Beredar informasi adanya anggota KPPS di TPS 04 Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, yang diduga mengarahkan pemilih untuk mendukung salah satu paslon pada Pilwalkot 2020, tersebar di laman facebook seperti yang diunggah oleh akun Bajang Selly-Manan, Rabu (9/12).
Pelanggaran yang dilakukan oleh anggota KPPS tersebut tertera pada catatan kejadian khsusus pada saat pemungutan suara TPS 04 kecamatan Ampenan.
(GFD-2020-5761) [Cek Fakta] Arahkan Suara Pemilih, Anggota KPPS Ampenan Mataram Dipecat
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/12/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil cek fakta, adanya pemecatan anggota KPPS di TPS Ampenan memang benar dilakukan. Seperti yang dikonfirmasi oleh Ketua Bawaslu Kota Mataram M.Yusril membenarkan bahwa anggota KPPS tersebut dipecat karena diduga telah melanggar UU, atas hak setiap warga negara menentukan pilihan secara bebas dan mandiri.
“Ya sudah dipecat sebagai anggota KPPS, karena di UU tidak boleh mengarahkan masyarakat menentukan pilihan.” Kata Yusril saat dikonfirmasi, Rabu (9/12).
Dikatakannya, pemecatan anggota KPPS yang telah melanggar tersebut telah dilakukan sesuai dengan ketentuan proses yang berlaku. Sehingga, ia pun meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan permasalahan tersebut kepada Bawaslu.
“Kepada masyarakat, terima kasih atas informasi dan sebagainya. Percayakan kepada kami, dan doakan kami agar tetap sehat untuk memudahkan kami menyelesaikan persoalan ini.” Pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Mataram Khusni Abidin juga membenarkan adanya pemberian sanksi pemberhentian kepada salah satu anggota KPPS kecamatan Ampenan karena diduga telah melakukan pelanggaran.
“Ya anggota KPPS kita berhentikan.” Tegasnya.
“Ya sudah dipecat sebagai anggota KPPS, karena di UU tidak boleh mengarahkan masyarakat menentukan pilihan.” Kata Yusril saat dikonfirmasi, Rabu (9/12).
Dikatakannya, pemecatan anggota KPPS yang telah melanggar tersebut telah dilakukan sesuai dengan ketentuan proses yang berlaku. Sehingga, ia pun meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan permasalahan tersebut kepada Bawaslu.
“Kepada masyarakat, terima kasih atas informasi dan sebagainya. Percayakan kepada kami, dan doakan kami agar tetap sehat untuk memudahkan kami menyelesaikan persoalan ini.” Pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Mataram Khusni Abidin juga membenarkan adanya pemberian sanksi pemberhentian kepada salah satu anggota KPPS kecamatan Ampenan karena diduga telah melakukan pelanggaran.
“Ya anggota KPPS kita berhentikan.” Tegasnya.
Rujukan
(GFD-2020-5762) Cek Fakta: Benar, Cabup Barru Malkan Amin Meninggal Dunia di RSUP Wahidin Sudirohusodo
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 09/12/2020
Berita
Media sosial dan chat whatsapp diramaikan dengan kabar meninggalnya calon bupati Kabupaten Barru, HM Malkan Amin pada hari pemilihan serentak hari ini, Rabu 9 Desember 2020.
Bersamaan dengan kabar tersebut, berseliweran juga informasi yang membantah kabar meninggalnya Malkan Amin.
Informasi tersebut menyebutkan, bukan Malkan Amin yang meninggal dunia, tetapi orang tuanya.
Dari penelusuran tim cek fakta terkini.id – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel, kabar meninggalnya Malkan Amin beredar bersama postingan screenshot dokumen kematian.
Bersamaan dengan kabar tersebut, berseliweran juga informasi yang membantah kabar meninggalnya Malkan Amin.
Informasi tersebut menyebutkan, bukan Malkan Amin yang meninggal dunia, tetapi orang tuanya.
Dari penelusuran tim cek fakta terkini.id – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel, kabar meninggalnya Malkan Amin beredar bersama postingan screenshot dokumen kematian.
Hasil Cek Fakta
Direktur RSUP Wahidin Sudirohusodo, dr Khalik Saleh membenarkan meninggalnya Calon Bupati Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Malkan Amin.
“Iya, beliau (Malkan Amin) wafat sekitar pukul 11.30 WITA,” ujar Khalik saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan berdasarkan infomasi yang diperoleh, diduga meninggal akibat Covid-19 dan sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.
“Informasinya saya dengar begitu (Covid-19). Tapi masih akan dikonfirmasi kepada petugasnya, saya sementara di luar ini” singkat dokter spesialis itu.
Calon Bupati Barru nomor urut tiga ini berpasangan Andi Salahuddin diusung Partai Golkar, PPP dan Gerindra. Almarhum meninggal di saat hari pemungutan suara, hari ini Rabu, 9 Desember 2020.
Meninggalnya Malkan Amin terkonfimasi melalui surat keterangan kematian yang dikeluarkan RSUP Wahidin Sudirohusodo, nomor rekam medik 720592, atas nama HM Malkan Amin, dengan tanggal lahir 11 Agustus 1948. Agama Islam, jenis kelamin laki-laki.
“Iya, beliau (Malkan Amin) wafat sekitar pukul 11.30 WITA,” ujar Khalik saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan berdasarkan infomasi yang diperoleh, diduga meninggal akibat Covid-19 dan sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.
“Informasinya saya dengar begitu (Covid-19). Tapi masih akan dikonfirmasi kepada petugasnya, saya sementara di luar ini” singkat dokter spesialis itu.
Calon Bupati Barru nomor urut tiga ini berpasangan Andi Salahuddin diusung Partai Golkar, PPP dan Gerindra. Almarhum meninggal di saat hari pemungutan suara, hari ini Rabu, 9 Desember 2020.
Meninggalnya Malkan Amin terkonfimasi melalui surat keterangan kematian yang dikeluarkan RSUP Wahidin Sudirohusodo, nomor rekam medik 720592, atas nama HM Malkan Amin, dengan tanggal lahir 11 Agustus 1948. Agama Islam, jenis kelamin laki-laki.
Rujukan
(GFD-2020-5763) CEK FAKTA: Beredar Video Salah Satu Calon Wakil Walikota Acungkan Salam Dua Jari
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 09/12/2020
Berita
Beredar video di group whatsapp calon Wakil Walikota Surabaya No urut 1, Armudji. Video berdurasi 0:19 itu memperlihatkan calon Wakil Walikota Surabaya tersebut mengajak masyarakat untuk mensukseskan pilkada serentak sembari mengacungkan salam dua jari yang menjadi simbol no urut pasangan calon rivalnya.
Hasil Cek Fakta
Video tersebut adalah video lama yang diposting dalam akun facebook pribadi Armudji pada 26 Juni 2018 atau satu hari menjelang Pemilihan Gubernur Jatim 2018 lalu.
https://www.facebook.com/armuji.armuji.7923/videos/156769508522591
https://www.facebook.com/armuji.armuji.7923/videos/156769508522591
Kesimpulan
Video salah satu calon wakil walikota acungkan salam dua jari adalah SALAH.
Rujukan
(GFD-2020-5764) [SALAH] “Bendungan Serayu Jebol 1”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/12/2020
Berita
“Bendungan Serayu Jebol 1”
Narasi dalam Video:
“Bendungane jebol siji, bro. Bendungane ra kuat”
(Bendungannya jebol satu, bro. Bendungannya nggak kuat)
Narasi dalam Video:
“Bendungane jebol siji, bro. Bendungane ra kuat”
(Bendungannya jebol satu, bro. Bendungannya nggak kuat)
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook bernama Listiya Ahmad Sidik dan Dian Kelana Wisesa mengunggah status pada 2 Desember 2020 berupa video amatir yang menampilkan sebuah objek yang hanyut oleh derasnya aliran air di bendungan Gerak Serayu, Banyumas Jawa Tengah. Dalam video seorang pria mengatakan objek tersebut adalah bagian dari bendungan yang terbawa aliran air. Beberapa informasi lain menyebutkan benda tersebut merupakan salah satu pintu bendungan yang jebol.
Dari hasil penelusuran diketahui klaim tersebut salah. Objek yang hanyut sebenarnya adalah kapal ponton yang sedang beroperasi di sekitaran bendungan. Dilansir dari news.detik.com, Kepala UPT Bendung Gerak Serayu (BGS) Sugeng menyebut kapal ponton yang sedang beroperasi terlepas ikatannya dan tersangkut di bendungan.
“Sebenarnya itu dari pagi kemarin. Itu kapal ponton sedang difungsikan untuk membangun dermaga di hulu Bendung Gerak Serayu, karena ikatannya kurang kuat akhirnya terlepas hanyut dan nyangkut di pintu nomor 4,” kata Sugeng saat dihubungi wartawan pada 03 Desember 2020.
Kapal yang tersangkut di pintu bendungan menyebabkan bendungan bergetar sehingga membahayakan. Maka dari itu petugas petugas melepaskannya karena pemilik sudah menyerah. Sugeng juga memastikan semua pintu air dan bagian dari bendungan Gerak Serayu masih berfungsi normal.
Lebih lanjut akun Twitter resmi Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serayu Citanduy (@bpsda_sc) telah memberikan video klarifikasi serupa tentang kabar yang beredar. Dari penelusuran di atas, objek yang diklaim sebagai bagian dari bendungan sebenarnya adalah kapal ponton yang hanyut, sehingga status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.
Dari hasil penelusuran diketahui klaim tersebut salah. Objek yang hanyut sebenarnya adalah kapal ponton yang sedang beroperasi di sekitaran bendungan. Dilansir dari news.detik.com, Kepala UPT Bendung Gerak Serayu (BGS) Sugeng menyebut kapal ponton yang sedang beroperasi terlepas ikatannya dan tersangkut di bendungan.
“Sebenarnya itu dari pagi kemarin. Itu kapal ponton sedang difungsikan untuk membangun dermaga di hulu Bendung Gerak Serayu, karena ikatannya kurang kuat akhirnya terlepas hanyut dan nyangkut di pintu nomor 4,” kata Sugeng saat dihubungi wartawan pada 03 Desember 2020.
Kapal yang tersangkut di pintu bendungan menyebabkan bendungan bergetar sehingga membahayakan. Maka dari itu petugas petugas melepaskannya karena pemilik sudah menyerah. Sugeng juga memastikan semua pintu air dan bagian dari bendungan Gerak Serayu masih berfungsi normal.
Lebih lanjut akun Twitter resmi Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serayu Citanduy (@bpsda_sc) telah memberikan video klarifikasi serupa tentang kabar yang beredar. Dari penelusuran di atas, objek yang diklaim sebagai bagian dari bendungan sebenarnya adalah kapal ponton yang hanyut, sehingga status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia).
Bukan bagian dari bendungan. Benda yang mengambang tersebut adalah kapal ponton yang hanyut terbawa arus air di area bendungan Gerak Serayu.
Bukan bagian dari bendungan. Benda yang mengambang tersebut adalah kapal ponton yang hanyut terbawa arus air di area bendungan Gerak Serayu.
Rujukan
- https://twitter.com/bpsda_sc/status/1334389003966164995?s=19
- https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5280091/viral-bendung-gerak-serayu-jebol-kepala-upt-itu-kapal-ponton-hanyut
- https://jateng.tribunnews.com/2020/12/03/sebuah-kapal-ponton-tersangkut-di-pintu-4-bendung-gerak-serayu-banyumas
- https://radarbanyumas.co.id/viral-video-bendung-gerak-serayu-jebol-kepala-bgs-itu-kapal-ponton-seberat-20-ton-tersangkut-di-bendung-gerak-serayu/amp/
Halaman: 7124/8117



