• (GFD-2021-6970) [SALAH] Artikel berjudul “Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel?”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/05/2021

    Berita

    Akun Facebook Agus Wallacea (fb.com/100010828815263) pada 15 Mei 2021 mengunggah gambar tangkapan layar artikel berjudul “Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel?” dengan narasi sebagai berikut:

    “Mas Gibran emang pemimpi Muda Indonesia yg Visioner dan Sang Pembebas Telah dinubuatkan dlm kitab2 sang Satria Piningit”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya artikel berjudul “Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel?” adalah klaim yang menyesatkan.

    Faktanya, klaim itu merupakan hoaks lama yang beredar kembali. Tidak ada pernyataan Gibran Rakabuming Raka (Gibran) terkait Palestina di artikel tersebut. Gibran hanya diberikan syal berbendera Palestina dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai salah satu partai pengusungnya di Pilkada Solo. Syal diberikan sebagai semangat dalam memperjuangan Solo menjadi lebih baik.

    Klaim yang serupa, sudah pernah diperiksa faktanya melalui artikel berjudul [SALAH] “Gibran ngimpi akan bebasin Palestina dari Israel” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada 10 September 2020.

    Dilansir dari artikel itu, berikut kutipan artikel berjudul “Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel?” yang dimuat di situs swarakyat[dot]com pada 9 September 2020 tersebut:

    “Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka (Gibran) mendapat syal bermotif bendera Palestina dari Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie.

    “Sebelum kami sampaikan SK kami punya selendang asli dari Palestina, dari pemerintah di sana. Sampaikan ke Mas Gibran agar selama nanti insyaallah ditakdirkan sebagai Wali Kota, akan terus bergerak memperjuangkan,” kata Masruhan, Jumat (28/8/2020).

    Kata Masruhan, syal yang dipakai Gibran menjadi semangat dalam memperjuangan Solo menjadi lebih baik.

    “Palestina adalah simbol perjuangan yang tak pernah mati tak pernah henti, itu akan menjiwai Mas Gibran dengan harapan perjuangannya menyejahterakan dan meningkatkan taraf hidup Kota Solo akan tercapai,” ungkapnya.

    Ia mengatakan, rekomendasi jatuh kepada Gibran bukan karena sosoknya yang merupakan anak Presiden Jokowi. Melainkan karena pemikiran Gibran yang menurutnya layak sebagai modal seorang birokrat.”

    Kesimpulan

    Hoaks lama beredar kembali. Tidak ada pernyataan Gibran terkait Palestina di artikel tersebut. Gibran hanya diberikan syal berbendera Palestina dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai salah satu partai pengusungnya di Pilkada Solo. Syal diberikan sebagai semangat dalam memperjuangan Solo menjadi lebih baik.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6971) [SALAH] Video “Pesawat Tempur Zionis Berjatuhan”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/05/2021

    Berita

    Beredar sebuah unggahan oleh akun Facebook Bekam Totok Kiropraksi Paz yang menunjukkan pesawat Zionis yang berjatuhan. Hal tersebut dibuktikan melalui video berdurasi lima menit dan sebelas detik yang menunjukkan adanya penembakkan terhadap pesawat tempur yang diklaim merupakan pesawat tempur milik Zionis.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Video tersebut merupakan video simulasi game perang. Video tersebut dapat ditemukan pada laman Youtube akun Compared Comparison. Video komparasi yang menunjukkan bahwa video tersebut merupakan video simulasi game peperangan juga diunggah oleh akun Twitter @TretanMuslim.

    Senjata yang ada dalam video tersebut merupakan Counter-Rocket Artillery Mortar (C-RAM) dan Close in Weapon System (CIWS). Yang mana, baik Israel maupun Hamas tidak memiliki dua senjata tersebut. Melansir dari laman berita Tempo, senjata militer yang digunakan oleh Israel adalah Iron Dome, Pesawat Tempur F-35, serta Helikopter dan Artileri. Sedangkan senjata militer yang digunakan oleh Hamas adalah Roket A-120, Rudal S-40, Sistem Roket Multi-Layer (MLRS), Rudal BM-21 Grad, ATGM, Mortir dan Rudal, serta Drone Kamikaze.

    Dengan demikian, unggahan akun Facebook Bekam Totok Kiropraksi Paz tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila Naura Marhaeni (Universitas Diponegoro)
    Klaim tersebut tidak benar. Video tersebut merupakan simulasi game perang.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6975) [SALAH] Foto Jokowi Dengan Background Tulisan “Karya Terbaik Pemerintah Adalah Hutang”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/05/2021

    Berita

    Sebuah akun facebook bernama Dawud Basaridua mengunggah foto Presiden Jokowi yang tengah berdiri dengan latar belakang tembok bertuliskan “Karya Terbaik Pemerintah Adalah Hutang”.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, foto tersebut merupakan hasil suntingan atau editan dari dua foto yang berbeda. dari pencarian menggunakan google reverse image, ditemukan foto identik saat Presiden Joko Widodo meninjau kebakaran hutan di Riau, 17 September 2019.

    Dilansir dari Liputan6.com, Jokowi saat itu ikut melaksanakan salat minta hujan atau Istisqa di Masjid Amrulloh, Kompleks TNI AU, Lanud RSN, Pekanbaru, Riau bersama sejumlah menteri, kepala daerah, Panglima TNI, dan Kapolri beserta jajaran di Riau.

    Konten manipulasi ini sebelumnya sudah pernah diperiksa faktanya oleh mafindo pada 27 juli 2020 berjudul [SALAH] Foto Jokowi dengan Tulisan “KARYA TERBAIK PEMERINTAH ADALAH HUTANG!”.

    Kesimpulan

    Gambar suntingan atau editan dengan menggabungkan dua buah foto. Fato asli dari Presiden Jokowi ditemukan pada galeri foto liputan6.com saat Presiden Jokowi meninjau kebakaran hutan di Pekanbaru, Riau pada tahun 2019 lalu.

    Rujukan

  • (GFD-2021-8633) Keliru, Klaim Ini Foto Anies Baswedan saat Donasikan Gajinya untuk Palestina

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 21/05/2021

    Berita


    Foto yang memperlihatkan momen ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun, beredar di Twitter. Foto itu diklaim sebagai foto Anies ketika mendonasikan gajinya untuk Palestina.
    Klaim tersebut beredar di tengah memanasnya konflik antara Palestina dan Israel sejak awal Mei 2021 lalu. Ketegangan bermula dari rencana penggusuran warga di Sheikh Jarrah, yang memicu protes di kompleks Masjid Al Aqsa. Namun, aparat Israel justru menyerang demonstran. Merespons hal ini, Hamas meluncurkan roketnya. Israel pun membalas lewat serangan udara ke perbatasan Gaza.
    Akun ini membagikan foto beserta klaim itu pada 18 Mei 2021. Akun itu menulis, "Sunyi senyap dari media. Goodbener anies langsung donasikan dana untuk palestine dari gaji pribadi uang pribadi dan patungan karyawan pemda dki. Donasi langsung serahkan ke tangan Dubes Palestine Zuhair Shurn."
    Gambar tangkapan layar cuitan di Twitter yang berisi klaim keliru terkait foto yang diunggahnya. Foto yang menunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun, ini adalah foto lama, diambil pada 2019.

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim itu, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri jejak digital foto tersebut dengan reverse image tool Yandex. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu adalah foto lama, ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Dubes Palestina Zuhair al-Shun pada 3 Juli 2019 di Balai Kota Jakarta untuk membahas sejumlah potensi kerja sama.
    Foto tersebut dimuat oleh situs resmi Ensiklopedia Jakarta dalam artikelnya pada 19 Mei 2019 yang berjudul "Gubernur Anies Menerima Kunjungan Duta Besar Palestina Untuk Indonesia, Peristiwa". Dalam foto ini, terlihat Zuhair membawagoodie bagyang sama dengan yang terlihat dalam foto yang beredar di Twitter. Jas dan dasi yang dikenakan oleh Zuhair pun identik.
    Dalam artikel ini, disebutkan bahwa Anies menerima kunjungan kehormatan Zuhair pada 3 Juli 2019 di Balai Kota Jakarta. Menurut Anies, Jakarta dan Palestina sudah menjalin hubungan kerja sama Sister City sejak Oktober 2007. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menghangatkan kembali hubungan keduanya sekaligus membahas sejumlah potensi kerja sama.
    Beberapa kerja sama yang berpotensi diimplementasikan bersama adalah dalam hal peningkatan kapasitas penyelamatan, pemadam kebakaran, bantuan kemanusiaan, dan seni-budaya. Anies pun menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan selalu konsisten mendukung komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
    Foto yang sama juga diunggah oleh Anies di akun Instagram pribadinya pada 3 Juli 2019. Selain foto itu, terdapat foto-foto lain yang diambil dari peristiwa yang sama. Keterangan yang ditulis oleh Anies pun sama dengan yang dimuat dalam artikel di situs Ensiklopedia Jakarta di atas.
    Donasi untuk Palestina
    Dilansir dari Voice of Indonesia, dalam wawancaranya dengan politikus Diaz Hendropriyono di YouTube pada 18 Mei 2021 lalu, Dubes Palestina Zuhair al-Shun mengatakan bahwa, di Indonesia, Palestina hanya memiliki satu kantor resmi, yakni kantor kedutaan. Menurut dia, bila ingin memberikan donasi untuk Palestina, masyarakat bisa datang ke Kedutaan Besar Palestina di Indonesia dan menyerahkan bantuan tersebut di sana.
    "Palestina memiliki satu misi, satu kedutaan, satu kantor resmi. Jika Anda datang kepada saya untuk mengirimkan (bantuan) ke Menteri Kesehatan (Palestina), Menteri Pendidikan, atau masyarakat Palestina, hal tersebut pasti akan disampaikan, dan tertulis. Bukan hal seperti diambil uangnya kemudian pergi, tidak. Segala sesuatu akan didaftarkan, bukti akan diberikan, pemberitahuan akan dikirimkan kepada otoritas kami, uang akan didepositokan ke bank sehingga semuanya jelas dikirimkan melalui jalur yang benar," katanya.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto di atas adalah foto saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendonasikan gajinya untuk Palestina lewat Dubes Palestina Zuhair al-Shun, keliru. Foto itu merupakan foto lama, ketika Anies bertemu dengan Zuhair pada 3 Juli 2019 di Balai Kota Jakarta untuk membahas sejumlah potensi kerja sama.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan