(GFD-2025-29768) [HOAKS] Raffi Ahmad Dipanggil Prabowo untuk Beri Bantuan Hukum untuk Ammar Zoni
Sumber:Tanggal publish: 29/10/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial unggahan berupa video dengan narasi yang mengeklaim selebritas, Raffi Ahmad dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk memberi bantuan hukum kepada Ammar Zoni.
Saat ini, Ammar ditahan di Lapas Nusakambangan karena diduga mengedarkan narkoba di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.
Namun, setelah ditelusuri narasi bahwa Prabowo minta Raffi membantu Ammar Zoni merupakan kabar tidak benar atau hoaks.
Video diklaim menampilkan Raffi Ahmad dipanggil Prabowo untuk memberi bantuan hukum kepada Ammar Zoni dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Raffi sedang diwawancara oleh wartawan. Dalam video itu Raffi mengaku dipanggil oleh Prabowo.
Video diberi keterangan:
RAFFI AHMAD DIPANGGIL PAK PRABOWO SIAP TURUN TANGAN MEMBANTU AMMAR ZONISaya Memang Dipanggil Oleh Pak Presiden Bapak Prabowo, Insyaallah Kita Akan Memberi Bantua Hvkum Sahabat Saya Ammar Zoni.
Netizen: Ternyata Berita Raffi, Ahmad Mau Bantu Sahabatnya Bukan Berita Bohong. Dia Benar2 Orang Baik.
Akun Facebook Video yang mengeklaim Raffi Ahmad dipanggil Prabowo untuk memberi bantuan hukum kepada Ammar Zoni.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video kemudian menelusurinya menggunakan Google Lens.
Hasilnya, diketahui bahwa video itu bersumber dari unggahan di kanal YouTube Metro TV ini.
Video itu adalah momen ketika Raffi dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara pada 15 Oktober 2024.
Saat itu, Prabowo memanggil beberapa nama yang digadang-gadang akan menjadi menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih.
Setelah dipanggil ke Kertanegara, Raffi akhirnya ditunjuk oleh Prabowo menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Hingga kini tidak ada informasi valid Prabowo memanggil Raffi untuk memberi bantuan hukum kepada Ammar Zoni.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Ammar Zoni menjalani sidang perdana kasus peredaran narkoba di Rutan Salemba, Jakarta Pusat pada 23 Oktober 2025.
Ammar mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat secara daring dari Lapas Nusakambangan.
Hasilnya, diketahui bahwa video itu bersumber dari unggahan di kanal YouTube Metro TV ini.
Video itu adalah momen ketika Raffi dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara pada 15 Oktober 2024.
Saat itu, Prabowo memanggil beberapa nama yang digadang-gadang akan menjadi menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih.
Setelah dipanggil ke Kertanegara, Raffi akhirnya ditunjuk oleh Prabowo menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Hingga kini tidak ada informasi valid Prabowo memanggil Raffi untuk memberi bantuan hukum kepada Ammar Zoni.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Ammar Zoni menjalani sidang perdana kasus peredaran narkoba di Rutan Salemba, Jakarta Pusat pada 23 Oktober 2025.
Ammar mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat secara daring dari Lapas Nusakambangan.
Kesimpulan
Unggahan yang mengeklaim Raffi Ahmad dipanggil Prabowo untuk memberi bantuan hukum kepada Ammar Zoni merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Video aslinya adalah momen ketika Raffi dipanggil ke kediaman Prabowo di Kertanegara pada 15 Oktober 2024.
Raffi dipanggil terkait dengan penunjukannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Video aslinya adalah momen ketika Raffi dipanggil ke kediaman Prabowo di Kertanegara pada 15 Oktober 2024.
Raffi dipanggil terkait dengan penunjukannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/r/17LqmNee6H/
- https://www.facebook.com/share/r/1A39R6tRmM/
- https://www.facebook.com/share/r/17zBwp3PJi/
- https://www.facebook.com/share/r/1JNtRR3C5x/
- https://www.facebook.com/share/r/1FaDqezazF/
- https://www.youtube.com/watch?v=kyWxJelxf8M
- https://megapolitan.kompas.com/read/2025/10/23/14481821/cerita-ammar-zoni-di-balik-tembok-nusakambangan
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
(GFD-2025-29769) [HOAKS] PM Malaysia Anwar Ibrahim Menantang Indonesia untuk Berperang
Sumber:Tanggal publish: 29/10/2025
Berita
KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim diklaim telah menantang Indonesia untuk berperang dalam menyelesaikan sengketa perbatasan.
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi PM Malaysia Anwar Ibrahim menantang Indonesia berperang dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Oktober 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Anwar Ibrahim Dengan Sombongnya Mengatakan Ke Indonesia Mau Perang Atau Negosiasi. Viral PM Anwar Ibrahim Sombong Mengatakan Negosiasi Atau Berperang Ke Indonesia
Sepertinya Malaysia Mau Tes Militer Indonesia Siap Tempur Dengan Malaysia Indonesia Tidak Takut Berperang Dgn Siapapun Indonesia Suda Terbiasanya Berperang Inggris Belanda Jepang Bisa Kami Usir Apalagi Cumn Malaysia
Screenshot Hoaks, PM Malaysia Anwar Ibrahim Tantang Perang Indonesia
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi PM Malaysia Anwar Ibrahim menantang Indonesia berperang dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Oktober 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Anwar Ibrahim Dengan Sombongnya Mengatakan Ke Indonesia Mau Perang Atau Negosiasi. Viral PM Anwar Ibrahim Sombong Mengatakan Negosiasi Atau Berperang Ke Indonesia
Sepertinya Malaysia Mau Tes Militer Indonesia Siap Tempur Dengan Malaysia Indonesia Tidak Takut Berperang Dgn Siapapun Indonesia Suda Terbiasanya Berperang Inggris Belanda Jepang Bisa Kami Usir Apalagi Cumn Malaysia
Screenshot Hoaks, PM Malaysia Anwar Ibrahim Tantang Perang Indonesia
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa pernyataan asli PM Malaysia Anwar Ibrahim telah dipelintir sehingga mengesankan ia menantang Indonesia berperang.
Dalam pemberitaan Tempo.co, 30 Juli 2025, Anwar mengatakan bahwa persoalan perbatasan Ambalat antara Indonesia dan Malaysia tidak akan berkembang menjadi konflik bersenjata seperti yang terjadi antara Thailand dan Kamboja.
Ia mengaku sempat mendapat tekanan dari sejumlah anggota parlemen oposisi di Malaysia yang menuntut sikap tegas dalam persoalan perbatasan, terutama soal wilayah Sulawesi dan Blok Ambalat.
Namun, menurut Anwar, Pemerintah Malaysia memilih pendekatan negosiasi dengan Indonesia.
"Anda punya pilihan, pergi berperang atau bernegosiasi. Orang yang waras harus memilih jalan negosiasi, dan itu yang kami lakukan," ucap Anwar.
Merujuk pernyataan tersebut, tidak ada indikasi Anwar menantang Indonesia berperang. Ia justru menekankan negosiasi untuk penyelesaian masalah perbatasan.
Dalam pemberitaan Tempo.co, 30 Juli 2025, Anwar mengatakan bahwa persoalan perbatasan Ambalat antara Indonesia dan Malaysia tidak akan berkembang menjadi konflik bersenjata seperti yang terjadi antara Thailand dan Kamboja.
Ia mengaku sempat mendapat tekanan dari sejumlah anggota parlemen oposisi di Malaysia yang menuntut sikap tegas dalam persoalan perbatasan, terutama soal wilayah Sulawesi dan Blok Ambalat.
Namun, menurut Anwar, Pemerintah Malaysia memilih pendekatan negosiasi dengan Indonesia.
"Anda punya pilihan, pergi berperang atau bernegosiasi. Orang yang waras harus memilih jalan negosiasi, dan itu yang kami lakukan," ucap Anwar.
Merujuk pernyataan tersebut, tidak ada indikasi Anwar menantang Indonesia berperang. Ia justru menekankan negosiasi untuk penyelesaian masalah perbatasan.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi PM Malaysia Anwar Ibrahim menantang Indonesia berperang adalah hoaks.
Pernyataan Anwar Ibrahim telah dipelintir sehingga mengesankan ia menantang Indonesia berperang. Anwar justru menekankan negosiasi sebagai solusi masalah perbatasan.
Pernyataan Anwar Ibrahim telah dipelintir sehingga mengesankan ia menantang Indonesia berperang. Anwar justru menekankan negosiasi sebagai solusi masalah perbatasan.
Rujukan
- https://web.facebook.com/reel/824931443203386
- https://web.facebook.com/reel/1328487758829670
- https://web.facebook.com/reel/1775122993143857
- https://www.tempo.co/internasional/soal-ambalat-anwar-ibrahim-pastikan-tak-akan-picu-perang-2052573
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
(GFD-2025-29770) [HOAKS] Shireen Sungkar Meninggal pada Akhir Oktober 2025
Sumber:Tanggal publish: 29/10/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim artis Shireen Sungkar meninggal dunia. Narasi ini muncul pada akhir Oktober 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025 dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan foto yang menampilkan mobil ambulans dan sebuah makam. Unggahan tersebut diberi keterangan:
PESAN TERAKHIR SHIREEN SUNGKAR SEBELUM MENINGGAL DUNIAISAK TANGIS TEUKU WISNU TAK TERBENDUNG
Akun Facebook Unggahan yang mengeklaim Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025 dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan foto yang menampilkan mobil ambulans dan sebuah makam. Unggahan tersebut diberi keterangan:
PESAN TERAKHIR SHIREEN SUNGKAR SEBELUM MENINGGAL DUNIAISAK TANGIS TEUKU WISNU TAK TERBENDUNG
Akun Facebook Unggahan yang mengeklaim Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025.
Hasil Cek Fakta
Penelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan foto dalam unggahan tidak terkait dengan narasi Shireen Sungkar meninggal dunia.
Foto yang menampilkan sebuah mobil ambulans dikerubungi sejumlah orang identik dengan unggahan di laman Hukum Online ini.
Keterangan dalam unggahan menyebut, foto itu adalah momen ketika sejumlah orang berbaris di pinggir jalan untuk memberi penghormatan kepada Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie yang meninggal pada 2019.
Saat itu, mobil ambulans yang membawa jenazah Habibie melintas menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.
Sementara, foto yang menampilkan sebuah makam identik dengan unggahan di laman Kumparan ini.
Foto itu merupakan makam Akbar Alamsyah, pelajar yang meninggal saat terjadi kerusuhan di gedung DPR pada 2019.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025. Pada 28 Oktober 2025 ia masih mengunggah konten melalui akun Instagram-nya.
Foto yang menampilkan sebuah mobil ambulans dikerubungi sejumlah orang identik dengan unggahan di laman Hukum Online ini.
Keterangan dalam unggahan menyebut, foto itu adalah momen ketika sejumlah orang berbaris di pinggir jalan untuk memberi penghormatan kepada Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie yang meninggal pada 2019.
Saat itu, mobil ambulans yang membawa jenazah Habibie melintas menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.
Sementara, foto yang menampilkan sebuah makam identik dengan unggahan di laman Kumparan ini.
Foto itu merupakan makam Akbar Alamsyah, pelajar yang meninggal saat terjadi kerusuhan di gedung DPR pada 2019.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025. Pada 28 Oktober 2025 ia masih mengunggah konten melalui akun Instagram-nya.
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025 merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Foto aslinya menampilkan mobil ambulans yang membawa jenazah Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie pada 2019.
Selain itu, foto lain menampilkan makam Akbar Alamsyah, pelajar yang meninggal saat terjadi kerusuhan di gedung DPR pada 2019.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025
Foto aslinya menampilkan mobil ambulans yang membawa jenazah Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie pada 2019.
Selain itu, foto lain menampilkan makam Akbar Alamsyah, pelajar yang meninggal saat terjadi kerusuhan di gedung DPR pada 2019.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Shireen Sungkar meninggal dunia pada akhir Oktober 2025
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1GpixK1WSC/
- https://www.facebook.com/share/p/1Wqz486uQn/
- https://www.facebook.com/share/p/1CrthR3QPH/
- https://www.hukumonline.com/berita/foto/f/penghormatan-terakhir-warga-iringi-kepergian-bj-habibie-lt5d7a19a95912c
- https://kumparan.com/kumparannews/tangis-rosminah-peluk-makam-akbar-alamsyah-korban-demo-rusuh-di-dpr-1s279cR3WaU
- https://www.instagram.com/p/DQV2S4Gk47k/
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
(GFD-2025-29800) Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset
Sumber:Tanggal publish: 29/10/2025
Berita
tirto.id - Beredar di media sosial sebuah video yang menunjukkan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam) Mahfud MD mengajak masyarakat mendaftar bantuan sosial (bansos) dari perampasan aset.
ADVERTISEMENT
Video ini menunjukkan Mahfud yang mengenakan kemeja batik mengimbau masyarakat segera mendaftarkan diri untuk menerima bansos bagi yang membutuhkan modal usaha.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Tirto menemukan video itu beredar di Facebook dalam unggahan akun “Profesor,Mohammad Mahfud” (arsip), pada 23 Oktober 2025. Dalam video terlihat Mahfud MD di sisi kiri dan klip tumpukan uang dalam jumlah besar di sisi kanan video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Lebih lanjut, video berdurasi kurang dari satu menit itu juga menampilkan Mahfud seolah menjamin bahwa informasi bansos dari hasil perampasan aset terhadap para koruptor itu resmi dari pemerintah. Totalnya diklaim mencapai Rp10 miliar yang akan dibagikan kepada masyarakat.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Dan ini nantinya akan dibagikan kepada yang belum mempunyai usaha, masing-masing akan dibantu Rp100 juta. Ini real dan juga amanah ya bukan setting-an atau hoaks pasti cair untuk yang mendaftar,” ujar narasi audio dalam video tersebut.
Bersama video juga terdapat caption bertuliskan:
“BANTUAN SOSIAL DARI PEMERINTAH UNTUK MEMBUKA USAHA BARU💥
ADVERTISEMENT
*** ( PROFESOR.H.MOHAMMAD MAHFUD MD )***
🦋 YANG MAU DI PROSES CEPAT DARI SAYA KLIK LINK WHATSAPP DI BAWAH INI⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️”
Pengunggah video juga menampilkan sebuah nomor WhatsApp yang diarahkan agar publik mendaftar lewat nomor tersebut. WhatsApp itu diklaim dipegang oleh Mahfud MD sendiri.
periksa fakta hoaks video Mahfud MD umumkan bansos hasil perampasan aset.
Lima hari beredar di Facebook atau hingga Selasa (28/10/2025), postingan tersebut sudah mendapatkan 108 tanda suka, 59 komentar, dan sudah dibagikan ulang sebanyak delapan kali.
Akun tersebut juga mengunggah video serupa, dengan penonton dan interaksi lebih sedikit. Seperti unggahan ini dan unggahan ini
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar Mahfud MD mengumumkan bansos hasil dari perampasan aset para koruptor sebesar Rp10 miliar untuk masyarakat?
ADVERTISEMENT
Video ini menunjukkan Mahfud yang mengenakan kemeja batik mengimbau masyarakat segera mendaftarkan diri untuk menerima bansos bagi yang membutuhkan modal usaha.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Tirto menemukan video itu beredar di Facebook dalam unggahan akun “Profesor,Mohammad Mahfud” (arsip), pada 23 Oktober 2025. Dalam video terlihat Mahfud MD di sisi kiri dan klip tumpukan uang dalam jumlah besar di sisi kanan video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Lebih lanjut, video berdurasi kurang dari satu menit itu juga menampilkan Mahfud seolah menjamin bahwa informasi bansos dari hasil perampasan aset terhadap para koruptor itu resmi dari pemerintah. Totalnya diklaim mencapai Rp10 miliar yang akan dibagikan kepada masyarakat.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Dan ini nantinya akan dibagikan kepada yang belum mempunyai usaha, masing-masing akan dibantu Rp100 juta. Ini real dan juga amanah ya bukan setting-an atau hoaks pasti cair untuk yang mendaftar,” ujar narasi audio dalam video tersebut.
Bersama video juga terdapat caption bertuliskan:
“BANTUAN SOSIAL DARI PEMERINTAH UNTUK MEMBUKA USAHA BARU💥
ADVERTISEMENT
*** ( PROFESOR.H.MOHAMMAD MAHFUD MD )***
🦋 YANG MAU DI PROSES CEPAT DARI SAYA KLIK LINK WHATSAPP DI BAWAH INI⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️”
Pengunggah video juga menampilkan sebuah nomor WhatsApp yang diarahkan agar publik mendaftar lewat nomor tersebut. WhatsApp itu diklaim dipegang oleh Mahfud MD sendiri.
periksa fakta hoaks video Mahfud MD umumkan bansos hasil perampasan aset.
Lima hari beredar di Facebook atau hingga Selasa (28/10/2025), postingan tersebut sudah mendapatkan 108 tanda suka, 59 komentar, dan sudah dibagikan ulang sebanyak delapan kali.
Akun tersebut juga mengunggah video serupa, dengan penonton dan interaksi lebih sedikit. Seperti unggahan ini dan unggahan ini
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar Mahfud MD mengumumkan bansos hasil dari perampasan aset para koruptor sebesar Rp10 miliar untuk masyarakat?
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara.
Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial.
Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.
Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook.
Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video.
Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan.
Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation.
Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD.
Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025.
Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset.
Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI.
Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial.
Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial.
Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.
Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook.
Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video.
Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan.
Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation.
Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD.
Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025.
Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset.
Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI.
Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta Tirto menunjukkan video berisi Mahfud mengajak masyarakat daftar bansos hasil perampasan aset di Facebook bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Video tersebut diduga kuat hasil suntingan dengan akal imitasi yang ditambahkan narasi tidak sesuai konteksnya dan justru mengajak masyarakat untuk mengakses nomor WhatsApp dari penyebar video.
Konteks asli dari video yang tersebar di media sosial diambil dari sebuah foto momen Mahfud berbicara soal obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada 2021 silam.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:19UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Video tersebut diduga kuat hasil suntingan dengan akal imitasi yang ditambahkan narasi tidak sesuai konteksnya dan justru mengajak masyarakat untuk mengakses nomor WhatsApp dari penyebar video.
Konteks asli dari video yang tersebar di media sosial diambil dari sebuah foto momen Mahfud berbicara soal obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada 2021 silam.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:19UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Rujukan
- https://web.facebook.com/reel/786908997493778
- https://archive.ph/TieIg
- https://www.facebook.com/reel/2417175308697156
- https://m.antaranews.com/berita/2504933/mahfud-sebut-obligor-dan-debitur-blbi-sering-melobi-pemerintah
- https://detect.resemble.ai/results/4a8d54dad9c51b75ca352fee02902b62
- https://web.facebook.com/profile.php?id=61581288246220&sk=about_profile_transparency
- https://www.facebook.com/OfficialMahfudMD
- https://www.instagram.com/mohmahfudmd/?hl=id
- https://mailto:factcheck@tirto.id
Halaman: 1151/7951

