foryou #HeinzFlipSqueeze #cristianoronaldo #muslim #palestine #war #israel #fyp #goviral #foryoupage #pain #death #islam
“Cristiano Ronaldo doesn’t gave his hand to the President of Israel because he supports the muslims”
(terjemahan)
“Cristiano Ronaldo menolak bersalaman dengan Presiden Israel karena dia mendukung Umat Islam”
(GFD-2021-6944) [SALAH] Christiano Ronaldo Menolak Bersalaman dengan Presiden Israel karena Mendukung Umat Islam
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 18/05/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar postingan video di TikTok oleh akun bernama @Edits_Leyens yang dalam videonya terlihat Cristiano Ronaldo melewatkan bersalaman seseorang yang diklaim sebagai Presiden Israel. Video tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa Cristiano Ronaldo menolak bersalaman dengan Presiden Israel karena mendukung Umat Islam. Postingan yang disukai sebanyak 634 ribu oleh pengguna akun TikTok beredar di tengah konflik yang terjadi antara Palestina-Israel yang terjadi baru-baru ini.
Setelah dilakukan pencarian fakta terkait, seorang yang diklaim sebagai Presiden Israel sebenarnya adalah Michel Platini. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan Presiden Israel ataupun kejadian konflik Palestina-Israel baru-baru ini.
Cristiano Ronaldo diklaim menghindari bersalaman dengan Presiden UEFA saat itu, Michel Platini, seusai pertandingan FIFA World Cup 2014, Real Madrid vs San Lorenzo (2-0). Disinyalir, hal tersebut dikarenakan ucapan Michel Platini yang lebih mendukung Manuel Neuer sebagai peraih trofi FIFA Ballon d’Or 2014, sikap tersebut dinilai tidak netral sehingga membuat Ronaldo kesal. Meski begitu, rumor ini telah dibantah karena rupaya Ronaldo berjabat tangan dengan Platini usai menerima trofi bola perak atas kemenangan tim Madrid.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim akun @Edits_Leyens adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Setelah dilakukan pencarian fakta terkait, seorang yang diklaim sebagai Presiden Israel sebenarnya adalah Michel Platini. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan Presiden Israel ataupun kejadian konflik Palestina-Israel baru-baru ini.
Cristiano Ronaldo diklaim menghindari bersalaman dengan Presiden UEFA saat itu, Michel Platini, seusai pertandingan FIFA World Cup 2014, Real Madrid vs San Lorenzo (2-0). Disinyalir, hal tersebut dikarenakan ucapan Michel Platini yang lebih mendukung Manuel Neuer sebagai peraih trofi FIFA Ballon d’Or 2014, sikap tersebut dinilai tidak netral sehingga membuat Ronaldo kesal. Meski begitu, rumor ini telah dibantah karena rupaya Ronaldo berjabat tangan dengan Platini usai menerima trofi bola perak atas kemenangan tim Madrid.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim akun @Edits_Leyens adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).
BUKAN Presiden Israel. Dalam video tersebut, seorang yang diklaim sebagai Presiden Israel adalah Michel Platini, yakni mantan Presiden the Union of European Football Associations (UEFA).
BUKAN Presiden Israel. Dalam video tersebut, seorang yang diklaim sebagai Presiden Israel adalah Michel Platini, yakni mantan Presiden the Union of European Football Associations (UEFA).
Rujukan
- https://www.mirror.co.uk/sport/football/news/cristiano-ronaldo-snub-michel-platini-4858602
- https://www.eurosport.com/football/why-did-cristiano-ronaldo-snub-michel-platini_sto4714823/story.shtml
- https://twitter.com/foxsoccer/status/546715512906858498
- https://www.viva.co.id/bola/soccertainment/570832-cr7-benci-dan-tolak-salam-platini-tidak-juga
(GFD-2021-6945) [SALAH] Jumlah Kasus COVID-19 di JATIM Meledak
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 18/05/2021
Berita
JATIM MELEDAK
UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama
Ngenes lihatnya
Kota Surabaya positif 210 orang
Kab Sidoarjo positif 195 orang
Gresik positif 205 orang
Lamongan positif 225 orang
Bojonegoro positif 188 orang
Tuban positif 175 orang
Probolinggo positif 210 orang
Malang positif 165 orang
Pasuruan positif 215 orang
Madiun positif 11.876 orang* (pemecah record)
Situbondo positif 250 orang
Bondowoso positif 12 orang
Besuki positif 125 orang
Jember positif 175 orang
Banyuwangi Positif 207 orang
Ponorogo positif 270 orang
Magetan positif 300 orang (tetap waspada)
Ngawi positif 175 orang
Cepu positif 275 orang
Pacitan positif 180 orang
Kediri positif 575 orang
Blitar positi 190 orang
Nganjuk positif 165 orang
Tulung agung positif 25 orang
Jombang positif 95 orang
Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi Ledakan yg sangat luar biasa
Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan dipermudah segala urusan.
Aamiin.
Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspadaSalam sehat tetap patuhi protokol kesehatan.
UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama
Ngenes lihatnya
Kota Surabaya positif 210 orang
Kab Sidoarjo positif 195 orang
Gresik positif 205 orang
Lamongan positif 225 orang
Bojonegoro positif 188 orang
Tuban positif 175 orang
Probolinggo positif 210 orang
Malang positif 165 orang
Pasuruan positif 215 orang
Madiun positif 11.876 orang* (pemecah record)
Situbondo positif 250 orang
Bondowoso positif 12 orang
Besuki positif 125 orang
Jember positif 175 orang
Banyuwangi Positif 207 orang
Ponorogo positif 270 orang
Magetan positif 300 orang (tetap waspada)
Ngawi positif 175 orang
Cepu positif 275 orang
Pacitan positif 180 orang
Kediri positif 575 orang
Blitar positi 190 orang
Nganjuk positif 165 orang
Tulung agung positif 25 orang
Jombang positif 95 orang
Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi Ledakan yg sangat luar biasa
Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan dipermudah segala urusan.
Aamiin.
Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspadaSalam sehat tetap patuhi protokol kesehatan.
Hasil Cek Fakta
Beredar pesan berantai di Whatsapp yang berisi daftar jumlah kasus positif COVID-19 di sejumlah Kabupaten dan Kota, di Jawa Timur. Dalam narasinya juga disertakan pernyataan dari Kementrian Kesehatan, yang memprediksi bahwa akan terjadi lonjakan kasus yang sangat luar biasa. Pesan tersebut beredar beberapa hari lalu, menyusul adanya momen liburan untuk peringatan hari besar keagamaan.
Setelah dilakukan pencarian fakta terkait, isi pesan berantai tersebut adalah PALSU. Dilansir dari akun Instagram resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (@kominfojatim), Kepala Dinas Kominfo Benny Sampirwanto mengonfirmasi bahwa kabar tersebut adalah hoaks. Mengutip informasi dari akun Humasprovjatim di Facebook, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyatakan, pesan berantai di Whatsapp terkait jumlah kasus positif Jatim dipastikan hoaks.
“Berita yang ramai beredar di aplikasi WA terkait meningkatnya jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Jawa Timur saya pastikan itu semua adalah tidak benar atau hoaks,” ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (14/5).
Menurut data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim menunjukkan sejak tanggal 8 Mei sampai 14 Mei 2021 penambahan kasus Covid-19 baru total sebanyak 1.455. Dengan rincian berturut-turut adalah 225, 230, 206, 257, 248, 148, 141. Berdasarkan data tersebut justru penambahan kasus positif mengalami penurunan.
Lebih lanjut, tidak ada pengumuman resmi dari Kementrian Kesehatan bahwa akan ada lonjakan kasus yang sangat luar bisa di daerah Jawa Timur.
Selain itu, data jumlah kasus positif di Kabupaten Madiun yang diklaim paling besar, juga dipalsukan. Informasi resmi mencatat, jumlah kasus positif di Madiun, per 13 Mei 2021 adalah 2.415 orang dengan kasus aktif sebanyak 114 orang.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim adanya lonjakan kasus COVID-19 di Jawa Timur adalah Hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Setelah dilakukan pencarian fakta terkait, isi pesan berantai tersebut adalah PALSU. Dilansir dari akun Instagram resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (@kominfojatim), Kepala Dinas Kominfo Benny Sampirwanto mengonfirmasi bahwa kabar tersebut adalah hoaks. Mengutip informasi dari akun Humasprovjatim di Facebook, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyatakan, pesan berantai di Whatsapp terkait jumlah kasus positif Jatim dipastikan hoaks.
“Berita yang ramai beredar di aplikasi WA terkait meningkatnya jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Jawa Timur saya pastikan itu semua adalah tidak benar atau hoaks,” ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (14/5).
Menurut data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim menunjukkan sejak tanggal 8 Mei sampai 14 Mei 2021 penambahan kasus Covid-19 baru total sebanyak 1.455. Dengan rincian berturut-turut adalah 225, 230, 206, 257, 248, 148, 141. Berdasarkan data tersebut justru penambahan kasus positif mengalami penurunan.
Lebih lanjut, tidak ada pengumuman resmi dari Kementrian Kesehatan bahwa akan ada lonjakan kasus yang sangat luar bisa di daerah Jawa Timur.
Selain itu, data jumlah kasus positif di Kabupaten Madiun yang diklaim paling besar, juga dipalsukan. Informasi resmi mencatat, jumlah kasus positif di Madiun, per 13 Mei 2021 adalah 2.415 orang dengan kasus aktif sebanyak 114 orang.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim adanya lonjakan kasus COVID-19 di Jawa Timur adalah Hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).
Informasi Palsu. Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur mengonfirmasi bahwa informasi ledakan jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim, yang tersebar di Whatsapp adalah Hoaks. Lebih lanjut tidak ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan adanya lonjakan kasus positif secara drastis.
Informasi Palsu. Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur mengonfirmasi bahwa informasi ledakan jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim, yang tersebar di Whatsapp adalah Hoaks. Lebih lanjut tidak ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan adanya lonjakan kasus positif secara drastis.
Rujukan
(GFD-2021-8627) Keliru, Klaim Ini Foto Tentara Turki yang Bersiaga di Masjid Al Aqsa
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/05/2021
Berita
Foto yang memperlihatkan puluhan tentara yang sedang berbaris di depan Dome of the Rock atau Kubah Shakhrah di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina, beredar di Facebook. Dalam foto itu, sejumlah tentara terlihat membawa bendera Turki. Foto ini beredar di tengah memanasnya konflik antara Palestina dan Israel dalam beberapa pekan terakhir.
Terdapat teks di dalam foto tersebut, yang berbunyi: "Tentara Uthmaniyah sudah berda di Masjid Al-Aqsa. Ya Allah karuniakanlah kemenangan kepada tentara Islam, Aamiin." Akun ini membagikan foto itu pada 17 Mei 2021. Hingga kini, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 6.700 reaksi dan 1.800 komentar serta dibagikan lebih dari 900 kali.
Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi foto suntingan dari foto para tentara Turki. Dalam foto aslinya, para tentara Turki itu sedang berbaris di sebuah kota di Suriah pada 2018 silam.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo menelusuri jejak digital foto itu denganreverse image toolGoogle dan Yandex. Hasilnya, ditemukan bahwa foto tersebut merupakan hasil suntingan. Foto aslinya menunjukkan tentara Turki yang berfoto di Kota Afrin, Suriah, pada 18 Maret 2018. Latar belakang para tentara ini diganti dengan foto Dome of the Rock.
Foto yang identik pernah dimuat oleh situs media Turki, Ahval News, dalam artikelnya pada 19 Maret 2018. Artikel itu berisi informasi tentang pendudukan Kota Afrin lewat Operasi Cabang Zaitun oleh tentara Turki yang dibantu Tentara Pembebasan Suriah. Turki menyatakan akan menyerahkan Afrin kepada orang-orang yang mereka sebut sebagai "pemilik sebenarnya".
Tempo kemudian menelusuri jejak digital foto yang dimuat oleh Ahval News tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu merupakan foto milik kantor berita Turki, Anadolu Agency, yang terdapat di situs stok foto Getty Images. Foto ini diberi judul "Turki, Tentara Pembebasan Suriah mengambil kendali penuh atas Afrin". Adapun keterangannya adalah sebagai berikut:
"Afrin, Suriah - 18 Maret: Tentara Turki berbaris membentuk bulan sabit di pusat kota setelah Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) mengambil kendali penuh atas Afrin di barat laut Suriah dalam 'Operasi Cabang Zaitun' pada 18 Maret 2018. 'Pusat Kota Afrin sepenuhnya dikendalikan pada pukul 08.30,' kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya pada upacara peringatan 103 tahun Kampanye Gallipoli."
Terdapat foto-foto lain yang diambil dari peristiwa yang sama yang dimuat di Getty Images. Foto-foto itu bisa diakses di tautan ini, ini, ini, dan ini.
Foto latar belakang adalah Dome of the Rock
Foto yang ditempelkan sebagai latar belakang para tentara Turki itu adalah foto Dome of the Rock atau Kubah Shakhrah, bukan Masjid Al Aqsa. Kubah tersebut hanyalah salah satu bangunan yang terdapat di kompleks Masjid Al Aqsa. Dilansir dari The Conversation, Masjid Al Aqsa berada di dalam kawasan suci Haram Al Sharif, yang di dalamnya juga terdapat Dome of the Rock, empat menara, gerbang-gerbang bersejarah, dan masjid itu sendiri.
Kadang-kadang, Dome of the Rock dan Masjid Al Aqsa disalahartikan sebagai tempat yang sama. Meskipun sama-sama merupakan bagian dari "Kawasan Suci", keduanya adalah bangunan yang berbeda dengan sejarah dan tujuan yang berbeda pula. Namun, istilah "Al Aqsa" terkadang digunakan untuk menunjukkan keseluruhan kompleks "Kawasan Suci".
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah insiden terjadi di Masjid Al Aqsa antara pasukan Israel dan jamaah. Yang terakhir, menurut arsip berita Tempo pada 11 Mei 2021, terjadi bentrok antara warga dan aparat Israel di kawasan masjid tersebut pada 7 Mei 2021.
Peristiwa itu bermula dari rencana penggusuran warga di Sheikh Jarrah. Warga Palestina yang tinggal di sana menolak dipindahkan karena meyakini Sheikh Jarrah sebagai bagian dari Palestina. Perlawanan warga direspons keras oleh Israel. Ketika warga memprotes rencana itu di kompleks Masjid Al Aqsa, aparat Israel menyerang mereka. Ratusan orang mengalami luka-luka akibat insiden ini. Peristiwa yang sama kembali terulang pada 9-10 Mei.
Merespons kerusuhan di kawasan Masjid Al Aqsa, Hamas meluncurkan roketnya. Israel pun membalas dengan meluncurkan serangan udara ke perbatasan Gaza. Menurut laporan kantor berita Al Jazeera, sebanyak 20 warga Palestina tewas dalam serangan balasan itu, di mana beberapa di antaranya adalah anak-anak. Menurut militer Israel, serangan ini ditujukan langsung kepada Hamas yang memang beroperasi di sekitar Gaza.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto di atas adalah foto tentara Turki yang bersiaga di Masjid Al Aqsa, keliru. Foto tersebut merupakan hasil editan dari foto yang menunjukkan tentara Turki yang sedang berada di Kota Afrin, Suriah, pada 18 Maret 2018. Latar belakang para tentara ini diganti dengan foto Dome of the Rock yang terletak di kawasan Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/turki
- https://archive.ph/thB4o
- https://ahvalnews.com/ar/%D8%AA%D8%B1%D9%83%D9%8A%D8%A7-%D8%AA%D8%AD%D8%A7%D9%88%D9%84-%D8%A3%D9%86-%D8%AA%D9%86%D9%81%D9%8A-%D8%B9%D9%86-%D9%82%D9%88%D8%A7%D8%AA%D9%87%D8%A7-%D8%B5%D9%81%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A7%D8%AD%D8%AA%D9%84%D8%A7%D9%84-%D9%81%D9%8A-%D8%B9%D9%81%D8%B1%D9%8A%D9%86/%D8%BA%D8%B5%D9%86-%D8%A7%D9%84%D8%B2%D9%8A%D8%AA%D9%88%D9%86
- https://www.gettyimages.no/detail/news-photo/turkish-soldiers-stand-in-crescent-form-in-town-center-news-photo/933543162
- https://www.tempo.co/tag/suriah
- https://www.gettyimages.se/detail/nyhetsfoto/turkish-soldiers-stand-in-crescent-form-in-town-center-nyhetsfoto/933543174
- https://www.gettyimages.se/detail/nyhetsfoto/turkish-soldiers-stand-in-crescent-form-in-town-center-nyhetsfoto/933543156
- https://www.gettyimages.se/detail/nyhetsfoto/turkish-soldiers-stand-in-crescent-form-in-town-center-nyhetsfoto/933543144
- https://www.gettyimages.se/detail/nyhetsfoto/turkish-soldiers-stand-in-crescent-form-in-town-center-nyhetsfoto/933543130
- https://theconversation.com/why-the-al-aqsa-mosque-has-often-been-a-site-of-conflict-160671
- https://dunia.tempo.co/read/1461357/israel-balas-serangan-roket-hamas-20-warga-palestina-tewas/full&view=ok
- https://www.tempo.co/tag/palestina
- https://www.tempo.co/tag/hamas
- https://www.tempo.co/tag/masjid-al-aqsa
(GFD-2021-8628) Keliru, Klaim Ini Video saat Putin Bertemu Erdogan untuk Bahas Isu Palestina
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/05/2021
Berita
Video berdurasi 1 menit 41 detik yang menunjukkan momen ketika Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beredar di Twitter. Video ini diklaim sebagai video pertemuan Putin dan Erdogan untuk membahas isu Palestina. Dalam beberapa pekan terakhir, konflik antara Palestina dan Israel memang memanas.
Di bagian awal video, terlihat pesawat kepresidenan Rusia yang sedang mendarat di bandara. Lalu, terlihat cuplikan iring-iringan rombongan Putin. Ketika rombongan itu tiba di sebuah lokasi, Erdogan menyambut Putin. Akun ini membagikan video tersebut pada 13 Mei 2021. Akun itu menulis, "Presiden Putin tiba di Turki untuk membahas Palestina bersama Erdogan."
Gambar tangkapan layar cuitan di Twitter yang berisi klaim keliru terkait video yang diunggahnya. Video ini tidak terkait dengan konflik antara Palestina dan Israel yang memanas baru-baru ini.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video di atas menjadi sejumlah gambar dengan toolInVID. Lalu, gambar-gambar itu ditelusuri jejak digitalnya denganreverse image toolYandex dan TinEye. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu adalah video lama yang diambil pada 2018, dan tidak terkait dengan konflik antara Palestina dan Israel yang memanas baru-baru ini.
Video itu merupakan video yang dipublikasikan oleh Radio Free Europe pada 3 April 2018, yang bersumber dari Reuters. RFE mengunggah video ini di kanal YouTube-nya dengan judul "Erdogan Welcomes Putin On Ankara Visit". Dalam keterangannya, tertulis bahwa video itu diambil di halaman Istana Kepresidenan Turki, ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin yang menggelar kunjungan resmi ke ibukota Turki, Ankara.
Video yang identik juga pernah diunggah oleh sebuah akun di media sosial Rusia, Odnoklassniki, pada 4 April 2018. Video itu diberi judul dalam bahasa Rusia yang jika diterjemahkan berarti "Putin di Turki". Dalam keterangannya pun tertulis, "Vladimir Putin tiba dalam kunjungan dua hari ke ibukota Turki, Ankara."
Foto-foto saat Putin dan Erdogan menggelar konferensi pers setelah pertemuan itu pun pernah dimuat oleh kantor berita Turki, Anadolu Agency, dalam artikelnya pada 3 April 2018. Artikel ini berjudul "Erdogan-Putin mengadakan konferensi pers di Ankara". Konferensi pers bersama ini dilaksanakan usai keduanya menggelar pertemuan bilateral di Kompleks Kepresidenan.
Berdasarkan arsip berita Tempo pada 4 April 2018, menandai kunjungannya ke Turki, Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meresmikan pembangkit listrik tenaga nuklir yang diberi nama Akkuyu pada 3 April 2018. Keduanya meresmikan proyek senilai US$ 20 miliar yang dibangun di Mersin, dekat Laut Tengah, itu melalui video dari Ankara.
Selain meresmikan pembangkit listrik, dalam kunjungan balasannya ke Turki itu, Putin juga membicarakan kemungkinan kerja sama di bidang pertahanan. Erdogan mengatakan Turki mungkin bekerja sama dengan Rusia dalam proyek-proyek pertahanan selain sistem pertahanan rudal S-400 yang telah disepakati Moskow untuk dipasok ke Ankara.
Setelah pertemuan bilateral itu, pada 4 April 2018, Erdogan dan Putin bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dalam KTT tiga arah terkait Suriah. Dilansir dari BBC, dalam konferensi pers usai KTT tersebut, Erdogan, Putin, dan Rouhani menekankan dukungan mereka terhadap jalan keluar politik, bukan militer, dalam menyelesaikan masalah di Suriah meskipun pasukan mereka tetap beroperasi di sana.
Dalam konferensi pers itu, ketiganya ingin mempercepat usaha untuk memastikan perdamaian di Suriah. Erdogan mengatakan kedaulatan Suriah ditentukan oleh kebijakan yang menjaga jarak dari semua organisasi teroris. Pernyataan ini dipandang sebagai sebuah kecaman tidak langsung terhadap Amerika Serikat yang mendukung pejuang Kurdi yang dipandang pemerintah di Ankara sebagai teroris.
Seperti dilansir dari kantor berita Reuters, usai KTT itu, Rouhani mengatakan perkembangan di Suriah, dengan keberhasilan militer Suriah dan sekutunya memukul mundur pemberontak dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa AS telah gagal menjatuhkan pemerintahan Suriah di bawah Presiden Bashar al-Assad. Iran dan Rusia mendukung Assad, sementara Turki sebenarnya mendukung kelompok pemberontak yang menentang Assad.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video tersebut adalah video saat Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membahas isu Palestina, keliru. Video itu adalah video lama, yang diambil pada April 2018, ketika Putin menggelar kunjungan resmi ke ibukota Ankara, Turki, dan disambut oleh Erdogan.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/putin
- https://www.tempo.co/tag/rusia
- https://twitter.com/qtrix/status/1392855519921070084
- https://www.youtube.com/watch?v=hDsklRO5cpw
- https://www.tempo.co/tag/vladimir-putin
- https://ok.ru/video/597222560171
- https://www.aa.com.tr/id/pg/Galeri%20Foto/erdogan-putin-mengadakan-konferensi-pers-di-ankara
- https://dunia.tempo.co/read/1076116/kunjungi-turki-putin-temani-erdogan-resmikan-pembangkit-nuklir/full&view=ok
- https://www.tempo.co/tag/erdogan
- https://www.bbc.com/indonesia/dunia-43645192
- https://www.tempo.co/tag/turki
- https://www.tempo.co/tag/palestina
Halaman: 6625/7954



