jepang.
Dikutip dari Kompas.id, pada Rabu (30/7/2025) Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah di pesisir Pasifik Jepang, dari Hokkaido hingga Wakayama.
Peringatan itu dikeluarkan usai gempa bumi berkekuatan 8,8 magnitudo yang terjadi di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Gempa bumi di Rusia itu telah memicu tsunami setinggi 1,3 meter di Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, Jepang. Para pejabat pun mengimbau masyarakat untuk mengungsi hingga semua peringatan dicabut.
Diberitakan NHK, Badan Meteorologi Jepang kemudian mencabut peringatan waspada tsunami untuk beberapa wilayah di pesisir Pasifik Jepang.
Namun, peringatan tersebut tetap berlaku untuk area pesisir dari Hokkaido hingga Chiba, serta Kepulauan Izu di Tokyo, dan beberapa pulau di Prefektur Kagoshima.
Hasilnya, gambar tersebut diketahui merupakan tangkapan layar video yang ada di kanal YouTube TBS NEWS DIG Powered by JNN.
Keterangan dalam unggahan menyebut bahwa video itu menampilkan tsunami pada 11 Maret 2011. Tsunami itu menghanyutkan mobil dan kontainer di pesisir Kota Miyako, Prefektur Iwate, Jepang.
Dikutip dari Kompas.id, pada Rabu (30/7/2025) Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah di pesisir Pasifik Jepang, dari Hokkaido hingga Wakayama.
Peringatan itu dikeluarkan usai gempa bumi berkekuatan 8,8 magnitudo yang terjadi di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Gempa bumi di Rusia itu telah memicu tsunami setinggi 1,3 meter di Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, Jepang. Para pejabat pun mengimbau masyarakat untuk mengungsi hingga semua peringatan dicabut.
Diberitakan NHK, Badan Meteorologi Jepang kemudian mencabut peringatan waspada tsunami untuk beberapa wilayah di pesisir Pasifik Jepang.
Namun, peringatan tersebut tetap berlaku untuk area pesisir dari Hokkaido hingga Chiba, serta Kepulauan Izu di Tokyo, dan beberapa pulau di Prefektur Kagoshima.
Kesimpulan
Gambar yang diklaim menampilkan wilayah Jepang dilanda tsunami pada 2025 merupakan informasi keliru.
Video aslinya adalah kondisi Prefektur Iwate ketika Jepang dilanda tsunami pada 2011.
Sementara itu gempa bumi di Rusia pada Rabu (30/7/2025) memicu tsunami setinggi 1,3 meter di Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, Jepang.
Badan Meteorologi Jepang kemudian mencabut peringatan waspada tsunami untuk beberapa wilayah pesisir Pasifik Jepang.
Video aslinya adalah kondisi Prefektur Iwate ketika Jepang dilanda tsunami pada 2011.
Sementara itu gempa bumi di Rusia pada Rabu (30/7/2025) memicu tsunami setinggi 1,3 meter di Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, Jepang.
Badan Meteorologi Jepang kemudian mencabut peringatan waspada tsunami untuk beberapa wilayah pesisir Pasifik Jepang.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1Aos4SCQmX/
- https://www.facebook.com/share/p/16zHfYiWin/
- https://www.facebook.com/share/p/1CWRQ3GvSK/
- https://www.youtube.com/watch?v=fho7JDaynw8&ab_channel=TBSNEWSDIGPoweredbyJNN
- https://www.kompas.id/artikel/tsunami-kiriman-dari-rusia-telah-tiba-di-jepang-indonesia-bersiap
- https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/id/news/20250731_08/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-28160) [SALAH] Polisi Temukan 30 Ton Ginjal TKI di Mobil Box Sayur
Sumber: TikTok.comTanggal publish: 30/07/2025
Berita
Sebuah akun TikTok “uus_hana” membagikan video [arsip] yang memperlihatkan video dengan narasi :
"NGERIIII…Ditemukan 30 ton ginjal didalam mobil box pengangkut sayur,di duga milik para TKI yg hilang kontak selama 2th terakhir"
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mentranskripsi audio dalam video menggunakan Terabox.com. Berikut hasil transkripsinya:
"mobil box ini Seharusnya hanya membawa sayuran Tapi saat petugas membuka pintu belakangnya bau anyir langsung menyeruak bukan kol bukan wortel digantung-gantung berisi ginjal manusia ya Anda tidak salah dengar 30 ton ginjal manusia diduga milik para TKI yang hilang kontak diselundupkan lewat jalur distribusi sayur menuju Kamboja Siapa dalang dibalik sindikat kejam ini"
Hingga Rabu (30/7/2025) unggahan tersebut dilihat 8,1 juta kali, dan disukai 260 ribu akun. Ginjal 30 ton. 30 ton ginjal tertangkap di Tol Jkt..senilai 45 triliun.
"NGERIIII…Ditemukan 30 ton ginjal didalam mobil box pengangkut sayur,di duga milik para TKI yg hilang kontak selama 2th terakhir"
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mentranskripsi audio dalam video menggunakan Terabox.com. Berikut hasil transkripsinya:
"mobil box ini Seharusnya hanya membawa sayuran Tapi saat petugas membuka pintu belakangnya bau anyir langsung menyeruak bukan kol bukan wortel digantung-gantung berisi ginjal manusia ya Anda tidak salah dengar 30 ton ginjal manusia diduga milik para TKI yang hilang kontak diselundupkan lewat jalur distribusi sayur menuju Kamboja Siapa dalang dibalik sindikat kejam ini"
Hingga Rabu (30/7/2025) unggahan tersebut dilihat 8,1 juta kali, dan disukai 260 ribu akun. Ginjal 30 ton. 30 ton ginjal tertangkap di Tol Jkt..senilai 45 triliun.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “Polisi temukan 30 ton ginjal” ke Google. Hasil penelusuran tidak ditemukan sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
TurnBackHoax mencurigai foto dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, terlihat dari warna yang tidak realistis dan keberadaan kotak bertuliskan “HUMAN KIDNEYS (Ginjal Manusia)” yang tampak seperti tempelan tidak wajar. Kemudian dianalisis dengan alat pendeteksi Wasit.AI, yang memberikan kartu merah sebagai tanda gambar tersebut sangat mungkin buatan AI.
Selain itu, TurnBackHoax melacak narasi yang dibacakan dalam video, dan ditemukan sumber aslinya dari kanal Youtube “Bicara Saja” dengan judul “MENGERIKAN!! MOBIL SAYUR BAWA 30 TON GINJ4L TKI KE KAMBOJA. DAN TERNYATA…” yang diunggah pada 17 Juli 2025. Kanal tersebut secara eksplisit menyatakan di awal video kisah yang disampaikan merupakan karya fiksi.
TurnBackHoax mencurigai foto dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, terlihat dari warna yang tidak realistis dan keberadaan kotak bertuliskan “HUMAN KIDNEYS (Ginjal Manusia)” yang tampak seperti tempelan tidak wajar. Kemudian dianalisis dengan alat pendeteksi Wasit.AI, yang memberikan kartu merah sebagai tanda gambar tersebut sangat mungkin buatan AI.
Selain itu, TurnBackHoax melacak narasi yang dibacakan dalam video, dan ditemukan sumber aslinya dari kanal Youtube “Bicara Saja” dengan judul “MENGERIKAN!! MOBIL SAYUR BAWA 30 TON GINJ4L TKI KE KAMBOJA. DAN TERNYATA…” yang diunggah pada 17 Juli 2025. Kanal tersebut secara eksplisit menyatakan di awal video kisah yang disampaikan merupakan karya fiksi.
Kesimpulan
Unggahan dengan narasi “Polisi temukan 30 ton ginjal TKI di mobil box sayur” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2025/07/30/salah-polisi-temukan-30-ton-ginjal-tki-di-mobil-box-sayur/ [terabox.com] Hasil Transkrip audio pada video TikTok “Uus_Hana” [wasitai.com] Arsip hasil deteksi AI Wasit.AI [youtube.com] MENGERIKAN !! MOBIL SAYUR BAWA 30 TON GINJ4L TKI KE KAMBOJA. DAN TERNYATA…
- https://vt.tiktok.com/ZSSJxSnCj/ (unggahan akun TikTok “Uus_Hana” )
- https://archive.ph/wip/V708l (arsip unggahan akun TikTok “Uus_Hana” )
(GFD-2025-28161) [SALAH] Samsat Kejar Penunggak Pajak ke Rumah
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 30/07/2025
Berita
Pada Minggu (20/7/2025) akun Facebook “Rico Saputra” mengunggah foto [arsip] yang mengklaim Samsat akan mendatangi rumah penunggak pajak kendaraan. Unggahan itu disertai narasi :
"Aturan Sudah Mulai Diberlakukan, Penunggak Pajak Kendaraan Akan Dikejar Petugas Samsat Sampai ke Rumah”
"Aturan Sudah Mulai Diberlakukan, Penunggak Pajak Kendaraan Akan Dikejar Petugas Samsat Sampai ke Rumah”
Hasil Cek Fakta
Informasi serupa pernah beredar dan telah diklarifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pada November 2024, dengan judul [SALAH] Kebijakan Baru: Petugas Samsat Datangi Rumah Penunggak Pajak.
TurnBackHoax menelusuri informasi terkait klaim petugas Samsat mendatangi rumah penunggak pajak melalui Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dilansir dari kompas.com, Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk penagihan langsung ke rumah wajib pajak, sesuai UU No. 1 Tahun 2022.
Beberapa daerah yang telah menerapkan sistem penagihan langsung ini antara lain Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
TurnBackHoax menelusuri informasi terkait klaim petugas Samsat mendatangi rumah penunggak pajak melalui Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dilansir dari kompas.com, Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk penagihan langsung ke rumah wajib pajak, sesuai UU No. 1 Tahun 2022.
Beberapa daerah yang telah menerapkan sistem penagihan langsung ini antara lain Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
Kesimpulan
Unggahan dengan narasi “Samsat kejar penunggak pajak ke rumah” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2025/07/30/salah-samsat-kejar-penunggak-pajak-ke-rumah/ [turnbackhoax.id] [SALAH] Kebijakan Baru: Petugas Samsat Datangi Rumah Penunggak Pajak [kompas.com] Penunggak Pajak Kendaraan Akan Dikejar sampai Rumah, Berlaku di Mana Saja?
- https://www.facebook.com/reel/723711980439698 (unggahan akun Facebook “Rico Saputra”)
- https://archive.ph/wip/zrIkN (arsip unggahan akun Facebook “Rico Saputra”)
(GFD-2025-28162) Keliru: Lagu Kebyar-kebyar Gombloh Dinyanyikan dalam Penutupan Olimpiade Tokyo 2020
Sumber:Tanggal publish: 30/07/2025
Berita
SEBUAH narasi beredar di X [arsip] pada 25 Juli 2025, berisi klaim bahwa lagu Kebyar-kebyar karya mendiang seniman Gombloh, ada dalam penutupan Olimpiade Tokyo 2020. Lagu yang diciptakan 1979 itu, diklaim dinyanyikan oleh penyanyi kenamaan dari Spanyol.
Pemilik akun menyatakan bahwa lagu tersebut diputar tanpa izin dari keluarga Gombloh. Setelah acara, panitia menyerahkan biaya royalti sebesar Rp 250 juta pada keluarga Gombloh melalui Duta Besar Jepang untuk Indonesia.
Namun, benarkah lagu Kebyar-kebyar dinyanyikan dalam acara penutupan Olimpiade Tokyo 2020?
Pemilik akun menyatakan bahwa lagu tersebut diputar tanpa izin dari keluarga Gombloh. Setelah acara, panitia menyerahkan biaya royalti sebesar Rp 250 juta pada keluarga Gombloh melalui Duta Besar Jepang untuk Indonesia.
Namun, benarkah lagu Kebyar-kebyar dinyanyikan dalam acara penutupan Olimpiade Tokyo 2020?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi narasi tersebut dengan membandingkan video yang beredar dengan versi aslinya. Hasilnya, lagu Kebyar-kebyar ciptaan mendiang Gombloh tidak dinyanyikan saat acara penutupan Olimpiade Tokyo tahun 2020.
Melalui analisis visual pada video yang beredar, Tempo mengidentifikasi logo stasiun televisi RCTI pada bagian tengah. Lewat petunjuk tersebut, Tempo menemukan video versi aslinya di kanal YouTube RCTI.
Video itu sesungguhnya memperlihatkan grup musik Arkarna. Mereka memang menyanyikan lagu Kebyar-kebyar. Namun lagu itu mereka nyanyikan dalam konser musik peringatan HUT RI ke-70 pada 18 Agustus 2015, bukan saat penutupan Olimpiade Tokyo 2020.
Arkarna merupakan grup musik asal Inggris, bukan asal Spanyol. Acara tersebut digelar di Jakarta, bukan Tokyo.
Tidak Ada Lagu Kebyar-kebyar di Olimpiade Tokyo
Tempo juga menyimak rekaman acara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 di saluran YouTube Olympics. Sepanjang acara tersebut, tidak ada penampilan musik yang membawakan lagu Kebyar-kebyar.
Rangkaian acara tersebut mulai dari pengibaran bendera Jepang dan pawai bendera negara-negara peserta Olimpiade. Acara ditutup dengan panggung musik dari Tokyo Ska Paradise Orchestra, DJ Matsunaga, dan penyanyi wanita Milet alias Mirei.
Melalui analisis visual pada video yang beredar, Tempo mengidentifikasi logo stasiun televisi RCTI pada bagian tengah. Lewat petunjuk tersebut, Tempo menemukan video versi aslinya di kanal YouTube RCTI.
Video itu sesungguhnya memperlihatkan grup musik Arkarna. Mereka memang menyanyikan lagu Kebyar-kebyar. Namun lagu itu mereka nyanyikan dalam konser musik peringatan HUT RI ke-70 pada 18 Agustus 2015, bukan saat penutupan Olimpiade Tokyo 2020.
Arkarna merupakan grup musik asal Inggris, bukan asal Spanyol. Acara tersebut digelar di Jakarta, bukan Tokyo.
Tidak Ada Lagu Kebyar-kebyar di Olimpiade Tokyo
Tempo juga menyimak rekaman acara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 di saluran YouTube Olympics. Sepanjang acara tersebut, tidak ada penampilan musik yang membawakan lagu Kebyar-kebyar.
Rangkaian acara tersebut mulai dari pengibaran bendera Jepang dan pawai bendera negara-negara peserta Olimpiade. Acara ditutup dengan panggung musik dari Tokyo Ska Paradise Orchestra, DJ Matsunaga, dan penyanyi wanita Milet alias Mirei.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan lagu Kebyar-kebyar atau Gebyar-gebyar karya mendiang Gombloh dibawakan band asal Spanyol di acara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 adalah klaim keliru.
Rujukan
Halaman: 1539/7954





