Yth. Pelanggan PDAM Tirta Musi
Menindaklanjuti rencana pekerjaan pemindahan trafo di Intake - Instalasi Pengolahan Air Ogan dalam rangka persiapan Asian Games 2018 pada :
Hari : Selasa
Tanggal : 31 Juli 2018
Waktu : Jam 09.00 s. d. Selesai
Dengan ini diinformasikan bahwa kami tidak dapat mengalirkan/distribusi air pada hari tersebut dan perlu waktu 1 - 3 hari untuk normalisasi.
Diharapkan pelanggan dapat menggunakan air dengan bijak dan menampung air untuk keperluannya. Demikian disampaikan, atas perhatian dan perkenannya kami ucapkan terima kasih.
PDAM Tirta Musi Palembang
UPSU 1 – Ketapang
(GFD-2018-300) [DISINFORMASI] Pesan Berantai Air PAM di Palembang Mati Selama 3 Hari Karena ASIAN Games 2018
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 01/08/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Pesan berantai pengaliran air PAM akan dimatikan selama 3 hari karena ASIAN Games 2018 di Palembang merupakan tidak benar. Dilansir dari tribunnews.com, Humas PDAM Tirta Musi Palembang, Dudi membantah isi dari pesan berantai tersebut. Ia menegaskan, pesan berantai itu bukan pesan yang dibuat oleh tim humas PDAM. “Itu hoaks bukan pesan berantai yang dibuat oleh tim humas PDAM,” ujarnya.
Dudi mengakui, saat ini memang sedang ada perbaikan pemindahan trafo Intake – Instalasi Pengolahan Air Ogan dalam rangka persiapan ASIAN Games 2018. Namun, Dudi melanjutkan, perbaikan itu hanya memakan waktu 1 jam lamanya dan tak sampai berhari-hari.
“Memang ada perbaikan jelang Asian Games, tapi pengerjaannya hanya satu jam. Tidak sampai berhari-hari. Jadi sudah pasti edaran itu hoaks,” tegasnya.
Dudi mengakui, saat ini memang sedang ada perbaikan pemindahan trafo Intake – Instalasi Pengolahan Air Ogan dalam rangka persiapan ASIAN Games 2018. Namun, Dudi melanjutkan, perbaikan itu hanya memakan waktu 1 jam lamanya dan tak sampai berhari-hari.
“Memang ada perbaikan jelang Asian Games, tapi pengerjaannya hanya satu jam. Tidak sampai berhari-hari. Jadi sudah pasti edaran itu hoaks,” tegasnya.
Kesimpulan
Pesan tersebut bukan merupakan pesan yang dibuat tim Humas PDAM Tirta Musi. Selain itu, perbaikan yang dimaksudkan tidak memakan waktu hingga berhari-hari, hanya sekitar 1 jam.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/707949639537574/
- http://palembang.tribunnews.com/2018/07/31/beredar-pesan-berantai-air-pam-mati-selama-3-hari-begini-kata-pdam-tirta-musi-palembang
- http://palembang.tribunnews.com/2018/07/31/beredar-pesan-berantai-distribusi-air-ledeng-mati-selama-3-hari-pdam-tegaskan-itu-hoax
(GFD-2018-301) [KLARIFIKASI] "RS Wates Pasang Spanduk, Umumkan BPJS Menunggak Belasan Miliar"
Sumber:Tanggal publish: 01/08/2018
Hasil Cek Fakta
"Sebenarnya spanduk ini merupakan wujud dari tanggung awab rumah sakit kepada pasien yang butuh pelayanan kesehatan. Meskipun ada tunggakan besar, namun mereka tetap melayani pasien dengan sepenuh hati, ikhlas dan tanggung jawab. “Justru kita itu ingin luruskan kalau kita tetap melayani dan komitmen pada pelayanan,”", selengkapnya di bagian REFERENSI.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/707109562954915/
- https://www.viva.co.id/berita/nasional/1059435-rs-wates-pasang-spanduk-umumkan-bpjs-menunggak-belasan-miliar
- https://regional.kompas.com/read/2018/07/30/19544581/bpjs-kesehatan-menunggak-rp-134-miliar-rsud-wates-pasang-spanduk-kritik
- https://news.detik.com/jawatengah/4140994/bpjs-nunggak-klaim-rsud-wates-pakai-dana-cadangan-rp-1-m
(GFD-2018-299) [HOAKS] Begal di Jembatan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur
Sumber: twitter.comTanggal publish: 31/07/2018
Berita
Kejadian tepat pukul 01.35 yg berlokasikan di Jembatan sambaliung berau-kaltim. Dugaan sementara ini adalah ulah begal yg mau rampas tas suamiku tp tdk berhasil. Mengndarai motor Fiz R warna hitam berjumlah 2...
Hasil Cek Fakta
Kabar yang menyebutkan telah terjadi kasus pembegalan kepada seorang pria di Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur adalah kabar bohong atau hoaks. Dilansir dari prokal.co, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Sambaliung Iptu Apri Sakundi mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan petugas terhadap pria berinisial I (19) yang disebut-sebut sebagai korban begal, ternyata yang bersangkutan mengaku hal itu tidak benar. “Jadi informasi yang viral di medsos itu ternyata bohong. Tidak benar bahwa yang bersangkutan menjadi korban pembegalan,” ujar Iptu Apri.
Kesimpulan
Pria yang mengaku sebagai korban begal hanya berpura-pura. Ia menyayat tangannya dengan silet agar diperhatikan oleh istrinya yang saat sebelum kejadian tengah bertengkar. Namun, istrinya menjadi panik dan sayangnya bukan melapor ke polisi, malah memposting status di media sosial. Dengan demikian, kabar pembegalan di Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur merupakan hoaks.
Rujukan
(GFD-2018-297) [SATIRE] PKS Calonkan Joko Widodo, Info Sahih atau Lelucon?
Sumber: facebook.comTanggal publish: 30/07/2018
Berita
Beredar kabar di internet, baik di media sosial dan portal berita, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencalonkan Joko Widodo maju sebagai calon anggota DPR. Beberapa portal berita mengangkat kabar ini dalam model click-bait.
Kabar itu dilengkapi dengan gambar. Pada bagian kiri, gambar ada lambang dan nomor urut PKS, tiga kolom kotak dengan ilustrasi paku terarah pada nomor satu dengan keterangan tulisan: H. Joko Widodo. Di bagian kanan terdapat foto satu sosok berpeci hitam.
Sementara itu, dalam keterangan di bagian bawah, disebutkan bahwa H. Joko Widodo adalah caleg DPRD Provinsi dengan daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga.
Benarkah informasi atas gambar yang beredar itu? Atau ia hanya sekadar lelucon bernada satire?
Kabar itu dilengkapi dengan gambar. Pada bagian kiri, gambar ada lambang dan nomor urut PKS, tiga kolom kotak dengan ilustrasi paku terarah pada nomor satu dengan keterangan tulisan: H. Joko Widodo. Di bagian kanan terdapat foto satu sosok berpeci hitam.
Sementara itu, dalam keterangan di bagian bawah, disebutkan bahwa H. Joko Widodo adalah caleg DPRD Provinsi dengan daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga.
Benarkah informasi atas gambar yang beredar itu? Atau ia hanya sekadar lelucon bernada satire?
Hasil Cek Fakta
Setelah melalui serangkaian konfirmasi yang kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa benar ada nama Joko Widodo sebagai kader PKS. Ia akan maju sebagai caleg pada pemilu 2019, meski seperti yang diakuinya, Joko belum secara resmi dicalonkan. Kepastian akhir mesti berdasarkan data DCT dari penyelenggara pemilu.
Informasi yang beredar tentang pencalonan Joko Widodo masuk dalam kategori infomasi benar (sahih), apabila informasi tersebut dilengkapi keterangan dan konfirmasi siapa Joko Widodo yang dimaksud.
Namun, ada pula informasi yang masuk dalam informasi satirik dan/atau humor, mengingat PKS salah satu partai oposisi (Presiden) Joko Widodo.
Informasi yang beredar tentang pencalonan Joko Widodo masuk dalam kategori infomasi benar (sahih), apabila informasi tersebut dilengkapi keterangan dan konfirmasi siapa Joko Widodo yang dimaksud.
Namun, ada pula informasi yang masuk dalam informasi satirik dan/atau humor, mengingat PKS salah satu partai oposisi (Presiden) Joko Widodo.
Rujukan
Halaman: 7685/7773





