• (GFD-2019-1226) [BENAR] Klarifikasi Polres Bogor Terkait Pembuatan SIM Tanpa Tes Rp. 150 Ribu di Acara Millenial Road Safety Festival

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/02/2019

    Berita

    Pemutihan SIM Yang Sudah Mati dan Buat SIM baru, Berlaku Mulai Tanggal 25 agustus 2019, Tolong Di Bantu Share Ya, Agar Yang Memiliki SIM Mati Bisa Di Perbarui Tanpa Menggulang Tes Lagi, Berlaku Seluruh Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Jelang pelaksanaan acara Millenial Road Safety Festival oleh Polres Bogor pada Minggu (3/3) mendatang, tersebar kabar yang mengatakan di acara tersebut akan ada pembuatan SIM tanpa tes dengan biaya Rp. 150. 000 untuk se-Jabodetabek.

    Namun kabar ini segera diklarifikasi oleh Polres Bogor melalui akun Instagramnya @tmcpolresbogor.

    Berikut klarifikasi lengkapnya:

    “Benar Ada Cara Millenial Road Safety Festival Polres Bogor hari Minggu Tanggal 3 Maret 2019, tapi tidak ada pembuatan SIM tanpa tes, hanya ada Pelayanan SIM Keliling khusus Perpanjangan SIM,” posting akun Instagram @tmcpolresbogor, Minggu (24/2).

    Kasat Lantas Polres Bogor, AKP M. Fadli Amri juga menegaskan bahwa tidak ada pembuatan SIM tanpa tes dalam acara tersebut.

    “Tidak ada pembuatan SIM tanpa tes Rp 150 ribu, hanya ada pelayanan SIM keliling khusus memperpanjang SIM,” kata AKP Fadli dalam keterangannya, Selasa (26/2).

    Di sisi yang sama, Kasubbag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan pembuatan SIM yang dipatok Rp. 150.000 tanpa tes se-Jabodetabek adalah tidak benar. Ia merasa dirugikan dengan selebaran yang beredar di sejumlah media sosial tersebut.

    ”Bohong itu. Kami nggak pernah mengadakan pembuatan SIM cuma-cuma. Kalau untuk acaranya memang ada, tapi pembuatan SIM itu tidak ada,” ujar Ita.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1220) [BENAR] Klarifikasi Terkait Isu Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bangka Belitung

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/02/2019

    Hasil Cek Fakta

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangka Belitung (Babel) memberikan klarifikasi terkait isu kelangkaan gas LPG 3 Kg di daerah Babel. Kepala Disperindag Babel Sunardi mengatakan tidak ada laporan dari masyarakat tentang kelangkaan gas, apalagi pihaknya juga memiliki tim pengawas yang terus menerus melakukan pemantauan terhadap beberapa komoditas strategis kebutuhan masyarakat, termasuk gas Elpiji.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1221) [BENAR] Ketum PEPES Bantah Emak-emak Ditangkap di Karawang Anggotanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/02/2019

    Berita

    Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan sejumlah emak-emak di Karawang, Jawa Barat, yang berkampanye tentang ‘azan dilarang dan diperbolehkannya nikah sejenis jika Jokowi menang’ merupakan relawan Prabowo-Sandi.

    Juru bicara BPN, Ferdinand Hutahaean mengatakan para emak-emak itu tergabung dalam relawan Pepes.

    “Mereka itu dari relawan Pepes. Saya tidak tahu kepanjangannya apa. Tapi mereka memang dari Pepes. Mereka sudah dapat sertifikasi dari BPN,” kata Ferdinand

    Hasil Cek Fakta

    Ketua Umum Partai Emak-emak Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (PEPES), Wulan membantah tiga perempuan yang ditangkap di Karawang, Jawa Barat adalah anggotanya.

    Seperti yang tertulis di akun pribadinya ( twitter.com/swulll ) ;
    “Min, kl nerbitin berita yg bener dong.
    Sy bilang yg mak Citra itu yg uplod video dimedsos > anggota @PEPESOfficial karawang, tp yg divideo bukan , krn tdk ada nama2 di data kami. Trus kami juga g pernah mengarahkan kampanye hitam. Gt ya min ????”

    Wulan menduga emak-emak yang berkampanye jika Jokowi menang azan dilarang dan pernikahan sejenis sah itu hanya simpatisan PEPES.

    Wulan mengatakan PEPES memiliki data keanggotaan di setiap daerah. Ia mengaku telah memeriksa data tersebut dan tak menemukan nama tiga ibu itu di dalamnya.

    “Tapi kami enggak tahu juga kalau mereka simpatisan. Kan, kami tidak bisa mengontrol semuanya. Namanya simpatisan ya boleh-boleh saja,” kata Wulan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (26/2).

    Rujukan

  • (GFD-2019-1222) [BENAR] Ridwan Kamil Bantah Artikel “Ridwan Kamil: Di jawa Barat Kita Akan Mendata Siapa Saja Yang Tidak Mendukung Jokowi!!”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/02/2019

    Berita

    Gubernur Barat, Ridwan kamil lagi-lagi menjadi korban hoaks. Salah satu situs berdomain blogspot.com yang saat ini sudah tidak bisa diakses, menulis artikel berjudul “Ridwan Kamil: Di jawa Barat Kita Akan Mendata Siapa Saja Yang Tidak Mendukung Jokowi!!”

    Hasil Cek Fakta

    Artikel ini dibantah oleh Ridwan Kamil melalui akun facebook terverifikasi miliknya. Dengan menyertakan screenshot dari akun yang menyebarkan artikel hoaks tersebut, Ridwan Kamil menuliskan narasi sebagai berikut;

    “HOAKS minggu ini. Demokrasi di negeri ini harus dibangun dengan cara yang baik. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Bukan dengan produksi fitnah atau berita bohong yang meresahkan. Siapa yang menjadi pemimpin sudah Allah tentukan. Semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa Indonesia tercinta ini. Aamiin.”

    Berdasarkan hasil penelusuran, situs blogspot tersebut sudah dihapus sehingga tidak bisa diakses lagi, namun jejak digitalnya masih bisa ditemukan di mesin pencari milik Google.

    Rujukan