(GFD-2020-5777) [SALAH] Cover Majalah Tempo Berjudul “SANG DALANG PERUSAK BHINNEKA”
Sumber: media sosialTanggal publish: 10/12/2020
Berita
Beredar gambar cover majalah Tempo di media sosial dengan judul “SANG DALANG PERUSAK BHINNEKA” di bagian bawah gambar cover tersebut tertulis keterangan edisi 7-13 Desember 2020. Dalam cover memuat gambar karikatur mirip Jusuf Kalla, Novel Baswedan, Rizieq Shihab dan Anies Baswedan.
Hasil Cek Fakta
Menanggapi hal ini cekfakta.tempo.com memberikan klarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan majalah dengan cover tersebut. Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Wahyu Dhyatmika membantah bahwa cover dengan judul tersebut pernah diterbitkan oleh Majalah Tempo.
“Ini saya pastikan hoaks. Tempo tidak pernah menerbitkan cover itu,” kata Wahyu pada 9 Desember 2020.
Dari hasil penelusuran pada situs majalah.tempo.co, diketahui judul cover majalah edisi 7-13 Desember 2020 berjudul “OUTLOOK EKONOMI 2021: SAATNYA BERUBAH” dengan ilustrasi tiga kera dan tiga pria, tidak ada ilustrasi tokoh politik manapun. Dari penelurusan di atas, cover majalah Tempo berjudul “SANG DALANG PERUSAK BHINNEKA” masuk kategori Konten Palsu.
“Ini saya pastikan hoaks. Tempo tidak pernah menerbitkan cover itu,” kata Wahyu pada 9 Desember 2020.
Dari hasil penelusuran pada situs majalah.tempo.co, diketahui judul cover majalah edisi 7-13 Desember 2020 berjudul “OUTLOOK EKONOMI 2021: SAATNYA BERUBAH” dengan ilustrasi tiga kera dan tiga pria, tidak ada ilustrasi tokoh politik manapun. Dari penelurusan di atas, cover majalah Tempo berjudul “SANG DALANG PERUSAK BHINNEKA” masuk kategori Konten Palsu.
Rujukan
(GFD-2020-5778) [SALAH] Starbucks menyediakan 2000 Limited Starbucks Thermo Flask untuk Semua Orang
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 10/12/2020
Berita
Akun bernama Judhi Kristianto memposting sebuah tangkapan layar chat Whatsapp yang di dalamnya terdapat informasi bahwa dalam perayaan ulang tahun Starbuck menyediakan 2000 Limited Starbucks Thermo Flask untuk semua orang. Dalam narasi tersebut juga dicantumkan link untuk mendapatkan 2000 Limited Starbucks Thermo Flask.
🎉*Perayaan ulang tahun Starbucks*🎉
Starbucks menyediakan 2000 Limited Starbucks Thermo Flask untuk semua orang
Menerima instruksi:
1. Masing-masing hanya dapat berpartisipasi sekali
2. Kuantitas terbatas, pertama datang pertama kali
3. Kegiatan kesejahteraan ini tidak memerlukan biaya apapun
Dapatkan milikmu di sini GRATIS
https://vip-j13.work/j/?c=sb
Starbucks anniversary celebration
Starbucks anniversary celebration
🎉*Perayaan ulang tahun Starbucks*🎉
Starbucks menyediakan 2000 Limited Starbucks Thermo Flask untuk semua orang
Menerima instruksi:
1. Masing-masing hanya dapat berpartisipasi sekali
2. Kuantitas terbatas, pertama datang pertama kali
3. Kegiatan kesejahteraan ini tidak memerlukan biaya apapun
Dapatkan milikmu di sini GRATIS
https://vip-j13.work/j/?c=sb
Starbucks anniversary celebration
Starbucks anniversary celebration
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, informasi bahwa kedai kopi Starbucks menyediakan 2000 limited Starbucks Thermo Flask secara gratis tidak ditemukan, terkait link yang dicantumkan pada narasi tersebut juga tidak benar, hal ini berpotensi untuk mengelabui. Selain itu pada akun Instagram resmi Starbucks Indonesia tidak ditemukan informasi tersebut. Dalam postingan Instagram Starbucks Indonesia pada tanggal 7 Desember 2020 menegaskan kegiatan promosi Starbucks selalu melalui media sosial atau platform resmi Starbucks, dan mengimbau untuk selalu waspada dari seringnya penipuan yang mengatasnamakan Starbucks. Kemudian pihak Starbucks Indonesia juga menyarankan jika terdapat informasi yang meragukan bisa menghubungi customer care Starbucks di 1500078 atau feedback@starbucks.co.id.
Dengan demikian informasi pada tangkapan layar di postingan Facebook Judhi Kristian tidak, sehingga hal ini masuk dalam konten palsu.
Dengan demikian informasi pada tangkapan layar di postingan Facebook Judhi Kristian tidak, sehingga hal ini masuk dalam konten palsu.
Rujukan
(GFD-2020-5779) [SALAH] Surat Suara Pilkada 2020 yang Dicoret-coret
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/12/2020
Berita
Pengguna Facebook InfoBeritaBali mengunggah sebuah foto (9/12) yang menunjukkan foto surat suara yang telah dicoret-coret dengan tulisan ‘KORUPTOR SEMUANYA’. Unggahan foto tersebut juga disertai dengan beberapa tagar yang menyatakan bahwa surat suara yang dicoret-coret tersebut merupakan surat suara Pilkada 2020 yang baru saja diselenggarakan.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, surat suara yang dicoret-coret tersebut bukan merupakan surat suara Pilkada 2020, melainkan surat suara untuk memilih angota Dewan Perwakilan Rakyat pada Pemilu 2019 yang lalu. Foto yang sama juga pernah diunggah oleh pengguna Twitter SaveMoslem1 pada 20 April 2019 yang lalu.
Dengan demikian, foto yang diunggah oleh pengguna Facebook InfoBeritaBali tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.
Dengan demikian, foto yang diunggah oleh pengguna Facebook InfoBeritaBali tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.
Rujukan
(GFD-2020-5780) [SALAH] KPK Lakukan OTT Seorang Dokter Gigi di Surabaya Berkaitan dengan Pilkada 2020
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/12/2020
Berita
Akun Facebook bernama Bagijo Kalimas membagikan postingan di grup Facebook “Suara Rakyat Surabaya” pada 09 Desember 2020 pukul 04.10. Postingan yang mendapat likes sebanyak 43 dan 52 komentar berisi klaim bahwa dokter gigi bernama David Andreasmito telah tertangkap KPK atas dugaan korupsi alat kesehatan di Surabaya.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran terkait fakta yang terjadi, pemberitaan Dokter David menjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK adalah tidak benar. Lewat klarifikasinya langsung kepada para wartawan di rumahnya, Selasa (8/11/2012), ia awalnya ditelepon oleh salah seorang rekan untuk menanyakan kabarnya dan terus berlanjut dengan beberapa kiriman berita yang mengatakan bahwa ia tertangkap KPK. Namun saat berita soal penangkapannya beredar di media sosial, Dokter David mengonfirmasi jika ia baik-baik saja dan sedang duduk makan malam bersama keluarganya.
“Saya dapat info pertama kalinya dari teman-teman. Banyak yang menelpon. Ditanya apakah baik-baik saja. Wong saya sedang makan malam bersama keluarga,” ujar David, dikutip dari surabaya.tribunnews.com, Selasa (8/11/2012).
Lebih lanjut, melalui video berdurasi 4 menit 44 detik dari akun YouTube resmi berita jatimnowcom, Dokter David menyatakan bahwa pemberitaan hoax mengenai dirinya berkaitan dengan situasi pilkada 2020.
Pasalnya, diketahui bahwa David Andreasmito adalah Dokter Gigi sekaligus seorang pengusaha dari Kota Surabaya yang menjadi Timses paslon nomor 2, Machfud Arifin-Mujiaman, di Pilkada Surabaya 2020.
Pihak KPK juga membantah adanya penangkapan kepada Dokter David. Dilansir dari laman berita rmol.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa tidak ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Surabaya terkait kasus korupsi alat kesehatan.
“Sejauh ini info yang saya terima tidak ada, sampaikan teman-teman,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada kantor berita RMOLJatim, Selasa (9/12).
Berdasarkan fakta yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa tidak ada OTT KPK kepada Dokter David Andreasmito atas dugaan korupsi alat kesehatan. Sehingga postingan yang beredar di media sosial adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN MENYESATKAN.
“Saya dapat info pertama kalinya dari teman-teman. Banyak yang menelpon. Ditanya apakah baik-baik saja. Wong saya sedang makan malam bersama keluarga,” ujar David, dikutip dari surabaya.tribunnews.com, Selasa (8/11/2012).
Lebih lanjut, melalui video berdurasi 4 menit 44 detik dari akun YouTube resmi berita jatimnowcom, Dokter David menyatakan bahwa pemberitaan hoax mengenai dirinya berkaitan dengan situasi pilkada 2020.
Pasalnya, diketahui bahwa David Andreasmito adalah Dokter Gigi sekaligus seorang pengusaha dari Kota Surabaya yang menjadi Timses paslon nomor 2, Machfud Arifin-Mujiaman, di Pilkada Surabaya 2020.
Pihak KPK juga membantah adanya penangkapan kepada Dokter David. Dilansir dari laman berita rmol.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa tidak ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Surabaya terkait kasus korupsi alat kesehatan.
“Sejauh ini info yang saya terima tidak ada, sampaikan teman-teman,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada kantor berita RMOLJatim, Selasa (9/12).
Berdasarkan fakta yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa tidak ada OTT KPK kepada Dokter David Andreasmito atas dugaan korupsi alat kesehatan. Sehingga postingan yang beredar di media sosial adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN MENYESATKAN.
Rujukan
- https://surabaya.tribunnews.com/2020/12/08/reaksi-dokter-david-soal-isu-dirinya-ditangkap-kpk-saya-yakin-ini-terkait-pilwali-surabaya
- https://jatimnow.com/baca-32066-video-dikabarkan-ditangkap-kpk-ini-respon-drg-david
- https://hukum.rmol.id/read/2020/12/09/464927/kpk-bantah-ott-seorang-dokter-gigi-di-surabaya
- https://cekfakta.com/focus/5746
Halaman: 7117/8117



