(GFD-2025-30720) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Program Undian Rejeki Wondr Bank BNI
Sumber:Tanggal publish: 13/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim link pendaftaran program undian Rejeki Wondr Bank BNI. Informasi tersebut diunggahย di salah satu akun Facebook pada 8 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"๐๐ซ๐จ๐ ๐ซ๐๐ฆ ๐๐ง๐๐ข๐๐ง ๐๐ฒ๐ฏ๐๐ฎ๐ฟ ๐๐ฎ๐ป๐ธ ๐๐ก๐ ๐๐ผ๐ป๐ฑ๐ฟ ๐๐ข ๐๐๐ก๐ฎ๐ง ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฑ ๐๐ก๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฌ ๐๐ฒ๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐ฎ๐๐๐ก ๐๐๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐ ๐๐ก๐ ๐ ๐ผ๐ฏ๐ถ๐น๐ฒ ๐๐ข ๐๐๐ซ๐ฌ๐ข๐ฅ๐๐ค๐๐ง ๐๐๐๐ญ๐๐ซ ๐๐๐ค๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐๐ง๐๐๐๐ญ๐๐ซ ๐๐ซ๐๐ญ๐ข๐ฌ
๐ผ๐ข๐๐๐ก ๐๐ช๐ฅ๐ค๐ฃ ๐๐ฃ๐๐๐๐ฃ ๐ผ๐ฃ๐๐ ๐๐๐ ๐๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐๐จ๐ฉ๐ ๐ฟ๐๐ฅ๐๐ฉ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ค๐ฃ๐๐ง๐ฝ๐ฎ ๐ฝ๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ฉ๐๐ข๐ ๐๐ฎ๐
10 Unit Mobile CRV
8:Unit Mobil Pajero Sport
3:Unit Mobil BMW 520i Sport.
20: Unit Sepeda Motor Vario.
10: Paket Umroh Gratis
5: Tiket Liburan Luar negeri
10: Uang Tunai 500 juta
Emas Batangan & Logam Mulia.
๐๐๐ญ๐๐ค ๐๐ฎ๐ฉ๐จ๐ง ๐๐ง๐๐ ๐๐๐ง ๐๐๐ข๐ก.๐๐๐ฆ๐๐ง๐๐ง๐ ๐๐ง ๐๐๐๐ข๐๐ก ๐๐ข ๐๐๐ก๐ฎ๐ง ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฑ( ๐๐ฅ๐ข๐ค ๐๐จ๐ฆ๐๐จ๐ฅ ๐๐๐๐ญ๐๐ซ ๐๐๐ค๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐ฎ๐ ๐ ๐๐ซ๐๐ญ๐ข๐ฌ)"
Unggahan disertai menu Festival Gebyar Undian BNI, jika diklik akan mengarah pada website tertentu.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran undian Rejeki Wondr Bank BNI? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuriย klaimย linkย pendaftaran undian Rejeki Wondr Bank BNI. Penelusuran mengarah pada artikelย Liputan6.comย berjudulย "Waspada Penipuan Berkedok Undian Rejeki Wondr BNI 2025".ย
Pada artikel ini,ย PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atauย BNIย meminta masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan program undianย BNI, termasuk yang mengaku sebagai admin resmi dari BNI.
Direktur Consumer Banking BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan, seluruh program undian resmi BNI, termasukย rejeki wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI.
"Jika ada pihak yang meminta uang dengan alasan klaim hadiah, sudah pasti itu penipuan," kata Corina, Kamis 31 Juli 2025.
Corina menegaskan, pihaknya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun kepada nasabah untuk proses klaimย hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki wondr BNI.
Rejeki wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026.ย
Kupon undian rejeki wondr BNI akan tergenerate secara otomatis setiap kali Nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi wondr.
Selain itu, Nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi wondr, dan tidak melalui Pihak mana pun.
BNI mengajak masyarakat untuk selalu mengecek informasi melalui kanal resmi dan tidak tergiur oleh tawaran hadiah instan yang tidak dapat diverifikasi. Untuk informasi lebih lanjut atau laporan terkait dugaan penipuan, nasabah dapat menghubungi BNI Call di 1500046.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BNI di bni.id/rejekiwondrbni atau langsung mengakses aplikasi wondr by BNIย diย ponsel.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran undian Rejeki Wondr Bank BNI, tidak benar.
(GFD-2025-30721) Cek Fakta: Hoaks Link Daftar Bantuan Token Listrik Rp 750.000 dari PLN
Sumber:Tanggal publish: 13/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN. Informasi tersebut diunggahย di salah satu akun Facebook pada 9 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"Cek Sekarang! Bantuan Token Listrik Rp750.000 Masih Tersedia
Banyak masyarakat telah menerima bantuan ini. Pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan hari ini.
#alhamdulillah #Indonesia #bantuan #pln #tokenlistrik #gratis #daftar"
Unggahan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"BERBAGI TOKEN LISTRIK RP 750.000
Segera dapatkan dan nikmati listrik gratis untuk hunian anda
Semoga token gratis ini bisa menjadi langkah awal untuk Indonesia lebih maju dan berkembang
CLAIM NOW"
Unggahan tersebut disertai menu daftar dan jika diklik akan muncul link berikut:
"https://bantuan.token-gratis.biz.id/?fbclid=IwY2xjawOp4TtleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR6PNwdLL59E3IcSt2tHjCzXilKwNoA1aXkaTtloNwdrscvzx-W0za_cq2zLoQ_aem_Lj3BMTKeGL7KqJ2leEywnA"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nomor pelanggan dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN.ย
Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Viral Pembagian Token Listrik Gratis, Simak Penjelasan PLN".
Dalam artikel ini, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah tergiur tawaran promoย token listrik gratis. Pasalnya, ini merupakanย hoaksย yang menjadi modus kejahatan siber.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSLย PLNย Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial.
"PLN memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang denganย Liputan6.com, Selasa 23 September 2025.
Dia menegaskan, informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalahย hoaksย dan indikasiย scam.
PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
"Informasi tentang promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile," kataย Gregorius.
ย
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN merupakan, hoaks.
(GFD-2025-30738) Cek Fakta: Tidak Benar Link Ini untuk Mengecek Status Penerima BSU
Sumber:Tanggal publish: 13/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim link untuk mengecek status penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Informasi tersebut diunggahย di salah satu akun Facebook pada 9 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"๐ข Kabar Gembira! Rp 600,000 sampai 900.000 untuk Anda yang Terdaftar dalam Program BSU tahap akhir!
Cek status penerimaan Anda sekarang juga KLIK MENU DAFTAR DIBAWAH INI ๐ฉ"
Unggahan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"BPJS Ketenagakerjaan
PENERIMA BSU BPJS KETENAGAKERJAAN
BANTUAN SUBSIDI UPAH Rp.600.000 - Rp.900.000
12.111.906 Pekerja Telah Menerima Bantuan Subsidi Upah/2025
ะกะะ ะะ ะะะH KAMU TERMASUK CALON PENERIMA BSU ATAU TIDAK"
Unggahan tersebut disertai menu daftar dan jika diklik akan muncul link berikut:
"https://bsu3-tahapakhir2025.news-terkini.com/?fbclid=IwY2xjawOqNYRleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR7SCrU-fbRNRvVcJunbKFkzoO9H18z1azFylBAwsZU5LlWlDDRkcaNP63V1Xw_aem_v7EJYhcvp1swEor2LIxIMg"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status penerima BSU? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim linkย untuk mengecek status penerima BSU.ย Penelusuran mengarah pada artikel yang tayang diย Liputan6.comย pada 13 Oktober 2025.
Artikel ini berjudulย "Resmi dari Pemerintah: Tak Ada BSU Tahap Kedua, Warganet Diminta Hati-hati!".
Dalam artikel ini, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)ย Yassierliย menepis kabar yang beredar di media sosial soal pencairan BSU tahap kedua pada tahun 2025. Ia menegaskan, hingga saat ini pemerintah belum memiliki kebijakan baru terkait program tersebut.
"Sampai sekarang itu belum ada arahan atau kebijakan khusus terkait dengan BSU tahap II," kataย Yassierliย dalam Konferensi Pers di Gedung Kemnaker, Jakarta, Senin 13 Oktober 2025.
Menaker menegaskan, BSU hanya disalurkan sekali pada pertengahan tahun ini yakni di Juni dan Juli saja.
Penelusuran juga mengarah pada artikelย Liputan6.comย berjudul "Kapan BSU BPJS Ketenagakerjaan Cair? Simak Jadwal dan Cara Cek Status Resmi Biar Tak Tertipu"
Dalam artikel ini dijelaskan, ada beberapa kanal resmi yang dapat diakses untuk mengecek status penerima BSU. Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di bsu.kemnaker.go.id.ย
Selain itu, situs resmi BPJS Ketenagakerjaan khusus BSU diย bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) juga menjadi alternatif untuk mengecek status BSU.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status penerima BSU, tidak benar.ย
(GFD-2025-30976) Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra
Sumber:Tanggal publish: 12/12/2025
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar luas di media sosial yang menampilkan erupsi gunung berapi yang disebut-sebut terjadi bersamaan dengan banjir di Pulau Sumatra. Dalam rekaman itu, terlihat arus banjir berwarna coklat menerjang rumah, pepohonan, dan jembatan, sementara di kejauhan tampak sebuah gunung api memuntahkan abu.
ADVERTISEMENT
Klaim tersebut diunggah oleh sejumlah akun di berbagai platform. Di Instagram, video itu diposting oleh akun โkadang_koc4kโ(arsip) dan โwisatajember_โ, sementara di Facebook disebarkan oleh akun โEvira Eviraโ dalam periode Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025).
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Sejumlah akun tersebut mengunggah vieo dengan tajuk โ1 hari 4 kejadianโ. Salah satu cuplikan yang ditampilkan adalah video erupsi gunung yang diklaim terjadi saat banjir melanda Sumatera. Teks dalam video serta takarir para pengunggah menguatkan narasi bahwa peristiwa itu terjadi di Sumatra. Beberapa akun bahkan secara spesifik menyebut lokasi kejadian berada di Sibolga.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Gunung meletus di tengah banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sepanjang Kamis (27/11/2025) hingga Kamis (11/12/2025), atau selama sekitar dua pekan, unggahan di Facebook tersebut telah memperoleh 1.228 tanda suka, 40 komentar, dan dibagikan 88 kali.
Lalu, benarkah video soal erupsi gunung berapi itu terjadi di tengah banjir di Sumatra?
ADVERTISEMENT
Klaim tersebut diunggah oleh sejumlah akun di berbagai platform. Di Instagram, video itu diposting oleh akun โkadang_koc4kโ(arsip) dan โwisatajember_โ, sementara di Facebook disebarkan oleh akun โEvira Eviraโ dalam periode Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025).
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Sejumlah akun tersebut mengunggah vieo dengan tajuk โ1 hari 4 kejadianโ. Salah satu cuplikan yang ditampilkan adalah video erupsi gunung yang diklaim terjadi saat banjir melanda Sumatera. Teks dalam video serta takarir para pengunggah menguatkan narasi bahwa peristiwa itu terjadi di Sumatra. Beberapa akun bahkan secara spesifik menyebut lokasi kejadian berada di Sibolga.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Gunung meletus di tengah banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sepanjang Kamis (27/11/2025) hingga Kamis (11/12/2025), atau selama sekitar dua pekan, unggahan di Facebook tersebut telah memperoleh 1.228 tanda suka, 40 komentar, dan dibagikan 88 kali.
Lalu, benarkah video soal erupsi gunung berapi itu terjadi di tengah banjir di Sumatra?
Hasil Cek Fakta
ADVERTISEMENT
Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem.
Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka.
Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra.
Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir.
Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga.
Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI.
Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem.
Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka.
Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra.
Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir.
Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga.
Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan video beredar luas di media sosial yang menampilkan erupsi gunung berapi yang disebut-sebut terjadi bersamaan dengan banjir di Pulau Sumatra bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/DRmbGldk8kt/
- https://archive.ph/UGjN6
- https://www.instagram.com/wisatajember_/reel/DRjoAywkiVo/
- https://web.facebook.com/vhyra.jhie.1/posts/banjirsibolga-kejadianalam-sibolga/3656467741159997/?_rdc=1&_rdr#
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2238__znnid=318__cb=33be42254a__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_desember%26utm_id%3Ddaihatsu_desember
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2238__znnid=319__cb=af7dc4dc3b__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_desember%26utm_id%3Ddaihatsu_desember
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/3962/keliru-gunung-berapi-di-sumatera-utara-erupsi-bersamaan-dengan-bencana-banjir
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://mailto:factcheck@tirto.id
Halaman: 1060/8135

