“Frustasi.. gara2 GAK LAKU… kampanye sepi.., akses jalan yang menghubungkan kawasan industri Surya cipta ke arah tol Karawang timur (anggadita Karawang) dihadang oleh Mobil oknum dari salah satu paslon.”
Di dalam video tersebut, menampilkan sebuah mobil yang terlihat berhenti di tengah jalan, dan dari suara seorang wanita yang merekam, berkali-kali wanita tersebut menyebut kejadian tersebut sebagai aksi penghadangan oleh salah satu pendukung capres karena kampanye sepi.
https://www.facebook.com/100004808851109/videos/902691559901131/
(GFD-2019-1806) [SALAH] “frustasi, gara-gara gak laku, kampanye sepi, akses jalan dihadang oleh mobil oknum dari salah satu paslon”
Sumber: www.facebook.comTanggal publish: 10/04/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Melalu sebuah video yang diunggah oleh akun atas nama Ita Ita ( facebook.com/dewita.reysaini ), wanita yang mengaku bernama Fitri ( Nur Fitria ) akhirnya meminta maaf atas viralnya video tersebut.
Fitri mengaku telah melakukan komfirmasi ke pemilik mobil, dan kejadian di video tersebut bukanlah penghadangan ataupun dengan sengaja menghalangi jalan, melainkan karena kerusakan pada kopling dan saat video tersebut diambil, pemilik mobil sedang ke bengkel untuk mencari bantuan.
Fitri mengaku telah melakukan komfirmasi ke pemilik mobil, dan kejadian di video tersebut bukanlah penghadangan ataupun dengan sengaja menghalangi jalan, melainkan karena kerusakan pada kopling dan saat video tersebut diambil, pemilik mobil sedang ke bengkel untuk mencari bantuan.
Rujukan
(GFD-2019-1886) HUT BUMN dan Kampanye Akbar, Jokowi: Tidak Ada Campur Aduk
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 10/04/2019
Berita
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menjawab kabar soal acara ulang tahun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diduga sebagai upaya pengerahan massa untuk kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf di Gelora Bung Karno pada 13 April 2019. Menurut Jokowi, kampanye di GBK itu tak ada kaitannya dengan perayaan ulang tahun BUMN.
Hasil Cek Fakta
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu sebelumnya mengatakan ada kampanye terselubung dalam acara ulang tahun Kementerian BUMN. Pernyataan itu disampaikan oleh Didu melalui sebuah utas yang dicuitkan lewat akun twitternya, @saididu, pada Selasa 2 April 2019.
"Beginilah rentetan acara perayaan "ulang tahun" @KemenBUMN, dimulai dg Surat "perintah" dari Kementerian BUMN. Ini abuse of power yg merusak BUMN," cuit Said Didu pada, Selasa.
Menurut Jokowi, kampanye di GBK itu tak ada kaitannya dengan perayaan ulang tahun BUMN. "Urusan politik, politik. Urusan pemerintahan, pemerintahan. Urusan BUMN, BUMN. BUMN mau ulang tahun di mana itu urusan BUMN. Yang jelas di GBK itu urusan politik. Tidak ada campur aduk antara BUMN dan politik, pemerintahan dan politik. Nggak ada," kata Jokowi di Gerbang Tol Probolinggo Timur, Jawa Timur, Rabu, 10 April 2019.
"Beginilah rentetan acara perayaan "ulang tahun" @KemenBUMN, dimulai dg Surat "perintah" dari Kementerian BUMN. Ini abuse of power yg merusak BUMN," cuit Said Didu pada, Selasa.
Menurut Jokowi, kampanye di GBK itu tak ada kaitannya dengan perayaan ulang tahun BUMN. "Urusan politik, politik. Urusan pemerintahan, pemerintahan. Urusan BUMN, BUMN. BUMN mau ulang tahun di mana itu urusan BUMN. Yang jelas di GBK itu urusan politik. Tidak ada campur aduk antara BUMN dan politik, pemerintahan dan politik. Nggak ada," kata Jokowi di Gerbang Tol Probolinggo Timur, Jawa Timur, Rabu, 10 April 2019.
Rujukan
(GFD-2019-1753) [SALAH] “Dimalaysia sdah pencoblosan, Pak Prabowo menang telak, tapi kotak surat suara terbakar di jalan saat mau di bawa”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/04/2019
Berita
Beredar postingan yang diberi narasi sebagai berikut :
“Hari ini,
Dimalaysia sdah pencoblosan..
Pak Prabowo menang telak, tapi kotak surat suara terbakar di jalan saat mau di bawa…
Untung Form C1 sdh dipegang teguh sm relawan dan mereka ga bs bantah lg”
Postingan ini menyertakan beberapa tampilan screenshot dari artikel berita terkait terbakarnya mobil pengangkut surat suara di Kinabalu, Malaysia.
Kotak beserta surat suara terbakar di malaysia , apakah itu sudah dicoblos atau belum?[
https://www.facebook.com/100003321333032/posts/2141385119315512/?sfnsn=mo
“Hari ini,
Dimalaysia sdah pencoblosan..
Pak Prabowo menang telak, tapi kotak surat suara terbakar di jalan saat mau di bawa…
Untung Form C1 sdh dipegang teguh sm relawan dan mereka ga bs bantah lg”
Postingan ini menyertakan beberapa tampilan screenshot dari artikel berita terkait terbakarnya mobil pengangkut surat suara di Kinabalu, Malaysia.
Kotak beserta surat suara terbakar di malaysia , apakah itu sudah dicoblos atau belum?[
https://www.facebook.com/100003321333032/posts/2141385119315512/?sfnsn=mo
Hasil Cek Fakta
Surat suara yang terbakar adalah surat suara yang belum dicoblos karena berdasarkan jadwal dari KPU RI, proses pemungutan suara di PPLN Kinabalu sendiri akan berlangsung pada Minggu, 14 April 2019 dan penghitungan suara untuk pemilu luar negeri di semua KBRI/KJRI baru dilaksanakan pada 17 April.
Sebanyak enam kotak berisi 900 surat suara untuk Pemilu 2019 terbakar saat akan didistribusikan ke lokasi Kotak Suara Keliling (KSK) di Malaysia.
Ketua Kelompok Kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri Wajid Fauzi mengatakan bahwa ratusan surat suara itu hangus setelah mobil yang digunakan untuk distribusi logistik terbakar.
“Terbakar sendiri, kecelakaan tunggal, tidak tabrakan. Kurang lebih 900 surat suara,” ujar Wajid saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Senin (8/4).
Wajid menerangkan kejadian berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat, saat mobil pengantar logistik membawa surat suara dari Kinabalu ke perkebunan Sawit di Sandakan dan Kinabatangan.
Mobil tiba-tiba terbakar dan menghanguskan seluruh barang bawaan. Penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian.
Meski demikian, empat orang tercatat selamat dan satu sopir mengalami luka bakar ringan. Wajid menyebut lima orang itu adalah petugas KPPSLN.
“Korban luka terbakar, atas nama Saenudin, telah mendapatkan perawatan pertama di klinik Perkebunan milik Wilmar Plantations dan saat ini telah diperbolehkan pulang,” ujar dia.
Wajid menyebut saat ini ia sudah berkoordinasi dengan KPI untuk mengganti sembilan ratus surat suara yang terbakar.
“Sudah lapor ke KPU. Kami dorong ke KPU untuk segera tercukupi,” ucapnya.
“Pihak PPLN Kota Kinabalu hari ini sedang bertemu dengan Pokja Pemilu Luar Negeri dan KPU di Jakarta untuk memohon izin secara tertulis penggunaan surat suara sisa, sebagai pengganti surat suara yang terbakar beberapa hari yang lalu,” kata Ketua PPLN Kota Kinabalu, Cahyono Rustam, saat dihubungi Tempo, Rabu, 10 April 2019.
Cahyono mengatakan secara lisan, baik Pokja Pemilu Luar Negeri maupun KPU sudah memberi izin, namun mereka ingin mendapat izin resmi tertulis.
Berdasarkan peraturan, Cahyono menjelaskan, sisa surat suara harus dibakar 2 hari sebelum hari pencoblosan. Namun karena terjadi kecelakaan mobil pengangkut logistik pemilu yang membakar kertas suara, maka sebagian surat suara sisa tersebut akan digunakan sebagai surat suara pengganti.
“Kelebihan surat suara di PPLN Kota Kinabalu sebanyak 1.708 untuk surat suara Pemilu DPR dan 11 ribu untuk surat suara Pilpres,” ujar Cahyono sembari menerangkan bahwa memang terjadi kekeliruan distribusi dari Jakarta terkait banyaknya surat suara sisa untuk Pilpres. “Namun semua kelebihan surat suara tersebut sudah kami laporkan semua ke Pokja Pemilu Luar Negeri dan KPU jauh-jauh hari yang lalu”.
Sementara itu, Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, pihaknya segera mengirim surat suara pengganti ke Kinabalu.
“Kami akan cetak karena itu kecelakaan, jadi kondisinya darurat,” katanya.
Berdasarkan jadwal dari KPU RI, proses pemungutan suara di PPLN Kinabalu akan berlangsung pada Minggu (14/4).
KPU mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) luar negeri mencapai 2.086.285, TPS (789), KSK (2.326) dan 426 pos.
Hal ini sekaligus menjawab adanya informasi yang beredar di media sosial WhatsApp mengenai hasil sejumlah negara.
“Tidak benar. Karena penghitungan suara untuk pemilu luar negeri di semua KBRI/KJRI baru dilaksanakan pada 17 April. Jadi kalau ada info soal hasil pemilu di luar negeri sekarang-sekarang ini, maka pasti hoaks,” ujar Komisioner KPU, Pramono Tantowi Ubaid, kepada VIVA, Rabu, 10 April 2019.
Sebanyak enam kotak berisi 900 surat suara untuk Pemilu 2019 terbakar saat akan didistribusikan ke lokasi Kotak Suara Keliling (KSK) di Malaysia.
Ketua Kelompok Kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri Wajid Fauzi mengatakan bahwa ratusan surat suara itu hangus setelah mobil yang digunakan untuk distribusi logistik terbakar.
“Terbakar sendiri, kecelakaan tunggal, tidak tabrakan. Kurang lebih 900 surat suara,” ujar Wajid saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Senin (8/4).
Wajid menerangkan kejadian berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat, saat mobil pengantar logistik membawa surat suara dari Kinabalu ke perkebunan Sawit di Sandakan dan Kinabatangan.
Mobil tiba-tiba terbakar dan menghanguskan seluruh barang bawaan. Penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian.
Meski demikian, empat orang tercatat selamat dan satu sopir mengalami luka bakar ringan. Wajid menyebut lima orang itu adalah petugas KPPSLN.
“Korban luka terbakar, atas nama Saenudin, telah mendapatkan perawatan pertama di klinik Perkebunan milik Wilmar Plantations dan saat ini telah diperbolehkan pulang,” ujar dia.
Wajid menyebut saat ini ia sudah berkoordinasi dengan KPI untuk mengganti sembilan ratus surat suara yang terbakar.
“Sudah lapor ke KPU. Kami dorong ke KPU untuk segera tercukupi,” ucapnya.
“Pihak PPLN Kota Kinabalu hari ini sedang bertemu dengan Pokja Pemilu Luar Negeri dan KPU di Jakarta untuk memohon izin secara tertulis penggunaan surat suara sisa, sebagai pengganti surat suara yang terbakar beberapa hari yang lalu,” kata Ketua PPLN Kota Kinabalu, Cahyono Rustam, saat dihubungi Tempo, Rabu, 10 April 2019.
Cahyono mengatakan secara lisan, baik Pokja Pemilu Luar Negeri maupun KPU sudah memberi izin, namun mereka ingin mendapat izin resmi tertulis.
Berdasarkan peraturan, Cahyono menjelaskan, sisa surat suara harus dibakar 2 hari sebelum hari pencoblosan. Namun karena terjadi kecelakaan mobil pengangkut logistik pemilu yang membakar kertas suara, maka sebagian surat suara sisa tersebut akan digunakan sebagai surat suara pengganti.
“Kelebihan surat suara di PPLN Kota Kinabalu sebanyak 1.708 untuk surat suara Pemilu DPR dan 11 ribu untuk surat suara Pilpres,” ujar Cahyono sembari menerangkan bahwa memang terjadi kekeliruan distribusi dari Jakarta terkait banyaknya surat suara sisa untuk Pilpres. “Namun semua kelebihan surat suara tersebut sudah kami laporkan semua ke Pokja Pemilu Luar Negeri dan KPU jauh-jauh hari yang lalu”.
Sementara itu, Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, pihaknya segera mengirim surat suara pengganti ke Kinabalu.
“Kami akan cetak karena itu kecelakaan, jadi kondisinya darurat,” katanya.
Berdasarkan jadwal dari KPU RI, proses pemungutan suara di PPLN Kinabalu akan berlangsung pada Minggu (14/4).
KPU mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) luar negeri mencapai 2.086.285, TPS (789), KSK (2.326) dan 426 pos.
Hal ini sekaligus menjawab adanya informasi yang beredar di media sosial WhatsApp mengenai hasil sejumlah negara.
“Tidak benar. Karena penghitungan suara untuk pemilu luar negeri di semua KBRI/KJRI baru dilaksanakan pada 17 April. Jadi kalau ada info soal hasil pemilu di luar negeri sekarang-sekarang ini, maka pasti hoaks,” ujar Komisioner KPU, Pramono Tantowi Ubaid, kepada VIVA, Rabu, 10 April 2019.
Rujukan
(GFD-2019-1754) [SALAH] Video Pemukulan Pelaku Terorisme Masjid Christchurch Selandia Baru di Penjara
Sumber: Media Sosial FacebookTanggal publish: 10/04/2019
Berita
SAMBUTAN PARA TAHANAN SAAT KEDATANGAN PENEMBAK UMAT MUSLIM DI MASJID NEW ZEALAND..
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video yang diklaim sebagai peristiwa pemukulan terhadap pelaku terorisme masjid Christchurch, Selandia Baru, Brenton Tarrant. Dalam narasi video tersebut disebutkan bahwa peristiwa dalam video diambil saat Tarrant baru masuk penjara dan dipukuli oleh narapidana lainnya.
Berdasarkan penelusuran, klaim video tersebut tidak benar. Sebab, video tersebut aslinya merupakan rekaman peristiwa pemukulan terhadap narapidana di penjara Ottawa, Kanada. Narapidana yang dihantam oleh narapidana lainnya dalam video merupakan Carlos Larmond, salah satu pelaku terorisme di Ottawa, Kanada. Kejadian tersebut pun terjadi di tahun 2015.
Dilansir dari dailymail.co.uk, pemukulan kepada Larmond terjadi lantaran yang bersangkutan memaksakan narapidana lain, yakni Terrence Wilson, untuk menjadi mualaf dan mengajaknya menjadi ‘tentara Islam’ di bawah naungannya. Atas pemaksaan tersebut, Wilson melawan dan terjadilah kerusuhan di penjara tersebut.
Disebutkan pula, kejadian sebenarnya dari peristiwa tersebut ialah pada bulan Maret 2015. Sedangkan, video pemukulan tersebut viral dan menjadi pembahasan di berbagai media dunia pada bulan September 2015.
Bila mengacu kepada penjelasan tersebut, maka tidak mungkin video tersebut merupakan video pemukulan kepada Tarrant. Sebab, pelaku terorisme masjid Christchurch tersebut baru dibui di bulan Maret 2019. Dengan demikian, antara klaim narasi dengan konten video tidak bersambung.
Berdasarkan penelusuran, klaim video tersebut tidak benar. Sebab, video tersebut aslinya merupakan rekaman peristiwa pemukulan terhadap narapidana di penjara Ottawa, Kanada. Narapidana yang dihantam oleh narapidana lainnya dalam video merupakan Carlos Larmond, salah satu pelaku terorisme di Ottawa, Kanada. Kejadian tersebut pun terjadi di tahun 2015.
Dilansir dari dailymail.co.uk, pemukulan kepada Larmond terjadi lantaran yang bersangkutan memaksakan narapidana lain, yakni Terrence Wilson, untuk menjadi mualaf dan mengajaknya menjadi ‘tentara Islam’ di bawah naungannya. Atas pemaksaan tersebut, Wilson melawan dan terjadilah kerusuhan di penjara tersebut.
Disebutkan pula, kejadian sebenarnya dari peristiwa tersebut ialah pada bulan Maret 2015. Sedangkan, video pemukulan tersebut viral dan menjadi pembahasan di berbagai media dunia pada bulan September 2015.
Bila mengacu kepada penjelasan tersebut, maka tidak mungkin video tersebut merupakan video pemukulan kepada Tarrant. Sebab, pelaku terorisme masjid Christchurch tersebut baru dibui di bulan Maret 2019. Dengan demikian, antara klaim narasi dengan konten video tidak bersambung.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/871053503227186/
- https://turnbackhoax.id/2019/04/10/salah-video-pemukulan-pelaku-terorisme-yang-menyerang-masjid-christchurch-selandia-baru-di-penjara/
- https://www.dailymail.co.uk/news/article-3231857/Dramatic-video-shows-terror-suspect-brutally-beaten-inside-Canadian-jail-threatening-kill-inmate-didn-t-convert-Islam.html
- https://factcheck.afp.com/no-not-video-man-accused-killing-50-people-new-zealand-mosques-being-beaten-prison
- https://globalnews.ca/video/2214389/video-released-of-vicious-jailhouse-beating-of-accused-terrorist-carlos-larmond
- https://nationalpost.com/news/canada/jailhouse-video-captures-the-vicious-beating-of-accused-terrorist-carlos-larmond-in-ottawa
- https://www.cbc.ca/news/canada/ottawa/carlos-larmond-tried-to-convert-beating-accused-to-islam-lawyer-says-1.3223262
Halaman: 7901/8128





