(GFD-2021-6952) [SALAH] Sebut Munarman Mirip HRS Dalam Skandal Asmara, Ade: Allah Membuka Mata Kita Siapa Sebenarnya Mereka Haus Sex Dan Kejaliman
Sumber: facebook.comTanggal publish: 19/05/2021
Berita
Akun facebook bernama Zulfan Syah mengunggah gambar berupa tangkapan layar sebuah artikel dengan sampul menampilkan wajah Ade Armando dengan judul “Sebut Munarman Mirip HRS Dalam Skandal Asmara, Ade: Allah Membuka Mata Kita Siapa Sebenarnya Mereka Haus Sex Dan Kejaliman”.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, foto tangkapan layar tersebut merupakan suntingan atau editan. Foto asli tangkapan layar asli artikel berasal dari suara.com berjudul “Sebut Munarman Mirip HRS Dalam Skandal Asmara, Ade: Allah Membuka Mata Kita” pada minggu, 2 mei 2021.
Kesimpulan
Foto Suntingan atau editan. Foto asli tangkapan layar asli artikel berasal dari suara.com berjudul “Sebut Munarman Mirip HRS Dalam Skandal Asmara, Ade: Allah Membuka Mata Kita” pada minggu, 2 mei 2021.
Rujukan
(GFD-2021-8629) Sesat, Warga Malaysia Antri Menginap di Stadion Shah Alam karena Positif Covid-19
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 19/05/2021
Berita
Video yang diklaim menunjukkan antrian warga Malaysia yang ingin menginap di Stadion Shah Alam karena positif Covid-19 beredar di WhatsApp sejak 17 Mei 2021. "Warga Malaysia antri nginep di stadion shah alam...semua positif covid 19... ngerii x..." demikian narasi yang menyertai video itu.
Dalam video tersebut, tampak antrian panjang ratusan orang yang memasuki sebuah gedung stadion. Banyak di antara mereka yang membawa tas ransel, bahkan koper. Terlihat pula sejumlah petugas kesehatan yang memakai pakaian hazmat lengkap dengan masker dan faceshield.
Beberapa gambar tangkapan layar video yang disebarkan dengan klaim keliru. Video ini bukan video antrian warga Malaysia yang ingin menginap di Stadion Shah Alam karena positif Covid-19.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, antrian yang terlihat dalam video tersebut memang terjadi di Shah Alam, Malaysia, tepatnya di Stadion Malawati. Namun, mereka mengantri bukan untuk menginap di stadion tersebut, tapi hanya untuk menjalani pemeriksaan Covid-19.
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tempo menelusuri jejak digital video itu dengan memasukkan kata kunci “ Covid-19 di Stadion Shah Alam” di mesin pencari Google dan platform video YouTube. Lewat cara ini, ditemukan sejumlah berita dari media Malaysia yang menyebut bahwa Stadion Malawati menjadi tempat pemeriksaan kesehatan bagi pasien positif Covid-19.
Kanal YouTube milik Sinar Harapan mempublikasikan video berdurasi sekitar 3 menit pada 9 Februari 2021 yang menjelaskan tentang Pusat Penilaian Covid-19 (CAC) yang beroperasi di Stadium Malawati, Shah Alam, Malaysia. CAC berfungsi sebagai tempat untuk memeriksa kondisi kesehatan warga yang dinyatakan positif Covid-19.
Dalam video ini, terlihat bentuk bangunan stadion serta warna lantai dan warna kursi yang sama dengan yang tampak dalam video yang beredar di WhatsApp.
Gambar tangkapan layar video yang beredar di WhatsApp (kiri) dan gambar tangkapan layar video milik media Malaysia, Sinar Harapan (kanan).
Sejumlah media lain di Malaysia pun telah membantah klaim yang menyertai video yang viral itu, bahwa mereka yang mengantri adalah pasien yang akan menginap di stadion tersebut. Dikutip dari Harian Metro, Pusat Kesiapsiagaan dan Tindakan Cepat Krisis (CPRC) Selangor mengatakan bahwa video yang viral itu menunjukkan antrian warga yang akan menjalani penilaian kesehatan di CAC Stadion Melawati, Shah Alam.
Mereka menjalani asesmen yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan terkait apakah harus menjalani perawatan di rumah sakit, masuk ke pusat karantina, atau cukup hanya menjalani isolasi di rumah. Jabatan Kesihatan Negeri (JKN) Selangor menjelaskan CAC ini dioperasikan seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di sana. Antrian terjadi karena warga harus menjalani rapid test terlebih dahulu untuk penapisan (screening).
Dikutip dari kantor berita Malaysia, Bernama, dokter kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Petaling, Faridah Amin, juga menjelaskan bahwa Stadion Malawati tidak digunakan sebagai pusat karantina atau isolasi pasien Covid-19, melainkan hanya sebagai Pusat Penilaian Covid-19.
“Pasien positif Covid-19 dinilai kesehatannya dan tergantung kondisi setiap orang, apakah akan menjalani isolasi di rumah, di Pusat Karantina dan Pusat Perawatan Risiko Rendah (PKRC) di Malaysia Agro Exposition Park di Serdang, atau harus dirawat di rumah sakit,” katanya.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa warga Malaysia antri menginap di Stadion Shah Alam karena positif Covid-19, menyesatkan. Video yang digunakan untuk menyebarkan klaim tersebut memang menunjukkan warga yang mengantri di stadion itu. Namun, mereka mengantri hanya untuk menjalani pemeriksaan Covid-19, bukan untuk menginap. Stadion Malawati yang berada di Shah Alam tersebut bukan pusat karantina atau isolasi bagi pasien Covid-19, melainkan menjadi Pusat Penilaian Covid-19.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/malaysia
- https://www.tempo.co/tag/covid-19
- https://www.youtube.com/watch?v=pSIveN_Dv-M
- https://www.tempo.co/tag/positif-covid-19
- https://www.youtube.com/watch?v=aD2VKFv57lc
- https://www.tempo.co/tag/kasus-covid-19
- https://www.bernama.com/en/news.php?id=1961910
- https://www.tempo.co/tag/pasien-covid-19
(GFD-2021-8630) Keliru, Klaim Ini Foto-foto Aksi Bela Palestina oleh Puluhan Ribu Warga Indonesia pada Mei 2021
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 19/05/2021
Berita
Foto-foto yang diklaim sebagai foto aksi bela Palestina yang digelar oleh puluhan ribu warga Indonesia beredar di Twitter sejak 17 Mei 2021 lalu. Menurut klaim itu, demonstrasi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Sheikh Jarrah dan Jalur Gaza.
Tiga foto itu beredar di tengah memanasnya konflik antara Palestina dan Israel sejak awal Mei. Ketegangan bermula dari rencana penggusuran warga di Sheikh Jarrah, yang memicu protes di kompleks Masjid Al Aqsa. Namun, aparat Israel justru menyerang demonstran. Merespons hal ini, Hamas meluncurkan roketnya. Israel pun membalas lewat serangan udara ke perbatasan Gaza.
Akun ini membagikan foto-foto beserta klaim itu dengan narasi berbahasa Inggris yang jika diterjemahkan berarti: "Puluhan ribu - demonstrasi besar-besaran di Indonesia untuk menunjukkan solidaritas terhadap orang Palestina di #SheikhJarrah dan Jalur Gaza."
Gambar tangkapan layar cuitan di Twitter yang berisi klaim keliru terkait foto-foto yang diunggahnya. Foto-foto ini adalah foto-foto lama, tidak terkait dengan memanasnya konflik antara Palestina dan Israel sejak awal Mei 2021 kemarin.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo menelusuri jejak digital ketiga foto itu denganreverse image tool Google dan Yandex. Hasilnya, ditemukan bahwa foto-foto itu adalah foto lama, yang memiliki konteks yang berbeda-beda. Berikut penjelasan atas tiga foto tersebut:
Foto I
Foto ini pernah dimuat oleh The Jakarta Post dalam artikelnya pada 3 Desember 2016 yang berjudul "Rally ends on cautious note". Dalam keterangannya, tertulis bahwa foto itu adalah foto karya fotografer kantor berita Antara, Sigid Kurniawan, yang diambil saat umat muslim berkumpul di sekitar Monumen Nasional, Jakarta, pada 2 Desember 2016 untuk berunjuk rasa terkait kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Tirto.id juga pernah memuat foto itu dalam artikelnya pada 2 Desember 2016 yang berjudul "Zikir dan Doa Bersama aksi Bela Islam III". Foto itu diberi keterangan: "Foto aerial ribuan umat Islam melakukan zikir dan doa bersama saat Aksi Bela Islam III di kawasan Bundaran Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (2/12)." Dalam artikel ini, terdapat pula foto-foto lain yang diambil dari peristiwa yang sama.
Foto II
Foto ini pernah dimuat oleh kantor berita BBC dalam artikelnya pada 18 Desember 2017 yang berjudul "Aksi bela Palestina, antara solidaritas kemanusiaan dan politik identitas". Foto itu merupakan foto karya fotografer yang bernama Ed Wray, yang dimuat di situs stok foto Getty Images. Foto ini diambil ketika ribuan demonstran berunjuk rasa di Jakarta pada 17 Desember 2017 untuk menyuarakan protes mereka atas pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Di Getty Images, foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut: "Pria Indonesia mengibarkan bendera Palestina dan bendera Indonesia dalam demonstrasi besar-besaran untuk menentang keputusan AS mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel pada 17 Desember 2017 di Jakarta. Para demonstran yang menurut perkiraan polisi mencapai 80 ribu orang itu menyerukan boikot terhadap bisnis AS dan Israel."
Foto III
Foto ini pernah dimuat oleh Media Indonesia dalam artikelnya pada 18 Desember 2017 yang berjudul "Aksi Bela Palestina Sejalan Konstitusi RI". Namun, dalam keterangannya, hanya tertulis bahwa foto tersebut berasal dari Metro TV. Artikel itu sendiri menyinggung tentang aksi solidaritas terhadap Palestina yang digelar di Monas pada 17 Desember 2017. Aksi ini merupakan respons atas klaim sepihak Presiden AS ketika itu, Donald Trump, terkait Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Tempo menemukan video berita milik Metro TV yang menayangkan cuplikan yang sama dengan yang terlihat dalam foto ini. Video itu diunggah oleh kanal Berita Terbaru di YouTube pada 17 Desember 2017. Bagian bawah video yang biasanya memuat logo Metro TV sudah ditutup dengan kotak berwarna hitam oleh kanal ini. Namun, reporter yang melaporkan berita dalam video itu, Livia Ramadhanti, adalah reporter Metro TV. Dalam video ini, cuplikan yang sama dengan yang terlihat dalam foto di atas terdapat pada menit 1:20.
Aksi bela Palestina pada Mei 2021
Pada 18 Mei 2021, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) menggelar demonstrasi di depan kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Kedutaan Besar AS, Jakarta, sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, selain di Jakarta, aksi solidaritas itu juga digelar di 23 provinsi lain.
Di Palu, Sulawesi Tengah, dan di Karawang, Jawa Barat, pada 18 Mei 2021, warga juga menggelar aksi pengumpulan donasi untuk membantu rakyat Palestina. Ratusan warga Gorontalo yang tergabung dalam 11 organisasi masyarakat (ormas) pun menggelar aksi peduli Palestina pada 19 Mei 2021. Pada tanggal yang sama, warga Lampung menggelar aksi bela Palestina di kawasan Tugu Adipura Bandar Lampung.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto-foto tersebut memperlihatkan aksi bela Palestina oleh puluhan ribu warga Indonesia pada Mei 2021, keliru. Foto-foto itu adalah foto lama, yang memiliki konteks yang berbeda-beda. Foto pertama terkait dengan Aksi Bela Islam di kawasan Bundaran Bank Indonesia, Jakarta, pada 2 Desember 2016, sementara foto kedua dan ketiga terkait aksi solidaritas terhadap Palestina di Jakarta pada 17 Desember 2017 usai adanya pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/palestina
- https://www.tempo.co/tag/sheikh-jarrah
- https://archive.md/6j6o2
- https://www.tempo.co/tag/gaza
- https://www.thejakartapost.com/news/2016/12/03/rally-ends-on-cautious-note.html
- https://tirto.id/zikir-dan-doa-bersama-aksi-bela-islam-iii-b6ES
- https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42383221
- https://www.tempo.co/tag/yerusalem
- https://www.gettyimages.pt/detail/fotografia-de-not%C3%ADcias/indonesian-men-wave-palestinian-and-indonesian-fotografia-de-not%C3%ADcias/893983940
- https://mediaindonesia.com/humaniora/136864/aksi-bela-palestina-sejalan-konstitusi-ri
- https://www.youtube.com/watch?v=60nIpBOeMPY
- https://career.metrotvnews.com/site/detailTesti/11
- https://www.liputan6.com/news/read/4560937/4-hal-terkait-aksi-bela-palestina-di-jakarta-oleh-massa-buruh
- https://republika.co.id/berita/qtbai8314/aksi-solidaritas-bagi-palestina-di-palu-dan-karawang
- https://www.liputan6.com/regional/read/4560815/gelar-aksi-damai-warga-gorontalo-beri-dukungan-untuk-warga-palestina
- https://www.kompas.tv/article/175355/warga-lampung-gelar-aksi-bela-palestina
- https://www.tempo.co/tag/israel
(GFD-2021-6939) [SALAH] Video “tentara Indonesia. Malaysia.burunai. afganistan. Turki bersatu berangkat mau perang di #palestin
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/05/2021
Berita
Akun Facebook Aiman Farhan (fb.com/aidan.karlos) pada 14 Mei 2021 mengunggah beberapa video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul serta berbagai kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan dengan narasi sebagai berikut:
“Bismillah. Hari ini petang ini.smua tentara Indonesia. Malaysia.burunai. afganistan. Turki bersatu. Doakan tentara2 kita… Kita mau lebaran. Tentara berangkat mau perang untuk membela agama Allah di #palestin …. Jangan lupa follow FB sy Aiman Ayong =tiktok Aiman farhan”
“Bismillah. Hari ini petang ini.smua tentara Indonesia. Malaysia.burunai. afganistan. Turki bersatu. Doakan tentara2 kita… Kita mau lebaran. Tentara berangkat mau perang untuk membela agama Allah di #palestin …. Jangan lupa follow FB sy Aiman Ayong =tiktok Aiman farhan”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, adanya video-video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul serta berbagai kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan yang diklaim sebagai video tentara Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Afghanistan, dan Turki yang bersatu untuk berperang di Palestina merupakan klaim yang menyesatkan.
Faktanya, tidak terkait dengan ketegangan antara Palestina dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Video-video tersebut diambil di waktu dan lokasi yang berbeda-beda, dengan konteks yang berbeda-beda.
Dilansir dari Tempo, berikut hasil pemeriksaan fakta terhadap beberapa video tersebut:
1. Video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul.
Sebelumnya, video yang sama pernah diklaim sebagai pengiriman pasukan TNI ke Papua sebagai imbas dari terbunuhnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Papua. Organisasi cek fakta Mafindo telah memverifikasi klaim tersebut, dan menyatakan bahwa video itu terkait dengan penugasan Batalion Infanteri (Yonif) 131 Braja Sakti dalam Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini.
======================
2. Video konvoi kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan 1.
Video ini pernah diunggah ke TikTok oleh akun @turkishcardoo pada 13 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun itu hanya menulis, “Tentara Muhammad akan datang.” Tidak terdapat penjelasan lain yang mengaitkan video itu dengan memanasnya konflik antara Palestina dan Israel.
======================
3. Video konvoi kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan 2.
Video ini adalah video milik akun TikTok @antistressor. Dalam profilnya, akun itu menulis bahwa video-video yang diunggahnya diambil dari kanal YouTube milik Kementerian Pertahanan Rusia. Video di atas sendiri diunggah ke TikTok pada 7 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun ini menulis, “Tiba untuk berpartisipasi dalam Parade Kemenangan #Moskow #Rusia.”
Dilansir dari CNN Indonesia, pada 9 Mei 2021, Rusia memperingati Hari Kemenangan atau Victory Day ke-76. Peringatan hari kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II ini diisi dengan parade militer. Sebanyak 12 ribu personel militer ambil bagian dalam parade tersebut. Rusia pun memamerkan lebih dari 190 kendaraan militer, termasuk peluncur rudal balistik. Dalam artikelnya, CNN Indonesia pun memuat sejumlah foto yang diambil dari parade militer tersebut. Dalam salah satu foto, terdapat kendaraan tempur yang sama dengan yang terlihat dalam video di atas.
======================
4. Video peluncuran pesawat ruang angkasa.
Video ini juga merupakan video milik akun TikTok @antistressor. Video tersebut diunggah pada 12 April 2021, sebelum kembali memanasnya konflik antara Palestina dan Israel baru-baru ini. Dalam keterangannya, akun itu juga menulis, “Hari ini adalah 12 April – Hari Kosmonautika!” Dalam video tersebu, memang terlihat pesawat ruang angkasa yang hendak diluncurkan.
Pesawat ruang angkasa yang identik itu terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube oleh kanal milik stasiun televisi Rusia, Channel One, pada 9 April 2021. Video tersebut berjudul “Peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz dari Baikonur didedikasikan untuk peringatan penerbangan berawak pertama ke luar angkasa”.
Dikutip dari Spacenews.com, pada 9 April 2021, pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa dua kosmonot Rusia dan satu astronot Amerika Serikat tiba di Stasiun Luar Angkasa, beberapa jam setelah peluncurannya dari Kazakhstan. Roket Soyuz-2.1a ini lepas landas dari Kosmodrom Baikonur pada pukul 03.42 waktu Timur, menempatkan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 ke orbit. Pesawat ini merapat dengan modul Stasiun Rassvet pada pukul 07.05.
Foto-foto persiapan peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 itu pun pernah dimuat oleh Tempo pada 7 April 2021. Pesawat ini diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Soyuz MS-18 akan membawa astronot Mark Vande Hei dari NASA, AS, serta kosmonot Oleg Novitskiy dan Pyotr Dubrov dari Roscosmos, Rusia.
Faktanya, tidak terkait dengan ketegangan antara Palestina dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Video-video tersebut diambil di waktu dan lokasi yang berbeda-beda, dengan konteks yang berbeda-beda.
Dilansir dari Tempo, berikut hasil pemeriksaan fakta terhadap beberapa video tersebut:
1. Video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul.
Sebelumnya, video yang sama pernah diklaim sebagai pengiriman pasukan TNI ke Papua sebagai imbas dari terbunuhnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Papua. Organisasi cek fakta Mafindo telah memverifikasi klaim tersebut, dan menyatakan bahwa video itu terkait dengan penugasan Batalion Infanteri (Yonif) 131 Braja Sakti dalam Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini.
======================
2. Video konvoi kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan 1.
Video ini pernah diunggah ke TikTok oleh akun @turkishcardoo pada 13 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun itu hanya menulis, “Tentara Muhammad akan datang.” Tidak terdapat penjelasan lain yang mengaitkan video itu dengan memanasnya konflik antara Palestina dan Israel.
======================
3. Video konvoi kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan 2.
Video ini adalah video milik akun TikTok @antistressor. Dalam profilnya, akun itu menulis bahwa video-video yang diunggahnya diambil dari kanal YouTube milik Kementerian Pertahanan Rusia. Video di atas sendiri diunggah ke TikTok pada 7 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun ini menulis, “Tiba untuk berpartisipasi dalam Parade Kemenangan #Moskow #Rusia.”
Dilansir dari CNN Indonesia, pada 9 Mei 2021, Rusia memperingati Hari Kemenangan atau Victory Day ke-76. Peringatan hari kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II ini diisi dengan parade militer. Sebanyak 12 ribu personel militer ambil bagian dalam parade tersebut. Rusia pun memamerkan lebih dari 190 kendaraan militer, termasuk peluncur rudal balistik. Dalam artikelnya, CNN Indonesia pun memuat sejumlah foto yang diambil dari parade militer tersebut. Dalam salah satu foto, terdapat kendaraan tempur yang sama dengan yang terlihat dalam video di atas.
======================
4. Video peluncuran pesawat ruang angkasa.
Video ini juga merupakan video milik akun TikTok @antistressor. Video tersebut diunggah pada 12 April 2021, sebelum kembali memanasnya konflik antara Palestina dan Israel baru-baru ini. Dalam keterangannya, akun itu juga menulis, “Hari ini adalah 12 April – Hari Kosmonautika!” Dalam video tersebu, memang terlihat pesawat ruang angkasa yang hendak diluncurkan.
Pesawat ruang angkasa yang identik itu terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube oleh kanal milik stasiun televisi Rusia, Channel One, pada 9 April 2021. Video tersebut berjudul “Peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz dari Baikonur didedikasikan untuk peringatan penerbangan berawak pertama ke luar angkasa”.
Dikutip dari Spacenews.com, pada 9 April 2021, pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa dua kosmonot Rusia dan satu astronot Amerika Serikat tiba di Stasiun Luar Angkasa, beberapa jam setelah peluncurannya dari Kazakhstan. Roket Soyuz-2.1a ini lepas landas dari Kosmodrom Baikonur pada pukul 03.42 waktu Timur, menempatkan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 ke orbit. Pesawat ini merapat dengan modul Stasiun Rassvet pada pukul 07.05.
Foto-foto persiapan peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 itu pun pernah dimuat oleh Tempo pada 7 April 2021. Pesawat ini diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Soyuz MS-18 akan membawa astronot Mark Vande Hei dari NASA, AS, serta kosmonot Oleg Novitskiy dan Pyotr Dubrov dari Roscosmos, Rusia.
Kesimpulan
Tidak terkait dengan ketegangan antara Palestina dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Video-video tersebut diambil di waktu dan lokasi yang berbeda-beda, dengan konteks yang berbeda-beda.
Rujukan
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/1369/keliru-klaim-ini-video-tni-yang-bersatu-dengan-tentara-negara-lain-untuk-perang-di-palestina
- https://turnbackhoax.id/2021/04/29/salah-buntut-terbunuhnya-jenderal-bin-di-papua-pengiriman-pasukan-tni-secara-masiv-ke-papua-sedang-dipersiapkan/
- https://www.tiktok.com/@turkishcardoo/video/6961360970140699906
- https://www.tiktok.com/@antistressor/video/6959557835592109314
- https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210509174757-136-640625/foto-militer-rusia-unjuk-gigi-di-parade-hari-kemenangan/3
- https://www.tiktok.com/@antistressor/video/6950275762851237121
- https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=3iyRHRFiAh0
- https://spacenews.com/soyuz-launches-new-crew-to-international-space-station/
- https://foto.tempo.co/read/87834/persiapan-peluncuran-pesawat-ruang-angkasa-soyuz-ms-18#foto-6
Halaman: 6623/7954




