(GFD-2021-7516) [SALAH] Maskapai Batik Air Terbang Menjemput WNI ke Afghanistan
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 05/09/2021
Berita
“A320neo Batik Air PK-BDF akan terbang ke Kabul Afganistan 19 Agustus 2021 untuk menjemput WNI yang ada di sana.”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah informasi yang mengklaim maskapai Batik Air Menjemput WNI yang berada di Afghanistan, dalam unggahan melalui twitter tersebut diinformasikan bahwa A320neo Batik Air PK-BDF terbang ke Kabul Afghanistan pada 19 Agustus 2021.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Lion Air Group melalui CNNIndonesia.com mengonfirmasi bahwa maskapai naungannya, Batik Air, tidak terbang ke Afghanistan.
Dilansir dari medcom.com, Danang selaku Corporate Communications Strategic of Lion Air Group menegaskan tidak ada penugasan untuk maskapai-maskapai di bawah naungannya menjemput WNI di Afghanistan.
Selain itu, Menteri Luar Negeri RI melalui media sosial twitternya pada 20 Agustus 2021, menginformasikan bahwa pemerintah telah berhasil mengevakuasi WNI dari Kabul, Afghanistan dengan pesawat TNI AU.
Dengan demikian klaim maskapai Batik Air terbang menjemput WNI ke Afghanistan merupakan hoaks dengan kategori konten Palsu.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Lion Air Group melalui CNNIndonesia.com mengonfirmasi bahwa maskapai naungannya, Batik Air, tidak terbang ke Afghanistan.
Dilansir dari medcom.com, Danang selaku Corporate Communications Strategic of Lion Air Group menegaskan tidak ada penugasan untuk maskapai-maskapai di bawah naungannya menjemput WNI di Afghanistan.
Selain itu, Menteri Luar Negeri RI melalui media sosial twitternya pada 20 Agustus 2021, menginformasikan bahwa pemerintah telah berhasil mengevakuasi WNI dari Kabul, Afghanistan dengan pesawat TNI AU.
Dengan demikian klaim maskapai Batik Air terbang menjemput WNI ke Afghanistan merupakan hoaks dengan kategori konten Palsu.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)
Klaim tersebut salah, faktanya Lion Air Group yang menaungi maskapai Batik Air membantah isu tersebut. Lion Air Group mengonfirmasi bahwa tidak ada penugasan untuk maskapai-maskapai di bawah naungannya menjemput WNI di Afghanistan.
Klaim tersebut salah, faktanya Lion Air Group yang menaungi maskapai Batik Air membantah isu tersebut. Lion Air Group mengonfirmasi bahwa tidak ada penugasan untuk maskapai-maskapai di bawah naungannya menjemput WNI di Afghanistan.
Rujukan
- https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210819065807-106-682205/batik-air-bantah-terbang-ke-afghanistan-untuk-evakuasi-wni
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/nbwXo95k-cek-fakta-benarkah-batik-air-terbang-ke-afghanistan-evakuasi-wni-ini-faktanya
- https://twitter.com/Menlu_RI/status/1428582709215961091
(GFD-2021-7517) [SALAH] Foto Keadaan Saat Pemeriksaan Keamanan di Bandara Kabul, Afghanistan
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 05/09/2021
Berita
“I have questions about the security checks at Kabul airport..”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah unggahan foto di twitter yang menunjukkan pemeriksaan keamanan di Bandara Kabul, dalam foto tersebut terlihat seorang yang diperiksa membawa senjata ketika memasuki bandahara, informasi ini beredar pada 19 Agustus 2021 ketika Taliban sudah menguasai Kabul, ibu kota Afghanistan.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya foto tersebut diambil pada saat jurnalis CBS News, Amjad Tadros dan Clarissa Ward, pada Juli 2015 di Yaman.
Dilansir dari Factonews.com, CBS News pada saat itu melaporkan secara langsung di lapangan mengenai krisis kemanusiaan di sana. Tidak ada kaitannya dengan situasi terkini di Kabul, Afghanistan.
Dengan demikian klaim foto keadaan saat ini saat pemeriksaan keamanan di Bandara Kabul merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Salah.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya foto tersebut diambil pada saat jurnalis CBS News, Amjad Tadros dan Clarissa Ward, pada Juli 2015 di Yaman.
Dilansir dari Factonews.com, CBS News pada saat itu melaporkan secara langsung di lapangan mengenai krisis kemanusiaan di sana. Tidak ada kaitannya dengan situasi terkini di Kabul, Afghanistan.
Dengan demikian klaim foto keadaan saat ini saat pemeriksaan keamanan di Bandara Kabul merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Salah.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)
Klaim tersebut salah, faktanya foto tersebut merupakan foto yang diambil di Yaman 2015 saat jurnalis CBS News Amjad Tadros dan Clarissa Ward melaporkan dari lapangan tentang krisis kemanusiaan yang dihadapi Yaman saat itu.
Klaim tersebut salah, faktanya foto tersebut merupakan foto yang diambil di Yaman 2015 saat jurnalis CBS News Amjad Tadros dan Clarissa Ward melaporkan dari lapangan tentang krisis kemanusiaan yang dihadapi Yaman saat itu.
Rujukan
(GFD-2021-7511) [SALAH] Muammar Gaddafi Prediksi Covid-19
Sumber: facebook.comTanggal publish: 04/09/2021
Berita
Beredar sebuah foto melalui akun Facebook Mustapha Bn Bukhar yang mengatakan bahwa Muammar Gaddafi sudah memprediksi Covid-19. Dalam foto yang diunggah tersebut juga mencantumkan kutipan yang diklaim merupakan kutipan Muammar Gaddafi dalam memprediksi pandemi Covid-19.
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Kutipan tersebut memanglah diucapkan oleh Muammar Gaddafi dalam pidatonya saat sidang PBB tahun 2009. Namun, isi pidato tersebut tidak membicarakan tentang Covid-19. Pidato tersebut membicarakan tentang flu babi atau H1N1 yang terdeteksi pada tahun tersebut.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Mustapha Bn Bukhar tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Mustapha Bn Bukhar tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Kutipan Muammar Gaddafi tidak membicarakan pandemi Covid-19, namun membicarakan tentang pandemi flu babi atau H1N1.
Hal tersebut tidak benar. Kutipan Muammar Gaddafi tidak membicarakan pandemi Covid-19, namun membicarakan tentang pandemi flu babi atau H1N1.
Rujukan
(GFD-2021-7512) [SALAH] Akun Whatsapp Bupati Cianjur Berikan Bantuan untuk Pesantren
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 04/09/2021
Berita
Terdapat sebuah nomor Whatsapp yang mengatasnamakan Bupati Cianjur yang menawarkan bantuan kepada Pesantren Al-Istiqomah. Pengirim pesan juga meminta penerima pesan untuk mengirimkan nomor rekening.
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Melalui akun Instagramnya, Herman Suherman mengatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 merupakan nomor penipuan. Segala bentuk bantuan yang akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur dilakukan melalui birokrasi yang sudah ditentukan.
Dengan demikian, akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 yang menggunakan nama Bupati Cianjur dan memberikan bantuan kepada Pesantren Al-Istiqomah Cianjur tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Dengan demikian, akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 yang menggunakan nama Bupati Cianjur dan memberikan bantuan kepada Pesantren Al-Istiqomah Cianjur tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Bupati Cianjur, yakni Herman Suherman mengatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 dan mengatasnamakan Bupati Cianjur yang menawarkan bantuan kepada Pesantren adalah penipuan.
Hal tersebut tidak benar. Bupati Cianjur, yakni Herman Suherman mengatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 dan mengatasnamakan Bupati Cianjur yang menawarkan bantuan kepada Pesantren adalah penipuan.
Rujukan
Halaman: 6474/7976



