Akun Facebook bernama Anna Belova mengunggah status pada grup facebook ‘ANIS BASWEDAN PRESIDEN RI 2024’ berupa gambar Anies Baswedan sedang memegang lem kaleng dengan kaos hitam bertuliskan CILIWUNGISME, Ciliwung Ethics dan AIBON LOVERS.
Berikut kutipan narasinya:
“Ketahuan pada hobby nge lem semua ya???? Cieehhhh”
“AB CAPRES 2024
ANDA SIAP BELA SAYA
SAYA SIAPKAN KEBUTUHAN ANDA”
(GFD-2020-4659) [SALAH] Foto Anies Baswedan Memegang Lem Kaleng
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/08/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelusuran, foto tersebut telah melalui proses penyuntingan sebelumnya. Dilansir dari Kompas.com dan Kaskus.co.id foto asli tidak menunjukan Anies Baswedan memegang lem kaleng dan juga kaos nya tidak bertuliskan ‘AIBON LOVERS.’
Menurut pemberitaan kumparan.com foto tersebut diambil pada saat perayaan Hari Ciliwung ke-7 di daerah sungai Ciliwung, Condet, Jakarta Timur. Dengan menggunakan kaos hitam bertuliskan Ciliwungisme Ciliwung Ethics, ia meninjau sungai Ciliwung.
Kegiatan tersebut diisi dengan beragam acara seperti pentas seni, menanam pohon salak dan membersihkan sungai. Tidak ada kegiatan politik berkenaan dengan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 seperti yang terdapat dalam gambar.
Menurut pemberitaan kumparan.com foto tersebut diambil pada saat perayaan Hari Ciliwung ke-7 di daerah sungai Ciliwung, Condet, Jakarta Timur. Dengan menggunakan kaos hitam bertuliskan Ciliwungisme Ciliwung Ethics, ia meninjau sungai Ciliwung.
Kegiatan tersebut diisi dengan beragam acara seperti pentas seni, menanam pohon salak dan membersihkan sungai. Tidak ada kegiatan politik berkenaan dengan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 seperti yang terdapat dalam gambar.
Kesimpulan
Foto suntingan atau editan. Foto asli Anies Baswedan tidak memegang lem kaleng dan pada baju tidak ada tulisan ‘AIBON LOVERS’. Foto asli diambil pada saat hari perayaan Ciliwung ke-7 tahun 2018 lalu.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/08/18/salah-foto-anies-baswedan-memegang-lem-kaleng/
- https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/11/15235661/antisipasi-banjir-di-musim-hujan-anies-siapkan-dua-solusi
- https://www.kaskus.co.id/thread/5be83227925233a23c8b4595/serapan-apbd-dki-rendah-begini-kecurigaan-uchok-ke-anies-baswedan/
- https://kumparan.com/kumparannews/foto-anies-baswedan-rayakan-hari-ciliwung-ke-7-1541929887871567680
- https://foto.tempo.co/read/68400/anies-baswedan-hadiri-peringatan-hari-ciliwung-ke-7#foto-3
(GFD-2020-4660) [SALAH] Megawati Ingin Ubah Pancasila
Sumber: twitter.comTanggal publish: 18/08/2020
Berita
Akun Twitter Aenuddin5 membagikan video yang memperlihatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang sedang berpidato. Dalam video yang berdurasi 18 detik tersebut, Megawati mengatakan “Dengan ilmu baru, itu tidak cocok. Pancasila itu apa? Tidak ada artinya. Kita harus rombak. Kita harus dirikan yang lain sifatnya.”
Berikut kutipan narasinya:
"Nih lebih parah , mau merubah Pancasila !!"
Berikut kutipan narasinya:
"Nih lebih parah , mau merubah Pancasila !!"
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, ternyata video tersebut telah dipotong durasinya. Dalam video asli yang disiarkan oleh MetroTV, Megawati sedang memberikan pidato yang mengingatkan bahwa kemerdekaan itu tidak mudah didapat, sehingga tidak diperbolehkan menyia-nyiakan yang telah diperjuangkan para pahlawan. Termasuk jangan mencoba-coba untuk merombak Pancasila.
"Jadi jangan setelah menikmati (kemerdekaan), lalu kita mencoba-coba dengan ilmu baru (menggantikan Pancasila). Itu tidak cocok," ujar Megawati dalam pidatonya di Kongres ke-V PDIP, di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Kamis (8/8).
Megawati menyindir pihak-pihak yang ingin merombak atau mengganti ideologi Pancasila dengan paham lain. Megawati mengajak pihak-pihak itu untuk tidak berkoar-koar di jalanan yang hanya menyengsarakan rakyat.
"'Pancasila itu apa? Tidak ada artinya, kita harus rombak, kita harus dirikan, yang lain sifatnya'. Mari kalau mau seperti itu, saya berkata jangan main di jalanan hanya menyengsarakan rakyat, datang ke DPR," ujarnya.
"Jadi jangan setelah menikmati (kemerdekaan), lalu kita mencoba-coba dengan ilmu baru (menggantikan Pancasila). Itu tidak cocok," ujar Megawati dalam pidatonya di Kongres ke-V PDIP, di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Kamis (8/8).
Megawati menyindir pihak-pihak yang ingin merombak atau mengganti ideologi Pancasila dengan paham lain. Megawati mengajak pihak-pihak itu untuk tidak berkoar-koar di jalanan yang hanya menyengsarakan rakyat.
"'Pancasila itu apa? Tidak ada artinya, kita harus rombak, kita harus dirikan, yang lain sifatnya'. Mari kalau mau seperti itu, saya berkata jangan main di jalanan hanya menyengsarakan rakyat, datang ke DPR," ujarnya.
Kesimpulan
Sehingga, video yang pidato Megawati yang ingin mengubah Pancasila dapat dipastikan hoaks karena video aslinya dipotong dan disampaikan dengan narasi yang salah sehingga masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Rujukan
(GFD-2020-4661) [SALAH] “Tegur dong satpam rumah sakit masang bendera terbalik”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/08/2020
Berita
Akun Al Gajhali (fb.com/sinyo.sinyo.33865854) mengunggah sebuah foto pada tanggal 17 Agustus 2020 dengan narasi:
“Tegur dong satpam rumah sakit masang bendera terbalik”
Foto memperlihatkan bendera merah putih yang dipasang terbalik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat.
“Tegur dong satpam rumah sakit masang bendera terbalik”
Foto memperlihatkan bendera merah putih yang dipasang terbalik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya satpam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang memasang bendera merah putih terbalik pada 17 Agustus 2020 adalah klaim yang keliru.
Faktanya, foto itu adalah kejadian tahun 2015 dan petugas yang menaikkan bendera terbalik itupun telah dihukum oleh pihak RSCM, langsung saat ramai insiden pemasangan bendera terbalik menjadi perbincangan di dunia maya.
Saat ditanya oleh seorang petugas RSCM yang enggan disebutkan namanya, ternyata bendera terbalik itu disebabkan oleh petugas yang biasanya menaikan bendera yang berinisial AZ, mengantuk dan tak melihat posisi itu. Saat itu hanya AZ sendiri, padahal biasanya ia ditemani rekannya.
“Jadi pagi itu memang sudah dijadwalkan menaikkan bendera. Nah, AZ itu mengantuk karena berjaga dari malam. Mungkin karena tidak melihat, jadinya terbalik tanpa disadarinya. Kan biasanya berdua enggak sendiri,” ucap salah satu petugas RSCM yang tak mau disebutkan namanya itu kepada Liputan6.com, Selasa (24/11/2015) malam.
Atas perbuatan tersebut, AZ pun telah dihukum oleh pihak RSCM, langsung saat ramai insiden pemasangan bendera terbalik menjadi perbincangan di dunia maya.
“Iya gara-gara ramai. Terus dia dipanggil sama direksi. Akhirnya AZ pun dihukum. Yang saya dengar enggak sampai dikeluarkan kok,” jelas dia tanpa menjelaskan apa hukuman bagi AZ.
Faktanya, foto itu adalah kejadian tahun 2015 dan petugas yang menaikkan bendera terbalik itupun telah dihukum oleh pihak RSCM, langsung saat ramai insiden pemasangan bendera terbalik menjadi perbincangan di dunia maya.
Saat ditanya oleh seorang petugas RSCM yang enggan disebutkan namanya, ternyata bendera terbalik itu disebabkan oleh petugas yang biasanya menaikan bendera yang berinisial AZ, mengantuk dan tak melihat posisi itu. Saat itu hanya AZ sendiri, padahal biasanya ia ditemani rekannya.
“Jadi pagi itu memang sudah dijadwalkan menaikkan bendera. Nah, AZ itu mengantuk karena berjaga dari malam. Mungkin karena tidak melihat, jadinya terbalik tanpa disadarinya. Kan biasanya berdua enggak sendiri,” ucap salah satu petugas RSCM yang tak mau disebutkan namanya itu kepada Liputan6.com, Selasa (24/11/2015) malam.
Atas perbuatan tersebut, AZ pun telah dihukum oleh pihak RSCM, langsung saat ramai insiden pemasangan bendera terbalik menjadi perbincangan di dunia maya.
“Iya gara-gara ramai. Terus dia dipanggil sama direksi. Akhirnya AZ pun dihukum. Yang saya dengar enggak sampai dikeluarkan kok,” jelas dia tanpa menjelaskan apa hukuman bagi AZ.
Kesimpulan
Kejadian tahun 2015 dan petugas yang menaikkan bendera terbalik itupun telah dihukum oleh pihak RSCM, langsung saat ramai insiden pemasangan bendera terbalik menjadi perbincangan di dunia maya.
Rujukan
- https://www.liputan6.com/news/read/2374194/ini-alasan-kenapa-bendera-merah-putih-di-rscm-terbalik
- https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/nyay2g330/bendera-merah-putih-di-rs-cipto-terpasang-terbalik-emkokem-bisa
- https://www.tribunnews.com/metropolitan/2015/11/25/rscm-jelaskan-peristiwa-pengibaran-bendera-merah-putih-terbalik
(GFD-2020-4662) [SALAH] “Tangkapan Layar Pengakuan Relawan Suntik Vaksin Covid-19 yang Menyebut Lupa Punya Hutang tapi Plonga-Plongo”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/08/2020
Berita
Akun Facebook Kim Joong-Un mengunggah gambar pada tanggal 16/8/2020 berupa tangkapan layar artikel berita dengan judul “Pengakuan Relawan Usai Suntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan TInggo, Tidur Nyenyak Lupa Punya Hutang Tapi Cenderung Plonga-Plongo” yang tayang pada 15 Agustus 2020.
Akun Kim Joong-Un Juga menambahkan narasi pada unggahannya tersebut yang berbunyi, sebagai berikut:
“Waduh Menular…🙄”
Akun Kim Joong-Un Juga menambahkan narasi pada unggahannya tersebut yang berbunyi, sebagai berikut:
“Waduh Menular…🙄”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, judul artikel merupakan hasil sunting dari artikel asli Kompas.com dengan judul “Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi” tayang pada 15 Agustus 2020.
Melansir Kompas.com, proses penyuntikan vaksin dilakukan pada 11 Agustus 2020. Sementara itu, Ketua Riset Uji Klinis Fase 3 Vaksin COvid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof Kusnandi Rusmil mengatakan, hingga saat ini sudah ada 21 relawan yang sudah disuntik calon vaksin covid-19.
Dari hasil evaluasinya sementara, para relawan yang telah disuntikkan tersebut mengalami reaksi ringan, seperti peningkatan suhu tubuh dan nyeri atau bengkak di bekas suntikan. Selama menjalani uji calon vaksin itu, menurut dia, setiap relawan akan dipantau kesehatannya selama enam bulan.
Melansir Kompas.com, proses penyuntikan vaksin dilakukan pada 11 Agustus 2020. Sementara itu, Ketua Riset Uji Klinis Fase 3 Vaksin COvid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof Kusnandi Rusmil mengatakan, hingga saat ini sudah ada 21 relawan yang sudah disuntik calon vaksin covid-19.
Dari hasil evaluasinya sementara, para relawan yang telah disuntikkan tersebut mengalami reaksi ringan, seperti peningkatan suhu tubuh dan nyeri atau bengkak di bekas suntikan. Selama menjalani uji calon vaksin itu, menurut dia, setiap relawan akan dipantau kesehatannya selama enam bulan.
Kesimpulan
Judul artikel merupakan hasil suntingan. Judul asli artikel yang tayang pada 15 Agustus 2020 itu ditemukan pada artikel Kompas.com yang berjudul “Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi”.
Rujukan
Halaman: 7347/8071



