(GFD-2021-7122) [SALAH] “Penyebab Kematian Amien Rais”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 21/06/2021
Berita
“Berita Terkini Meng3jutk4n. Penyebab K3m4ti4n Amien Rais Tak Di Duga Ternyata Karna Ini”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Indonesia Trendinh News membagikan sebuah video yang diklaim sebagai sumber informasi terkait penyebab kematian Amien Rais. Video tersebut diunggah pada tanggal 1 Juni 2021 dan mendapatkan atensi sebanyak 3.100 comment, 7.300 likes, dan 466 share.
Setelah ditelusuri, informasi tersebut adalah hoaks. Faktanya, tidak ada informasi yang valid terkait klaim meninggalnya Amien Rais.
Narasi dalam video yang berdurasi 8 menit 19 detik tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan penyebab kematian Amien Rais. Narasi hanya berisi potongan-potongan video polemik politik antara Amien Rais dengan beberapa tokoh politik lainnya.
Video serupa terkait klaim Amien Rais meninggal sempat beredar di Youtube, diunggah oleh akun Pena Istana pada 23 Mei 2021. Video tersebut berjudul “INNALILLAH !! ALI NGABALIN KEWATIR PAK TUA INI W4F4T SEBELUM PEMILU”. Dalam halaman sampul video tersebut terdapat foto jenazah yang telah dibalut kain kafan dan dikelilingi para pelayat. Narasi di halaman sampul tersebut berisi “Kabar Duka Innalilahi Wainnalihi Raji’un Akibat Selalu Menjelekan Jokowi Amien Rais Jadi Begini”.
Dilansir dari Sindonews.com, Amien Rais sendiri pada 26 Mei 2021 atau tiga hari setelah video Youtube tersebut masih memberikan pernyataan ke publik. Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu mengimbau umat Islam untuk melaksanakan salat gerhana pada hari tersebut. Amien Rais menyampaikan imbauan tersebut melalui Channel YouTube Amien Rais Official.
Hingga saat ini, tidak ada informasi valid dan kredibel terkait klaim yang sudah beredar tersebut.
Dengan demikian klaim kematian Amien Rais merupakan hoax dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Setelah ditelusuri, informasi tersebut adalah hoaks. Faktanya, tidak ada informasi yang valid terkait klaim meninggalnya Amien Rais.
Narasi dalam video yang berdurasi 8 menit 19 detik tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan penyebab kematian Amien Rais. Narasi hanya berisi potongan-potongan video polemik politik antara Amien Rais dengan beberapa tokoh politik lainnya.
Video serupa terkait klaim Amien Rais meninggal sempat beredar di Youtube, diunggah oleh akun Pena Istana pada 23 Mei 2021. Video tersebut berjudul “INNALILLAH !! ALI NGABALIN KEWATIR PAK TUA INI W4F4T SEBELUM PEMILU”. Dalam halaman sampul video tersebut terdapat foto jenazah yang telah dibalut kain kafan dan dikelilingi para pelayat. Narasi di halaman sampul tersebut berisi “Kabar Duka Innalilahi Wainnalihi Raji’un Akibat Selalu Menjelekan Jokowi Amien Rais Jadi Begini”.
Dilansir dari Sindonews.com, Amien Rais sendiri pada 26 Mei 2021 atau tiga hari setelah video Youtube tersebut masih memberikan pernyataan ke publik. Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu mengimbau umat Islam untuk melaksanakan salat gerhana pada hari tersebut. Amien Rais menyampaikan imbauan tersebut melalui Channel YouTube Amien Rais Official.
Hingga saat ini, tidak ada informasi valid dan kredibel terkait klaim yang sudah beredar tersebut.
Dengan demikian klaim kematian Amien Rais merupakan hoax dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)
Klaim tersebut salah, faktanya tidak ada sumber yang valid terkait informasi meninggalnya Amien Rais.
Klaim tersebut salah, faktanya tidak ada sumber yang valid terkait informasi meninggalnya Amien Rais.
Rujukan
(GFD-2021-7123) [SALAH] Bima Sakti di Atas Kuil Luxor, Mesir
Sumber: facebook.comTanggal publish: 21/06/2021
Berita
“Bima Sakti di atas Kuil Luxor, Mesir”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook bernama M Sihombing mengunggah cuitan berupa foto kuil Luxor yang di atasnya terdapat penampakan galaksi pada tanggal 15/06/21. Narasi pada unggahan tersebut menyatakan bahwa terdapat Bima Sakti di atas Kuil Luxor, Mesir.
Dari hasil penelusuran diketahui bahwa klaim dalam narasi tersebut salah. Foto serupa ditemukan di akun Twitter Vesa (@artbyvesa) yang diunggah pada tanggal 12/06/2021. Dilansir dari profil Twitternya, Vesa merupakan seorang pegiat seni, penulis, dan duta seni di @varjodotcom @Sheeshafinance @superworldapp @blockchain_v.
Vesa menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan karya seni dari aplikasi @superworldapp. Berikut cuitan lengkap dari akun tersebut”Excited to hear that the @superworldapp gallery built by their amazing team to Luxor temple for me is nearly ready. Soon we start implementing the artworks. #teamsuperworld”
Dilansir dari laman resminya, superworldapp adalah dunia virtual Augmented Reality (AR) yang secara geografis dipetakan ke dunia nyata yang memungkinkan pengguna membuat, menemukan, dan memonetisasi konten AR. AR memungkinkan kita melihat lingkungan kehidupan nyata tepat di depan kita dengan augmentasi digital.
Lebih lanjut, tidak ditemukan laporan dari media mana pun terkait fenomena penampakan bima sakti di atas Kuil Luxor, Mesir. Sehingga, klaim bahwa bima sakti berada di atas kuil Luxor Mesir adalah salah karena sebenarnya foto tersebut merupakan hasil dari pemanfaatan teknologi AR yang menyebabkan galaksi tersebut terlihat nyata.
Dari hasil penelusuran diketahui bahwa klaim dalam narasi tersebut salah. Foto serupa ditemukan di akun Twitter Vesa (@artbyvesa) yang diunggah pada tanggal 12/06/2021. Dilansir dari profil Twitternya, Vesa merupakan seorang pegiat seni, penulis, dan duta seni di @varjodotcom @Sheeshafinance @superworldapp @blockchain_v.
Vesa menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan karya seni dari aplikasi @superworldapp. Berikut cuitan lengkap dari akun tersebut”Excited to hear that the @superworldapp gallery built by their amazing team to Luxor temple for me is nearly ready. Soon we start implementing the artworks. #teamsuperworld”
Dilansir dari laman resminya, superworldapp adalah dunia virtual Augmented Reality (AR) yang secara geografis dipetakan ke dunia nyata yang memungkinkan pengguna membuat, menemukan, dan memonetisasi konten AR. AR memungkinkan kita melihat lingkungan kehidupan nyata tepat di depan kita dengan augmentasi digital.
Lebih lanjut, tidak ditemukan laporan dari media mana pun terkait fenomena penampakan bima sakti di atas Kuil Luxor, Mesir. Sehingga, klaim bahwa bima sakti berada di atas kuil Luxor Mesir adalah salah karena sebenarnya foto tersebut merupakan hasil dari pemanfaatan teknologi AR yang menyebabkan galaksi tersebut terlihat nyata.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)
Informasi tersebut salah. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil dari pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR).
Informasi tersebut salah. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil dari pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR).
Rujukan
(GFD-2021-7124) [SALAH] Foto Baliho Elon Musk Bertuliskan “Bela Para Milyuner”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 21/06/2021
Berita
[diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia]
“Aku melihatnya di suatu tempat. Aku benci tempat ini”
“Aku melihatnya di suatu tempat. Aku benci tempat ini”
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter dengan nama pengguna patriach2051 mengunggah sebuah foto yang menunjukkan papan baliho Elon Musk yang bertuliskan “Defend billionaires. We’re just like you.”, atau berarti “Bela para milyuner. Kami sama seperti kalian.”. Unggahan tersebut juga disertai dengan keterangan yang menyatakan bahwa ia melihat papan baliho tersebut di suatu tempat.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut merupakan hasil suntingan seorang seniman asal California, Amerika Serikat, bernama Martin Sprouse. Foto serupa pertama kali diunggah pada 19 Mei 2021 di akun Instagramnya yang memiliki nama pengguna 3chordpolitics. Sprouse sendiri sudah sering menyunting papan baliho untuk memprotes kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian serta kebijakan pemerintah sejak tahun 2019.
Melansir dari sebuah wawancara yang diunggah oleh kanal YouTube “Dan O Says So”, Sprouse menyatakan bahwa alasan dirinya menyunting foto-foto tersebut adalah untuk menumbuhkan rasa solidaritas bagi masyarakat yang dirugikan oleh pihak kepolisian maupun kebijakan pemerintah.
Artikel dengan topik serupa juga pernah dimuat dalam situs AFP, dengan judul artikel “’Defend billionaires’ sign picturing Musk is not real ad”.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna patriach2051 tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi/Manipulated Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut merupakan hasil suntingan seorang seniman asal California, Amerika Serikat, bernama Martin Sprouse. Foto serupa pertama kali diunggah pada 19 Mei 2021 di akun Instagramnya yang memiliki nama pengguna 3chordpolitics. Sprouse sendiri sudah sering menyunting papan baliho untuk memprotes kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian serta kebijakan pemerintah sejak tahun 2019.
Melansir dari sebuah wawancara yang diunggah oleh kanal YouTube “Dan O Says So”, Sprouse menyatakan bahwa alasan dirinya menyunting foto-foto tersebut adalah untuk menumbuhkan rasa solidaritas bagi masyarakat yang dirugikan oleh pihak kepolisian maupun kebijakan pemerintah.
Artikel dengan topik serupa juga pernah dimuat dalam situs AFP, dengan judul artikel “’Defend billionaires’ sign picturing Musk is not real ad”.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna patriach2051 tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi/Manipulated Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Foto tersebut merupakan hasil suntingan seorang seniman asal California, Amerika Serikat, bernama Martin Sprouse. Foto serupa pertama kali diunggah pada 19 Mei 2021 di akun Instagramnya yang memiliki nama pengguna 3chordpolitics.
Foto tersebut merupakan hasil suntingan seorang seniman asal California, Amerika Serikat, bernama Martin Sprouse. Foto serupa pertama kali diunggah pada 19 Mei 2021 di akun Instagramnya yang memiliki nama pengguna 3chordpolitics.
Rujukan
(GFD-2021-8675) Keliru, Klaim Ini Foto Mekkah yang Diambil dari Luar Angkasa oleh Astronaut Rusia
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 21/06/2021
Berita
Foto Kota Mekkah di Arab Saudi yang diambil dari udara beredar di Instagram. Foto ini menyoroti kawasan Masjidil Haram, di mana Kabah yang berada di pusatnya diberi lingkaran merah. Foto tersebut pun diklaim diabadikan oleh astronot Rusia dari luar angkasa.
"Astronot asal Rusia mengatakan bahwa Kota Mekkah dan Madinah adalah tempat yang paling terang di bumi bila dilihat dari ruang angkas ketika malam Hari," demikian teks yang tercantum di bagian bawah foto itu.
Foto beserta klaim tersebut dibagikan salah satunya oleh akun ini pada 2 Juni 2021. Akun itu menulis, "Masya allah..." Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 313 ribu kali.
Gambar tangkapan layar unggahan di Instagram yang berisi klaim keliru terkait foto yang diunggahnya. Foto itu bukan foto Mekkah yang diambil dari luar angkasa oleh astronaut Rusia.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri jejak digital foto tersebut dengan reverse image tool Source, Google, dan Yandex. Hasilnya, ditemukan informasi bahwa foto itu merupakan gambar tangkapan layar dari Google Earth, platform representasi tiga dimensi bumi berdasarkan pencitraan satelit milik Google.
Foto yang identik pernah pernah dimuat oleh situs Alkawthartv.com pada 18 Februari 2017 dengan judul dalam Bahasa Arab yang berarti “Google Earth dan keajaiban Kabah: Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Tuhan”.
Foto-foto Mekkah yang diambil dari luar angkasa saat malam hari memang pernah diabadikan dan dibagikan ke media sosial oleh kosmonaut asal Rusia, Sergey Ryazanskiy, pada September 2017. Terlihat jelas perbedaan foto yang dibadikan Ryazanskiy itu dengan foto yang terdapat dalam unggahan di atas. Dalam foto Ryazanskiy, struktur bangunan tidak terlihat dengan jelas.
Gambar tangkapan layar unggahan kosmonaut Rusia, Sergey Ryazanskiy, pada 2017 yang memperlihatkan foto pemandangan kota Mekkah di Arab Saudi dari luar angkasa.
Ryazanskiy pun menuliskan keterangan terhadap foto-fotonya itu: "Mekkah merupakan kota yang tidak biasa dalam segala hal. Kota ini adalah tempat suci bagi umat Islam, dan non-muslim dilarang keras memasuki Mekkah. Kota ini diawasi dengan ketat, dan saya mendengar bahwa bahkan ada rambu-rambu peringatan jalan. Dan juga memperhatikan arsitektur kota yang menarik, menurut saya itu tidak dapat dikacaukan dengan yang lain, bahkan dari luar angkasa. Indah baik di malam hari dan di siang hari."
Dilansir dari National Geographic, baru-baru ini, seorang astronaut Jepang yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station atau ISS) juga membagikan foto Mekkah yang ia potret dari luar angkasa. Astronaut bernama Noguchi Soichi itu mengunggah foto-foto tersebut di akun Twitter-nya, @Astro_Soichi.
Di antara foto yang diambil Soichi itu, terdapat foto yang menunjukkan pemandangan Mekkah dan Masjidil Haram yang megah. "Kota Suci Mekkah, Arab Saudi," kata Soichi dalam cuitannya yang berisi foto tersebut. Dari foto ini, tampak keindahan Mekkah secara luas. Yang paling menarik adalah bagian Masjidil Haram yang terlihat putih berkilau di tengahnya.
Dari luar angkasa, foto Masjidil Haram itu memang tampak begitu mencolok daripada daerah sekitarnya. Adapun daerah lain yang juga terlihat jelas karakternya adalah kontur Lembah Mina di sebelah kanannya. Selama ini, Mekkah, terutama masjidnya, memang terkenal dengan keindahannya, tidak hanya indah dilihat dari permukaan Bumi, tapi juga dari luar angkasa.
Kota paling terang
Dilansir dari Arabnews.com, pada November 2012, empat astronaut Rusia yang mengunjungi Prince Salman Science Oasis (PSSO) mengatakan kepada mahasiswa Arab Saudi bahwa, saat mengambil gambar beberapa kota indah dari luar angkasa, kota paling terang dan indah yang dilihatnya adalah Mekkah dan Madinah, khususnya titik-titik tengahnya. Para astronot ini datang sebagai bagian dari program Association of Space Explorers (ASE) di Riyadh.
“Saat berada di luar angkasa, kami mengambil foto pada siang hari untuk visibilitas dan pengambilan gambar yang baik. Pada malam hari, sulit untuk mengambil gambar karena harus menggunakan teknik khusus. Meski demikian, saya berhasil mengambil banyak gambar dari berbagai kota di malam hari. Saya kagum menemukan bahwa kota Mekkah dan Madinah lebih cemerlang dari kota-kota lain di seluruh dunia,” kata astronaut Anatoly Ivanishin.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto tersebut adalah foto Mekkah yang diabadikan dari luar angkasa oleh astronaut Rusia, keliru. Foto itu merupakan gambar tangkapan layar dari Google Earth yang menampilkan Mekkah. Dalam foto Mekkah yang diambil dari luar angkasa oleh kosmonaut asal Rusia, Sergey Ryazanskiy, pada 2017, struktur bangunan kota, termasuk kawasan Masjidil Haram, tidak terlihat dengan jelas.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/mekkah
- https://www.instagram.com/p/CPmynSaDgy_/
- https://www.alkawthartv.com/news/70393
- https://www.tempo.co/tag/rusia
- https://nationalgeographic.grid.id/read/132690993/astronaut-jepang-unggah-foto-mekkah-yang-dipotret-dari-luar-angkasa?page=2
- https://www.tempo.co/tag/arab-saudi
- https://www.arabnews.com/seen-space-only-two-holy-cities-stand-out
- https://www.tempo.co/tag/madinah
- https://www.tempo.co/tag/masjidil-haram
Halaman: 6572/7959




