• (GFD-2019-1878) REDAKSI LIPUTAN 6 SCTV: “Tidak Pernah Revisi Quick Count”

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/04/2019

    Berita

    Redaksi Liputan 6 SCTV mengklarifikasi perihal dengan munculnya sebuah gambar yang di dalamnya menampilkan seorang presenter dan sebuah infografis exit poll dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi dengan perolehan suara untuk pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf sebesar 42,8 persen dan pasangan Prabowo-Sandi sebesar 55,4 persen. Dalam pesan yang beredar, pembuat pesan menyebut bahwa SCTV telah merevisi info dari hasil Pilpres.

    Berikut bunyi pesan yang tersebar di media sosial Facebook dan juga Whatsapp:

    Gugat Quick Count

    Alhamdulillah, bbrp TV yg Tdk berFihak kepd Paslon 02/ PS,
    Telah meNiadakan
    TAMPILAN QC / Hitung Cepat
    In syaa Allah, di Semua Media TV

    Karena meNYlEBAR kan KeBohongan Publik.

    Atas Desakan,
    Peringatan KPI (Komisi Penyiaran Ind.), serta Somasi dari PENGACARA BPN & SEMUA PIHAK

    SCTV TV siang ini pkl 12.30, sdh meRevisi info hasil pilpres, sbb : Joko-MA 42,8%. PAS-SANDI 55,4%.

    KeKhawatiran Serius utk di PIDANAkan karena menyiarkan Data Palsu dan KeBohongan Publik.

    Hari ini jam 11 di Bareskrim sdh ajukan semua QC & semua TV penayang QC ke Pengadilan.

    APIB,

    Mohon di Inform kan kepd Seluruh Rakyat Indonesia.

    Dari hasil penelusuran yang didapat, diperoleh dua sumber yang menyebut bahwa SCTV telah merevisi hasil info hitung cepat Pilpres yakni dari media sosial Facebook dan pesan berantai Whatsapp. Memiliki narasi yang serupa, baik sumber yang diperoleh dari Facebook dan juga Whatsapp menyebut jika SCTV telah merevisi hasil perhitungan Pilpres.

    Menanggapi hal tersebut, pihak terkait yakni redaksi Liputan 6 SCTV langsung melakukan klarifikasi. Dalam klarifikasnya baik melalui media daring dan juga televisi, redaksi Liputan 6 SCTV menyatakan tidak pernah merevisi info hasil hitung cepat maupun exit poll pada program Liputan 6 siang SCTV edisi Kamis 18 April 2019.

    “Pada tayangan tersebut, redaksi menampilkan beberapa infografis terkait cara kerja hitung cepat dan exit poll. Layar pertama menampilkan metode quick count. Layar kedua, hasil quick count enam lembaga survei terkait pilpres. Kemudian layar ketiga, hasil exit poll Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi,” demikian penjelasan Redaksi Liputan 6 SCTV.

    Selain itu, redaksi Liputan 6 SCTV juga menyatakan bahwa tayangan berita utuh dengan durasi 3 menit tersebut, kemudian direkam dan juga ditangkap layar hanya pada bagian exit poll versi BPN saja dan kemudian disebarkan. Dalam penjelasannya pihak redaksi Liputan 6 SCTV menjelaskan bahwa potongan video dan tangkapan layar tersebut telah disalahgunakan dan dibuat seolah Liputan 6 merevisi hasil quick count sejumlah lembaga survey yang menyatakan keunggulan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

    Tak hanya mengklarifikasi, redaksi Liputan 6 SCTV juga menjelaskan versi utuh dari berita yang mereka tayangkan tersebut. Pada Kamis 18 April 2019, presenter SCTV Jati Darma tengah menjelaskan mengenai ramainya perbincangan mengenai hasil hitung cepat Pilpres 2019 yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Kemudian, adanya perbedaan dengan survei yang dilakukan internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

    Berita Liputan 6 SCTV kemudian menampilkan grafis mengenai 6 lembaga survei yang merilis hasil hitung cepatnya.

    Lembaga survei SMCR dengan data masuk 97 persen menyatakan, pasangan 01: 54,52 persen, pasangan 02: 45,48 persen.

    Lembaga Indo Barometer dengan suara masuk 99,67 persen menyatakan pasangan 01: 54,32 persen, pasangan 02: 45,68 persen.

    Lembaga CSIS dan Cyrus Network dengan data masuk 98,15 persen menyatakan pasangan 01: 55,59 persen, pasangan 02: 44,41 persen.

    Libtang Kompas dengan data masuk 97 persen menyatakan, pasangan 01: 54,52 persen, pasangan 02: 45,48 persen.

    Kemudian Charta Politika dengan data masuk 98,6 persen menyatakan, pasangan 01: 54,32 persen, pasangan 02: 45,68 persen.

    Lembaga Poltracking dengan data masuk 99,3 persen menyatakan, pasangan 01: 54,87 persen, pasangan 02: 45,13 persen.

    Tayangan kemudian menampilkan Exit Poll Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. Dalam perhitungan BPN, Jokowi-Ma’ruf mendapat 42,8 persen dan pasangan Prabowo-Sandiaga 55,4 persen.

    Hasil Cek Fakta

    Rujukan

  • (GFD-2019-1879) Tulisan “Sujud Kemenangan Pak Prabowo” Dibuat oleh Anies Baswedan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 22/04/2019

    Berita

    Akun Facebook dengan nama Indonesia Facebokers membuat unggahan yang berisi tulisan dengan judul “Sujud Kemenangan Pak Prabowo”. Pada tulisan itu diberi keterangan pembuatnya yakni oleh Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta.

    Tulisan yang juga beredar melalui pesan berantai Whatsapp tersebut, inti pesannya adalah penilaian dari penulis bahwasannya langkah Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto untuk sujud kemenangan, sudah tepat. Alasannya untuk mengisi ulang semangat para pendukungnya yang down karena mengetahui hasil Quick Count Pemilihan Presiden 2019.

    Hasil Cek Fakta

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah kabar yang tersebar di media sosial Facebook dan Whatsapp yang mengatakan dirinya membuat tulisan yang berjudul “Sujud Kemenangan Prabowo”. Ia mengatakan bahwa namanya dicatut sebagai penulis tulisan itu, padahal tulisan aslinya itu ditulis oleh seseorang dalam akun Facebook bernama Azwar Siregar.

    Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Naufal Firman pun menerangkan bahwa Anies tak pernah membuat tulisan terkait lembaga atau kegiatan survei Pemilu 2019. “Tidak ada posting-an Anies Baswedan terkait lembaga atau kegiatan survei Pemilu 2019. Semua posting-an Anies bisa dicek di akun Facebook-nya, aniesbaswedan,” ujarnya.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1861) [SALAH] “14 hacker cebong lenyap”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2019

    Berita

    “14 hacker cebong lenyap sama 4 org anak buah aku,,sukurin mereka gk bsa akses situs KPU lgi,,saat inii server KPU aman n msih tetap d awasi sama anak buah ku,,pesan anak buah ku pakar IT,,pak prabowo udh d pastikan menang,,jngan percaya sama lembaga survei yg ada d TV cz itu semua lembaga survei gk ada yg valid cma penggiringan opini agar rakyat terperdaya n pasrah dgn hsil survei yg ada d TV..
    aku jam 9 pulang,,biar 4 anak buah ku yg akan memantau server KPU,,kunci’ny cma 1 kawal TPS C1 insyaallah prabowo presiden..”

    Hasil Cek Fakta

    KLARIFIKASI

    Gambar yang ada di kiri adalah ping, dan itu pun tidak berjalan. Ping adalah fasilitas untuk memeriksa sambungan jaringan. Screenshot dari layar saya sendiri saya tampilkan untuk bukti ini.

    Referensi:
    https://www.computerhope.com/pinghlp.htm

    Perintahnya adalah:
    ping

    Gambar di kanannya adalah termux, yang sedang menampilkan apt-get dan npm install. Saya akan coba memberikan contoh yang mirip di screenshot karena saya tidak menggunakan termux.

    apt-get adalah salah satu tool dari apt. apt sendiri atau Advanced Packaging Tool adalah salah satu tool yang dikembangkan untuk debian based linux untuk memudahkan instalasi, seperti yum pada redhat based atau pkg pada bsd based. Pada screenshot yang dilakukan si penyebar hoax, apt sedang melakukan instalasi libicu, libc-ares, dan nodejs. Iibicu berfungsi untuk international character unicode. c-ares adalah curl ares. cURL adalah command untuk download file, dan ares adalah extension cURL untuk asynchronous request. sedangkan nodejs adalah javascript server ( https://nodejs.org/en/ )
    Referensi:
    https://itsfoss.com/apt-get-linux-guide/

    Perintahnya adalah:
    apt-get install libicu-dev libc-ares2 nodejs

    npm adalah Nodejs Package Management, sama seperti apt, merupakan system instalasi paket dari nodejs. Digunakan untuk download file file library yang akan digunakan untuk sebuah aplikasi nodejs. Pada screenshot yang dilakukan si penyebar, npm sedang melakukan instalasi figlet versi 1.2.0.
    Referensi:
    https://docs.npmjs.com/cli/install

    Perintahnya adalah:
    npm install figlet-cli

    Jadi seluruh perintah itu tidak ada hubungannya dengan hacking atau mempertahankan server. Hanya perintah kosong, dan perintah untuk instalasi.

    Kesimpulan

    Jadi seluruh perintah itu tidak ada hubungannya dengan hacking atau mempertahankan server. Hanya perintah kosong, dan perintah untuk instalasi. Selengkapnya di bagian KLARIFIKASI

    Rujukan

  • (GFD-2019-1862) Ketua KPU Umroh ‘Bareng’ Jokowi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2019

    Berita

    Beredar foto yang menampilkan Presiden Joko Widodo yang tampak sedang berdo’a dalam rangkaian ibadah umrohnya.

    Foto tersebut disertai narasi sebagai berikut :

    “ANEH !! MENJELANG HARI H PEMILU KOQ BISA2NYA KETUA KPU UMROH BARENG JOKOWI ??? PADAHAL BANYAK MASALAH DI KPU SAAT INI TERUTAMA DI KPLN.
    BUKANKAH INI PELANGGARAN ???”

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran, ditemukan bahwa pria yang ditandai oleh tanda panah berwarna biru di foto tersebut bukanlah Ketua KPU Arief Budiman seperti yang diklaim oleh sumber tersebut.

    Pria tersebut adalah Unsil Habib, seeorang penerjemah yang juga merupakan staf senior KBRI Riyadh, Unsil Habib. Penampakan pria yang pernah mendampingi pejabat RI dalam komunikasinya dengan pejabat-pejabat Kerajaan Arab Saudi antara lain Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri dan lain-lain ini terlihat di beberapa kali kesempatan, termasuk saat Presiden Jokow Widodo disambut oleh Raja Salman di Riyadh, Minggu (14/4/2019).

    Foto pada sumber klaim tersebut tampaknya adalah tangkapan layar dari video yang dimuat di situs viva.co.id yang diberi judul “Cium Hajar Aswad, Ibu Iriana Nangis di Pelukan Jokowi”

    Tampak Unsil Habib memimpin do’a yang di-aminkan Presiden Joko Widodo dan rombongan di video tersebut.

    Rujukan