Info penting ☝🏻👇🏻👇🏻👇🏻
#Kepolisian Republik Indonesia,Memberikan Tips Cara Blokir Nomor HP SMS Penipuan.
#Sebarkan ya…_
Biar penipunya pada kapok
Seringkali kita mendpt SMS penipuan yg menyatakan
Anda menjadi pemenang kuis_
Segera transfer ke ATM terdekat_
_- Papa/Mama kok blm pulang_
_- SMS yg pura2 nyasar ttg transfer uang_
_- Mama minta pulsa_
_- Anak kecelakaan_
_- Anak sakit_
_- Agen pulsa super murah_
_- dll…_
Jgn kita biarkan, saat ini ada cara utk menanggulanginya …..
_1. TELKOMSELFormat SMS :_ _penipuan#nomor penipu#isi SMS tipuan dan kirim ke 1166_
_*Contoh :*_ _Penipuan#0812123456#selamat anda mendptkan 1 unit mobil Avanza dari Telkomsel poin dst…_
_…lalu kirim ke _*1166*_
_2. XLFormat SMS :_ _Lapor#Nomor yg di gunakan utkmenipu#kasus yg di keluhkan lalu kirim ke _*5883*_
_3. INDOSATFormat SMS :_ _SMS(spasi)Nomor pengirim SMSpenipuan(spasi)isi SMS penipuan, kirim ke _*726*_
_Jika sdh lbh dr 2 org yg melaporkan SMS penipuan, maka nomor tsb segera diblokir secara permanen oleh operator._
_*Layanan ini GRATIS !*_
_*Kemudian*_
_Jika Anda mengalami penipuan dlm TransaksiONLINE cukup kirim kronologis & No. Rekening si penipu ke email
cybercrime@polri.go.id
POLRI akan lsg bertindak dgn memblokir ATM si penipu & melacak keberadaannya utk di tindak sesuai hukum…!!!
Share ke teman2 yg lain utk membantu mencegah maraknya penipuan dgn Modus Online & simpan BC ini setiap minggu kalo sempat kita kirim BC ini ke keluarga, teman2 di contact kita, spy mereka tdk menjadi korban penipuan.
Semoga bermanfaat…👌👌👌
(GFD-2020-4994) [SALAH] Tips Blokir Nomor Ponsel SMS Penipuan
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/09/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar melalui media sosial Facebook informasi seputar adanya tips memblokir nomor dari SMS penipuan yang diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Unggahan tersebut dibagikan oleh akun @ZulaikhaBatrisyaZahrany pada 5 September 2020, dan dibagikan ulang oleh 12 pengguna Facebook lainnya.
Namun pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa informasi tersebut adalah palsu. Melansir dari kompas.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono menyatakan Polri tidak pernah menerbitkan pesan seperti halnya yang beredar.
“Dari informasi di Ditsiber Bareskrim Polri, konten tersebut hoaks,” jelas Awi.
Berdasar pernyataan pihak kepolisian, dapat dipastikan bahwa narasi pesan terkait tips blokir nomor ponsel SMS penipuan mengatasnamakan Polri adalah palsu, dan masuk ke dalam kategori fabricated content.
Namun pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa informasi tersebut adalah palsu. Melansir dari kompas.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono menyatakan Polri tidak pernah menerbitkan pesan seperti halnya yang beredar.
“Dari informasi di Ditsiber Bareskrim Polri, konten tersebut hoaks,” jelas Awi.
Berdasar pernyataan pihak kepolisian, dapat dipastikan bahwa narasi pesan terkait tips blokir nomor ponsel SMS penipuan mengatasnamakan Polri adalah palsu, dan masuk ke dalam kategori fabricated content.
Kesimpulan
Informasi palsu. Pihak kepolisian membantah informasi yang mencatut nama instansinya tersebut. Dinyatakan bahwa Polri tidak pernah mengeluarkan pesan dengan narasi seperti halnya yang beredar.
Rujukan
(GFD-2020-4995) [SALAH] Wanita di Inggris Tewas Tertusuk Urin Beku
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/09/2020
Berita
“Kencing siapa ini. Bisa sampe membunuh orang.
Mati konyol”
“WANITA MALANG INI DITEMUKAN TEWAS DI TAMAN DI YORKSHIRE, INGGRIS. DIA DIYAKINI TELAH TERTUSUK URIN BEKU YANG JATUH DARI KEBOCORAN DI FASILITAS TOILET PESAWAT DAN KEMUDIAN TERKENA TEPAT DI ATAS DIRINYA”
Mati konyol”
“WANITA MALANG INI DITEMUKAN TEWAS DI TAMAN DI YORKSHIRE, INGGRIS. DIA DIYAKINI TELAH TERTUSUK URIN BEKU YANG JATUH DARI KEBOCORAN DI FASILITAS TOILET PESAWAT DAN KEMUDIAN TERKENA TEPAT DI ATAS DIRINYA”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook bernama Tsukasa Naj mengunggah status pada tanggal 12/9/2020 berupa gambar seorang wanita yang terbaring di rumput dengan benda kuning terlihat menusuk tubuhnya. Dari narasi gambar disebutkan peristiwa tersebut ada di Inggris dan benda berwarna kuning tersebut diklaim sebagai urin yang membeku karena jatuh dari pesawat.
Dari hasil penelusuran melalui laman snopes.com, diketahui foto tersebut merupakan tangkapan layar dari sebuah program televisi ‘parodi berita’ bernama “THE DAY TODAY” yang tayang pada stasiun televisi BBC2 tahun 1994 di Inggris. Foto tersebut muncul sesaat sebelum segmen ‘chopper of doom’ yang menjadi judul dari episode perdana acara tersebut.
Situs hoaxes.org juga mengatakan jika foto tersebut memang sudah lama beredar di internet dan menjadi sebuah hoaks. Dari hasil penelusuran tidak ditemukan pemberitaan mengenai kasus kematian wanita tertusuk urin yang membeku di Inggris, sehingga status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.
Dari hasil penelusuran melalui laman snopes.com, diketahui foto tersebut merupakan tangkapan layar dari sebuah program televisi ‘parodi berita’ bernama “THE DAY TODAY” yang tayang pada stasiun televisi BBC2 tahun 1994 di Inggris. Foto tersebut muncul sesaat sebelum segmen ‘chopper of doom’ yang menjadi judul dari episode perdana acara tersebut.
Situs hoaxes.org juga mengatakan jika foto tersebut memang sudah lama beredar di internet dan menjadi sebuah hoaks. Dari hasil penelusuran tidak ditemukan pemberitaan mengenai kasus kematian wanita tertusuk urin yang membeku di Inggris, sehingga status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia). Foto tersebut sebenarnya adalah cuplikan dari acara parodi di televisi bernama ‘THE DAY TODAY’ yang tayang di Inggris pada tahun 1994.
Rujukan
(GFD-2020-4996) [SALAH] “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona, kecuali TKA China”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/09/2020
Berita
Akun Reyna Shasmeca (fb.com/kyara.svt) mengunggah sebuah gambar dengan narasi “Kecuali sesama Komunis…”
Di gambar yang diunggah, terdapat judul artikel “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona, kecuali TKA China”
Di gambar yang diunggah, terdapat judul artikel “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona, kecuali TKA China”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya artikel berjudul “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona, kecuali TKA China” adalah klaim yang salah.
Faktanya, judul di gambar itu adalah judul hasil editan atau suntingan. Judul asli atikel itu hanya “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona” tanpa disertai “kecuali TKA China”.
Dilansir dari Jawa Pos dan Liputan6, artikel di situs GeloraNews itu sama persis dengan yang diunggah situs berita news.detik.com pada Rabu (9/9). Dalam penjelasannya, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar telah mengingatkan Indonesia untuk melarang kedatangan warga negara asing (WNA) selama pandemi virus korona.
Dia menganggap pelarangan WNI masuk negara asing wajar dilakukan di masa pandemi Covid-19. ”Tapi, saya menanggapinya dalam konteks bahwa kondisi itu wajar saja karena Indonesia sendiri juga melarang seluruh warga asing masuk ke Indonesia. Tidak terbatas dari negara mana pun,” jelasnya.
Sementara itu, foto tanpa keterangan yang diunggah situs Gelora tersebut juga tidak sesuai dengan isi pemberitaan. Foto puluhan TKA Tiongkok yang tidak mengenakan masker itu ada sejak 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Jawa Pos menemukan foto tersebut diunggah aceh.antaranews.com pada 21 Januari 2019 dengan judul Imigrasi: 51 pekerja Tiongkok legal di Aceh.
Saat itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menyatakan bahwa 51 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Lafarge Cement Indonesia Lhok Nga, Aceh Besar, legal dan tidak melanggar ketentuan hukum di Indonesia.
Faktanya, judul di gambar itu adalah judul hasil editan atau suntingan. Judul asli atikel itu hanya “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona” tanpa disertai “kecuali TKA China”.
Dilansir dari Jawa Pos dan Liputan6, artikel di situs GeloraNews itu sama persis dengan yang diunggah situs berita news.detik.com pada Rabu (9/9). Dalam penjelasannya, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar telah mengingatkan Indonesia untuk melarang kedatangan warga negara asing (WNA) selama pandemi virus korona.
Dia menganggap pelarangan WNI masuk negara asing wajar dilakukan di masa pandemi Covid-19. ”Tapi, saya menanggapinya dalam konteks bahwa kondisi itu wajar saja karena Indonesia sendiri juga melarang seluruh warga asing masuk ke Indonesia. Tidak terbatas dari negara mana pun,” jelasnya.
Sementara itu, foto tanpa keterangan yang diunggah situs Gelora tersebut juga tidak sesuai dengan isi pemberitaan. Foto puluhan TKA Tiongkok yang tidak mengenakan masker itu ada sejak 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Jawa Pos menemukan foto tersebut diunggah aceh.antaranews.com pada 21 Januari 2019 dengan judul Imigrasi: 51 pekerja Tiongkok legal di Aceh.
Saat itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menyatakan bahwa 51 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Lafarge Cement Indonesia Lhok Nga, Aceh Besar, legal dan tidak melanggar ketentuan hukum di Indonesia.
Kesimpulan
Judul editan / suntingan. Judul asli atikel itu hanya “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona” tanpa disertai “kecuali TKA China”.
Rujukan
- https://www.jawapos.com/hoax-atau-bukan/13/09/2020/bikin-berita-palsu-tka-tiongkok-ke-indonesia-dengan-rekayasa-judul/
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4353023/cek-fakta-tidak-benar-ri-larang-wna-masuk-saat-corona-kecuali-tka-china
- https://archive.md/Slipn (Arsip artikel)
- https://news.detik.com/berita/d-5166286/sejumlah-negara-tak-izinkan-wni-datang-wamenlu-ri-juga-larang-wna-masuk-saat-corona
- https://aceh.antaranews.com/berita/53902/imigrasi-51-pekerja-tiongkok-legal-di-aceh
(GFD-2020-4987) [SALAH] Foto “Dalam Lingkaran merah JACK MA Saat Masih Kecil”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 12/09/2020
Berita
Akun Edyk T S (fb.com/edyks3) mengunggah beberapa gambar dengan narasi sebagai berikut:
“Anak kecil yang dilingkari ini dari keluarga miskin. Saat melamar kerja di rest siap saji dari 24 pelamar, 23 diterima kerja dan dia sendiri tidak diterima. Waktu terus berjalan, Jack Ma dengan modal pinjaman mendirikan Market Placed Alibaba. Saat ini Perusahaan Yang didirikan anak kecil yg dilingkari ini memiliki Aset Rp.7.300.000.000.000,00 (Tujuh Ribu Tiga Ratus Trilyun). TUHAN Berkuasa Meninggikan dan Merendahkan derajat manusia. Apapun yang ditanam manusia itu yang akan dituai. #jackma #alibaba @jackma @alibaba”
Di salah satu gambar, terdapat narasi “Dalam Lingkaran merah JACK MA Saat Masih Kecil. Tidak ada yg menduga saat itu Jack Ma akan menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia”
“Anak kecil yang dilingkari ini dari keluarga miskin. Saat melamar kerja di rest siap saji dari 24 pelamar, 23 diterima kerja dan dia sendiri tidak diterima. Waktu terus berjalan, Jack Ma dengan modal pinjaman mendirikan Market Placed Alibaba. Saat ini Perusahaan Yang didirikan anak kecil yg dilingkari ini memiliki Aset Rp.7.300.000.000.000,00 (Tujuh Ribu Tiga Ratus Trilyun). TUHAN Berkuasa Meninggikan dan Merendahkan derajat manusia. Apapun yang ditanam manusia itu yang akan dituai. #jackma #alibaba @jackma @alibaba”
Di salah satu gambar, terdapat narasi “Dalam Lingkaran merah JACK MA Saat Masih Kecil. Tidak ada yg menduga saat itu Jack Ma akan menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia”
Hasil Cek Fakta
Faktanya, bukan Jack Ma. Anak di foto itu bernama Fan Xiaoqin, berusia 8 tahun, dan tinggal di daerah Yongfeng, Provinsi Jiangxi, Tiongkok dan tidak ada sangkut pautnya dengan pendiri Alibaba itu.
Dilansir dari AFP, foto yang sama pernah dimuat di dalam laporan tanggal 14 November 2016 oleh China Daily, koran berbahasa Inggris yang dimiliki pemerintah Tiongkok. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, judul laporan berita berbahasa Inggris itu adalah: “Pendiri Alibaba akan mendukung ‘Jack Ma kecil’ hingga tamat kuliah.”
Paragraf pertama dan kedua berita itu berbunyi: “Seorang anak yang mirip Jack Ma telah menarik simpati pendiri Alibaba Group, Jack Ma yang asli. Fan Xiaoqin, atau ‘Jack Ma kecil’, berusia 8 tahun dan tinggal di daerah Yongfeng, Provinsi Jiangxi di timur Tiongkok. Kondisi keluarganya memprihatinkan karena ibunya menderita Poliomielitis, ayahnya kehilangan kaki dan neneknya menderita penyakit Alzheimer, seperti dilansir jxnews.com.cn pada tanggal 12 November.”
Namun, menurut laporan BBC tanggal 27 November 2016, Alibaba Group sempat membantah klaim tentang donasi Ma untuk membiayai pendidikan anak kecil tersebut. Pernyataan itu muncul sebagai respons atas pertanyaan wartawan.
Seperti dikutip BBC, perusahaan itu mengatakan: “Semua pemberitaan tentang Jack Ma kecil jangan dianggap sebagai lelucon … membiayai pendidikan satu anak adalah perkara mudah, namun untuk membantu jutaan anak-anak miskin, diperlukan lebih banyak sumber daya.”
Dilansir dari AFP, foto yang sama pernah dimuat di dalam laporan tanggal 14 November 2016 oleh China Daily, koran berbahasa Inggris yang dimiliki pemerintah Tiongkok. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, judul laporan berita berbahasa Inggris itu adalah: “Pendiri Alibaba akan mendukung ‘Jack Ma kecil’ hingga tamat kuliah.”
Paragraf pertama dan kedua berita itu berbunyi: “Seorang anak yang mirip Jack Ma telah menarik simpati pendiri Alibaba Group, Jack Ma yang asli. Fan Xiaoqin, atau ‘Jack Ma kecil’, berusia 8 tahun dan tinggal di daerah Yongfeng, Provinsi Jiangxi di timur Tiongkok. Kondisi keluarganya memprihatinkan karena ibunya menderita Poliomielitis, ayahnya kehilangan kaki dan neneknya menderita penyakit Alzheimer, seperti dilansir jxnews.com.cn pada tanggal 12 November.”
Namun, menurut laporan BBC tanggal 27 November 2016, Alibaba Group sempat membantah klaim tentang donasi Ma untuk membiayai pendidikan anak kecil tersebut. Pernyataan itu muncul sebagai respons atas pertanyaan wartawan.
Seperti dikutip BBC, perusahaan itu mengatakan: “Semua pemberitaan tentang Jack Ma kecil jangan dianggap sebagai lelucon … membiayai pendidikan satu anak adalah perkara mudah, namun untuk membantu jutaan anak-anak miskin, diperlukan lebih banyak sumber daya.”
Rujukan
Halaman: 7301/8081



