• (GFD-2018-68) [HOAKS] Penganugerahan Gelar Bapak Reformasi Kepada Amien Rais Di UI

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/04/2018

    Berita

    Narasi: Postingan gambar disertai narasi berikut:

    UNDANGAN TERBUKA
    Penganugerahan Gelar BAPAK REFORMASI INDONESIA, ”

    Tanpa dia takkan ada hari ini”
    Balairiung Univ Indonesia
    Waktu Ahad 20 Mei 2018
    @maspiyuuu
    @republikaonline
    @wartapolitik
    @mkhumaini
    @fadlizon
    @NetizenTofa
    @zarazettirazr
    @ZUL_Hasan
    @DPP_GMN

    Hasil Cek Fakta

    Isu Universitas Indonesia (UI) akan menganugerahkan gelar Bapak Reformasi kepada Amien Rais adalah hoaks. Dilansir dari tirto.id, Kepala Humas Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti menyatakan bahwa informasi penganugerahan Amien Rais sebagai Bapak Reformasi tidak benar dan bohong. “Oh, itu tidak benar dan bohong. UI sudah mengklarifikasi bahwa hal itu tidak ada sama sekali,” ujar Rifelly.

    Rujukan

  • (GFD-2018-62) [KLARIFIKASI] GUNUNG GONGGANG DI SAGARANTEN SUKABUMI DIKABARKAN AKAN MELETUS

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/04/2018

    Berita

    Beredar isu Gunung Gonggang di Sukabumi akan segera meletus. Pasca merebaknya isu tersebut, BMKG akhirnya mengkonfirmasi jika Gunung Gonggang bukanlah Gunung Api Aktif. Ditambahkan pula, jika gempa yang belakangan ini sering terjadi diwilayah setempat, merupakan gempa tektonik. Gempa tektonik sendiri diakibatkan dari adanya pergeseran lempeng bumi, yang berarti gempa tersebut tidak disebabkan oleh aktifitas Gunung Api seperti halnya Gempa Vulkanik.

    Hasil Cek Fakta

    Gunung Gonggang yang memiliki ketinggian 691 mdpl, di Sagaranten, Sukabumi berdasarkan data Badan Geologi adalah bukan merupakan Gunung Api Aktif.

    Rujukan

  • (GFD-2018-77) [HOAKS] Pesan Berantai Undian Berhadiah Dari Kementerian Tenaga Kerja Untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hongkong

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 14/03/2018

    Berita

    Narasi:

    INFORMASI RESMI DARI DEPNAKER REPUBLIK INDONESIA !!!!!

    Selamat Anda Terpilih Mendapatkan PENGHARGAAN sebesar NT $. 350.000 dari DEPARTEMEN KETENAGA KERJAAN INDONESIA. Sebagai Pahlawan Devisa Negara terbaik Tahun 2017-2018. Kode registrasi TWN37589

    Hubungi Call office:
    +62853-9313-1245
    A/n HARYONO

    Atau kunjungi Alamat Website:
    www.DEPNAKER.yolasite.com

    1. Bagi anda penerimah pemberitahuan ini melalui Telephone atau Sms Whatsapp. Berarti telah resmi mendapatkan penghargaan tersebut tanpa diundi lagi.

    2. Penghargaan Depnaker Bebas Biaya dan telah mendapat sertifikat Bebas pajak dari pemerintah Republik Indonesia.

    3. Pengurusan Penghargaan telah mendapat Pengawasan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dumaksudkan untuk menghindari hal-hal Negatif.

    Peringatan:
    HATI HATI PENIPUAN BILA DALAM PENGURUSAN ANDA DIMINTAI BIAYA, DARI OKNUM OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNH JAWAB. TANPA SEPENGETAHUAN DARI PIHAK DEPNAKER RI.

    pengirim:
    Depnaker Ri.
    73538373777

    Hasil Cek Fakta

    Pesan berantai beredar di kalangan pekerja migran Indonesia (PMI) di Hongkong yang mengklaim dari Departemen Ketenagakerjaan Indonesia. Pesan itu berisikan informasi undian berhadiah sebesar NT$350 ribu.

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia pun langsung merespon pesan berantai tersebut. Dilansir dari antaranews.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menyatakan, informasi dalam pesan berantai itu tidak benar sebab pihak Kemnaker tidak pernah membuat atau menyebarkan informasi undian berhadiah tersebut. “Tidak ada dan tidak benar itu. Kementerian tidak pernah bilang seperti itu. Tolong konfirmasi kalau ada berita gitu-gitu,“ tegasnya.

    Menaker kemudian mengimbau kepada PMI dimana pun agar bersikap hati-hati dalam menyikapi rumor atau isu apa pun tentang “undian berhadiah” dari Kemnaker. “Kalau ada informasi yang tidak jelas, tolong dicek dulu, bisa di-mention ke saya,” ujarnya.

    Bantahan yang sama pun dikemukakan oleh Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Kemnaker, Soes Hindharno. Ia mengatakan, pihak Kemnaker tidak pernah membuat undian berhadiah bagi tenaga kerja indonesia (TKI) teladan. Untuk itu, Soes berpesan, TKI di luar negeri jangan sampai terhasut dengan informasi bohong (seperti undian berhadiah dari Kemnaker).

    “TKI jangan terpengaruh kabar hoaks, harus check and recheck biar tidak tertipu,” ujar Soes. Selain itu, ia berjanji, akan menelusuri siapa penyebar pesan tersebut kepada pihak-pihak terkait.

    Rujukan

  • (GFD-2018-78) [HOAKS] Rudi Hartono, Legenda Bulu Tangkis Meninggal

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/03/2018

    Berita

    Narasi:

    Indonesia berkabung
    Rudi Hartono pahlawan bulu tangkis meninggal dunia
    #RIP

    Hasil Cek Fakta

    Tanggal 10 Maret 2018 kemarin muncul kabar yang menyebutkan Rudi Hartono, Legenda Bulu Tangkis Indonesia, telah tutup usia. Kabar meninggalnya pria yang pernah memenangi kejuaraan dunia pada 1980 itu mendapat respon dari sejumlah pihak.

    Dilansir dari tempo.co (10/3), Hubungan Masyarakat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Deri Destanto mengatakan, kabar meninggalnya Rudi Hartono merupakan kabar bohong dan sudah dipastikan hoaks. “Tidak benar ya. Orangnya masih main golf,” ujarnya.

    Senada dengan Deri, dilansir dari bola.net (11/3), Yuni Kartika, Mantan Pebulutangkis yang kini masih aktif sebagai komentator pertandingan bulu tangkis, mengatakan, kondisi Rudi Harono masih baik-baik saja. “Koh Rudi baik-baik saja. Kondisinya segar bugar,” ujar Yuni.

    Adapun, wartawan olahraga senior, Broto Happy Wondomisnowo, pun angkat bicara. Melalui akun Facebook pribadinya, Broto mengatakan, Rudi Hartono masih sehat dan isu meninggalnya Rudi Hartono adalah hoaks. “Apa benar, Rudy Hartono berpulang? Bisa saya pastikan, semua berita itu HOAX!,” tulis Broto dalam statusnya.

    Isu tersebut pun akhirnya sampai pada sang legenda bulu tangkis. Kepada Broto, Rudi Hartono mengatakan, dirinya terheran-heran ada kabar yang menyebutkan dirinya telah meninggal. ““Di tengah main golf, saya heran, kok hari ini HP saya berbunyi terus. Saat saya angkat, banyak yang nanya, soal saya. ‘Apakah benar saya meninggal dunia?’,” aku Rudy.

    Menanggapi isu tersebut, Rudi berkelakar, dirinya akan bermain golf lagi esok hari agar penyebar hoaks dirinya meninggal dapat terkaget-kaget. “Mungkin saya besok akan main golf lagi. Biar yang menyebar hoax, kaget. Yang meninggal kok bangkit dari kubur,” kelakar pria kelahiran 18 Agustus 1949 itu.

    Rujukan