Beredar video yang diberi narasi sebagai berikut :
“Pidato di pertemuan g20 jepang jokowi pidato hanya 60 detik alias satu menit jadi tertawaan orang2 jepang”
(GFD-2019-2777) [SALAH] Jokowi pidato hanya satu menit jadi tertawaan orang Jepang
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/07/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara anggota G20 di Kota Osaka, Jepang, meninggalkan sorotan terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) oleh media Jepang, khususnya saluran 6 TBS TV News Caster.
Saluran 6 TBS TV News Caster dengan caster (penyiar) Shinichiro Azumi dan pelawak terkenal Takeshi Beat menyoroti tentang durasi pertemuan yang dilakukan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dengan Jokowipada 29 Juni 2019 pukul 22:00 waktu Jepang. Pelawak Takeshi pun mengomentari, “Bicara beberapa detik saja, kalau itu pertemuan dua orang saja ya langsung selesai deh,” tambahnya. Azumi juga menambahkan, bahwa pertemuan itu tentu dilengkapi dengan petugas penerjemah. “Ada kan penerjemahnya. Tampaknya pertemuan itu hanya konfirmasi saja mengenai kesepakatan ekonomi kedua negara,” papar Azumi lagi.
Mengkonfirmasikan pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Abe, sumber Tribunnews.com mengungkapkan kebenaran hal tersebut. “Pertemuan PM Abe dengan Presiden Jokowi hanya sebentar karena waktu yang terbatas keduanya. Mereka bertemua hanya di sela-sela acara, sehingga tidak dilakukan dalam pertemuan bilateral secara resmi,” ungkap sumber tersebut.
Hal ini juga dapat menunjukkan eratnya hubungan kedua negara, karena tidak ada masalah serius yang perlu dibahas, tambahnya lagi. Dengan demikian hal tersebut sebenarnya hanya untuk menjelaskan bahwa itu bukan pidato masing-masing kepala negara di G20, tapi durasi pertemuan kepala negara lain dengan PM Shinzo Abe.
Saluran 6 TBS TV News Caster dengan caster (penyiar) Shinichiro Azumi dan pelawak terkenal Takeshi Beat menyoroti tentang durasi pertemuan yang dilakukan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dengan Jokowipada 29 Juni 2019 pukul 22:00 waktu Jepang. Pelawak Takeshi pun mengomentari, “Bicara beberapa detik saja, kalau itu pertemuan dua orang saja ya langsung selesai deh,” tambahnya. Azumi juga menambahkan, bahwa pertemuan itu tentu dilengkapi dengan petugas penerjemah. “Ada kan penerjemahnya. Tampaknya pertemuan itu hanya konfirmasi saja mengenai kesepakatan ekonomi kedua negara,” papar Azumi lagi.
Mengkonfirmasikan pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Abe, sumber Tribunnews.com mengungkapkan kebenaran hal tersebut. “Pertemuan PM Abe dengan Presiden Jokowi hanya sebentar karena waktu yang terbatas keduanya. Mereka bertemua hanya di sela-sela acara, sehingga tidak dilakukan dalam pertemuan bilateral secara resmi,” ungkap sumber tersebut.
Hal ini juga dapat menunjukkan eratnya hubungan kedua negara, karena tidak ada masalah serius yang perlu dibahas, tambahnya lagi. Dengan demikian hal tersebut sebenarnya hanya untuk menjelaskan bahwa itu bukan pidato masing-masing kepala negara di G20, tapi durasi pertemuan kepala negara lain dengan PM Shinzo Abe.
Rujukan
(GFD-2019-2778) [SALAH] “Jika melawan diancam proses hukum berjalan”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 02/07/2019
Berita
“Strategi 01 adalah tempatkan org2 bermasalah diposisi strategist utk kecurangan ,Jika melawan diancam proses hukum berjalan”
Hasil Cek Fakta
Proses sudah inkrah sampai vonis. Anwar Usman diperiksa sebagai saksi, yang masih berjalan pada kasus Patrialis Akbar adalah proses PK (Peninjauan Kembali). Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2019-2779) [SALAH] Ribuan Warga China Berdatangan Ke Indonesia Lewat Bandara Kota Pekanbaru
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/07/2019
Berita
Beredar video yang memperlihatkan rombongan orang dengan seragam seperti seragam bola. Dalam video itu terdengar suara perempuan perekamnya yang menyebutkan “Di Bandara Sultan Syarif Kasim orang China aja semua.” Tersebarnya video itu pun diberi narasi bahwa sudah datang warga China ke Indonesia.
Berikut salah satu narasi postingan yang menyebarkan video tersebut:
Baru satu hari diumumkan menang...ribuan orang cina sdh berdatangan...bagaimana nasib pribumi serta anak cucu kita nanti...
Isu orang cina datang ke bandara sutan syarif kasim
Berikut salah satu narasi postingan yang menyebarkan video tersebut:
Baru satu hari diumumkan menang...ribuan orang cina sdh berdatangan...bagaimana nasib pribumi serta anak cucu kita nanti...
Isu orang cina datang ke bandara sutan syarif kasim
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, informasi dari postingan video beserta narasinya tidak benar. Pihak Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau telah membantahnya. “Rombongan tersebut tidak ada yang berangkat ke luar negeri, sementara tidak diketahui kebangsaannya,” kata Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Riau Mas Agus Santoso.
Agus mengatakan dari hasil koordinasi internal, disimpulkan rombongan tersebut kemungkinan warga negara Indonesia dari daerah di luar Riau. Menurutnya, rombongan itu akan berangkat dengan pesawat dengan rute penerbangan domestik, setelah mengikuti acara Bakar Tongkang di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Ia mengkhawatirkan, video dengan narasi yang tidak benar itu menimbulkan opini negatif di masyarakat. “Sudah ada beberapa opini yang negatif, mudah-mudahan tidak semuanya negatif dari opini masyarakat. Kasihan yang mudah terhasut,” ujarnya.
Senada dengan Agus, Executive General Manager Bandara SSK II, Jaya Tahoma Sirait, juga membantah isu banyaknya warga China di Bandara Pekanbaru. “Mereka itu wisatawan yang habis menghadiri Bakar Tongkang. Kita sebagai operator bandara, tentu harus melayani,” ujar Jaya Tahoma.
Perlu diketahui, Bakar Tongkang merupakan tradisi turun-temurun bagi warga Tionghoa Bagansiapiapi untuk menghormati nenek moyang mereka, sehingga membuat puluhan ribu perantau yang kini tinggal di berbagai kota di dalam dan luar negeri seperti pulang kampung khusus untuk menghadiri Bakar Tongkang. Tradisi ini sekarang dikemas pemerintah daerah menjadi sebuah festival dan masuk dalam agenda pariwisata nasional.
Agus mengatakan dari hasil koordinasi internal, disimpulkan rombongan tersebut kemungkinan warga negara Indonesia dari daerah di luar Riau. Menurutnya, rombongan itu akan berangkat dengan pesawat dengan rute penerbangan domestik, setelah mengikuti acara Bakar Tongkang di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Ia mengkhawatirkan, video dengan narasi yang tidak benar itu menimbulkan opini negatif di masyarakat. “Sudah ada beberapa opini yang negatif, mudah-mudahan tidak semuanya negatif dari opini masyarakat. Kasihan yang mudah terhasut,” ujarnya.
Senada dengan Agus, Executive General Manager Bandara SSK II, Jaya Tahoma Sirait, juga membantah isu banyaknya warga China di Bandara Pekanbaru. “Mereka itu wisatawan yang habis menghadiri Bakar Tongkang. Kita sebagai operator bandara, tentu harus melayani,” ujar Jaya Tahoma.
Perlu diketahui, Bakar Tongkang merupakan tradisi turun-temurun bagi warga Tionghoa Bagansiapiapi untuk menghormati nenek moyang mereka, sehingga membuat puluhan ribu perantau yang kini tinggal di berbagai kota di dalam dan luar negeri seperti pulang kampung khusus untuk menghadiri Bakar Tongkang. Tradisi ini sekarang dikemas pemerintah daerah menjadi sebuah festival dan masuk dalam agenda pariwisata nasional.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/926866727645863/
- https://turnbackhoax.id/2019/07/02/salah-ribuan-warga-china-berdatangan-ke-indonesia-lewat-bandara-kota-pekanbaru/
- https://nasional.tempo.co/read/1220110/imigrasi-klarifikasi-video-viral-soal-serbuan-warga-china-ke-riau/full&view=ok
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/318/fakta-atau-hoaks-benarkah-ribuan-warga-negara-china-mulai-berdatangan-ke-indonesia-setelah-pengumuman-pemenang-pilpres-2019
- https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/19/07/01/ptyf3t377-imigrasi-klarifikasi-video-viral-wna-cina-serbu-riau
- https://kabar24.bisnis.com/read/20190701/15/1118570/isu-wna-china-serbu-riau-imigrasi-itu-peserta-bakar-tongkang
- https://www.harianaceh.co.id/2019/07/01/imigrasi-klarifikasi-video-viral-wna-china-serbu-riau/
(GFD-2019-2784) [SALAH] Terima kasih sudah dibuatkan lagu kebangsaan baru
Sumber: www.facebook.comTanggal publish: 02/07/2019
Berita
Lagu tersebut bukan lagu kebangsaan baru, melainkan lagu berjudul “Jayalah Indonesiaku Versi Mandarin” yang dipublikasikan pada 28 September 2012. Keterangan di video menyebutkan lagu tersebut adalah lagu wajib untuk lomba Paduan Suara Che Bin Sai Kota Pekalongan 2012 dalam rangka Sumpah Pemuda. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Akun Fina Hidayat ( fb.com/jodyrabbani.hidayat ) mengunggah video berdurasi 2 menit 19 detik dengan narasi sebagai berikut :
“Terima kasih sdh dibuatkan lagu kebangsaan baru :pray:????:relaxed:”
Akun Fina Hidayat ( fb.com/jodyrabbani.hidayat ) mengunggah video berdurasi 2 menit 19 detik dengan narasi sebagai berikut :
“Terima kasih sdh dibuatkan lagu kebangsaan baru :pray:????:relaxed:”
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, lagu tersebut ternyata berjudul “Jayalah Indonesiaku Versi Mandarin” yang dipublikasikan pada 28 Sep 2012 oleh akun youtube PASHAIFUL CHANNEL. Keterangan di video menyebutkan lagu tersebut adalah lagu wajib untuk lomba Paduan Suara Che Bin Sai Kota Pekalongan 2012 dalam rangka Sumpah Pemuda.
Versi asli dari lagu tersebut sendiri sudah diunggah oleh akun youtube GNP Music pada 18 Agustus 2010. Lagu ini diciptakan oleh KRT Hendarmin Susilo, produser Gema Nada Pertiwi (GNP).
Jadi lagu tersebut bukan lagu kebangsaan baru seperti narasi yang ditulis oleh akun Fina Hidayat.
Versi asli dari lagu tersebut sendiri sudah diunggah oleh akun youtube GNP Music pada 18 Agustus 2010. Lagu ini diciptakan oleh KRT Hendarmin Susilo, produser Gema Nada Pertiwi (GNP).
Jadi lagu tersebut bukan lagu kebangsaan baru seperti narasi yang ditulis oleh akun Fina Hidayat.
Rujukan
Halaman: 7693/7976





